Devan kembali ke ruang UGD dan bertanya kepada Dokter Kerry tentang kondisi Nadya
"Alhamdulillah kamu membawanya tepat waktu dan anak yang ia kandung masih bisa diselamatkan" ucap Dokter Kerry
"D-dia hamil?" Tanya Devan yang terkejut ketika mendengar perkataan Dokter Kerry
Devan tidak percaya dengan apa yang dilakukan oleh Ardi. Bagaimana bisa seorang suami melakukan hal itu kepada istrinya yang sedang hamil
Setelah memeriksa kondisi Nadya, Dokter Kerry kembali ke ruangannya
Devan memandang wajah Nadya yang masih belum sadarkan diri
"Kenapa wajah kamu mirip dengan mantan istriku yang telah lama meninggal?" ucap Devan sambil menatap wajah Nadya
Tak berapa lama Nadya membuka matanya dan melihat ada Devan yang duduk di sampingnya
"D-dokter Devan..." ucap Nadya lirih
"Hey, mana yang sakit? Kepala? Perut?" Tanya Devyan
Nadya menggelengkan kepalanya dan kalau saat ini dirinya baik-baik saja
Nadya mencoba untuk duduk bersandar dan Devan langsung membantu Nadya untuk bersandar
"Terima kasih, dokter"
"LEPASKAN TANGANMU DARI TUBUH ISTRIKU!!" Teriak Ardi yang langsung berteriak saat ia masuk ke ruang UGD
Mendengar teriakkan Ardi, Devan langsung melindungi tubuh Nadya
"T-tuan..." Nadya langsung menutup matanya karena takut kalau Ardi akan menyerang dirinya
Ardi langsung menarik kerah baju sampai tubuh Devan akan terjatuh
"Dan kamu, ayo pulang!" Ardi langsung melepas selang infus yang masih ada di tangan Nadya
"Dokter Ardi! Apa yang anda lakukan? Istri anda..."
Ardi meminta Devan untuk diam dan tidak mencampuri urusannya
Ardi langsung menarik paksa Nadya untuk ikut dengannya
"Masuk!" Ardi mendorong tubuh Nadya untuk masuk kedalam mobil yang ia pesan lewat aplikasi
Sopir mulai melajukan mobilnya menuju rumah Ardi. Didalam mobil mereka berdua saling diam dan tidak bicara apapun
Ardi juga masih memegang erat tangan Nadya dengan wajah yang masih emosi
"T-tuan tolong lepaskan tanganku" pinta Nadya yang merasakan kesakitan
Beberapa menit kemudian mereka berdua telah sampai di rumah
"T-tuan...."
Setelah mengunci pintu rumah, Ardi kembali menarik tangan Nadya dan membawanya ke dalam gudang.
"T-tuan jangan bawa saya kesana! Saya mohon. Tuan boleh menghukum saya tapi jangan bawa saya ke gudang" pinta Nadya dengan memohon
Ardi menghentikan langkahnya dan menoleh ke arah Nadya
"Yakin kamu hukuman yang lain?" Tanya Ardi
Nadya merasakan kakinya gemetar saat melihat wajah Ardi
"Iya T-tuan"
Ardi membalikkan arah langkah kakinya dan membawa Nadya ke kamarnya
Sesampainya di dalam kamar, Ardi meminta Nadya untuk membuka pakaiannya
Nadya langsung menolak mentah-mentah saat Ardi memintanya seperti itu
"Bukankah kamu sendiri yang meminta hukuman lain?" Tanya Ardi yang berjalan perlahan-lahan menuju Nadya
Melihat Ardi yang mendekat, Nadya langsung menutup matanya
Ardi langsung menyobek pakaian yang dikenakan oleh Nadya
"T-tuan tolong jangan lakukan itu!"
Ardi tidak menghiraukan Nadya yang memohon dan ia tetap saja menyobek pakaian Nadya sampai terbuka semua
"BUKA MATAMU!" bentak Ardi
Nadya membuka matanya perlahan lahan dan ia melihat Ardi yang ada dihadapannya sambil membawa ikat pinggangnya
"T-tuan...."
Ardi langsung melayangkan sabetannya ke tubuh Nadya
CETARR!!
"T-tuan tolong hentikan"
"Bukankah kamu yang meminta hukuman lain?"
CETAR!!
Nadya menutup perutnya dengan kedua tangannya agar tidak terkena sabetan Ardi
Hampir 30 kali Ardi melayangkan sabetannya ke arah tubuh Nadya sampai akhirnya Nadya jatuh pingsan di atas lantai
"Wanita sepertimu memang pantas mendapatkannya!" seringai Ardi yang menakutkan
Dan seperti biasa Ardi langsung meninggalkan Nadya begitu saja tanpa menoleh sedikitpun
Ardi mengambil sebotol minuman k**s dan ia langsung menuju ke ruang khusus yang ada di lantai atas
"Nadya! Sampai kapanpun aku akan menyiksamu dan anak yang kamu kandung" Ucap Ardi sambil menuangkan minumannya ke dalam gelas
Ardi langsung menenggak minuman itu sampai habis dan ia mulai mabuk
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 141 Episodes
Comments
Venny Merliana
kejam si Ardi,ga usah di maafkan Nadya si Ardi berbuat kejam sma kmu
2024-08-02
0
merry jen
30 x cmbuknn sakitt bukn mainn ,,kshh bgtt LG Hamill mshh lemahh ardii bukn dokter tp ibliss ,,gk bs nyelmtinn paseinn y dia MRSA berslhhh tp istrii dikurung ddlmm mobill hmpirr meregang nyawa gk pdliii bgtuu jg di cambuk td tp gk merasa bersalah ,,kpnn Nadya bs kburr trss klo UD kburr jgnn mau jdi istrii ardii lgg ,,
2024-05-03
1