Ch. 19 Tingkah Konyol

Liyura yang keluar dari ruangan Sky hanya mengembalikan piring yang berisi makanan telah ludes dihabiskan oleh pemuda itu.

Liyura melihat setumpukan mangkuk yang menumpuk kotor di hadapannya. Liyura hanya menghela nafas dan segera meminta bantuan dari Lucia.

"Lucia bisakah kau menggunakan sihir air jika kau dapat menggunakannya? Aku ingin kau membersihkan kotoran di tumpukan piring itu."

Lucia mengangguk dan segera merapalkan mantra dan mengarahkan satu tangannya ke arah tumpukan piring kotor dan segera membersihkannya dengan sihir airnya.

Meskipun dia adalah Elf, Lucia mempunyai kemampuan untuk menguasai 4 elemen alam dan sihir penyembuhan.

Saat mengarahkan tangannya ke tumpukan piring kotor, tangan Lucia bercahaya dan mengeluarkan air hingga air itu menyapu bersih kotoran yang ada di piring membuatnya kembali menjadi bersih tanpa dicuci.

Liyura tersenyum dan memasukkan kembali tumpukan piring ke dalam Sytem Room dengan melalui pikirannya. Lucia yang melihat tumpukan piring yang hilang, menjadi terkejut dan menatap Liyura dengan pandangan yang tidak bisa diartikan.

"K-kau menguasai sihir ruang?"

Liyura menatap Lucia saat dia berhasil meindahkan tumpukan piring ke dalam System Room nya.

"Tidak, aku tidak mempelajarinya tapi aku punya suatu kemampuan istimewa."

Liyura hanya tersenyum agar Lucia tidak menanyakan lebih jauh lagi dan pasti akan membuat gadis Elf itu semakin curiga padanya.

Liyura melihat Chris yang sedang berdiskusi dengan anggota Guild untuk menentukan langkah selanjutnya. Liyura akhirnya memilih menghampirinya daripada canggung dengan Lucia.

"Kita mungkin akan langsung ke tempat Boss Monster berada. Kita tidak akan kembali ke tenda dan langsung menuju ke sana saat ketua Sky pulih." Kata Chris.

Liyura tidak berkata apa-apa dan tetap menghampiri Chris.

"Chris, kau sungguh ingin ke sana? Pasti akan ada banyak korban berjatuhan lagi jika kita ke sana."

"Dan, apakah kita harus menyerah pada misi ini? Yang kutau Liyura jika kita menginginkan sesuatu itu memang membutuhkan pengorbanan. Jika tidak ada yang melawannya, maka kita akan meresahkan para penduduk lagi yang mungkin tidak bisa makan dengan teratur. Dan mereka harus makan apa? Mereka bukan seperti kita yang dapat membeli dari sistem."

Liyura diam sejenak dan memikirkan ucapan Chris. Ucapan Chris sebenarnya tidak salah tapi dia juga tidak bisa dianggap benar.

"Jadi demi itu kau mau mengorbankan anggota Guild, Chris? Kau tau kan sebagian dari anggota Guild ini adalah NPC, mereka juga tidak ada bedanya dengan orang-orang yang resah karena Boss Montser."

Kali ini giliran Chris yang diam, ekspresinya menjadi murung seketika.

"Kau benar, tapi aku tidak menemukan cara yang lebih baik lagi. Kita sudah kehilangan banyak anggota hanya karena serangan Goblin. Dan jika bukan karenamu, mungkin kami tidak akan selamat."

Chris tersenyum pahit ketika dia memutar kembali memorinya saat penyerangan Goblin. Meskipun dia adalah seorang Player, tapi jika dia mati, pasti juga akan menjatuhkan Drop Item yang paling berharga milik dirinya. Dan belum lagi dia akan turun 5 level ketika Log In kembali.

"Heh, aku memang tidak tau diri. Aku saja lemah seperti ini ingin melawan Administrator tempat ini. Aku yakin jika aku berhadapan dengannya, dengan berapa banyak orangpun aku tau jika perasaan takut tidak akan pernah hilang dari diriku. Aku bukannya sok kuat ingin menghadapinya sendiri maupun bersama, tapi aku tidak punya pilihan selain berjuang mempertaruhkan nyawa daripada menjadi pengecut."

