Liyura tersenyum melihat pedang putih di hadapannya. Dia kembali menolehkan pandangannya ke arah medan tempur di hadapannya.
Sedangkan Goblin yang mengutus tangan kanannya yang mati begitu saja karena dibunuh oleh Liyura, menjadi murka.
Dia menghampiri gadis cantik itu hingga berada di depannya. Goblin itu memandang gadis yang menyerupai Ras Elf karena begitu cantiknya, tapi sayang dia harus membunuh gadis di depannya itu.
Liyura yang diperhatikan menjadi mengedarkan pandangannya ke arah salah satu Goblin yang terlihat marah didepannya. Liyura mengecek status Goblin yang ada di hadapannya tanpa menggambar huruf C. Dan notifikasi layar virtual muncul.
---
[ Raja Nilog / Lv. 90 (Goblin)
HP : 10,000
MP : 10,050
Skil : ??? ]
---
Liyura sekali lagi mengernyit, dia merasa ada yang aneh dengan Goblin yang menyerang nya dan Anggota Guild.
Kenapa bisa dia tidak melihat Skill yang digunakan? Dan lebih anehnya lagi, dia merasa jika mengalahkan semua Goblin ini cukup mudah padahal level mereka dan dirinya terpaut jauh.
Apa ini karena dia bukan Player? Maksudnya dalam artian berbeda, apakah karena dia tidak Log In terlebih dahulu menggunakan alat khusus di Real World?
Dia memang bukan seorang Gamer, tapi dia banyak tau tentang game karena diceritakan oleh kedua kakaknya saat di Real World. Terkadang dia ingin coba-coba bermain seperti anak remaja di kelasnya dan diseluruh dunia ini tapi dia merasa, hmm sulit dijelaskan.
Bukan masalah harga meskipun alat bernama Steel-Q (Bacanya stil kyu) sangat mahal karena harganya yang fantastis, tapi keluarganya bisa dikatakan mampu untuk membeli bahkan sanggup membeli dua yang diperuntukkan oleh kedua kakaknya.
Liyura tersadar dari lamunannnya saat melihat Evol di tembaki panah di udara karena berusaha melindungi anggota Guild.
Liyura menyerbu ke arah pemanah yang akan menembakkannya ke Evol dengan sekali serangan, Liyura mampu membunuh 3 pemanah sekaligus.
Evol tersadar di atas sana dan segera melesat menjauh agar tidak merepotkan Liyura lebih banyak lagi. Saat Evol telah menghindar, Liyura menghela nafas dan tidak menhetahui jika dia di serang dari belakang oleh Goblin tadi.
Goblin itu menebas punggung Liyura dengan pedang panjang dan besarnya hingga Liyura terjatuh dan berjongkok. Dia memang tidak merasakan apa-apa, kecuali seperti digigit semut.
Tapi Liyura tau jika pedang itu berhasil melukainya sangat dalam ketika dia merasakan terkena tetesan air yang ternyata adalah darahnya sendiri. Dia juga baru tersadar saat darah itu mengalir di sudut bibirnya.
Evol yang melihat itu menggeram marah hingga meraung ke arah Goblin yang menyerang Liyura.
Evol terbang melesat menuju goblin di dekat Liyura yang sudah berhasil melukai tuannya itu.
"Heh, hewan sampah sepertimu tidak akan bisa menyerangku!"
Goblin bersiap menerima serangan Evol hingga tidak menyadari jika Evol mengeluarkan semacam api dari mulutnya dan diarahkan menuju Goblin itu.
Goblin itu bodohnya tidak menghindar, hingga dia hampir mengenai serangannya, salah satu Goblin yang melihat pemimpinnya masih bersikap tenang, akhirnya menggantikannya untuk menerima serangan.
Ketika api milik Evol melesat seperti cahaya dan langsung membakar Goblin yang melindungi pemimpinnya itu, hangus terbakar dengan sangat cepat bahkan sebelum 30 detik pun.
Goblin yang terbakar akhirnya hangus bersama api berwarna emas milik Evol, bahkan ketika api itu perlahan hilang, Goblin itu seakan juga ikut menghilang bersama api tanpa menyisakan sebutir debu sekalipun.
Ajaibnya lagi, api tadi masihlah menyala seperti baru saja dikobarkan. Sebelum menghilang ketika ditiup angin. Semuanya menjadi hening.
Liyura yang menyaksikan kejadian itu menjadi kagum dengan Evol dan menatap Jaquin kecil itu yang terlihat berani dan Liyura baru menyadari jika Evol telah berhasil mendarat dengan sangat mulus, tidak seperti latihan mereka tadi.
