Sebelum pagi hari tiba, Liyura telah terbangun dan menyadari HP yang berkurang kemarin untuk mentransfer ke Sky akhirnya pulih.
Liyura ingin beranjak untuk keluar akan tetapi dia masih tidak bisa melepaskan tangan Sky yang menggenggamnya. Mungkin karena ini masih pagi dan dia masih tidak bertenaga.
Liyura sekali lagi mencoba melepaskan tautan tamgannya hingga membuat Sky terbangun. Liyura yang menyadarinya segera menatap wajah tampan itu.
"Ada apa?"
"Hmm, bisa lepaskan tanganmu?"
Sky baru menyadarinya dan segera melepaskannya dengan cepat. Liyura hanya tersenyum jengkel dan beranjak dari tempat duduknya untuk keluar menyiapkan sarapan.
Liyura keluar dari celah baru dan melihat Lucia yang meringkuk tidur dengan selimut yang menutupi dirinya.
Liyura terbesat ide gila untuk menjahili gadis Elf itu. Dia segera membuka selimut yang dikenakan Lucia dengan tiba-tiba membuatnya kedinginan dan terbangun.
"Oh, Liyura, kembalikan selimutnya aku dingin!"
Lucia sesekali menguap lebar tanpa menutup mulutnya itu, Liyura yang melihatnya hanya tersenyum geli.
"Ikut aku cepat, kita harus membuat sarapan. Bantu aku membuat api."
"Ah, kau saja lah aku tidak mau, aku masih ngantuk. Lagipula ini masih belum pagi."
Liyura menjadi kesal dengan Lucia, " Heh, jadi kau tidak mau makan ya? Baiklah aku tidak akan memberikan jatah makanan untukmu!"
Mendengar itu, mata Lucia terbuka lebar sempurna, alasan kedua untuk mengikuti Chris dan Liyura adalah untuk makanan gratis dari gadis yang mengalahkan Kelabang hitam dan tentu saja gadis itu adalah Liyura karena makanannya dapat menambah poin statusnya sebanyak 10 poin.
Lucia sudah pernah mencoba makanan yang dibuat Liyura dan sangat memuji masakan gadis itu. Lucia juga akan ikut kemanapun yang Liyura mau karena dia di Real World adalah pecinta makanan.
Lucia segera bangun dan langsung melaksanakan tugas Liyura dengan semangat. Liyura terkekeh dengan tingkah laku Lucia. Dia juga sudah tau jika gadis Elf itu sangat mencintai masakannya.
Lucia langsung membuat api unggun dengan sihirnya setelah mengumpulkan ranting diluar goa. Setelah selesai, dia duduk di dekat Liyura yang sedang menyiapkan alat untuk memasak.
Liyura akhirnya memilih membuat sup karena pagi hari seperti ini pasti sangat nyaman jika memakan makanan yang hangat.
Liyura segera mengeluarkan daging terakhir dari hasil buruannya kemarin saat diperjalanan untuk semua anggota guild yang sekarang jumlahnya sedikit.
Dan mungkin total anggota yang selamat saat penyerangan Gobli hanya 20 an orang saja. Liyura sangat menyayangkan hal itu, andai saja jika mereka tidak bertemu Goblin pasti tidak akan jadi seperti ini.
Liyura juga sangat kesal saat para Goblin Jelek itu melukai Evol nya. Liyura sangat menantikan petualangannya kembali dengan Jaquin kecil kesayangannya itu.
Liyura tersenyum sambil memotong potongan daging kecil-kecil dan memasukkannnya ke dalam panci yang tergantung di atas api oleh kayu sebagai penopangnya.
Lucia yang nelihatnya hanya mengernyit melihat Liyura tersenyum tanpa alasan seperti orang yang tidak waras. Setelah Liyura memasukkan potongan daging itu ke dalam panci, dia segera mengeluarkan rempah-rempah alami dari System Room untuk penyedap rasa. Selain itu, dia juga tidak lupa untuk mengeluarkan berbagai macam sayuran yang didapatnya dari membeli pada System menggunakan Uang nya dan bukan dadunya.
Bisa dibilang Liyura sekarang menjadi orang kaya karena mendapatkan 2 Blue Dice yang setara dengan 1000 koin emas dan 1 Dice Silver.
Liyura memasukkan semuanya ke dalam panci setelah mengiris beberapa sayuran dan rempah yang dihaluskan, Liyura mengaduk halus agar rempah-rempah merata dengan sayuran dan Daging yang ada di dalamnya.
Liyura juga merasakan aroma yang sedap saat mencium masakannya itu. Sedangkan Lucia yang mencium aromanya, perutnya langsung berbunyi nyaring minta diisi.
Liyura terkekeh saat mendengar suara perut lapar Lucia, dia segera menyiapkan mangkuk dari System Room yang jumlahnya lumayan banyak dan mungkin pas dengan semua tuangan dari sup.
Liyura akhirnya kembali untuk mencicipi masakannya yang terasa sangat enak hingga dia juga merasa lapar. Liyura menggeleng dan menahannya.