Chris menatap ke bawah, ekspresinya muram dan serasa merendahkan diri.

"Kau tau Chris? Aku memang kuat, tapi aku kuat karena aku ingin mengubah diriku agar tidak diremehkan. Jika kau menganggap dirimu lemah, maka kau salah. Coba kau ingat lagi Chris, memorimu tentang Guild ini. Perjuanganmu untuk menyelesaikan misi bersama. Aku tahu jika kemampuanmu memang standar tapi dalam hal tekad, mungkin aku saja tidak akan sekuat dirimu. Aku hanya ingin menjadi kuat bukan karena aku ingin dipuji, dihormati, dan dielu-elukan tapi aku hanya ingin melindungi diriku sendiri saat aku berhadapan dengan orang yang kebih kuat dariku. Kau tau? Bukankah pepatah 'Diatas langit masih ada langit' masih berlaku di Mozart ini meskipun kita bepindah tempat kedunia berbeda?"

Chris mengangkat kepalanya menatap Gadis cantik di hadapannya yang sudah dianggap sebagai adiknya itu.

"Chris, apa tujuanmu bermain Game Chronicle Online?"

Chris tertegun dan memutar ulang otaknya untuk menjawab pertanyaan Liyura. Pemuda itu tidak pernah berpikir tujuannya untuk bermain game ini selain melepas stress yang selalu mengganggunya di Real World.

Dia memikirkan pertanyaan Liyura pada dirinya sendiri alasannya dan tujuannya bermain game ini.

Apakah dia hanya ingin terkenal? Tidak

Apakah dia hanya ingin melampiaskan perasannya dengan membunuh monster di dunia ini? Tidak!

Apakah dia bermain game ini hanya untuk dipuja dan dielu-elukan? Tidak!!

Apakah dia bermain Chronicle Online hanya untuk main-main saja? TIDAK!

Lalu apa sebenarnya tujuan dia bermain?! Apakah dia muak dengan kehidupannya di Real World hingga melarikan diri ke dunia ini?!

Benar.

Jika dunia lain itu benar-benar ada, mungkin dia akan memilih dilahirkan ke dunia tersebut yang dimana tanpa penderitaan dan kepedihan setiap harinya jika dunia itu memang benar-benar ada.

Chris seakan tidak mampu untuk berdiri. Liyura yang melihat itu langsung membawanya ke batangan kayu besar yang ada di belakang mereka dan mendudukkan Chris di sana.

"Apa tujuanku bermain game ini?"

Liyura menatap Chris simpati. Dapat diakui jika dia melihat Chris, Liyura akan ingat dirinya di Real World. Betapa naif dan egoisnya dia saat itu.

"Chris, tidak usah kau pikirkan. Kau mungkin dapat menemukan tujuanmu untuk bermain game ini suatu saat nanti. Dan kapan kita berangkat?"

Perkataan Liyura segera menyadarkan pemuda di hadapannya. Chris mengubah Ekspresinya menjadi serius.

"Hmm. Aku masih tidak tau. Jika tentang keberangkatan aku serahkan pada Sky karena dia adalah ketuanya. Dan mungkin kita akan berangkat jika dia sudah pulih dan para anggota telah siap bertarung kembali."

Liyura hanya memgangguk dan beranjak berdiri, "Aku akan menemui Lucia dulu."

Liyura berjalan tanpa menunggu jawaban Chris dan menuju Lucia yang sedang terduduk dengan bosan.

Liyura mengendap-endap dan mengageti gadis Elf yang melamun itu hingga berteriak membuat mereka jadi pusat perhatian. Chris yang melihatnya segera saja terbahak hingga di ujung matanya menjadi berair.

Liyura yang ada di sana juga tertawa sangat kencang tanpa menjaga Image nya di hadapan para anggota Guild membuat siatuasi serius kali ini menjadi lebih damai dan tenang tanpa atmosfir yang menegangkan.

Lucia diam-diam mengumpat dan menyumpahi Liyura dengan sumpah serapah akibat refleks terkejutnya. Lucia menatap Liyura dengan jengkel serasa ingin menjambak rambut gadis cantik itu.

Liyura akhirnya duduk di sebelah Lucia sambil mengusap air mata yang ada di ujung kelopak matanya dengan jari.

