Saat Liyura tiba di tenda bersama Evol, dia langsung melihat semua anggota Guild sedang berbaris rapi dalam komando Sky dan Chris.
Liyura tidak mendengarkan kata-kata Sky untuk Anggota Guild dan memilih menunggu di belakang mereka.
Saat komando selesai, Sky membubarkan anggotanya hingga anggota itu lari menuju ke tempat tujuan mereka yaitu Beast Montain.
Liyura yang melihatnya akhirnya juga ikut dengan Sky dan Chris dari belakang bersama Evol yang ada di pelukan lengannya.
Liyura dan yang lainnya berjalan kaki tanpa menggunakan alat trasportasi apapun. Mereka berjalan di teriknya panas tanpa kenal lelah.
Akhirnya saat hampir sampai, sekelompok Goblin datang membawa pasukan dengan jumlah yang lumayan banyak dari arah berlawanan.
"Bisakah kami lewat? Kami ingin pergi ke Beast Montain."
Kata Sky dengan mencoba bernegoisasi pada sekumpulan Goblin itu agar dapat menghindari pertempuran yang tidak perlu.
"Manusia sepertimu berani memerintah kami? Kau harus mati!"
Kata salah satu Goblin yang ada di sebelah kanan dari Goblin pemimpin. Sky yang mendengarnya, ekspresinya menjadi buruk, dia tidak mau anggotanya yang sebagian adalah NPC sampai terbunuh karena serangan ini sebelum mencapai tempat tujuan mereka yaitu Beast Montain.
Salah satu Goblin akhirnya memerintahkan seluruh pasukannya untuk menyerang Sky dan Anggota Guild.
Para Goblin yang diperintahkan tanpa menunggu lama akhirnya menyerbu anggota Guild Black Knight. Sedangkan Liyura yang ada di barisan belakang merasa ada yang aneh karena anggota Guild tiba-tiba berhenti padahal dia tidak melihat gunung apapun yaitu Beast Montain.
Liyura menanyakan ke salah satu anggota Guild yang ada di depannya membuat salah satu anggota itu menceritakan pertarungan antara Sky dan yang lainnya yang ada di barisan depan sedang bertarung melawan sekumpulan Goblin.
Liyura mengernyit dan akhirnya memilih untuk menerobos barisan untuk sampai ke barisan depan yang bertarung.
Dan ketika Liyura akhirnya menemukan celah dari rombongan yang memberikannya lewat dia melihat sekeliling dan terkejut.
Pemandangan yang disaksikan matanya seakan nyata padahal hanya sebuah dunia yang dibuat System.
Liyura melihat peetarungan telah pecah, semuanya bercampur menjadi padu antara lawan yang bertarung dengan lawannya. Bau anyir darah tercium sangat pekat akan tetapi Liyura mengusahakan agar dia tidak muntah.
Liyura akhirnya melihat salah satu goblin yang telah menebas anggota Guild dengan sangat profesional. Goblin itu melihat Liyura yang menatap pertarungan dan menjilati lidahnya.
Goblin itu langsung berlari ke arah Liyura dengan tatapan nafsu, Liyura yang melihatnya langsung menarik pedang Excalibur nya dan segera menebas Goblin itu tanpa ampun seperti yang dilakukannya pada salah satu anggota Guild tadi.
"Kalian sangat menjijikkan, kalian hanya bertarung untuk memuaskan hasrat kalian bukan seperti kami yang selalu bertarung untuk melindungi orang yang kami sayangi, aku tidak akan percaya jika inipun ada di Real World kalian bisa berubah. Memang makhluk seperti kalian tidak pantas diciptakan!!"
Liyura berseru keras hingga seluruh yang bertempur mendengarnya. Liyura ingin menangis jika memang dia ada di Real World dan bukannya di dunia CO ini.
Liyura dengan tangan gemetar dan mengeratkan pegangan pada pedang. Dia memandang sekeliling membuat hatinya serasa hancur.