Liyura tersenyum dan berdiri, karena lama dirinya berjongkok membuat kakinya kesemutan. Luka yang ada di punggungnya sudah sembuh seperti tidak pernah tergores.
Jumlah ber HP miliknya dari tadi tidak mengurang 1 poin pun karena sudah melebihi jumlah yang fantastis di level yang ke -15 ini.
Liyura melirik ke arah Evol dan menghampirinya. Goblin yang melihat kawanannya mati tanpa menyisakan debu membuatnya menatap Jaquin kecil di samping gadis itu.
"Kalian semua! Bunuh gadis manusia dan hewan sampahnya itu!"
Dia memerintahkan komando pada para pasukan Goblinnya hingga semuanya berhenti bertarung dan menyerang ke arah Liyura.
Meskipun kedua belah pihak telah kehilangan banyak anggota yang gugur maupun terluka ringan dan serius, jumlah para Goblin tidaklah menurun drastis.
Liyura hanya menatap seluruh Goblin yang ada di hadapannya dengan tersenyum, dia menoleh ke arah Evol dan mengelur kepala berbulu jaquin itu.
"Evol, aku akan mengajarkanmu untuk menyerang dan berburu. Pelajaran pertama, kau harus membunuh agar tidak dibunuh. Kedua, kau harus rela kehilangan nyawa untuk orang yang ingin kau lindungi dan yang kau sebut berharga. Ketiga, jangan mengampuni musuhmu terutama ras selain manusia karena mereka biasanya lebih licik dan cerdas. Latihan dimulai Evol, bantu aku membasmi mereka semua kali ini!!!"
Liyura berseru hingga Evol meraung keras membuat pasukan Goblin menjadi berhamburan dan terpental jauh akibat gelombang suara yang terlalu nyaring terdengar.
Liyura kali ini mencoba menggunakan Pedang Bulan Sabitnya atau Crescent Sword untuk melihat seberapa kuatnya pedang yang hampir setara dengan Legenda 4 Pedang Kembar.
Liyura mencoba membuka pedang dari sarung pedang hingga menimbulkan cahaya yang muncul tiba-tiba menerangi seluruh medan pertempuran.
Para Goblin yang menyerang menjadi berhenti karena tidak bisa melihat akibat sinar dari pedang Bulan Sabit milik Liyura. Saat beberapa lama akhirnya pedang itu menajdi meredup ketika sepenuhnya telah dikeluarkan dari dalam sarung.
Liyura kali ini merasakan sensasi yang aneh ketika melihat pedang putih di tangannya. Liyura kali ini merasa sangat kuat dan tidak merasa takut sekalipun melihat lautan Goblin yang menyerangnya.
Goblin yang melihat cahaya pedang mulai pudar membuat semuanya kembali bertarung seolah tidak terjadi apa-apa.
Liyura menebas Goblin dengan sangat cepat dan cekatan, bahkan serangan sekecil apapun tidak ada yang bisa mengenainya, apalagi menyentuhnya.
"Crescent Slash!"
Liyura menebas dengan cepat ke arah lautan Goblin hingga sejumlah besar yang terkena serangannya langsung mati di tempat dan meninggalkan Drop Item ke dalam System Room nya setelah menjadi butiran cahaya.
Liyura menebas dan menebas tanpa henti dan tanpa lelah seakan pernah melakukannya sebelumnya hingga telah terbiasa ketika mencabut nyawa seseorang.
Sedangkan Evol memilih bertarung di atas pasukan yang bertempur dan menembakkan api emasnya ke arah lautan Goblin yang langsung membuat sedikit demi sedikit Goblin mati hangus tanpa menyisakan sebutir abupun.
Liyura melihat kebarah anggota Guild yang ada di sekelilingnya, dia melihat yang gugur, yang terluka maupun pingsan. Liyura mencari seseorang diantara perang dan menemukannya sedang menebas Goblin yang ada dengan jumlah bar HP yang berjumlah 40 dan terus berkurang ketika seseorang itu memaksakan dirinya untuk bertarung.
Liyura berjalan sambil menebas kawanan Goblin yang tidak henti-hentinya mencoba melukainya akan tetapi langsung ditebasnya tanpa ampun.
Liyura menghampiri Chris dan membantunya menghadapi sekelompok Goblin. Chris tersenyum ketika Liyura menemukannya dalam pertarungan yang besar seperti ini.
Dia menghela nafas lega karena telah ditolong. Mereka menyerang bersama hingga para Goblin perlahan mundur akibat serangan Skill keduanya.
Liyura melemparkan sebuah botol Potion berwarna hijau ke arah Chris dan langsung ditangkap oleh pemuda itu.