"Hahaha, dasar, kau ini melamun apa sampai tidak waspada dengan sekitarmu? Pffft.. "

Liyura seakan masih tidak mau berhenti tertawa mengejek Lucia membuat gadis Elf itu kesal dan mengembungkan pipinya marah.

"Huh dasar, kau memang teman gak ada akhlak ya, Liyura. Untung aja jantung ini masih ada di tempat."

"Eh emangnya jantung itu mau kemana ya? Apa jantung bisa jalan? Seingatku sih tidak."

"Dasar bodoh kau! Kau taunya hanya bertarung saja, tentu saja jantung tidak bisa berjalan! Tapi kau hampir membuatku hampir mati terkejut tau tidak?"

"Tapi kau kan belum mati, Lucia? Aku hanya ingin membuatmu sadar dengan fantasi mu itu."

Lucia menjadi sangat kesal dengan gadis cantik di dekatnya! Dia ingin mencincang dia tapi gadis Elf itu menahannya dengan menghela nafas dan mengelus-elus dadanya itu.

"Heh, aku tidak percaya kau dapat bercanda seperti itu juga Liyura. Aku tidak ingat kapan aku menjadi sesenang ini sejak aku Dive ke dunia ini. Aku akan selalu mengikutimu kemanapun kau mau sebagi gantinya."

"Heh, tidak usah banyak drama ini bukan novel Roman picisan yang kita lihat dan kau jujur saja jika kau ikut denganku hanya untuk mendapat makanan dan poin status gratis dari masakanku. Jujur itu lebih baik daripada kau ketahuan berbohong."

"Iya iya kau benar, seharusnya kau bangga karena nona cantik Lucia ini memuji masakanmu!"

"Heh, dasar gadis aneh, perilakumu membuatku ingin segera menelantarkanmu saja."

"Apa!? Kau tega membuangku yang sudah membantumu memasak masakan lezat?"

"Jika urusan itu aku tidak membutuhkanmu karena aku bisa sendiri. Aku rela mencuci piring sebanyak apapun agar kau tidak mengikutiku lagi!"

Lucia tidak bergeming dan tidak menjawab lagi. Dia menunduk dan menutup kedua matanya dengan tangan.

Liyura yang melihat itu menjadi panik karena mungkin perkataannya menyinggung gadis Elf di hadapannya padahal dia hanya bercanda saja.

"Eh maafkan aku Lucia, aku hanya bercanda lagipula aku berbohong padamu tentang mencucu piring sebanyak apapun agar kau tidak mengikutiku. Karna aku butuh sihirmu dalam mencuci bersih piring yang kotor dan membuat api. Tolong jangan diambil hati yah."

Liyura memeluk Lucia dan mencoba untuk melepaskan tangan Lucia dari kedua matanya. Tapi sebelum itu, Lucia langsung membukanya dengan wajah berbinar.

"Sungguh? Itu hanya bercanda?! Tentu saja kau tidak akan membuang orang yang dibutuhkan seperti aku ini. Terima kasih Liyura!!"

Lucia balas memeluk gadis manusia dihadapannya dengan tak kalah erat hingga Liyura tidak bisa bernafas.

"Ak.. Aku tid.. dak bi.. sa ber.. nafas.."

Liyura memukul-mukul punggung Lucia untuk melepaskannya, dan Lucia yang tersadar langsung melepaskan pelunkannya dengan cepat.

"Kau ingin mem.. bunuhku ya?!"

Liyura berteriak dengan nafas terengah-engah hingga yang dimarahi hanya menyengir dengan cengiran khasnya. Liyura hanya menatapnya dengan tersenyum, berada di dekat Lucia seperti memiliki saudari perempuan. Dan dia tidak akan membuat hubungannya merenggang apapun yang terjadi.

--------

**Hahaha, janji Author palsu ya? Maaf untuk yang menanti Chapter karena tidak Crazy Up kemarin karena Author ada acara keluarga yang mendadak.

Hari inipun juga hanya bisa Up 1 chapter sekali lagi minta maaf. Mungkin besok ya Up sekitar 3 chapter jika tidak sibuk.

Jangan lupa dukungannya**!!

