Ardi yang tidak mendengar tangisan Nadya akhirnya ia memutuskan untuk mendobrak pintu kamar hotel
BRAKKKKK!!
Ardi melihat Hakim yang akan melakukan ritual olahraga dimana Nadya sedang tidak sadarkan diri
Bugh
Bugh
"Ardi! Apa yang kamu lakukan? Bukankah kamu yang sudah menjualnya kepadaku?"
Ardi mengambil ponselnya dan langsung mentransfer uang ke rekening Hakim
"Aku kembalikan uangmu!"
Setelah selesai mentransfer, Ardi langsung membopong tubuh Nadya dan segera membawanya pulang
Nadya membuka matanya saat melihat Ardi yang ada dihadapannya
Plaaakkk
Mendapatkan tamparan yang keras dari Nadya, Ardi langsung mencekik leher Nadya
"A-apa yang sebenarnya Tuan inginkan?"
"B-bukankah kamu senang menjajakan tu**!!" bentak Ardi
"A-apa yang Tuan katakan? T-tolong aku tidak bisa bernafas"
Ardi yang emosi langsung melepaskan tangannya dari leher Nadya. Dan setelah itu Ardi langsung melepaskan pakaiannya
"T-tolong lepaskan aku! Aku akan melakukan apa pun asal Tuan jangan melakukan itu"
Ardi langsung mencium bibir Nadya dan menarik kedua tangan Nadya. Setelah itu Ardi meletakkannya di atas kepala Nadya
Ardi yang gelap mata langsung bermain di buah Nadya
Nadya terus saja menangis karena meskipun ia berontak, Ardi tetap saja tidak menghiraukannya
"Ya Allah, tolong jaga kandungan hamba" batin Nadya dengan air mata yang mengalir
Ardi langsung memasukkan si mungil dan itu membuat Nadya berteriak kesakitan
Ardi terus bergerak menikmati olahraga bersama tanpa merasa bersalah kepada Nadya
Gerakan Ardi semakin cepat hingga beberapa saat kemudian. Ardi mengeluarkan cairan miliknya ke dalam mahkota Nadya
Nadya hanya bisa menangis saat melihat wajah suaminya yang penuh dengan kebencian
Setelah puas melakukan hal itu, Ardi mengambil kunci mobilnya dan segera pergi dari rumahnya
Melihat Ardi yang telah pergi, Nadya melangkahkan kakinya menuju ke kamarnya
"AARGGGHHH!! Aku berjanji akan membuatmu jatuh cinta kepadaku!" ucap Nadya yang sudah sangat benci dengan suaminya
Nadya melangkahkan kakinya menuju kamar mandi dan disana ia membersihkan tubuhnya yang banyak noda merah yang diberikan oleh Ardi
Hampir 1 jam, Nadya berada di dalam kamar mandi dan setelah itu ia langsung ke dapur untuk membuat susu
Nadya sudah tidak perduli jika Ardi akan datang dan membentaknya kembali
"Ayo sayangnya Mama minum susu dulu" ucap Nadya yang menikmati susu coklat dengan hati yang masih jengkel dengan perlakuan suaminya
Nadya langsung mengunci pintu rumah dan tidak memperdulikan Ardi yang akan pulang ke rumah atau tidak
Di tempat lain dimana Ardi setelah selesai melakukan perbuatannya, ia memutuskan untuk pergi ke sebuah klub malam
Dan seperti biasa, Ardi menikmati alunan musik sambil menikmati minuman keras
"Nadya, aku sangat membencimu!" rancau Ardi yang sudah mulai mabuk
Dari kejauhan ada sosok wanita yang sangat mengenal Ardi dan Ia langsung menghampirinya
"Ardi, apa yang kamu lakukan disini?" Tanya Linda yang merupakan salah satu teman Ardi waktu kuliah. Dan Linda pernah punya rasa cinta terhadap Ardi
"S-sukma..."
Nadya langsung tidak sadarkan diri di pelukan Linda
"Kenapa kamu jadi seperti ini? Apa yang terjadi pada kamu?"
Linda memapah tubuh Ardi yang pingsan dan segera mengantarnya pulang
Tok
Tok
Tok
Nadya yang akan tidur langsung bangkit dan segera membuka pintu
Nadya sangat terkejut ketika melihat ada wanita cantik yang sedang memapah tubuh suaminya
"Hai, apakah benar ini rumah Ardi?"
"Iya Mbak, maaf biar saya saja.." ucap Nadya yang langsung memappah tubuh Ardi dan segera membawanya ke kamar
Setelah menaruh Ardi dikamarnya, Nadya keluar untuk menemui Linda
"Terima kasih mbak sudah mengantarkan suami saya "
"S-suami?" Tanya Linda yang seperti tidak percaya kalau Nadya adalah istri dari Ardi
Nadya menceritakan semuanya kepada Linda dan Linda merasa kasihan kepada Nadya
"Aku sungguh tidak menyangka kalau Ardi akan berbuat seperti itu dan ini kartu namaku kamu simpan" Linda memberitahukan kepada Nadya agar memeriksakan kandungannya di tempat Linda bekerja
Linda meminta Nadya untuk bersabar karena Linda tahu sebenarnya Ardi bukan orang yang seperti itu
Nadya menganggukkan kepalanya dan berterima kasih kepada Linda karena sudah mau mendengarkan apa yang terjadi pada dirinya
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 141 Episodes
Comments