Bab. 17. Rasa hangat.

Sore nya Elvano yang baru selesai pekerjaan nya memilih pulang, dan saat baru keluar ada Ambar yang memang bekerja sebagai model di perusahaan nya.

Perusahaan Elvano memang bergerak di bidang Fashion dan kosmetik yang membuat Ambar akhirnya menjadi modelnya.

Ambar selalu datang saat ada pemotretan, dan membuat mereka lumayan sering bertemu mengingat beberapa minggu lagi akan ada launching produk terbaru.

"Kak, aku numpang ya" ucap Ambar menghalangi jalan Elvano.

"Tidak. pakai taksi saja" balas Elvano dingin.

"Ayolah kak, tadi Mama dan papa juga minta kakak datang. mereka ingin bertemu" lanjut Ambar lagi.

Elvano langsung menatap dingin pada Ambar.

"Tidak bisa, aku akan menjemput istriku di salon" Elvano beralasan.

Dan bukan Ambar jika dia tidak nekat, Ambar tidak kehilangan ide dan memilih mengikuti Elvano sampai ke mobil.

Saat keduanya berjalan banyak pasang mata yang melihat ke arah mereka, dan itu adalah salah satu rencana Ambar untuk membuat orang-orang percaya jika dia calon nyonya Elvani Gilbert.

"Aduh kepala ku pusing" Ambar tiba-tiba memegang kepalanya.

Dan semenit setelah itu Ambar langsung ambruk, yang dimana saat itu juga beberapa karyawan langsung mengerumuninya termasuk Raka yang sigap memangku tubuh Ambar.

Ambar di masukkan ke dalam mobil Elvano, tapi saat akan masuk ke dalam mobil Elvano meminta Ambar di dudukan di jok depan.

"Sial, kenapa harus di depan. kak Vano juga nggak peka banget harusnya kan dia yang gendong bukan Raka" gerutu Ambar di dalam hatinya yang hanya bisa menggerutu.

Sedangkan Elvano dia bahkan tak khawatir, entah karena Elvano sudah tahu jika Ambar hanya pura-pura saja atau karena dia memang sudah hafal betul dengan sikap Ambar yang sangat suka cari perhatian.

Selama di dalam mobil nampak Raka yang mencoba membangunkan Ambar, di mulai dari mmberikan Ambar minyak angin agar Ambar cepat sadar.

"Tuan apakah perlu ke rumah sakit?" tanya Raka.

"Tidak perlu, cukup antarkan ke rumah nya saja" balas Elvano sambil melihat ponselnya.

"Baik tuan" Raka akhirnya memilih mengemudikan mobilnya ke arah rumah Ambar.

Dan saat sudah sampai Ambar masih mencoba untuk pura-pura pingsan, membuat Raka akhirnya kembali menggendong nya.

"Hey kamu, kenapa kamu gendong aku. cepat lepasin!" Ambar yang baru sadar pura-pura kaget.

Raka yang melihat Ambar sadar dan marah-marah akhirnya memilih menurunkan Ambar.

Lalu Ambar yang sudah berdiri itu pun melirik ke arah mobil dimana Elvano enggan turun dari mobilnya.

"Mama, ada kak Vano" teriak Ambar sengaja.

Dan tak lama kemudian Elsa mama nya Ambar keluar, dia nampak senang saat melihat mobil Elvano yang terparkir di halaman rumah nya.

"Ya ampun, tante senang sekali akhirnya tuan muda mau main ke rumah tante" ucap Elsa nampak senang.

Elvano yang teringat akan kebaikan Elsa akhirnya turun, dulu Elsa yang suka memasakkan bekal makanan untuk nya ke sekolah.

"Apa kabar tante?" Elvano sedikit tersenyum.

"Tante baik tuan muda, ayo masuk. tante ada masak makanan kesukaan tuan muda" balas Elsa dengan riang.

Elvano melirik Raka yang berdiri di dekatnya itu, lalu akhirnya memilih setuju untuk mampir.

Mereka masuk dan Ambar nampak senang karena berhasil membawa Elvano ke rumah nya meski hanya untuk makan saja.