Pemandangan yang sangat mengerikan. Kata itu adalah yang paling sesuai. Jalan yang dilewati mereka telah penuh dengan darah segar hingga mengotori jalan. Banyak teriakan orang kesakitan dan putus asa sedangkan Liyura tak satupun mendengar teriakan dari para Goblin yang bertarung.
Jika kalian ingin tau apa itu perang sesungguhnya, kalian lebih baik pasti memilih menjadi seorang pengecut daripada harus mengikuti takdir di jalan penuh dosa. Dan selalu menebas siapapun yang menghalangi dengan takdir dibunuh atau menjadi pembunuh.
Liyura menggigit bibirnya, dia tidak sanggup melihat dan mendengar dengan situasi di sekelilingnya. Jika waktu dapat diputar dia pasti memilih untuk tetap ada di barisan paling belakang karena tidak kuat dengan semua pemandangan mengerikan di depannya.
Liyuea selalu memegang teguh prinsip kakeknya, dia selalu mengatakan dan mengamalkannnya dalam segala hal seperti sekarang.
Liyura menjadi teringat dengan saat terakhirnya sebelum dia masuk ke dalam permainan "Neraka" ini.
(Flashback On)
**Saat itu, Liliana latihan dengan seorang pria yang sudah di usia senjanya dengan latihan pedang.
Lagi-lagi Liliana mengayunkan pedang kayunya sekuat tenaga untuk mengalahkan kakeknya itu. Liliana akhirnya mundur saat sudah bertukar serangan hampir 2 menit dan masih seimbang bahkan pada akhirnya dia terpojok.
"Lily, sudahi saja latihan ini dulu kau pasti lelah, kan?"
"Tidak kek, aku harus bisa mengalahkan kakek agar aku menjadi yang terkuat di keluarga ini."
Kakek itu tersenyum dan mengelus kepala Liliana sayang.
"Lily, coba kakek ingin bertanya, apa yang harus kau lakukan dalam sebuah perang? Jika memang negara ini diserang, apa yang akan kau lakukan, nak?"
"Tentu saja aku akan melawan mereka agar aku bisa melindungi keluargaku apapun yang terjadi. Lagian kenapa kakek bertanya?"
"Tidak apa-apa mungkin ini dapat membantumu jika hal itu benar-benar terjadi."
"Lalu seharusnya apa yang harus aku lakukan kek jika sedang berperang?"
"Hmm.. Jika kakek pasti akan terlebih dahulu mementingkan teman-teman maupun keluarga kakek meskipun harus gugur dalam perang. Asalkan bisa melindungi apa yang ingin kita lindungi, matipun pasti akan tersenyum. Dan Lily, jika dalam berperang, kau tidak boleh menganggap enteng musuh meskipun tidak terlalu mencolok atu menonjol dari yang lain. Kau tidak boleh meremehkan siapapun dalam berperang."
"Memang mungkin lebih baik kita berdamai saja tapi manusia tetaplah manusia, mereka pasti akan terus melakukan kesalahan yang sama berulang-ulang jika tidak diperingati. Jika kau ada di dalam sebuah peperangan, kau harus siap mati sebagai petarung dan sebagai pelindung dari orang yang ingin kau lindungi."
"Dan ingatlah juga, jika dalam perang negoisasi tidak akan berlaku lagi. Kecuali jika perang tersebut dihentikan. Pokoknya intinya kau tidak boleh menebas musuh sembarangan dalam perang. Itu kecuali jika ada yang menyerangmu dan sesuatu yang ingin kau lindungi kau harus berjuang mempertahankannya sampai akhir hayatmu."
"Jawaban dari pertanyaanmu tadi adalah kau harus menentukan pilihanmu sendiri apakah kau ingin bertarung atau tidak demi apa yang kau lindungi atau memilih menjadi seorang pengecut."
"Jika kau memilih untuk berperang, kau harus siap menanggung dosa di jalan yang dipenuhi darah dan penyesalan orang yang kau bunuh. Kakek sarankan jika kau terlanjur membunuh orang, apalagi ras kita sendiri, bertobatlah. Mungkin tuhan akan mengampunimu."
