Saat di perjalanan menuju keluar dari dari hutan, Liyura dan kedua orang lainnya selalu waspada pada sekitar. Chris dan Sky berjalan tertatih karena Liyura melihat mereka memiliki luka yang serius akibat pertarungan tadi.
Meskipun terlihat baik-baik saja, namun luka yang di alaminya sendiri juga cukup serius tapi mungkin tidak separah yang dialami Chris dan Sky.
Liyura menatap ke depan lagi dan melihat siluet bayangan di depannya. Dia menyipitkan matanya agar dia bisa melihat bayangan itu. Liyura menganggap banyangan itu hanyalah semak-semak yang menyerupai Magic Animal di hutan ini.
Liyura berjalan di depan dan mengawasi sekitar. Tidak lama, Liyura mendengar suara geraman yang sangat menakutkan. Dia melihat siluet bayangan tadi menjadi berjalan di hadapannya. Siluet bayangan itu semakin dekat dengan arah Liyura membuatnya segera menarik pedang Excalibur dari sarungnya.
Saat cahaya menarik bayangan itu dari celah-celah pohon, Liyura membelalak melihat seekor Singa yang memiliki sepasang sayap di punggungnya. Dia menatap Liyura marah karena sudah melewati wilayahnya.
Mungkin karena tadi dia tidak sengaja melewati perbatasan antara wilayah Serigala dan Singa itu. Singa itu mengaum membuat hutan bergetar.
--
[ Guard Lion / Lv. 40
Tipe : Agresif
HP : 5000
MP : 5000
Skil : - Lion Roar Lv. 10
Auman singa yang dapat menggetarkan hutan dan membuat lawan ketakutan hanya dengan aumannya. Mengurangi HP lawan -20 setiap mengeluarkan auman.
- Fire Ball Lv. 10
Dapat mengeluarkan bola api dari mulutnya dengan Damage 40 setiap terkena bola api. Mengurangi HP musuh sebanyak -50 ketika terkena bola api ]
--
Liyura serasa ingin berteriak dengan semua kesialan yang menimpanya. Dia kali ini dapat merasakan firasat aneh jika dia dapat mengalahkan Singa itu.
Liyura melihat ke belakang, ke arah Chris dan Sky yang sudah tidak mampu bertarung ketika melihat HP mereka sudah lebih dari dibawah 40 poin.
Dia menghela nafas dan kembali melihat Singa di depannya, dia serasa ingin menangis jika saja dia tidak punya kemampuan beladiri. Dia menarik nafas dalam-dalam dan menghembuskannya.
Liyura menyiapkan kuda-kudanya dan menunggu serangan Singa itu. Singa yang melihat Liyura siap menerima serangannya, segera menerjang dengan suara auman yang lebih kuat dari pada lolongan serigala yang di hadapinya tadi.
Liyura menutup telinganya dan berusaha untuk tidak terseret mundur akibat gelombang auman yang menabraknya. Liyura berusaha membuka mata agar dia dapat mengatisipasi serangan Singa.
Dan benar saja, ketika dia membuka mata, Singa itu langsung melemparkan bola api yang seukuran bola kecil ke arah Liyura membuat Liyura tak bisa menghindar dan akhirnya menahannya dengan pedang Excaliburnya.
Pedang Liyura berhasil mengkis bola api yang di lemparkan oleh Singa itu. Singa yang melihat serangannya berhasil di tangkis menjadi marah dan menggeram keras.
Liyura bersiap menerima serangan lain dari Singa terbang di depannya dan menajamkan semua indra yang dimilikinya, Singa terbang melancarkan serangan bola api kembali akan tetapi kali ini seukuran kepala. Liyura membulatkan mata dan berusaha mencari cara untuk menghindari bola api yang pastinya dapat menghancurkan sekitarnya.
Dan lagi dia juga harus melindungi Chris dan Sky yang terluka parah di belakangnya. Liyura menggigit bibirnya dan memutar otaknya.
