Chapter 15

...Kalau cape jadi orang jahat, kamu bisa jadi orang gila....

...>Zella<...

.......

...✨✨✨...

Kamar bernuansa klasik yang menjadi saksi bisu betapa hancurnya kehidupan seorang Zella, tiada hari tanpa rasa benci yang hampir menguasai jiwa dan raganya.

Akal sehat yang dia miliki perlahan mulai hilang, kehidupan yang dia impikan berjalan dengan bahagia justru menjadikan luka terbesar yang dia miliki. Batin Zella sangat ringkih, tidak ada tempat baginya untuk mengadu bahkan dia tak punya rumah yang bisa mengerti dirinya.

BRAAK.

PYAAR.

Tiba-tiba Zella meraih pigura, dan melempar pigura tersebut yang berisi foto pernikahannya dengan Elzion ke arah balkon kamarnya hingga pecah, dia mengambil semua foto Elzion yang terpajang di lemari kaca.

Dia membawa semua foto itu ke arah balkon, dia mengambil tong sampah dan mulai melepas foto tersebut satu persatu dari piguranya. Zella merobek-robek foto pernikahannya hingga menjadi kepingan kecil-kecil, perasaannya sangat tak karuan dia ingin berteriak sekencang mungkin melampiaskan amarah yang sejak tadi meluap-luap.

"Brengsek! Bajingan! Aarrghh sialan!"

Zella merapalkan kata-kata mutiara untuk Elzion, di mulai dari dia mengabsen seluruh penghuni kebun binatang hingga semua bentuk sampah dia lontarkan untuk suaminya.

"Gue nggak nyangka lo bisa bodoh bahkan nyerempet tolol kaya gini, Al!"

Zella tengah menyalahkan pemilik tubuh yang dia tempati, Zella tak habis pikir mengapa Allyshon bisa menyukai Elzion sampai dia rela mengorbankan perasaannya sendiri.

"Bangsat! Kenapa gue harus masuk ke sini sih? Gue nggak mau jadi orang sinting mendadak," gerutu Zella.

Dia melempar foto yang sudah dia robek ke dalam tong sampah lalu menyalakan korek api, "Gue bakal mulai dari sini, Al! Gue yang akan mengakhiri hubungan lo dengan Zion,"

Dia menyalakan satu foto yang tersisa, lalu memasukannya ke dalam tong sampah hingga api menyebar membakar semua foto yang ada di dalam tong tersebut.

Zella kembali masuk ke dalam kamar, dia membuka laci nakas lalu mengambil rokok kesayangannya. Kepulan asap mulai keluar saat Zella menyesap rokok tersebut, hari ini sangat berat baginya semenjak dia berada di tubuh Allyshon tidak ada hari tenang untuk dia menikmati waktunya sendiri, hingga sesaat kemudian dia teringat sesuatu.

"Aneh, bukannya Zion udah tau hubungan gue sama Ziven? Tapi kenapa tadi respon dia kaya gitu?"

Zella merasa ada kejanggalan yang terbentang di depannya, sebuah puzzle yang mengharuskan dia memecahkannya sendiri, sebab dari ingatan yang di berikan Allyshon Zion sudah tau bahkan saat hubungannya dengan Ziven baru menginjak satu bulan.

"Apa mungkin alurnya berubah? Atau ini yang di sebut butterfly effect gara-gara gue masuk ke sini?"

Berbagai pertanyaan merayap di kepala mungilnya, Zella penasaran alasan apa yang membuatnya menggantikan jiwa Zella dan mengapa penderitaan Zella begitu banyak.

"Mental lo di hajar habis-habisan, pantes aja lo nyerah Al," gumam Zella menatap hampa ke arah balkon kamarnya yang terbuka.

Zella teringat dengan kotak pemberian Ziven yang belum dia buka, Zella kembali membuka laci nomor dua di samping ranjangnya.

Dia mengambil kotak tersebut dan mulai membukanya. Begitu kotak itu terbuka sempurna, terlihat sebuah kalung yang memiliki liontin bergambar kupu-kupu.

"Cantik banget, tau aja kalo gue suka yang imut-imut," cerocos Zella ceria.

Dia mengamati kalung itu cukup lama, sebelum akhirnya menutup kembali kotak itu dan menyimpannya kembali.

...***...

Di sisi lain, seorang pria dan wanita paruh baya sedang menemani putri mereka yang baru saja mendapat perawatan dari dokter.

Nampak wajah putri mereka babak belur, mereka begitu syok begitu mendapat kabar bahwa putri mereka masuk ke rumah sakit.

