”Lebih baik kalian bertiga mandi dulu,” perintah Evelyn pada tiga orang muda yang duduk di ruang tamu itu.
”Aku mandi di rumah aja tante,” sahut Celine yang tidak ingin merepotkan ibu dari sahabat nya itu.
”Mandi di sini aja sayang, kamu bisa pake baju nya Vio,” balas Evelyn.
”Iya mommy bener Cel, kita habis keluar rumah dalam waktu yang lama, jadi harus langsung mandi,” Viona menyetujui ucapan sang mommy.
”Oke deh!” sahut Celine dengan senyum manis dan suara lembut nya.
William yang mendengar jawaban gadis itu langsung bangkit dari duduk nya dan melangkah naik menuju kamar nya. Sepanjang jalan dia tersenyum senang karena gadis itu akan makan malam bersama dengan keluarga nya dan juga mandi di kediaman nya sore ini.
”Ayo kita ke kamar aku,” ajak Viona sambil tersenyum senang. Celine pun bangkit dari duduk nya.
”Kami masuk ke dalam dulu ya mom,” pamit Vio pada sang mommy.
”Permisi ya tante,” pamit Celine. “Iya sayang,” jawab Evelyn dengan senyum tulus nya.
Kedua nya pun masuk ke dalam kamar Viona. Celine heran dengan sahabat nya, karena sejak tadi gadis itu terkekeh kecil seperti orang gila.
”Kamu kenapa deh Vi?” tanya Celine yang heran dengan tingkah sahabat nya yang satu itu.
”Gapapa, ada orang yang kelakuan nya aneh aja.” jawab Viona. ”Kamu mau pilih baju nya sendiri atau aku aja yang pilihin?” tanya Viona.
”Kamu aja yang pilih Vi,” Viona pun menganggukkan kepala nya dan mengambil setelan baju untuk Celine.
”Kamu duluan deh! Aku bentar lagi, mau liat-liat referensi dulu,” ucap Viona sambil memberikan setelan baju yang akan di pakai oleh Celine.
”Oke.” Celine langsung masuk ke kamar mandi yang ada di dalam kamar sahabat nya itu.
Setelah selesai mandi, Celine keluar dari kamar mandi dan Viona langsung masuk untuk segera membersihkan badan nya. celine merasa tidak enak dan melangkah keluar kamar untuk membantu pelayan yang sedang menyiapkan makan malam untuk mereka nanti.
”Kamu mau kemana?” tanya William yang juga keluar dari kamar nya dengan keadaan yangsudah wangi karena sudah selesai mandi.
”A-aku mau ke dapur kak,” Celine terkejut dengan keberadaan William.
”Mau ngapain? Minum?” tanya William.
“Nggak kak, mau bantu-bantu aja.” jawab Celine.
”Ohh,” balas William.
”Permisi kak,” ucap Celine sambil menundukkan kepala nya. Gadis itu pun menuruni tangga dan menuju ke dapur.
”Loh non Celine sama tuan muda kenapa ke dapur?” tanya bi Ina. Celine pun menoleh dan kaget karena ternyata William juga mengikuti nya ke dapur.
”Ada yang bisa aku bantu, bi?” tanya Celine.
”Gak usah non, biar kami aja yang urus. Non sama tuan muda nonton aja di ruang tamu,” bi Ina memberikan saran kepada dua muda-mudi itu.
”Iya lebih baik kita ke ruang tamu aja, lagian juga bibi tidak butuh bantuan kamu, iya kan bi?” William memastikan pernyataannya.
”Iya tuan muda,” jawab bi Ina sambil mengulum senyum nya.
”Tuh dengar kan! Ayo ke ruang tamu aja,” ujar William yang mengajak Celine untuk duduk di ruang tamu.
Celine pun menganggukkan kepala nya, dalam hati dia menyesal karena pergi ke dapur. Harus nya dia diam saja di dalam kamar Viona, dengan begitu dirinya tidak akan berada dalam suasana canggung seperti ini. bagaimana tidak canggung, pasal nya saat ini Celine dan William sudah duduk di sofa ruang tamu dimana tuan muda Willow
menyalakan televisi.
”Kamu itu tamu di rumah ini Celine,” tiba-tiba William mengatakan hal tersebut.
“Maaf kak,” lirih Celine.
“Kamu tidak perlu meminta maaf pada kamu. Bukan nya aku marah, tapi aku tidak mau kamu terus-terusan merasa tidak enak saat berada di dalam rumah ku.” ucap William yang merasa kesal dengan sikap tidak enakan miliki gadis itu.
Celine yang mendengar penjelasan dari William pun segera menoleh ke arah pria tampan itu dan tersenyum dengan tulus. Gadis itu mengira jika dirinya dianggap tidak sopan karena ingin membantu pekerjaan di dapur rumah pria tampan tersebut.
”Iya kak,” balas gadis berusia 22 tahun itu dengan wajah tersenyum.
William yang melihat senyum gadis itu langsung menggeram karena merasa gemas. Pria itu kini tampak mengepalkan tangan nya dengan sangat erat. ’Jangan tersenyum seperti itu Celine, kamu sangat cantik saat ini,’ geram William di dalam hati nya.
”Ayo ke ruang makan sekarang Cel, Will,” ucap Evelyn pada dua muda mudi yang saat ini terlihat saling bertatapan satu sama lain di ruang tamu itu. Sementara Viona, gadis itu kini sudah duduk di kursi ruang makan. Gadis itu memang sengaja tidak menyusul Celine dan kakak nya, entah kenapa dia melakukan itu.
”I-iya tante,” ucap Celine yang kaget dengan suara panggilan dari Evelyn. Celine pun langsung buru-buru melangkah ke ruang makan dan sempat bersalaman dengan Sean.
Mereka pun menikmati makan malam sambil di selingi cerita-cerita dari Viona dan Celine. Sementara dengan William, pria tampan itu hanya menyimak saja berbeda dengan mommy dan daddy nya yang sesekali menyahuti ucapan dua gadis tersebut.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 157 Episodes
Comments