"Jika kau memilih menjadi pengecut dan orang yang meninggalkan peetarungan, kau harus janji untuk mengahapus teknik-teknik yang diberikan oleh kakek. Karena ilmu bela diri bukanlah untuk meilindungi orang yang pengecut dengan cara kau harus melupakan jati dirimu."
"Ingatlah Liliana, dalam perang, kau melindungi kawanmu dan menghabisi yang pantas dibunuh saja. Karena orang yang pantas dibunuh tidak bisa diberikan kesempatan ke-2."
Liliana mendengarkan ceramahan kakeknya dan akhirnya mengangguk dengan mantap**.
(Flashback Off)
Liyura tersenyum dan menyeringai, dia akhirnya menentukan pilihannya. Liyura melihat Evol yang ada di lengannya segera dibangunkan membuat Jaquin kecil itu membuka mata dan terkejut dengan pemandangan di hadapannya.
"Evol, terbanglah dan analisa musuh, jika ada yang butuh pertolongan, kau bisa membantunya tapi tidak boleh sendiri jika kau tidak mampu, panggilah aku dengan aumanmu dan terbanglah menjauh dari para Goblin!"
Evol terlihat mengangguk dan melebarkan sayapnya dan mengepakkannya menuju udara yang tinggi.
Liyura menarik pedang Excaliburnya dan menebas Goblin yang menyerang Anggota Guild tanpa ampun dan sangat cepat.
Liyura menggunakan berbagai macam Skill dan akhirnya dia memenagkan setiap pertarungan. Notifikasi Layar Virtual pun muncul.
--
[ Anda mendapatkan Title "Goblin Slayer" Karena membunuh kawanan Goblin dengan cepat.
Dapat meningkatkan Damage pada lawan ber Ras Goblin hingga menimbulkan Damage 20% dan mengurangi HP musuh lawan ber Ras Goblin sebanyak -50 per tebasan + Dengan Damage yang dimiliki Skill pengguna -50.
Str +20 Agi +15]
--
Liyura tersenyum dan menebas Goblin lebih banyak dan satu serangannya saja sudah membunuh 3 Goblin sekaligus hingga dia menjadi pusat perhatian lawannya.
Salah satu Goblin yang mencolok diantara yang lainnya yang masih berdiri diantara peperangan dengan kedua pengawal pribadinya di sebelah kanan maupun kiri.
Goblin itu melihat ke arah bertarung Liyura yang unik karena menggabungkan skill berpedang dan teknik tangan kosongnya (beladiri).
Goblin itu memerintah salah satu pengawal pribadinya untuk menyerang gadis yang paling banyak mengalahkan pasukannya diantara manusia lain.
Goblin yang menerima perintah dari tuannya, langsung melihat ke arah gadis yang sangat cantik dan cara beetarungnya yang lumayan unik karena mampu menebas 3 Goblin sekaligus dan secepat cahaya.
Goblin itu membungkuk hormat pada tuannya dan segera menarik sebuah pedang panjang dari selongsong yang ada di pinggangnya.
Goblin itu berjalan tanpa takut ke arah Liyura dan membuat serangan kejutan.
"Aku yang akan mengalahkanmu, Gadis kecil. Bersiaplah untuk mati."
***
**Jika ada Typo / penulisan kata yang salah mohon beritau Author agar di perbaiki.
Dukungan kalian para Readers sangat berharga bagi Author Amatir yang baru saja menjadi penulis.
Jangan lupa tinggalkan jejak jika kalian membaca novel CO dengan memberikan Like, Vote dan coment yang berhubungan dengan cerita, dan jangan lupa juga beri rating 5 pada novel ini.
Author mohon jangan jadi silent reader bagi yang membaca novel ini, untuk dukungannya, Author sangat berterima kasih pada kalian. Dan yah bagi yang gak ngerti tentang suatu istilah dapat bertanya pada Author yang akan selalu aktif di Mangatoon / Noveltoon**.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 118 Episodes
Comments
EL CASANDRA
pemain MMORPG atau RPG pasti ngerti
2021-02-17
1
EL CASANDRA
🤣🤣pelajarilah istilah dari game online asek2
2021-02-17
2