Terpopuler

Comments

Alice(*˘︶˘*).。.:*♡

Alice(*˘︶˘*).。.:*♡

🤣🤣🤣

2021-03-13

1

EL CASANDRA

EL CASANDRA

wkwkwk😂😂😜

2021-02-17

1

lihat semua
Episodes
1 Ch. 1 Kecelakaan
2 Ch. 2 Liyura
3 Ch. 3 Guild Black Knight
4 Ch. 4 Menaikkan Level
5 Ch. 5 Magic Forest
6 Ch. 6 Singa Terbang
7 Ch. 7 Raja Undead
8 Ch. 8 Evol
9 Ch. 9 Serangan Goblin
10 Ch. 10 Liyura VS Goblin
11 Ch. 11 Kekuatan Evol
12 Ch. 12 Raja Kegelapan
13 Ch.13 Racun Sihir
14 Ch. 14 Death Dungeon
15 Ch. 15 Liyura VS Kelabang Hitam
16 Ch. 16 Teman
17 Ch. 17 Menyembuhkan Sky
18 Ch. 18 Perasaan Yang Aneh
19 Ch. 19 Tingkah Konyol
20 Ch. 20 Memasuki Segel
21 Ch. 21 Menentukan Pilihan
22 Penjelasan & Istilah Cerita
23 Ch. 22 Boss Monster [1]
24 Ch. 23 Boss Monster [2]
25 Ch. 24 Petualangan Dimulai
26 Ch. 25 Party Hero
27 Ch. 26 Liyura VS Aran
28 Ch. 27 Organisasi Pembunuh
29 Ch. 28 Pertanggung Jawaban
30 Ch. 29 Korban Serangan Vampir
31 Ch. 30 Dua Orang
32 Ch. 31 Lembah Wisteria
33 Ch. 32 Kedamaian
34 Ch. 33 Liyura VS Rachel
35 Ch. 34 Tentang Liyura
36 Ch. 35 Kenyataan dan Ketanyaan
37 Ch. 36 Pemuda Berambut Emas
38 Ch. 37 Liyura VS Zayn
39 Ch. 38 Lembah Malam
40 Ch. 39 Dua Kombinasi Bersatu
41 Ch. 40 Bertemu Salah Satu Vampir Bulan
42 Ch. 41 Kekuatan Absolut
43 Ch. 42 Eden VS Qin
44 Ch. 43 Salah Tempat
45 Ch. 44 Korban Serangan Vampir Lagi
46 Ch. 45 Masa Lalu Kei [1]
47 Ch. 46 Masa Lalu Ryan [2]
48 Ch. 47 Masa Lalu Zayn [3]
49 Ch. 48 Mencari Vampir Bulan
50 Ch. 49 Metropolitan
51 Ch. 50 Glamor
52 Ch. 51 Liyura Kesal
53 Ch. 52 Jalan Keluar
54 Ch. 53 Ryan, Zayn, dan Kei
55 Ch. 54 Altar Persembahan
56 Ch. 55 Jalan Berbatu
57 Ch. 56 Jenderal Wisteria
58 Ch. 57 Kompetisi Pemburu Vampir [1]
59 Ch. 58 Kompetisi Pemburu Vampir [2]
60 Ch. 59 Ujian Kedua
61 Ch. 60 Menyembuhkan Ryan
62 Ch. 61 Roh Bunga Wisteria