****

Sedangkan di tempat lain nampak Alexa yang sedang mencari sang ayah di jalanan, Alexa juga menanyakan sang ayah pada orang-orang yang dia kenal tapi jawaban mereka sama yaitu tidak melihat ayah nya.

"Pak pernah lihat orang di foto ini?" tanya Alexa pada orang yang dia temui di pinggir jalan.

"Tidak" balas pria asing itu.

Dan hampir 99% jawaban mereka sama, membuat Alexa merasa lemas karena memikirkan keadaan sang ayah yang belum benar-benar pulih kondisinya tapi malah menghilang.

Karena lelah Alexa pun memilih mampir sebentar ke tempat makan, dia yang sudah banyak uang tak membuat nya jumawa dan melupakan makanan kesukaan nya.

Alexa nampak sedang memesan bakso, dan sambil menunggu dia memilih duduk sambil makan kerupuk.

"Bang bakso nya satu" ucap seorang wanita.

Wanita itu mengambil kerupuk, dan duduk di samping Alexa karena memang beberapa tempat duduk lain sudah hampir semuanya terisi.

"Suka kerupuk juga ya mbak" ucap Alexa menyapa.

Membuat wanita itu melirik ke arah Alexa dan tersenyum.

"Ehk iya, suka habisnya enak" balas wanita itu dengan senyum nya.

"Sama dong, aku juga suka makan kerupuk sambil nunggu pesanan bakso datang" Alexa berkata sambil makan kerupuknya.

"Oh ya, haha kok bisa samaan gitu ya" wanita itu tertawa merasa punya teman baru.

Hingga pesanan bakso keduanya datang bersamaan, dan Alexa langsung meracik bakso nya dengan sous sambal dan kecap.

Dan hal itu di lihat oleh wanita di samping Alexa yang sekali lagi dia melihat kesamaan dia dan Alexa.

"Nggak suka cuka juga?" tanya wanita itu.

"Iya, mbak. habisnya rasanya kalau tambah cuka jadi aneh" Balas Alexa menjawab cepat.

"Oh ya? kok bisa sama lagi sih" wanita itu kembali tertawa merasa lucu karena banyak kesamaan dia dan Alexa.

"Aneh ya, samaan terus" Alexa membalas dengan tawa nya.

Lalu mulai menyantap bakso nya, dan ya rasanya pas untuk membuat dia merasakan pedas manis yang nikmat.

Dan saat mereka sedang makan bakso tiba-tiba seorang dua siswa dan siswi SMP datang menghampiri keduanya.

"Mami lama" ucap siswi SMP itu.

"Iya, aku cape nunggu di mobil. katanya mau ke mall beli laptop baru" timpal Siswa SMP itu.

"Nah iya, aku juga mau belanja Mami" lanjut siswi SMP satunya lagi.

Alexa diam, dia cukup terkejut karena ternyata wanita di samping nya sudah punya anak SMP.

Padahal dia pikir wanita di samping nya itu adalah wanita 30 tahun yang baru memiliki anak balita, karena memang tidak terlihat tua.

"Sabar sayang, Mami makan dulu kalian di mobil dulu saja nanti mami selesai" balas wanita itu.

"Nggak mau ahk lama, kita nunggu aja iyakan kak" siswi SMP itu melirik siswa SMP.

"Nggak, aku nunggu di mobil" balas siswa SMP itu dan langsung pergi.

Kini tinggal siswi SMP itu yang sedang menunggu bersama Alexa dan wanita yang di panggil Mami itu.

"Itu nggak pedas kak?" tanya siswi SMP itu pada Alexa.

"Nggak, mau coba?" tawar Alexa.

Dan gadis SMP itu langsung menggeleng cepat.

"Nggak suka pedas" balasnya sambil melirik Mami nya.

"Del, tolong ambilin minuman buat Mami sama buat kakak cantik ini dong" pinta wanita itu.

Dan langsung di ambilkan oleh gadis yang bernama Adelia itu.

Alexa menerima nya dan tersenyum.