Saat berpikir, Singa terbang sudah melemparkan bola api itu ke arahnya. Liyura ingin menghindarinya tapi jika dia menghindar, maka Chris dan Sky yang akan menjadi sasaran berikutnya.
"Gold Wave!"
Liyura berteriak mengucapkan Skill dan segera menebas pedangnya ke udara hingga beberapa gelombang muncul dan segera bertabrakan dengan bola api.
Liyura membuat gelombang yang sama sebanyak-banyaknya untuk menghalau Bola api yang terlempar ke arahnya.
Lama-kelamaan, usahanya berhasil sehingga api itu mengecil dan menghilang digantikan gelombang pedang Liyura yang mengarah pada Singa terbang dengan kecepatan yang sama dengan bola api yang dilempar.
Singa terbang yang merasa seranganmya akan berhasil, malah terkejut dengan serangan balasan lawan hingga gelombang pedang milik Liyura menghantam tubuhnya hingga dia terpental beberapa meter.
Liyura menghembuskan nafas ketika serangannya berhasil mengenai Singa terbang meskipun hanya mengurangi 10 poin HP nya saja.
Liyura sekarang tidak berbasa-basi lagi, dia langsung menyiapkan kembali kuda-kuda terbaiknya dan melesat ke arah singa terbang dengan kecepatan tinggi.
"Light Movement!"
Liyura meneriakkan nama Skill hingga tubuhnya menjadi bayang-bayang yang sulit dilihat oleh pandangan mata.
Singa terbang yang merasa terancam dengan serangan Liyura segera waspada, dia menoleh ke segala arah untuk melihat serangan yang di lancarkan gadis itu.
Liyura juga tidak ingin terus bermain-main dengan Singa terbang membuat dia menyerang dari depan dan menebas dengan kecepatan hantu nya hingga dirinya menembus ke belakang Singa terbang.
Memang awalnya Singa terbang tidak merasakan terluka tapi beberapa saat kemudian dia kehilangan kesadaran dan tersadar jika gadis di depannya berhasil membunuhnya.
Tubuh Singa terbang terbelah menjadi dua dan ambruk ke tanah. Darah masih terus merembes dari tubuhnya hingga membasahi tanah yang kotor.
Liyura memandang mayat Singa itu dengan ekspresi datar, sebelum menjadi butiran cahaya dan meninggalkan setitik cahaya putih.
Liyura berjalan ke arahnya dan menyentuh cahaya itu, Notifikasi layar virtual pun muncul.
--
[ Anda mendapatkan Skill Wings Angel
Wings Angel Lv. 1
Dapat menerbangkan pengguna Skill ke atas langit yang tinggi, sayap dapat berubah sesuai tingkatan Level Skill. Sayap dapat di jadikan alternatif untuk bertarung membuat lawan dalam pengaruh ilusi dan dapat menembakkan peluru bulu hingga mengurangi HP lawan -20 poin per peluru.
Cooldown : --
Int +30 Agi +15 ]
--
Liyura tersenyum melihat Skill yang akan sangat berguna baginya. Dia melihat ke arah Chris dan Sky yang menatapnya dengan pandangan kagum.
Liyura berjalan ke arah mereka dan membantunya untuk melanjutkan perjalanan untuk keluar dari hutan dan menuju tenda Guild.
Liyura memapah kedua pemuda itu untuk membantunya berjalan, dia memapah Chris dan Sky yang ada di samping kanan dan kirinya dan gadis itu memapah mereka di tengah.
"Ah, aku merasa malu ditolong oleh seorang gadis sepertimu, Liyura."
Kata Chris yang melihat ke arah Liyura. Liyura membalas tatapannya dengan ekspresi lelah, dia mulai merasakan firasat aneh lagi ketika sudah berhasil mengalahkan Singa terbang.
"Diamlah kau, Chris. Lagipula aku menolong kalian juga karena aku ditampung."
"Sejak kapan kau menjadi jutek seperti itu? Padahal saat pertama bertemu denganku kau selalu tersenyum hingga menampakkan gigimu."
