Aku hanya kasihan, karena hidupnya menyedihkan!

Alena melajukan motor gedenya ke arena balapan. Tapi sebelum itu, matanya terus mencari sosok yang dia dambakan untuk hadir disana. Alena menepikan motor ke sisi kiri jalan yang agak sepi, menunggu untuk beberapa saat namum apa yang dia harapkan tak kunjung terlihat batang hidungnya. Alena mengepalkan tangannya, demi apapun saat ini dia ingin memakan Vallerio habis habisan, pria gila itu telah menipunya.

Alena hendak berbalik, menyalakan kembali motor gede kesayangannya yang dia beri nama BlackQueen, nama yang sangat cocok dengan aksi erotisnya di jalanan di temani oleh motor warna hitam itu.

"Sialan, dia benar benar menipuku!!" umpat Alena sebelum memasangkan kembali helm ful facenya. Tapi beberapa saat setelahnya, dengan napas yang masih memburu Vallerio datang menghampiri Alena.

"jangan, jangan pergi dulu please!!" Vallerio memohon dengan suara yang masih terdengar ngos ngosan.

"kau menipuku??" Alena berdecak, alhasil helm yang sudah berniat dia pakai kini melayang di punggung Vallerio, membuat sang empunya kesakitan.

"Ale, kau selalu melakukan tindakan kekerasan, sahabat macam apa ini" wajah Vallerio memelas, begitulah setiap harinya dia selalu mendapatkan tindak kekerasan dari gadis bar bar disampingnya. Tapi walau begitu, persahabatan keduanya sangat awet, Vallerio sangat menyayangi Alena.

"Awas, aku mau pulang, dia nggak datang kan?" Vallerio menghalanginya, dia tidak mau Alena pulang begitu saja tanpa mengikuti balapan ini, Vallerio sudah sangat yakin bahwa Alena kali ini pasti akan menang kembali.

"Dia datang, kau sabarlah sedikit " Sambil mengigit bibir bawahnya karena cemas memikirkan nyawanya untuk esok hari, Vallerio sempat sempatnya merapalkan doa dalam hati.

Tak berapa lama kemudian, terlihat mobil sport mewah milik Wiliam yang sangat mencolok malam ini. Dengan sangat tenang pria itu keluar dari mobil, dengan aura yang membuat banyak wanita mengantri untuk menjadi pacarnya, Wajah tampan tanpa ekspresi itu kini berjalan tenang sambil matanya mencari seseorang yang tengah membuatnya ke tempat ini. Tidak berapa lama, Wiliam menemukan objek yang dia cari. Sementara Vallerio yang melihat Wiliam mendekat ke arah mereka, dengan cepat pria itu berlalu membiarkan Alena yang menanggung sendiri kemarahan Wiliam.

"Sangat berani!" kalimat dengan penuh tekanan dan nada yang cukup menghunus membuat Alena menelan ludah dengan susah payah. Dari cara Wiliam menghampirinya sudah terlihat jelas di matanya bahwa pria itu sedang menahan marah tapi berusaha untuk tetap tenang.

"kau datang sayanggg..." Masih ada keberanian, Alena turun dari motor gedenya dengan sangat elegant lalu menghambur dalam pelukan Wiliam. sementara yang di peluk tambah geram.

"kau sangat murahan!" kata kasar terus di keluarkan dari mulut pria tampan itu tapi semuanya tidak akan mempan di Alena. Gadis yang keras kepala, Sungguh Alena memang tidak punya sedikit pun urat malu. Secinta itu dia sama Wiliam, sampai menerima semua perlakuan kasar dari pria yang seringkali dia klaim sebagai miliknya.

"kau mencemaskan ku, hmm?" dia masih kekeuh memeluk tubuh tegap nan atletis itu, aroma parfum yang menyeruak dari tubuh Wiliam membuat Alena selalu merasa nyaman.

"Atas dasar apa kau berani menjadikan Aku bahan taruhanmu?" setelah tadi berbicara dengan kalimat yang terlampau umum, kini Alena tahu mengapa Wiliam datang kesini, rupanya Vellerio telah membuat cerita bahwa balapan kali ini Alena akan menjadikan Wiliam pertaruhannya. Tapi semua itu tidak Alena ketahui, Vallerio merencanakannya sendiri hanya agar Wiliam datang untuk sekedar memenuhi persyaratan yang tadi siang mereka berdua sepakati.

