Setelah mengunci pintu mobil dan meninggalkan Nadya sendirian di dalam mobil. Ardi kembali ke dalam ruangannya
"Jangan bermain-main denganku Nadya! Apakah kamu tidak malu dengan anak yang kamu kandung?" gumam Ardi yang masih menyangka kalau anak yang dikandung Nadya adalah anak Aska
Tok
Tok
Tok
"Silahkan masuk" ucap Ardi
"Dokter, harap ke ruang ICU. Karena pasien kondisinya kritis"
Ardi yang mendengar perkataan perawat langsung berlari ke ruang ICU
Suami Tika yang menunggu kedatangan Ardi hanya bisa menangis di samping istrinya
Sesampainya di sana, Ardi langsung memeriksa kondisi Ika yang kritis
Ardi juga meminta suami Ika untuk pergi keluar dari ruang ICU
Ardi meminta perawat untuk melakukan kejut jantung pada Ika
Setelah menempelkan beberapa alat medis, Ardi langsung meminta Perawat untuk menyalakannya
1... 2....3......
1... 2..... 3....
Perawat memberitahukan kepada Ardi kalau pasien sudah meninggal dunia
Ardi mencoba kembali dengan cara memberikan CPR
"Dokter Ardi, pasien telah meninggal dunia" ucap perawat Rina
Tubuh Ardi langsung kemas ketika pasien yang telah ia rawat akhirnya meninggal dunia
Kemudian Ardi meminta perawat untuk mencatat tanggal kematian Ika
Ardi keluar dari rumah ICU dan menemui suami Ika
"Dokter bagaimana keadaan istri saya?" Tanya suami Ika
Ardi menghela nafasnya dan dengan berat hati akhirnya ia memberitahukan kalau Ika sudah meninggal
Suami Ika langsung menangis histeris dan ia menyalakan Ardi yang terlalu lama datangnya
Ardi juga menjelaskan bahwa dirinya sudah tepat waktu dan tadi ia juga sudah menyelamatkan Ika
"Dasar pembunuh!" Teriak suami Ika
Ardi merasakan hatinya sangat sakit sekali ketika suami Tika menyebut dirinya seorang pembunuh
Suami Ika langsung masuk ke dalam ruang ICU dan disana suara tangisannya langsung pecah
Di parkiran mobil
Sudah beberapa jam Ardi mengunci Nadya di dalam pintu
Di dalam mobil, Nadya merasakan kepalanya pusing dengan nafas yang tersengal-sengal
"T-tuan..." Nadya mencoba menggedor-gedor kaca jendela mobil
Berkali-kali Nadya menggedor-gedor pintu tetapi tidak ada yang mendengar nya
Nadya hanya bisa menangis dan pasrah dengan apa yang terjadi pada dirinya nanti
Nadya mencoba mengatur nafasnya dan sesekali ia mengelus perutnya
"Bertahanlah sayang, Mama akan mencoba mencari bantuan lagi"
Dengan tenaga terakhir yang ia miliki, Nadya mencoba menggedor-gedor jendela mobil
"Nadya! Tunggu sebentar" ucap Devan yang tiba-tiba sudah ada di depan jendela mobil
Devan mencari bantuan tetapi saat ini penjaga parkir sedang tidak ada di tempatnya
Akhirnya Devan mencari cara dan ia melihat ada besi panjang
"Mundurlah!" pinta Devan
Nadya mundur dan duduk di kursi pengemudi dan Devan langsung melayangkan pukulannya
PYARR!!!
Dengan sekali pukulan, kaca mobil berhasil ia pecahkan dan ia langsung membuka pintu mobil
"Nadya, ayo keluar" Devan menjulurkan tangannya yang meminta Nadya untuk memegangnya
Nadya langsung memegang tangan Devan dan Devan langsung menarik pelan tubuh Nadya
"T-terima....." Belum selesai melanjutkan ucapannya Nadya langsung jatuh pingsan
Devan langsung segera memeluk tubuh Nadya yang pingsan dan membawanya ke ruang UGD
"Maafkan aku yang datang terlambat" ucap Devan
Devan meminta dokter Kerry untuk memeriksa kondisi Nadya
"Aku titip Nadya sebentar" ucap Devan kepada dokter Kerry
Dokter Kerry menganggukkan kepalanya dan setelah itu Devan langsung berlari menuju ruangan Ardi
BRAKKKKK!!
Ardi yang sedang duduk langsung terkejut ketika Devan menendang pintu ruangannya
"Dokter Devan! Apa yang kamu lakukan?" ucap Ardi dengan nada yang lumayan tinggi
Bugh
Bugh
Bugh
Devan langsung melayangkan pukulannya ke arah wajah Ardi
"Bagaimana bisa kamu mengunci istrimu di dalam mobil!! Apakah kamu sudah tidak punya pikiran?!"
Devan yang emosi, mengambil dompetnya dan ia mengambil beberapa lembar uang merah
"Ini untuk ganti jendela mobil yang aku pecahkan!"
Setelah itu Devan keluar dari ruangan Ardi dan kembali menuju ke ruang UGD
Ardi memegang bibirnya yang mengeluarkan darah sambil berdecak kesal
"Nadya! Kenapa kamu selalu membuat hidupku menderita?!" ucap Ardi
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 141 Episodes
Comments
merry jen
dasarr lkii GK pyn otakk gilirnn gk bs slmtinn istri orgg mrsaa berslhhh giliriin bini sndrii dkurung merasa gk berslhhh ,,moga tuu Nadya kggrnnn klo ngkk pergii SM devann untuk semmtrr smpaii lhrn kn dh lhrr baruu tuhh balikk ke ardii ksh liat tu bayii y mirip bkpkeee ,,untg smmtrrq kyky lbhh bgsss devann nolonginn nadyaa dluuu dechhh
2024-05-02
2