BAB 3 MATA MERAH

“Nah itu dia! itu gembel pengangguran yan tadi aku maksud!” seru Emma menghina Hans. Padahal jelas-jelas penampilan Hans sudah berbeda dari biasanya.

Hans tampak jauh lebih tampan dengan penampilan barunya dengan setelan jas hitamnya. Rambutnya yang biasanya amburadul kini lebih rapi dan menawan. Orang tidak akan pernah percaya kalau Hans yang merupakan cucu dari komisaris Perusahaan adalah seorang gembel.

“Apa yang kau bicarakan Miss? Apa kau tidak tahu siapa Tuan ini?” tanya direktur yang dipanggil Hans dengan sebutan ‘Paman Eder’.

“Dia adik iparku Tuan. Kesehariannya hanya malas-malasan di rumah ketika aku dan suamiku sibuk bekerja. Dia dan adikku malah enak-enakan tiduran saja. Sementara ibuku juga keluar untuk mencari nafkah!” Emma mencoba meyakinkan bahwa apa yang ia katakana itu benar. Iapun beralih menatap Rosela. “Kenapa kau diam saja Rose? Coba sanggah apa yang kukatakan ini benar atau salah?”

Rosela menatap suaminya. Hans memang tak pernah terlihat bekerja, tapi dia kaya raya. Rumahnya saja megah dan indah. Letaknya ada di tengah hutan belantara di mana manusia biasa takkan pernah bisa menjangkaunya. Kalau Rosela bilang walau tak bekerja sekalipun Hans tidak akan jatuh miskin. Entah apa ada yang percaya atau tidak.

Semua yang ada di ruangan ini jadi sanksi. Pasalnya, Hans memang merupakan wajah baru bagi mereka yang ada di sini. Mereka baru kali pertama melihat Hans dan sang komisaris Leo tak pernah menyinggung nama Hans.

Mereka hanya tahu kalau Leo punya tiga 3 anak. Dua laki-laki dan 1 wanita. Anak sulung komisaris berprofesi sebagai kepala desa di desa terpencil. Anak kedua berprofesi sebagai CEO dan sekarang menetap di Eropa. Anak ketiga juga sama, tinggal di Jerman dan hampir tidak pernah pulang. Kalau Hans, mereka semua tidak kenal.

“Sebenarnya siapa Tuan ini Pak Eder? Tolong jelaskan,” pinta salah satu petinggi Perusahaan supaya masalah ini jelas dan kepemimpinan rapat bisa segera dilaksanakan.

“Dia adalah cucu dari komisaris. Aku baru diberitahu kalau Perusahaan ini, telah dialihkan dan Tuan muda Hans ditunjuk sebagai komisaris yang baru. Ini adalah berkas pengalihan jabatan dan sudah ditandatangani langsung oleh komisaris. Bagi yang menentang Keputusan ini, silahkan keluar dari Perusahaan. Itulah yang disampaikan oleh beliau sebelum rapat ini kita mulai. Sudah jelas semuanya?” pria pendek gemuk memberikan berkas-berkas yang ia maksud untuk di baca dan dipahami oleh semua orang agar tidak terjadi salah paham.

Mendengar hal itu, tubuh Emma langsung lemas. Ia tak pernah menyangka, orang yang ia kira gembel jalanan ternyata cucu dari keluarga terpandang di negara ini. rasanya ia masih tidak percaya kalau Hans mendadak berupah jadi pimpinan perusahaan. Artinya, Rosela menjadi istri seorang sultan.

“Oke, sudah cukup berdebatnya. Rapat ini langsung aku ambil alih sebagai pemimpin Perusahaan baru kalian. Sebelumnya akan ku perkenalkan siapa aku. Namaku Hansen aku malas menyebut nama panjangku tapi di berkas itu sudah tertera. Panggil saja aku Hans. Aku memang lebih muda dari kalian dan ini memang kali pertama aku bekerja. Biasanya aku hanya bersenang-senang dan main-main saja di luar sana. Namun demi wanita yang kucintai. Mulai sekarang aku harus mengumpulkan banyak uang. Karena itulah, aku akan mempekerjakan orang-orang yang mendukungku. Dan menyingkirkan orang-orang yang menentangku.”

Kalimat terkahir yang keluar dari mulut Hans langsung membuat ketar-ketir semua orang yang hadir di sini. Hal itu karena mereka hampir percaya dengan ucapan Emma. Semua mata langsung menatap benci Emma yang juga ketar-ketir. Sejak tadi ia terus menyerang Hans dan Rosela, jelas kalau dirinya adalah orang pertama yang bakal disingkirkan dari Perusahaan ini dan kontrak kerjasamanya terancam batal.

“Adik ipar …” Emma mencoba buka suara.

“Pekerjaan pertama yang akan kulakukan adalah …” sela Hans sengaja tak memberi kesempatan Emma bicara. “Membatalkan kontrak kerja sama dengan Mister Damar.”