Chris yang melihat Potion itu segera meminumnya hingga jumlah Poin HP nya pulih 100% seperti tidak berkurang sama sekali. Liyura mendapatkannya dari mana? Tentu saja dari Aver.
Sedengakan Evol terus-terusan menyerang hingga tidak menyadari jika ada yang memanahnya dari bawah dengan panah yang berbeda dengan panah biasa.
Goblin itu menargetkan Evol dan melesatkan panahnya saat sasaran terkunci. Panah melesat hingga mengenai kaki kecil Evol membuat Jaquin itu terjatuh dari ketinggian yang ekstrim.
Liyura yang melihatnya terbelalak dan langsung berjalan ke titik Evol jatuh dengan menerobos pasukan Goblin. Akan tetapi pasukan Goblin yang menyadarinya segera menghentikan Liyura membuat Liyura tidak bisa bergerak kemanapun.
"Wings Angel!"
Dia terpaksa menggunakan Skill untuk terbang dengan memunculkan sayapnya membuat Goblin itu tidak lagi menahannya karena tidak bisa terbang.
Liyura menangkap Evol dan menatap ke bawah seakan melihat siapakah yang memanah Jaquin kecil miliknya.
Saat Liyura menemukannya, dia segera melesat dari ketinggian seperti meteor jatuh ke arah pemanah tersebut yang tidak siap meberima serangannya.
Liyura memasukkan Evol ke dalam Magic Forest yang tersegel di dahinya membuat Jaquin itu bagai lenyap masuk ke ruang hampa.
Liyura menargetkan mangsanya bagai burung Elang, dia menarik goblin yang memanah Evol ikut terbang menbuat Goblin itu berteriak takut akan ketinggian.
Liyura merebut panah yang digunakan untuk menyerang Evol dan memasukkannya ke System Room. Dia membawa Goblin itu lebih tinggi ke awan yang tidak terkira dan terhitung jaraknya dari tanah.
Seakan tidak berperasaan, Liyura melepaskan tangannya dari Goblin itu membuat Goblin itu jatuh ke bawah dari langit yang tinggi.
Liyura kembali ke daratan dengan selamat dan menampakkan ekspresi yang buruk dan marah. Sebuah suara menggema di telinganya.
"Heh, **ti**dak kusangka kau menjadi sekeji ini. Kau ingin memusnahkan mereka semua kan? maksudku para Goblin yang berniat menyakiti Evol mu, akan aku berikan Skill ku."
Setelah itu, Liyura merasakan pusing yang luar biasa dan melihat Notifikasi Layar Virtual muncul di hadapannya dengan abnormal.
---
[ Anda mendapatkan Skill Death Chaos!
Death Chaos Lv. 1
Skill legendaris dari pedang legenda .4 pedang kembar!!. Mampu membuat seluruh jumlah tak terhitung pasukan dapat ditumbangkan hanya dengan Skill ini. Skill dapat menghasilkan Damage yang sangat mustahil dapat dihindari dari sebuah pertarungan. Tetapi bagi pengguna tidak akan terpengaruh dari Damage Skill. Skill berupa gelombang angin cahaya yang dapat menusuk tulang baja sekalipun. Skill dapat mencakup luas tak terbatas dari sebuah pertarungan.
Kemungkinan selamat : 000,01%
Cooldown : 1 hari
Str +50 Int +70 Vit +40 Agi +30 ]
---
Liyura yang masih marah karena Evol tidak menunjukkan ekspresi apapun.
"Para Anggota Guild! pergi dari sini atau kalian akan menyesal!"
Liyura berteriak hingga seluruh yang bertarung terhenti. Chris yang ada di dekatnya tidak mengerti akan tetapi dia merasakan hawa pembunuh yang kental keluar dari tubuh Liyura.
Chris yang mengerti akan Liyura segera menuju ke arah Sky yang tidak jauh dari mereka dan menyuruhnya menghentikan serangan dan pergi Sejauh-jauhnya.
Sky pertamanya tidak mengerti tapi setelah di jelaskan dan dipikir ulang dia langsung mengangguk tanpa membantah lagi.
Sky mengomando Anggota Guild untuk mundur sejauh mungkin sampai tidak terlihat.
Mereka berlari sekuat tenaga hingga menyisakan Liyura yang berada di tengah lautan Goblin.
Liyura tersenyum sangat mengerikan akan tetapi wajahnya yang cantik masih tetap terlihat.
"DEATH CHAOS!!!"
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 118 Episodes
Comments
EL CASANDRA
whoah ngamuk nih baby jaguarnya terluka
2021-02-17
3
Sunshine
lanjut kak
2020-09-09
2