"Aku nggak melakukan itu sayang, Vallerio yang melakukannya" dengan mode manja, Alena mengeratkan pelukannya. Wiliam tidak lagi mempermasalahkannya, dia melepaskan pelukan dari Alena lalu kembali lagi ke mobil mewahnya. Wiliam melempar sesuatu yang dia ambil dari saku jaket, dia tersenyum tipis kemudian melajukan mobil mahal itu.

...----------------...

Sementara di sini, Alena bingung sendiri mencari kunci motor Blackqueennya yang hilang entah kemana. Dia berkali kali menanyakan kepada Vallerio tapi jawaban dari Vallerio tetap sama pasalnya pria itu pun sama sekali tidak tahu. Alena dan Vallerio mencari di sekitar tapi tidak ketemu, Alhasil Alena meminjam motor Vallerio untuk balapan.

Yang terpenting dia sudah melihat Wiliam datang walau pria itu sudah balik, Alena masih bersemangat untuk ikut balapan.

.

.

Wiliam pulang ke mansion keluarga, dengan langkah panjang dia pergi ke kamarnya untuk segera membersihkan diri. Selesai mandi, dia membuka ponselnya, terlihat banyak sekali pesan masuk dari Alena yang setiap hari menganti nomor hanya karena Wiliam selalu memblokir nomornya.

+6282xxxxxxxxx

sayang...

tala sayang, Ale mau cerita

kunci motor Ale hilang

apa Ale nggak usah balapan aja kali ya?

tapi nggak papa deh, Ale pinjam motor vallerio aja

Ale menang balapan lagi yeyyy, loveyou Gentala sayang, mimpi indah ya..

Begitulah kira kira isi pesan random dari Alena yang dengan bodohnya Wiliam masih mau membaca. Raut wajah yang awalnya senang mendapati pesan bahwa kunci motornya hilang, kini wajah Wiliam berubah masam setelah membaca kalimat terakhir dalam pesan Alena. Wiliam padahal udah mencabut kunci motornya tadi agar Alena tidak jadi balapan, tapi akal gadis itu ternyata cukup cerdas.Wiliam menghela napas berat, dia membuang ponselnya begitu saja lalu tidur dalam keadaan yang entah kenapa.

.

.

Satu minggu setelah balapan, Alena masih menempeli Wiliam dimana pun pria itu berada.Tapi kali ini Wiliam yang sedang di Rooftop sendirian kini di datangi oleh ketua geng motor dragon, pria yang cukup populer di arena balapan maupun tim basket di sekolah elite tersebut. Devan pratama, nama pria tersebut.

"Wiliam" sapanya menghampiri Wiliam yang masih betah menghadap ke arah depan tanpa mau menoleh. Pandangannya masih setia pada suatu objek di lapangan.

"kau mencintainya?" pertanyaan yang sering kali orang orang tanyakan, Wiliam sangat malas mendapati pertanyaan yang bunyinya selalu sama.

"kau tidak boleh seperti ini, setidaknya kalau kau tidak mencintainya jangan memberinya harapan" Devan masih bertanya sementara Wiliam tidak menyahutinya sama sekali.

"kau masih bisa dengar orang kan?? tinggalkan dia, biarkan aku yang mengejarnya" Wiliam mengepalkan tangan tanda tak terima dengan kalimat terakhir yang Devan ucapkan.

"apa masalahmu? apa hakmu bertanya padaku?" masih dengan posisi yang sama, Wiliam menyahut dengan tenang tanpa menoleh.

"aku bertanya sekali lagi, apa kau sudah mencintainya?" pertanyaan kesekian, tapi Devan sangat menanti jawaban yang keluar dari mulut Wiliam. Tidak hanya Devan, sosok Alena yang berada tak jauh dari mereka hanya di halangi tembok juga sangat menunggu jawabannya.