"Sayang, sebenarnya apa yang terjadi dengan wajah cantikmu itu?" tanya perempuan paruh baya bernama Mariska Halley.

"Benar, Sha, siapa yang berani membuatmu seperti itu?" imbuh sang ayah bernama Marco Halley.

Mereka berdua merupakan kedua orang tua Sasha, pemilik perusahaan besar sekaligus raja di dunia bisnis. Hampir semua bisnis berhasil mereka kuasai, bahkan kekayaan mereka terbilang sangat luar biasa dan itulah yang membuat Sasha besar kepala dan sombong.

Sasha menoleh ke arah ayahnya, dia merubah raut wajahnya menjadi memelas. Hal itu membuat kedua orang tuanya merasa sangat gemas.

"Pah, aku boleh minta sesuatu sama Papah?" ujar Sasha setelah sekian lama diam.

Marco mengangguk senang, "Tentu saja, apa yang kamu inginkan hm?"

"Aku ingin Papah membereskan seseorang, kalau perlu bunuh dia sekalian! Papah bisa, kan?"

Sontak Marco terkejut, permintaan putrinya sangat menakutkan. Namun demi melihat Sasha bahagia, dengan senang hati Marco menyanggupinya.

"Ya, Papah akan melakukannya. Siapa orang yang harus Papah singkirkan, Sayang?"

"Dia putri keluarga Allyshon, Papah kenal keluarga mereka, kan?" sahut Sasha.

Marco kembali mengangguk, "Mereka rekan kerja Papah, tapi bukannya putri mereka sedang berada di negara lain?"

"Hah, maksud Papah?"

"Ya, putri mereka sudah menjadi model papan atas saat ini, bahkan kamu juga mengoleksi majalahnya, Sha."

Kedua pupil mata Sasha melebar, dia baru mengetahui fakta tersebut. Bahkan dia tidak tau kalau keluarga Allyshon memiliki dua putri.

"Apa Papah yakin?"

"Tentu saja, putri mereka cuma satu jika kamu meminta Papah menyingkirkan putri keluarga Allyshon, berarti orang yang kamu maksud itu Silla Allyshon, kan?"

Sasha menggeleng brutal, dia kembali berkata, "Bukan, Pah! orang yang aku maksud itu masih kuliah di kampus Lucifer."

Kedua alis Marco naik, dia bingung orang yang di maksud Sasha itu siapa.

"Sha, mungkin kamu salah orang bisa jadi dia bukan dari keluarga Allyshon," imbuh sang ibu.

"Nggak mungkin, Mah, aku yakin dia berasal dari keluarga Allyshon!" tegas Sasha.

"Siapa nama anak itu, Sha?" ujar Marco penasaran.

"Namanya.... Zella Allyshon, Pah!"

Degh.

'Zella?' batin Marco dan Mariska bersamaan.

Mariska menoleh ke arah suaminya, Marco yang sadar jika istrinya mengajak berbicara empat mata sontak mengangguk singkat.

Marco kembali menatap ke arah Sasha, dia mengelus lembut pucuk kepala putrinya.

"Sayang, Papah selidiki dulu siapa itu Zella yah, kamu bisa nunggu, kan? Setelah informasi itu benar kalo dia putri Allyshon, maka Papah pasti akan menyingkirkan dia secepatnya untuk kamu." Ujar Marco.

"Baik, Pah." Sahut Sasha riang.

Senyum tipis terbit di wajah kedua orang paruh baya itu, namun kedua netra mereka justru nampak sangat gelisah.

...***...

Apartemen mewah bernuansa modern, menjadi tempat pelarian Elzion saat ini. Dia merebahkan kepalanya di atas ranjang, pikirannya berpacu pada kejadian tadi dimana dia melihat kekecewaan teramat besar di wajahnya.

"Kenapa aku jadi begini? Bahkan aku tidak bisa menahan emosiku padanya," gumam Zion.

Hingga di saat dia meratapi masalah yang menimpa rumah tangganya, dering ponsel dari saku celananya membuat dia terlonjak kaget.

Dengan malas Zion mengambil ponselnya lalu melihat nama yang tertera di ponsel tersebut, seketika raut wajahnya berubah panik setelah melihat pesan yang di kirim oleh Kennan.

Zion buru-buru berdiri dari ranjang, lalu membalas pesan dari Kennan. setelahnya dia meraih jaket yang ada di kursi samping ranjang, tak lupa mengambil kunci mobilnya dan bergegas pergi meninggalkan apartemen tersebut.