“Tidak bisa begitu!” bentak Emma tak terima. “Ini namanya deskriminasi. Kau mencampurkan dendam pribadi ke dalam perusahaan. Apa pantas kau disebut pimpinan?”

“Terserah aku. Memangnya kau siapa berani mengkritik kepemimpinanku? Aku mau ngapain itu hakku. Kau tidak punya hak bicara di sini. Sebab aku memecatmu dan juga memecat suamimu! Keluar dari ruang rapat sekarang juga. Mulai detik ini, kalian berdua bukan lagi anggota.”

“Ini tidak adil! Kau tidak bisa lakukan ini pada kami?”

“Kenapa tidak bisa? Kau dan ibu tirimu hampir melenyapkan istriku berkali-kali. Masih untung aku hanya menendangmu dari perusahaan milik kakekku. Sekali lagi kau dan ibu tirimu menyentuh Rosela sedikit saja. Akan kupastikan kalian semua bakal hidup di jalanan!” ancam Hans dan semua orang yang mendengar langsung tercengang.

Sekeji itukah perlakukan Emma dan ibu tirinya pada wanita yang diakui Hans sebagai istri. Pantas saja sejak kehadiran Rosela ke ruangan ini langsung ditolak mentah-mentah oleh wanita itu dan memberikan fitnah dajjal yang bukan-bukan. Terbongkar sudah niat busuk Emma dan langsung mendapat hujatan dari semua orang.

“Pengawal! Usir dua orang ini dari sini dan blacklist wajah mereka dari semua perusahaan yang ada di seluruh dunia. Jangan sampai mereka muncul lagi di dunia kita!” perintah Eder p[ada pengawal dan Teknisi perusahaan.

Emma terus memberontak karena diseret paksa keluar. Ia tak terima dan mengeluarkan sumpah serapahnya. Seluruh nama-nama kebun Binatang ia sematkan pada Rosela dan Hans. Ia benar-benar tak terima diperlakukan tidak adil padahal salah dia sendiri.

Sedangkan Damar yang pengecut hanya diam saja. Ia terima nasib karena menyesal telah membuang berlian hanya karena perak comberan.

“Aka kubalas semua perbuatanmu ini! Lihat saja! Kau pikir aku takut padamu! Kau akan menyesal karena telah memperlakukanku seperti ini. kalian berdua akan mati! Kalian dengar itu!” ancam Emma sampai teriakannya menghilang dari balik pintu.

Saat itulah Hans mulai melihat sosok hitam besar bermata merah muncul dari balik punggung Emma. Seketika ia paham apa maksud ucapan hantu Vira yang sempat menghadang mereka agar tidak keluar ruangan.

Sosok astral hitam besar itu sangat menakutkan. Dia iblis terjahat dan jauh lebih kuat dari iblis Lucifer. Hans jadi teringat akan peringatan kakeknya yang bernama Refald untuk tak berurusan dengan iblis bermata merah menyala seperti yang barusan Hans lihat. Seketika tangan Hans langsung mengepal kuat. Ia punya firasat buruk dan langsung menatap Rosela lekat-lekat.

“Kau jangan pernah pulang lagi ke rumahmu!” tandas Hans tiba-tiba.

Rosela bingung dengan ucapan suaminya. Tapi ia berusaha tersenyum karena take nak hati pada semua orang yang ada di sini.

“Kita akan bicara lagi setelah rapat ini selesai. Sekarang selesaikan dulu rapatnya,” bisik Rosela pelan.

Mau tidak mau Hans memimpin rapat walau ia tidak mengerti sama sekali. Makhlumlah, selama ini Hans tahunya cuma buat onar. Kalau disuruh kerja dia bisanya petakilan sana sini. Yang lain lagi bahas program Kerjasama dan cara jitu meningkatkan saham. Hans malah tidur sambil ngorok. Mana suara dengkurannya keras melebihi lonceng sehingga mengganggu konsentrasi orang yang lagi presentasi.

Rosela hanya nyengir kuda saat semua tatapan tertuju kearahnya dan kearah suaminya sambil berkata, “Hehe, suamiku sangat lelah. Dia tidak tidur dari kemarin karena mempelajari banyak hal. Harap maklum ya, silahkan lanjutkan saja presentasinya.”

Suara dengkuran Hans semakin kencang saja dan bikin berisik ruangan. Dasar bengal si Hans ini. Pantas ia jadi cucunya Pak Po yang onengnya nggak pernah hilang.

BERSAMBUNG

***

Terpopuler

Comments

mecca

mecca

ada dajalnya pantesan jahatnya nauzubilah amit amit dah emma emma hadeuhhhh

2024-07-14

0

Teh Yen

Teh Yen

waduh ternyata d balik Emma yah sosok besar menakutkna itu iihh sereeem
hahhaa bisa bis anya lgi rapat malah ngorok.hans oh Hans 🙈🙈🙈

2024-07-05

1

Yurniati

Yurniati

tetap semangat terus update nya thorr

2024-07-04

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!