"Kau waras bertanya seperti itu? apa menurutmu seleraku serendah itu? AKU TIDAK MENCINTAINYA, AKU HANYA KASIAN KARENA HIDUPNYA TERLIHAT MENYEDIHKAN, PAHAM!!" tekan Wiliam pada akhir kalimatnya, sungguh sebuah jawaban yang menghancurkan segala angan, kalimat tegas yang membuat hati wanita yang dulunya sangat percaya diri kini dia luruh tak tersisa.

Alena berlari dari rooftop, dia tidak sanggup menangis, langkahnya dengan cepat berlalu menuju motornya.

Sementara masih di rooftop, Devan dan Wiliam tersentak ketika Jerry yang adalah teman Wiliam masuk begitu saja dengan wajah tegang.

"Wiliam, tumben Alena tidak kesini? padahal tadi aku melihatnya di balik tembok itu" jelas Jerry yang membuat kedua orang itu membelalakan matanya. Wiliam menatap Jerry seolah meminta penjelasan lebih lanjut.

"iya tadi dia berada disana, kemudia berlari ke bawah, lihat deh mungkin sudah—"

Jerry tidak lagi bicara saat melihat Devan dan Wiliam secara bersamaan meninggalkan rooftop karena melihat Alena sudah duduk di motornya. Tapi sampai di lapangan mereka berdua terlambat, Alena yang adalah raja jalanan sudah menghilang entah kemana.

Wiliam menarik keras rambutnya, ada setitik rasa bersalah yang teramat dari hatinya, Wiliam pergi ke mobil berniat mencari Alena.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Terpopuler

Comments

Qaisaa Nazarudin

Qaisaa Nazarudin

HANYA KARENA YG NAMA CINTA,SANGGUP MERENDAHKAN HARGA DIRI,CKK MIRIS SEKALI JADI CEWEK..

Mampir thor nyimak..🙋

2025-02-10

0

"Candy75

"Candy75

syok dan hancur hati Alena

2024-12-11

0

Land19

Land19

waduw...
jangan nyesel kalo nanti kedepannya ga akan ada lagi yg mepet²i kamu , ga ada su biang rusuh yg suka deketin kamu


nyesek juga sih dengerinnya

2025-01-31

1

lihat semua
Episodes
1 Kau cukup berani!!!
2 Aku hanya kasihan, karena hidupnya menyedihkan!
3 "pergilah,, aku membebaskanmu sekarang!!"
4 kau harus bangun!!
5 Dihantui oleh kenangan yang Alena ciptakan.
6 Nadira fernandez
7 warna pink
8 Nadira vs Oma siska
9 Nadira mau motor, apa boleh??
10 Motor Baru
11 perasaan gelisah
12 kembali
13 perkara kamar
14 menemui Vallerio
15 aku Alena Alexandria
16 belanja
17 sudah? atau mau tampar lagi??
18 kesepakatan
19 tes
20 kemarahan Wiliam
21 Drama queen
22 harus dimusnahkan!
23 Dia siapa sebenarnya?
24 dengan syarat, kalian angkat kaki dari rumah ini!!
25 apa hakmu memecatnya?
26 dia memang Alena-ku.
27 kayak Familiar wajahnya
28 tidak boleh!!
29 Rumah sakit
30 mereka saling kenal?
31 ini yang mau ku ceritakan tadi!
32 mimpi?
33 kehebohan pagi hari disekolah
34 di kantin
35 mencaritahu penyebab kecelakaan mommy
36 Ngapain kamu kesini?
37 aku harus melakukannya memenuhi permintaan Nadira!
38 catatan harian
39 rencana Alena dan Vallerio
40 mencuri start
41 sepupu tengil
42 memohon-lah!!
43 aku yang membiayai semuanya..
44 berdua ala Wiliam
45 dia..
46 Mari bersaing
47 kita pacaran ya!
48 ulang tahun Sella
49 "Deddy, peluk Nadira sekali saja.."
50 Alena dan Nadira
51 kesedihan tak berujung
52 Nadira, aku ingin menemuinya!!
53 pulang
54 kau egois!!!
55 Dendam Alena.
56 Dugong
57 mood buruk ~Alena
58 masalah perusahaan
59 pulang ~ Wiliam
60 Alena vs Raisya ~balapan
61 hari sial~ Tania
62 tidak ada putus! ~William
63 Balik~ Malvin
64 nasi goreng spesial ala Alena
65 aku minta maaf..~ Malvin
66 Cemburu
67 panggil sayang aja, boleh? ~Aurora
68 Rencana
69 cuddle semalaman
70 memanas
71 happy birthday, sayang!
72 kota sejuta rindu
73 morning kiss
74 lamaran
75 ngebet nikah
76 SAH!!!
77 sejak kapan?
78 janji dulu!
79 malam panjang
80 aku bantu mandiin ya..
81 aura pengantin baru
82 tinggal di apartemenku saja!
83 membawa makan siang suami
84 suatu kebetulan
85 Rania vs Tania
86 bagaimana kalau kamu menikah lagi?
87 bulan madu, lagi!
88 labuan bajo
89 curi mangga
90 terharu
91 kenapa tidak ajak mommy??
92 protektif
93 menempeli suami
94 sakit..
95 sekertaris itu..
96 Sella comeback
97 "wajah baru, cantik nggak?"
98 AIRA PUTRI MANGGALA
99 promosi karya baru.
Episodes