Gadis itu segera menuangkan sup ke mangkuk satu persatu dengan bantuan Lucia yang mulai turun tangan. Mereka sekitar 1 jam bolak-balik menuangkan dan meletakkan mangkuk yang terisi hingga sangat banyak.
Lucia yang lapar akhirnya memilih mengambil salah satu mangkuk dan langsung memakannya dengan lahap. Lucia memakannya dengan cepat membuat Liyura menggelengkan kepala.
Liyura meningglkan Lucia sendirian untuk membangunkan para anggota guild untuk sarapan. Saat Liyura tiba di dalam Goa, dia melihat kesemuanya telah terbangun dan sedang bersiap-siap.
"Sarapan telah siap, kalian bisa keluar dan mengambil makanan masing-masing tanpa berebutan."
Setelah mengatakan itu, semua anggota guild berterima kasih dan segera keluar, kecuali Chris.
"Chris, keluarlah, bukankah kau harus sarapan?"
"Hmm, baiklah. Dan bagaimana dengan Sky? Jika dia belum pulih aku serahkan dia padamu. "
Chris tersenyum ketika mengingat kejadian tadi malam dan langsung bergegas keuar untuk bergabung dengan yang lain.
Liyura hanya menatap Chris dengan bingung dan masuk ke salah satu celah ruangan dalam goa untuk melihat keadaan Sky.
Saat Liyura masuk, dia melihat Sky masih terbaring tidur, mungkin dia tertidur kembali setelah kejadian tadi.
Liyura menghampiri tempat Sky terbaring dan hendak menyuruhnya untuk bangun. Tapi ketika dia ingin menyentuh tubuh pemuda itu, Sky membuka matanya.
"Kau sudah bangun?"
Sky mengerjapkan matanya dan melihat Liyura, dia hanya mengangguk.
"Apa kau sudah merasa baik?"
"Sudah, tapi aku masih lemas untuk bangun Aku masih tidak merasa bertenaga."
"Baiklah, aku akan membawa sarapanmu ke sini."
Setelah Liyura mengatakannya dia segera pergi bergegas untuk mengambli semangkuk yang memang dipisahkan dari sarapan para anggota guild.
Liyura mengambil mangkuk itu dan bergegas kembali ke dalam Goa untuk menemui Sky. Para Anggota guild itu merasakan ada gejolak aneh diantara ketua dan gadis itu.
Liyura akhirnya sampai dan segera menyerahkan semangkuk penuh berisi sup yang masih hangat dan terasa enak.
Liyura duduk di atas batu yang ada di sebelah tempat Sky terbaring.
"Makanlah, Sky kau harus cepat pulih."
Sky hanya mengangguk dan segera menyuapkan sup ke dalam mulutnya dengan perlahan. Sky memang masih tidak bertenaga meskipun poin HP nya sudah terisi jadi dia memang sedikit kesulitan untuk makan tanpa bantuan orang lain.
Liyura menatapnya tidak tega dan akhirnya merebut mangkuk itu setelah Sky menyuapkan sesuap sup ke dalam mulutnya.
Liyura juga merebut sendok yang ada di tangan Sky dan memmbantunya untuk makan.
"Kapan kau kenyang jika kau makan dengan perlahan seperti itu? Aku akan membantumu."
"Tidak usah lagipula aku tau jika kau masih tidak sarapan juga. Kau sarapan saja dan jangan pedulikan aku."
Liyura tidak menjawab dan menyodorkan sesuap sup ke hadapan Sky.
"Makanlah, jangan pikirkan aku. Bukankah aku yang akan sakit dan bukan kau, jadi kau tidak usah khawatir."
Sky menatap Liyura dan akhirnya melahap suapan dari Liyura. Liyura tersenyum dan dengan telaten menyuapkan kembali sup ke dalam mulut Sky.
Sekitar beberapa menit akhirnya sup telah habis membuat Liyura semakin tersenyum lebar dan beranjak pergi.
Akan tetapi Sky segera menahan tangan gadis cantik itu membuat tangannya berhenti.
"Terima kasih. Aku menyesal tidak memperlakukanmu baik dari awal. Maafkan aku jika aku pernah menyinggungmu."
Liyura berbalik kembali ke arah Sky dan masih tersenyum,"Hmm, memangnya ketua pernah menyinggungku? Kapan? karena aku tidak ingat jadi jangan diungkit lagi. Bukankah kita teman, sudah seharusnya kita saling tolong menolong."
Liyura mengenggam tangan Sky dan melepaskannya hingga gadis itu melenggang pergi.
Sky hanya memandangi punggung Liyura yang semakin menjauh hingga menghilanh di belokan gua. Sky menyentuh dadanya dan merasakan suatu perasaan yang aneh yang seakan dia ingin terus bersama gadis yang meninggalkannya itu.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 118 Episodes
Comments
Alice(*˘︶˘*).。.:*♡
saya gk terima 😡
maunya liyura solo aja😌😌
biar bebas nyelesain misinya😌😌😌
2021-03-13
1
EL CASANDRA
tumbuh nih benih2 jagung😂😂
2021-02-17
10