Di rumah nya, Viona hanya duduk menyandar di kasur nya sambil menonton drama korea dengan cemilan di tangannya. Gadis cantik itu benar-benar menghabiskan waktu nya di dalam kamar saja sejak sarapan pagi tadi.
”Vio!” panggil Evelyn dari luar kamar putri nya itu.
Viona pun membuka pintu kamar nya dan menongolkan kepala nya, ”Kenapa mom?” tanya gadis itu.
”Ayo ikut mommy makan siang di luar,” ajak wanita paruh baya itu pada anak bungsu nya tersebut.
”Males ah mom,” Viona membalas ucapan mama nya itu.
”Mommy tunggu 10 menit, segera turun ke bawah dan ikut mommy makan di luar. Tidak ada penolakan!” perintah Evelyn langsung saja di patuhi oleh Viona walau dengan bersungut-sungut. Gadis itu memang tidak pernah menolak perintah mommy nya itu.
Setelah selesai bersiap-siap di kamar nya, Viona langsung turun menuju ke mommy nya. Dua wanita beda usia itu pun berangkat menuju restoran yang ingin di kunjungi oleh Evelyn.
”Kenapa mommy mau
makan di luar sih?” tanya gadis itu dengan wajah yang di tekuk.
”Mau aja, emang kenapa?” Evelyn membalas ucapan sang anak tidak kalah jutek. ”Lagian kamu tuh masih muda, jadi jangan cuma diem di dalam kamar aja.” lanjut wanita paruh baya itu.
”Iya mom, tapi kan aku tuh capek banget kemarin.” ujar Viona.
”Ah baru segitu aja udah capek kamu.” balas Evelyn dengan wajah meremehkan putri nya itu. Mendengar balasan sang mommy, Viona hanya bisa menghela napas saja. Dia memang tidak bisa menang jika berdebat dengan mommy nya itu.
Sebenarnya Viona memang tidak capek sekali. Hanya saja dia ingin waktu istirahat di dalam kamar nya. tiduran Sambil menonton drama korea dan menikmati cemilan nya. Itu semua karena dia akan menghadapi proses skripsi yang akan di hadapi nya.
Setelah sampai di sebuah restoran mewah, Evelyn dan Viona masuk ke dalam restoran tersebut. Namun kedua nya terkejut karena dua pria yang mereka kenal juga berada di restoran itu.
”Loh itu daddy dan kak Willi kan?” ucap Viona.
”Iya itu daddy dan William. Tapi mereka bareng siapa ya?” Evelyn bertanya pada putri nya.
”Ayo kita samperin aja mom.” ajak Viona pada sang mommy.
Kedua nya melangkah menuju meja yang di tempati oleh Sean dan juga William itu. ”Daddy, kak Willi.” sapa Viona.
”Loh mommy dan Vio juga ke sini?” seru Sean yang terkejut dengan kedatangan kedua nya.
”Loh Celine!” Viona berucap dengan suara riang nya itu.
”Vio!” gumam Celine yang juga terkejut dengan kedatangan sahabat nya itu.
”Lah ini Celine anak kamu ya, Rin.” ujar Evelyn pada wanita paruh baya yang ada di depan nya yang tak lain Karina mama dari Celine.
”Iya Eve, gak nyangka kita bisa ketem di sini. Barengan lagi, hahaha.” ucap Karina sambil tertawa karena kebetulan yang terjadi hari ini antara keluarga kecil nya dan keluarga kecil sahabat nya tersebut.
Ya, Karina dan Evelyn dulu merupakan sahbat saat mereka duduk di bangku SMA. Sementara Xavier dan Sean, bersahabat sejak mereka duduk di bangku perkuliahan. Xavier, Sean, dan Karina dulu satu jurusan yaitu jurusan manajemen bisnis. Sementara Evelyn berada di jurusan fashion design. Namun mereka sama-sama sibuk dengan
pekerjaan masing-masing, sehingga kurang ada waktu untuk bertemu.
”Gimana kabar kamu Rin?” Evelyn memeluk sahabat nya itu.
”Baik Eve, kamu sendiri gimana kabar nya?” Karina membalas pelukan sang sahabat.
”Baik juga, kita makan siang bersama aja kalau begitu.” Evelyn memeberikan ide nya itu.
”Ide bagus itu mom,” sahut Sean yang sangat setuju dengan ide sang istri.
Mereka pun memesan ruangan khusus untuk makan bersama antar dua keluarga. Setelah nya mereka memesan menu yang tersedia di restoran tersebut.
”Sukses ya bisnis kamu, Rin.” puji ibu dari dua anak itu.
”Puji Tuhan Eve. Kamu juga sukses ya butik nya.” mama dari Celine itu juga memuji bisnis dari sahabat nya itu.
”Syukur nya begitu, Rin.” Evelyn dengan percaya diri mengakui kesuksesan nya itu.
”Ish! Mommy terlalu percaya diri banget deh jadi orang.” Celetuk Viona. ”Kaya tante Karin dong mom, tidak sombong.” lanjut Viona.
”Hahaha, memang kenyataan nya begitu nak Vio. Mommy mu memang memiliki butik yang sukses kok!” Karina terkekeh dengan celetukan putri dari sahabat nya itu. Ucapan sang mama di setujui oleh Celine yang menganggukkan kepala nya.
”Tuh denger!” sahut Evelyn meledek putri nya. Viona memutar mata nya karena ledekkan sang mommy.
Celine yang melihat interaksi kedua nya tersenyum dengan lebar. Menurut nya interaksi sahabat nya dengan tante Eve benar-benar lucu. Membuat suasana jadi menyenangkan.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 157 Episodes
Comments