"Makasih cantik" kata Alexa.

"Sama-sama Kak" balas Adelia tersenyum.

Lalu melirik sang Mami yang masih makan dengan santainya itu.

"Mami cepetan" rengek Adelia.

"Bentar dulu ini enak" balas nya sambil menikmati potongan terakhir.

Dan setelah itu dia minum air dingin yang diambilkan putrinya barusan.

"Aku pikir mbak masih 30 tahunan, nggak nyangka sudah punya anak SMP" ucap Alexa bersuara.

"Bukan SMP aja tapi juga ada yang sudah 20 tahun, usia saya sudah 42 tahun" jelas wanita itu lagi.

Hah?

"Yang bener, nggak kelihatan loh mbak, kayak umur 30 tahunan sumpah" Alexa terlihat kaget.

"Kamu bisa saja, oh iya nama kamu siapa? saya Nuna panggil saja tante Nuna" ucap Wanita bernama Nuna itu memperkenalkan dirinya.

" Nama aku Al__" ucap Alexa terpotong.

"Mami cepet, nanti Kak Axelle marah" ajak Adelia malah menarik Nuna.

Dan membuat Alexa tak sempat memberitahu nama nya.

"Alexa, nama ku Alexa." gumam Alexa pelan sambil melihat Nuna dan Adelia dengan wajah yang terlihat kecewa.

Entah kenapa Alexa merasa hangat saat makan di temani Nuna, dan saat mereka pergi dia merasa di tinggalkan.

"Aneh sekali, kenapa rasanya seperti di tinggalkan keluarga" gumam Alexa kembali.

Karena makan bakso nya selesai Alexa pun akhirnya memilih untuk membayar, dan setelah itu Alexa memutuskan untuk pulang mengingat hari sudah mulai sore.

Terpopuler

Comments

Fani Indriyani

Fani Indriyani

itu maminya kah..

2024-06-02

1

Kamiem sag

Kamiem sag

Lexa anak Nuna?

2024-05-15

1

Cicih Sophiana

Cicih Sophiana

Lexa itu mami dan ade" kamu tau..

2024-05-03

1

lihat semua
Episodes
1 Bab. 1. Di rendahkan.
2 Bab. 2. Rejeki.
3 Bab. 3. Rumah Sakit.
4 Bab. 4. Kembali ke rumah sakit.
5 Bab. 5. Pria menyebalkan
6 Bab. 6. Uang Satu Miliyar.
7 Bab. 7. Secepatnya menikah
8 Bab. 8. Bertemu di restoran.
9 Bab. 9. Menyukai uang.
10 Bab. 10. Pernikahan.
11 Bab. 11. Tamu
12 Bab. 12. Satu ranjang.
13 Bab. 13. Ke rumah Elvano.
14 Bab. 14. Cambukkkan.
15 Bab. 15. Makan malam.
16 Bab. 16. Sogokan
17 Bab. 17. Rasa hangat.
18 Bab. 18. Seperti keponakan Boy
19 Bab. 19. Sudah tahu yang sebenarnya
20 Bab. 20. Obsesi.
21 Bab. 21. Dendam.
22 Bab. 22. Panggilan kakak
23 Bab. 23. Malam panjang. #1
24 Bab. 24. Malam panjang (2)
25 Bab. 25. Pagi harinya.
26 Bab. 26. Terbuka semuanya.
27 Bab. 27. Bukan anak Brandon.
28 Bab. 28. Pesan dari nomor tak di kenal.
29 Bab. 29. Alexa hilang?
30 Bab. 30. Pulang.
31 Bab. 31. Terharu.
32 Bab. 32. Elvano kehilangan Alexa.
33 Bab. 33. Sikap Tegas Haidar.
34 Bab. 34. Cemburu.
35 Bab. 35. Berlian.
36 Bab. 36. Masalah ciuman.
37 Bab . 37. Di tabrak
38 Bab. 38. Siapa dalang nya?
39 Bab. 39. Ambar!
40 Bab. 40. Harapan.
41 Bab. 41. Alexa sadar.
42 Bab. 42. Melupakan suami.
43 Bab. 43. Merahasiakan
44 Bab. 44. Menunda kehamilan.
45 Bab. 45. Latihan mengantar anak.
46 "Bab. 46. Di pecat.
47 Bab. 47. belanja untuk kado.
48 Bab. 48. Jiwa miskin menjerit
49 Bab. 49. Mual
50 Bab. 50. Nenek Desi
51 Bab. 51. Pernikahan kakek.
52 Bab. 52. Ikut pulang
53 Bab. 53. Di periksa dokter.
54 Bab. 54. Siap
55 Bab. 55. Ngidam.
56 Bab. 56. Kedatangan Wilda
57 Bab. 57. Masak buat Mama mertua.
58 Bab. 58. Wilda egois.
59 Bab. 59. Wilda dan Radit.
60 Bab. 60.Pandangan Elvano pada ibunya.
61 Bab. 61. Dari keluarga miliarder.
62 Bab. 62. Perasaan seorang ibu.
63 Bab. 63. Makanan kesukaan Elvano.
64 Bab. 64. Mami Papi pulang
65 Bab. 65. Pulang.
66 Bab. 66. Raka.
67 Bab. 68. Di antarkan.
68 Bab. 69. Rencana Alexa.
Episodes

