Ardi melajukan mobilnya dan segera menuju rumah Nadya. Ia sangat yakin kalau Nadya pasti akan kembali ke rumahnya lagi
"Jangan harap kamu bisa lolos dari aku, Nadya!" ucap Ardi dengan tersenyum sinis
Tak butuh waktu lama untuk sampai ke rumah Nadya dan Ardi segera turun dari mobilnya
Tok
Tok
Tok
"Nadya! Buka pintunya!" Teriak Ardi
Ardi mencoba mengetuk pintu lagi dan tidak ada jawaban dari Nadya
"Baiklah aku akan mendobrak pintu ini"
Ardi mengancang-ancang kakinya yang siap untuk mendobrak pintu rumah Nadya
"TUNGGU!!" Teriak Tika yang merupakan sahabat Nadya
"Siapa anda? Kenapa mau mendobrak pintu rumah Nadya?! Atau jangan-jangan kamu yang menculik Nadya?"
Ardi langsung masuk kedalam mobilnya sambil sesekali memadang wajah Tika
Dan segera Ardi melajukan mobilnya menuju rumah sakit
Sesampainya di rumah sakit, Ardi langsung mengganti pakaiannya dengan pakaian dinasnya
Tok
Tok
Tok
"Silahkan masuk" ucap Ardi
Perawat langsung masuk setelah mendapatkan ijin dari Ardi. Dan ia meletakkan surat pengunduran diri Devan
"Apa ini?" Tanya Ardi
"Ini surat pengunduran diri Dokter Devan" jawab Perawat itu
BRAKKK!!
Ardi langsung membuka dan membaca surat pengunduran diri Devan
"Apa ini ada hubungannya dengan menghilangnya Nadya? Tapi rasanya tidak mungkin kalau Nadya pergi dengan Devan" gumam Ardi yang yakin kalau Nadya tidak akan pergi jauh
Ardi meminta perawat untuk keluar dan saat akan menutup pintu tiba-tiba Linda langsung masuk ke ruangan Ardi
"Selamat pagi Dokter Ardi" sapa Linda dengan suara manja
Ardi langsung memandang wajah Linda yang sedang duduk di depannya
"Ada apa kamu kemari?" Tanya Ardi yang tidak begitu suka melihat kedatangan Linda
"Apakah aku boleh bekerja disini? Oh iya dimana istrimu?"
Ardi melirik ke arah Linda yang tiba-tiba menayakan Nadya
"Maaf untuk saat ini belum ada lowongan dan silahkan keluar dari ruanganku!"
Mendengar Ardi yang mengusirnya, Linda langsung keluar dengan wajah yang sangat kesal
"Aku pastikan kamu akan menjadi milikku" batin Linda
Ardi langsung mengambil ponselnya dan meminta Aska untuk segera kembali ke Indonesia karena ada pekerjaan yang harus ia lakukan
Di tempat lain dimana Devan baru saja tiba dan membawa Nadya ke rumah sakit
"Dokter Devan, bagaimana kabar anda? Dan siapa dia?" Tanya Dokter Jack yang juga teman Devan
"Kabarku baik dan dia calon istriku" jawab Devan
Devan. Memberitahukan kepada Jack kalau Nadya baru saja mengalami kecelakaan
Jack langsung memeriksa keadaan Nadya yang masih belum sadarkan diri
"Dia harus rawat inap karena kondisinya sangat lemas"
Devan menyetujui permintaan Dokter Jack, karena Devan tidak mau jika kondisi Nadya dan anaknya semakin parah
Jack juga memberitahukan kepada Devan kalau saat ini dirumah sakit sedang membutuhkan dokter spesialis anak
"Baiklah aku akan bekerja disini sekalian aku menjaga calon istriku"
Devan meminta Jack untuk menjaga Nadya sebentar karena dirinya akan pulang ke apartemen dan sekalian akan membelikan pakaian Nadya
"Jangan khawatir, aku akan menjaganya"
Tanpa banyak kata, Devan langsung bergegas ke apartemennya
Sesampainya di apartemen, Devan langsung mandi dan segera berangkat lagi ke rumah sakit
Setelah selesai semuanya, Devan langsung berangkat ke rumah sakit
"Apa dia sudah sadar?" Tanya Devan
Dokter Jack menggelengkan kepalanya dan meminta Devan untuk bersabar
"Aku keluar dulu, nanti panggil aku kalau calon istrimu sudah sadar" ucap Dokter Jack
Devan duduk disamping Nadya sambil membelai pipinya
Sejak pertama kali bertemu dengan Nadya, Devan sudah mulai ada rasa dengan Nadya
"Mulai sekarang aku yang akan menjagamu, sayang" ucap Devan sambil mencium tangan Nadya
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 141 Episodes
Comments
merry jen
nkmtinn pmyeslnn mu ardii ,,
2024-05-07
0