Ardi yang sudah rapi dan akan berangkat ke rumah sakit tidak melihat keberadaan Nadya
"Kemana dia?" Tanya Ardi kepada Bi Asih
"Nyonya masih ada di kamarnya, Saya tidak berani masuk " jawab Bi Asih
Ardi melangkahkan kakinya menuju ke kamarnya
"Dasar pemalas "
Ardi melepaskan sabuknya dan bersiap akan memberikan hukuman kepada Nadya
Brakk
Ardi menendang keras pintu kamarnya dan masuk
Cetar
Cetar
Seperti biasa Ardi langsung melayangkan sabetannya ke tubuh Nadya
"Bangun pemalas! Kamu disini untuk melayaniku!!" Bentak Ardi
Ardi merasa keheranan melihat Nadya yang hanya diam dan tidak menangis seperti biasanya
Ardi langsung membalikan tubuh Nadya dan saat itu juga Ardi membelalakkan matanya melihat Nadya yang telah me**t n*i nya
"APA YANG KAMU LAKUKAN!!" Teriak Ardi
Melihat dar*h yang keluar begitu banyak, dengan segera Ardi membopong tubuh Nadya dan membawanya lantai atas dimana ada ruangan khusus
Bi Asih menangis melihat apa yang dilakukan oleh Nadya
"Kami tidak boleh mati! Hanya aku yang memutuskan kehidupanmu!" Ucap Ardi
Sesampainya di lantai atas, Ardi langsung memasang selang infus dan segera menjahit luka yang ada di perg*langan tangan Nadya
Ardi memeriksa kembali kondisi Nadya dan ia mendengar suara detak jantungnya sudah mulai normal
Ardi mengirim pesan kepada perawat karena hari ini dia masih belum masuk
Setelah itu Ardi duduk disamping Nadya yang masih belum sadarkan diri
Tok
Tok
Tok
"Tuan, ini sarapan dan kopi pesanan anda" ucap Bi Asih
Ardi menyuruh Bi Asih untuk meletakkannya di atas meja kerjanya
"Apakah Nyonya baik-baik saja Tuan?" Tanya Bi Asih
Ardi hanya menganggukkan kepalanya dan setelah itu Bi Asih keluar dari ruangan itu
Di tempat lain dimana Risky dan Tika berada di sebuah cafe langganannya
"Apakah Nadya sudah menghubungimu?" Tanya Tika
"Belum, kemana dia? Apakah ia sudah melupakan kita?"
Tika langsung menyentil dahi Risky yang berbicara ngelantur
Tika yakin kalau Nadya tidak mungkinlah seperti itu
Mereka telah menjalin persahabatan hampir 7 tahun
Kemudian Risky meminta Tika untuk mengirimkan pesan ke email Nadya
"Apa kamu yakin kalau Nadya akan membuka email?"
Risky sangat yakin kalau Nadya pasti akan membuka emailnya
"Apa kita kerumahnya saja? Mungkin saja dia sakit?"
Risky langsung menarik tangan Tika dan segera dirinya melajukan mobilnya menuju rumah Nadya
15 menit kemudian mereka berdua telah sampai di rumah Nadya
Tika dan Risky sama-sama terkejut ketika melihat tas koper milik Nadya ada berada di tempat sampah
Tok
Tok
Tok!
"NADYA!! BUKA PINTUNYA!!" Teriak Risky
"Kemana Nadya? Apa ada seseorang yang menculiknya?" Tanya Tika
Risky mengajak Tika untuk melaporkan hilangnya Nadya ke kantor polisi
"Pak, saya mau melaporkan kalau teman saya hilang?"
Risky menunjukkan foto Nadya ke polisi yang ada di hadapannya
Polisi itu langsung mengenali foto itu dan ia memberitahukan kepada Risky dan Tika kalau akan membantu mencarinya
Aska telah memberikan uang agar tidak ada yang memberitahukan keberadaan Nadya saat ini
Malam harinya di rumah Ardi dimana Nadya membuka matanya dan melihat ruangan yang sangat asing
Nadya juga melihat tangannya sedang di infus
"A-aku ada dimana? Apakah disurga kalau sakit juga diinfus?" Ucap Nadya yang mengira dirinya sudah meninggal
"Apa kamu tidak tahu jika orang BD tidak akan masuk surga?!" Jawab Ardi dengan suara khasnya
Ardi berjalan mendekati Nadya dan Nadya langsung memejamkan matanya
"T-tolong jangan nodai aku lagi. Aku mohon"
Ardi menarik tangan Nadya dan memasang cairan infus yang telah habis
"Jangan berani-berani melakukan hal itu lagi atau aku akan ...." Ancam Ardi sambil memandang tubuh Nadya
Nadya langsung menutup tubuhnya dengan kedua tangannya
Dasar dokter me**m. Mengerikannya sekali
Ardi yang salah tingkah langsung keluar dan meminta Bi Asih untuk menyuapi Nadya
Jantung Ardi berdetak kencang saat melihat tubuh Nadya
"Aku tidak boleh jatuh cinta. Aku harus membalaskan dendamku" batin Ardi
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 141 Episodes
Comments
Suryani Yani
yg mana bnr nama bibinya asih or yani /Facepalm/
2024-09-05
1
Yuli a
entar kmu bkalan jatuh cinta ardi... bucin malahan...
2024-05-24
0