Pagi ini Celine sudah rapih karena akan pergi ke perpustakaan nasional. Meski bisa membeli buku-buku melalui online, gadis cantik itu tetap ingin pergi ke perpustakaan untuk belajar di sana. Suasana hening memang perpustakaan tempat nya.
”Wah! Udah cantik aja nih anak mama,” ucap Karina pada sang putri.
”Hehehe iya dong ma. Oh iya! Aku kaya nya pulang sore hari ini ma,” beritahu Celine pada kedua orangtua nya yang saat ini masih menikmati sarapan di atas meja makan.
”Iya sayang gapapa. Mama hari ini mau ke restoran juga,” ucap Karina pada sang putri. Sementara Xavier, pria paruh baya itu memang sudah mengetahui bahwa sang istri akan pergi ke restoran lagi.
”Okey ma,” Celine menyahut dengan senyum manis.
Keluarga kecil itu pun menikmati sarapan mereka dengan tenang setelah perbincangan singkat tersebut. setelah itu semua nya berangkat menggunakan kendaraan masing-masing. Karina juga menggunakan mobil nya karena sang suami akan rapat dengan klien nya di jam 3 nanti, jadi wanita paruh baya itu tidak bisa ikut naik mobil suami nya itu.
Setelah menempuh perjalanan hampir 1 jam, akhir nya Celine sampai di perpustakaan nasional. Selanjutnya gadis itu langsung menuju lantai 12 untuk mencari buku-buku yang akan dijadikan referensi skripsi nya.
Celine pun menghabiskan waktu nya di perpustakaan, saat jam makan siang, gadis itu pergi membeli makanan. Setelah makan siang sebentar, Celine kembali ke perpustakaan dan kembali belajar serta menyusun bab 1 skripsi nya.
***
Di dalam kantor nya, terlihat William baru saja menyelesaikan rapat yang diadakan di kantor nya. pria itu sedang menunggu makan siang nya di antar oleh sang asisten yang tak lain Roy. William terlihat sedang merenung seolah memikirkan sesuatu hal yang berat hingga tiba-tiba saja pintu ruangan nya di ketuk oleh orang dari luar.
Tok tok tok
”Dad,” ucap William langsung bangkit dari kursi kerja nya dan menghampiri sang daddy yang melangkah masuk ke dalam ruangan nya itu.
”Ada yang mau daddy bicarakan dengan kamu,” ucap Sean pada anak sulung nya tersebut.
William pun mengambil ponsel nya dan meminta Roy untuk tidak masuk ke ruangan nya sebelum dirinya yang meminta untuk masuk. Setela memberi pesan kepada asisten nya, tuan muda keluarga Willow itu menatap sang daddy.
”Silahkan dad,” sahut William.
”Apa kamu menyukai Celine?” tanya pria paruh baya itu dengan raut wajah yang serius.
William menganggukkan kepala nya mengakui bahwa dirinya menyukai gadis mungil itu. ”Iya dad,” ucap William dengan tegas dan yakin pada sang daddy.
”Kalau begitu kejar dia Will,” seru Sean. ”Tapi ingat! Jangan pernah menyakiti Celine, karena Celine sudah daddy anggap seperti putri daddy sendiri dan jangan terburu-buru. Pelan-pelan saja.” Sean memberi peringatan pada putra nya. William yang mendengar ucapan sang daddy langsung mengembangkan senyum nya dengan lebar.
”Iya dad, tapi aku takut Celine jadi canggung karena omongan saat makan malam kemarin,” William mengakui kekhawatiran nya pada daddy nya itu.
”Wajar kalau canggung Will, yang penting kamu beneran suka dan mau serius sama Celine. Usaha aja dulu,” ucap Sean yang terus memberi dukungan.
”Oke dad, thanks udah mau dengar kekhawatiran ku,” William berterimakasih pada pria paruh baya yang merupakan daddy nya.
Sean pun menganggukkan kepala nya, ”Daddy kembali ke ruangan dulu,” ucap pria paruh baya itu, lalu Sean langsung keluar dari ruangan sang putra dan menuju ke ruangan nya untuk kembali melanjutkan pekerjaan nya.
Roy yang melihat tuan besar nya sudah keluar dari ruangan tuan muda pun langsung mengetuk pintu ruangan William untuk mengantarkan makan siang untuk tuan muda nya.
Tok tok tok
”Masuk!” sahut William dari dalam ruangan nya.
”Tuan muda ini makan siang untuk anda,” ucap Roy.
”Terimakasih Roy, kamu juga sebaiknya makan siang,” William memberikan saran.
”Baik tuan muda, kalau begitu saya permisi,” pamit Roy lalu pria itu membungkukan kepala nya dan keluar dari ruangan tuan muda nya. Pria muda itu pun memakan di kantin kantor yang memang tersedia untuk para karyawan di kantor. Di dalam ruangan nya, William juga menikmati makan siang nya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 157 Episodes
Comments