63 Ch. 62 Ujian Ketiga
64 Ch. 63 Ujian Ketiga Ryan [1]
65 Ch. 64 Ujian Ketiga Celine [2]
66 Ch. 65 Rasa Curiga
67 Ch. 66 Masalah Yang Sulit
68 Ch. 67 Ujian Keempat
69 Ch. 68 Kontrak Darah [1]
70 Ch. 69 Ryan & Arend
71 Ch. 70 Kontrak Darah [2]
72 Ch. 71 Perdebatan Kesetiaan
73 Ch. 72 Hal-hal Yang Tersembunyi
74 Ch. 73 Kecurigaan Yang Berdasar
75 Ch. 74 Kebangkitan
76 Ch. 75 Ritual Pembatalan
77 Ch. 76 Membuat Ikatan Baru
78 Ch. 77 Sebelum Konflik Dimulai
79 Ch. 78 Menjalankan Rencana
80 Ch. 79 Berpindah Haluan [1]
81 Ch. 80 Berpindah Haluan [2]
82 Ch. 81 Masa Lalu dan Dendam
83 Ch. 82 Teka-teki Vyone
84 Ch. 83 Kesepakatan
85 Ch. 84 Ras Turkien
86 Ch. 85 Rise From The Dead
87 Ch. 86 Legenda Yang Terlewat
88 Ch. 87 Wilayah Perbatasan
89 Ch. 88 Konsekuensi Membuka Portal
90 Ch. 89 Kutukan Kesendirian Kenzie
91 Ch. 90 Kutukan Dan Memento
92 Ch. 91 Menjadi Vampir
93 Ch. 92 Dimensi Ras Vampir
94 Ch. 93 Inti Bunga Wisteria
95 Ch. 94 Menjelajah
96 Ch. 95 Tempat Pelelangan
97 Ch. 96 Amon dan Fiona
98 Ch. 97 Pengikut Baru
99 Ch. 98 Bersenang-senang
100 Ch. 99 Vampir Bulan Sabit
101 Ch. 100 Mengaktifkan Sihir Teleportasi
102 Ch. 101 Kakak Timah dan Adik Baja
103 Ch. 102 Liyura & Followers VS the Vampires
104 Ch. 103 Gadis Yang Memiliki Takdir Cahaya
105 Ch. 104 Inkarnasi Roh Bunga Wisteria
106 Ch. 105 Memulai Perang Melawan Vampir
107 Ch. 106 The Last Mission : Kill the Vampires
108 Ch. 107 Ruth, Aura Sihir, dan Witch Hunter
109 Ch. 108 Murid Baru Aver
110 Ch. 109 Karena Cinta, Nyawa Melayang
111 Ch. 110 Mencari Keberadaan Raja Ras Vampir
112 Ch. 111 Mencari Keberadaan Raja Ras Vampir [2]
113 Ch. 112 Raja Ras Vampir
114 Ch. 113 Raja Ras Vampir [2]
115 Ch. 114 Winter Carrison Dystoria
116 Ch. 115 Pilihan dan Jawaban
117 Ch. 116 Awal Perubahan Sebenarnya
118 Ch. 117 Sosok Asli Aver
Episodes