Sky tertawa dengan perkataan Chris yang langka didengar. Dia tertawa geli pada pemuda disamping kanan Liyura dengan ekspresi yang lucu.
Chris yang melihat tatapan Sky memelototi ketua Guild itu. Liyura tersenyum melihat keduanya dan mengembungkan pipinya setelah mendengar perkataan Chris.
"Aku hanya bersikap seperti itu padamu!"
Liyura melihat Chris dengan tatapan yang terlihat marah karena ucapannya.
"Baiklah-baiklah. Aku salah, maafkan aku. Dan bagimana jika kita berteman?"
Perkataan Chris membuat Liyura tersenyum tipis. Dia melihat sebuah Notifikasi layar virtual di hadapannya.
--
[ Chris ingin berteman denganmu
Terima Ya / Tidak ]
--
Liyura menekan tombol biru dengan tulisan "Ya" Membuat Notifikasi lain muncul.
--
[ Anda berteman dengan Chris, Anda akan dapat berbagi pesan dan saling mengetahui lokasi masing-masing ]
--
Liyura tersenyum, dia menoleh ke arah Sky yang mungkin juga ingin berteman dengannya.
Chris juga sama, dia menatap ketuanya itu dan menampilkan Ekspresi jika dia harus berteman dengan Liyura.
Melihat tatapan ketiganya membuat Sky menghela nafas dan menatap Liyura.
"Sebelum aku berteman denganmu, maafkan sikapku karena aku mengangkatmu sebagai koki dan memperilakukanmu tidak baik."
"Ketua bicara apa? Aku senang menjadi koki karena dapat mengenang masa laluku. Aku juga mendapatkan Title serta Skill untuk dapat bertahan hidup dengan Skill memasak. Dan aku juga tidak pernah marah karena rasa kesalku padamu sudah hilang karena anggota Guild yang memujiku."
Dia menatap Liyura lekat-lekat dan tersenyum.
"Baiklah, kalau begitu bisakah kita berteman?"
Layar notifikasi tiba-tiba muncul dan Liyura langsung menerima permintaan Sky tanpa ragu. Mereka mulai berjalan menuju keluar hutan.
Di perjalanan, lagi-lagi ada yang menghadang jalannya dan kali ini adalah sesosok manusia tapi bukanlah salah satu anggota Guild dilihat dari penampilannya.
Sosok itu memakai Equip tempur berwarna hitam dan juga pedang yang berwarna serupa. wajahnya pucat seperti mayat dan ekspresinya datar seperti orang mati.
Mata hitam pekatnya menatap ke arah Liyura dan kedua temannya, sosok itu menatap Liyura lama.
"Kalian tidak boleh keluar dari hutan ini sebelum salah satu dari kalian mengalahkanku."
Liyura yang mendengarnya menghela nafas, dia memang benar jika firasatnya tidak mungkin salah. Liyura kembali merutuki kesialannya.
Masalahnya kali ini adalah kesialan tentang takdir hidup dan matinya jadi dia tidak akan menganggap sepele hal-hal yang terjadi dalam hidupnya.
Liyura melepaskan tangan yang membantu memapah Chris dan Sky. Mereka akhirnya duduk di tanah karena lemas.
Liyura maju untuk menghadapi sosok itu. Liyura meneliti penampilan lawannya kali ini. Dia yakin jika sosok lelaki di hadapannya adalah seorang Undead jika di lihat hanya ras itulah yang cocok menggambarkan laki-laki setengah baya di hadapannya.
Liyura menatap fokus dan mewaspadai lawannya. Undead itu mulai mengeratkan pegangan pada pedangnya dan mulai mengarahkan pedangnya menuju Liyura.
"Keluarkan semua kemampuanmu."
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 118 Episodes
Comments
Alice(*˘︶˘*).。.:*♡
luck -🤣🤣
2021-03-12
2
Gz'baker
Gak ada notifikasi level up, intinya ini cerita gk terlalu berhubungan ama sistem gamenya ya(cerita fantasi biasa) maksudku kurang menonjol sistem game nya
2021-03-01
3