Updated 99 Episodes

1
Kau cukup berani!!!
2
Aku hanya kasihan, karena hidupnya menyedihkan!
3
"pergilah,, aku membebaskanmu sekarang!!"
4
kau harus bangun!!
5
Dihantui oleh kenangan yang Alena ciptakan.
6
Nadira fernandez
7
warna pink
8
Nadira vs Oma siska
9
Nadira mau motor, apa boleh??
10
Motor Baru
11
perasaan gelisah
12
kembali
13
perkara kamar
14
menemui Vallerio
15
aku Alena Alexandria
16
belanja
17
sudah? atau mau tampar lagi??
18
kesepakatan
19
tes
20
kemarahan Wiliam
21
Drama queen
22
harus dimusnahkan!
23
Dia siapa sebenarnya?
24
dengan syarat, kalian angkat kaki dari rumah ini!!
25
apa hakmu memecatnya?
26
dia memang Alena-ku.
27
kayak Familiar wajahnya
28
tidak boleh!!
29
Rumah sakit
30
mereka saling kenal?
31
ini yang mau ku ceritakan tadi!
32
mimpi?
33
kehebohan pagi hari disekolah
34
di kantin
35
mencaritahu penyebab kecelakaan mommy
36
Ngapain kamu kesini?
37
aku harus melakukannya memenuhi permintaan Nadira!
38
catatan harian
39
rencana Alena dan Vallerio
40
mencuri start
41
sepupu tengil
42
memohon-lah!!
43
aku yang membiayai semuanya..
44
berdua ala Wiliam
45
dia..
46
Mari bersaing
47
kita pacaran ya!
48
ulang tahun Sella
49
"Deddy, peluk Nadira sekali saja.."
50
Alena dan Nadira
51
kesedihan tak berujung
52
Nadira, aku ingin menemuinya!!
53
pulang
54
kau egois!!!
55
Dendam Alena.
56
Dugong
57
mood buruk ~Alena
58
masalah perusahaan
59
pulang ~ Wiliam
60
Alena vs Raisya ~balapan
61
hari sial~ Tania
62
tidak ada putus! ~William
63
Balik~ Malvin
64
nasi goreng spesial ala Alena
65
aku minta maaf..~ Malvin
66
Cemburu
67
panggil sayang aja, boleh? ~Aurora
68
Rencana
69
cuddle semalaman
70
memanas
71
happy birthday, sayang!
72
kota sejuta rindu
73
morning kiss
74
lamaran
75
ngebet nikah
76
SAH!!!
77
sejak kapan?
78
janji dulu!
79
malam panjang
80
aku bantu mandiin ya..
81
aura pengantin baru
82
tinggal di apartemenku saja!
83
membawa makan siang suami
84
suatu kebetulan
85
Rania vs Tania
86
bagaimana kalau kamu menikah lagi?
87
bulan madu, lagi!
88
labuan bajo
89
curi mangga
90
terharu
91
kenapa tidak ajak mommy??
92
protektif
93
menempeli suami
94
sakit..
95
sekertaris itu..
96
Sella comeback
97
"wajah baru, cantik nggak?"
98
AIRA PUTRI MANGGALA
99
promosi karya baru.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!