Updated 118 Episodes

1
Ch. 1 Kecelakaan
2
Ch. 2 Liyura
3
Ch. 3 Guild Black Knight
4
Ch. 4 Menaikkan Level
5
Ch. 5 Magic Forest
6
Ch. 6 Singa Terbang
7
Ch. 7 Raja Undead
8
Ch. 8 Evol
9
Ch. 9 Serangan Goblin
10
Ch. 10 Liyura VS Goblin
11
Ch. 11 Kekuatan Evol
12
Ch. 12 Raja Kegelapan
13
Ch.13 Racun Sihir
14
Ch. 14 Death Dungeon
15
Ch. 15 Liyura VS Kelabang Hitam
16
Ch. 16 Teman
17
Ch. 17 Menyembuhkan Sky
18
Ch. 18 Perasaan Yang Aneh
19
Ch. 19 Tingkah Konyol
20
Ch. 20 Memasuki Segel
21
Ch. 21 Menentukan Pilihan
22
Penjelasan & Istilah Cerita
23
Ch. 22 Boss Monster [1]
24
Ch. 23 Boss Monster [2]
25
Ch. 24 Petualangan Dimulai
26
Ch. 25 Party Hero
27
Ch. 26 Liyura VS Aran
28
Ch. 27 Organisasi Pembunuh
29
Ch. 28 Pertanggung Jawaban
30
Ch. 29 Korban Serangan Vampir
31
Ch. 30 Dua Orang
32
Ch. 31 Lembah Wisteria
33
Ch. 32 Kedamaian
34
Ch. 33 Liyura VS Rachel
35
Ch. 34 Tentang Liyura
36
Ch. 35 Kenyataan dan Ketanyaan
37
Ch. 36 Pemuda Berambut Emas
38
Ch. 37 Liyura VS Zayn
39
Ch. 38 Lembah Malam
40
Ch. 39 Dua Kombinasi Bersatu
41
Ch. 40 Bertemu Salah Satu Vampir Bulan
42
Ch. 41 Kekuatan Absolut
43
Ch. 42 Eden VS Qin
44
Ch. 43 Salah Tempat
45
Ch. 44 Korban Serangan Vampir Lagi
46
Ch. 45 Masa Lalu Kei [1]
47
Ch. 46 Masa Lalu Ryan [2]
48
Ch. 47 Masa Lalu Zayn [3]
49
Ch. 48 Mencari Vampir Bulan
50
Ch. 49 Metropolitan
51
Ch. 50 Glamor
52
Ch. 51 Liyura Kesal
53
Ch. 52 Jalan Keluar
54
Ch. 53 Ryan, Zayn, dan Kei
55
Ch. 54 Altar Persembahan
56
Ch. 55 Jalan Berbatu
57
Ch. 56 Jenderal Wisteria
58
Ch. 57 Kompetisi Pemburu Vampir [1]
59
Ch. 58 Kompetisi Pemburu Vampir [2]
60
Ch. 59 Ujian Kedua
61
Ch. 60 Menyembuhkan Ryan
62
Ch. 61 Roh Bunga Wisteria
63
Ch. 62 Ujian Ketiga
64
Ch. 63 Ujian Ketiga Ryan [1]
65
Ch. 64 Ujian Ketiga Celine [2]
66
Ch. 65 Rasa Curiga
67
Ch. 66 Masalah Yang Sulit
68
Ch. 67 Ujian Keempat
69
Ch. 68 Kontrak Darah [1]
70
Ch. 69 Ryan & Arend
71
Ch. 70 Kontrak Darah [2]
72
Ch. 71 Perdebatan Kesetiaan
73
Ch. 72 Hal-hal Yang Tersembunyi
74
Ch. 73 Kecurigaan Yang Berdasar
75
Ch. 74 Kebangkitan
76
Ch. 75 Ritual Pembatalan
77
Ch. 76 Membuat Ikatan Baru
78
Ch. 77 Sebelum Konflik Dimulai
79
Ch. 78 Menjalankan Rencana
80
Ch. 79 Berpindah Haluan [1]
81
Ch. 80 Berpindah Haluan [2]
82
Ch. 81 Masa Lalu dan Dendam
83
Ch. 82 Teka-teki Vyone
84
Ch. 83 Kesepakatan
85
Ch. 84 Ras Turkien
86
Ch. 85 Rise From The Dead
87
Ch. 86 Legenda Yang Terlewat
88
Ch. 87 Wilayah Perbatasan
89
Ch. 88 Konsekuensi Membuka Portal
90
Ch. 89 Kutukan Kesendirian Kenzie
91
Ch. 90 Kutukan Dan Memento
92
Ch. 91 Menjadi Vampir
93
Ch. 92 Dimensi Ras Vampir
94
Ch. 93 Inti Bunga Wisteria
95
Ch. 94 Menjelajah
96
Ch. 95 Tempat Pelelangan
97
Ch. 96 Amon dan Fiona
98
Ch. 97 Pengikut Baru
99
Ch. 98 Bersenang-senang
100
Ch. 99 Vampir Bulan Sabit
101
Ch. 100 Mengaktifkan Sihir Teleportasi
102
Ch. 101 Kakak Timah dan Adik Baja
103
Ch. 102 Liyura & Followers VS the Vampires
104
Ch. 103 Gadis Yang Memiliki Takdir Cahaya
105
Ch. 104 Inkarnasi Roh Bunga Wisteria
106
Ch. 105 Memulai Perang Melawan Vampir
107
Ch. 106 The Last Mission : Kill the Vampires
108
Ch. 107 Ruth, Aura Sihir, dan Witch Hunter
109
Ch. 108 Murid Baru Aver
110
Ch. 109 Karena Cinta, Nyawa Melayang
111
Ch. 110 Mencari Keberadaan Raja Ras Vampir
112
Ch. 111 Mencari Keberadaan Raja Ras Vampir [2]
113
Ch. 112 Raja Ras Vampir
114
Ch. 113 Raja Ras Vampir [2]
115
Ch. 114 Winter Carrison Dystoria
116
Ch. 115 Pilihan dan Jawaban
117
Ch. 116 Awal Perubahan Sebenarnya
118
Ch. 117 Sosok Asli Aver

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!