Dia membuang jauh-jauh perasaan yang baru saja dia ratapi, Zion tak ingin memikirkan tentang rumah tangganya karena saat ini ada hal yang lebih penting dari pada memikirkan Zella.

Terpopuler

Comments

Îen

Îen

dah lahhhh....yg paling bener emang cerai dr zion si zella

2024-05-17

8

Yuni Alyssa

Yuni Alyssa

dih zella jg udah ga mau ama u zion ... pede amat lu ... untuk zella ayo hajar semuanya jangan sisain satu pun 🤣🤣🤣 ...

2024-05-08

0

Hasna 💙

Hasna 💙

lanjut lg kk author , double up lah ☺

2024-05-08

1

lihat semua
Episodes
1 Chapter 1
2 Chapter 2
3 Chapter 3
4 Chapter 4
5 Chapter 5
6 Chapter 6
7 Chapter 7
8 Chapter 8
9 Chapter 9
10 Chapter 10
11 Chapter 11
12 Chapter 12
13 Chapter 13
14 Chapter 14
15 Chapter 15
16 Chapter 16
17 Chapter 17
18 Chapter 18
19 Chapter 19
20 Chapter 20
21 Chapter 21
22 Chapter 22
23 Chapter 23
24 Chapter 24
25 Chapter 25
26 Chapter 26
27 Chapter 27
28 Chapter 28
29 Chapter 29
30 Chapter 30
31 Chapter 31
32 Chapter 32
33 Chapter 33
34 Chapter 34
35 Chapter 35
36 Chapter 36
37 Chapter 37
38 Chapter 38
39 Chapter 39
40 Chapter 40
41 Chapter 41
42 Chapter 42
43 Chapter 43
44 Chapter 44
45 Chapter 45
46 Chapter 46
47 Chapter 47
48 Chapter 48
49 Chapter 49
50 Chapter 50
51 Chapter 51
52 Chapter 52
53 Chapter 53
54 Chapter 54
55 Chapter 55
56 Chapter 56
57 Chapter 57
58 Chapter 58
59 Chapter 59
60 Chapter 60
61 Chapter 61
62 Chapter 62
63 Chapter 63
64 Chapter 64
65 Chapter 65
66 Chapter 66
67 Chapter 67
68 Chapter 68
69 Chapter 69
70 Chapter 70
71 Chapter 71
72 Chapter 72
73 Chapter 73
74 Chapter 74
75 Chapter 75
76 Chapter 76
77 Chapter 77
78 Chapter 78
79 Chapter 79
80 Chapter 80
81 Chapter 81
82 Chapter 82: Main Story 1
83 Chapter 83: Main Story 2
84 Chapter 84: Tamat.
Episodes

Updated 84 Episodes

1
Chapter 1
2
Chapter 2
3
Chapter 3
4
Chapter 4
5
Chapter 5
6
Chapter 6
7
Chapter 7
8
Chapter 8
9
Chapter 9
10
Chapter 10
11
Chapter 11
12
Chapter 12
13
Chapter 13
14
Chapter 14
15
Chapter 15
16
Chapter 16
17
Chapter 17
18
Chapter 18
19
Chapter 19
20
Chapter 20
21
Chapter 21
22
Chapter 22
23
Chapter 23
24
Chapter 24
25
Chapter 25
26
Chapter 26
27
Chapter 27
28
Chapter 28
29
Chapter 29
30
Chapter 30
31
Chapter 31
32
Chapter 32
33
Chapter 33
34
Chapter 34
35
Chapter 35
36
Chapter 36
37
Chapter 37
38
Chapter 38
39
Chapter 39
40
Chapter 40
41
Chapter 41
42
Chapter 42
43
Chapter 43
44
Chapter 44
45
Chapter 45
46
Chapter 46
47
Chapter 47
48
Chapter 48
49
Chapter 49
50
Chapter 50
51
Chapter 51
52
Chapter 52
53
Chapter 53
54
Chapter 54
55
Chapter 55
56
Chapter 56
57
Chapter 57
58
Chapter 58
59
Chapter 59
60
Chapter 60
61
Chapter 61
62
Chapter 62
63
Chapter 63
64
Chapter 64
65
Chapter 65
66
Chapter 66
67
Chapter 67
68
Chapter 68
69
Chapter 69
70
Chapter 70
71
Chapter 71
72
Chapter 72
73
Chapter 73
74
Chapter 74
75
Chapter 75
76
Chapter 76
77
Chapter 77
78
Chapter 78
79
Chapter 79
80
Chapter 80
81
Chapter 81
82
Chapter 82: Main Story 1
83
Chapter 83: Main Story 2
84
Chapter 84: Tamat.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!