Updated 68 Episodes

1
Bab. 1. Di rendahkan.
2
Bab. 2. Rejeki.
3
Bab. 3. Rumah Sakit.
4
Bab. 4. Kembali ke rumah sakit.
5
Bab. 5. Pria menyebalkan
6
Bab. 6. Uang Satu Miliyar.
7
Bab. 7. Secepatnya menikah
8
Bab. 8. Bertemu di restoran.
9
Bab. 9. Menyukai uang.
10
Bab. 10. Pernikahan.
11
Bab. 11. Tamu
12
Bab. 12. Satu ranjang.
13
Bab. 13. Ke rumah Elvano.
14
Bab. 14. Cambukkkan.
15
Bab. 15. Makan malam.
16
Bab. 16. Sogokan
17
Bab. 17. Rasa hangat.
18
Bab. 18. Seperti keponakan Boy
19
Bab. 19. Sudah tahu yang sebenarnya
20
Bab. 20. Obsesi.
21
Bab. 21. Dendam.
22
Bab. 22. Panggilan kakak
23
Bab. 23. Malam panjang. #1
24
Bab. 24. Malam panjang (2)
25
Bab. 25. Pagi harinya.
26
Bab. 26. Terbuka semuanya.
27
Bab. 27. Bukan anak Brandon.
28
Bab. 28. Pesan dari nomor tak di kenal.
29
Bab. 29. Alexa hilang?
30
Bab. 30. Pulang.
31
Bab. 31. Terharu.
32
Bab. 32. Elvano kehilangan Alexa.
33
Bab. 33. Sikap Tegas Haidar.
34
Bab. 34. Cemburu.
35
Bab. 35. Berlian.
36
Bab. 36. Masalah ciuman.
37
Bab . 37. Di tabrak
38
Bab. 38. Siapa dalang nya?
39
Bab. 39. Ambar!
40
Bab. 40. Harapan.
41
Bab. 41. Alexa sadar.
42
Bab. 42. Melupakan suami.
43
Bab. 43. Merahasiakan
44
Bab. 44. Menunda kehamilan.
45
Bab. 45. Latihan mengantar anak.
46
"Bab. 46. Di pecat.
47
Bab. 47. belanja untuk kado.
48
Bab. 48. Jiwa miskin menjerit
49
Bab. 49. Mual
50
Bab. 50. Nenek Desi
51
Bab. 51. Pernikahan kakek.
52
Bab. 52. Ikut pulang
53
Bab. 53. Di periksa dokter.
54
Bab. 54. Siap
55
Bab. 55. Ngidam.
56
Bab. 56. Kedatangan Wilda
57
Bab. 57. Masak buat Mama mertua.
58
Bab. 58. Wilda egois.
59
Bab. 59. Wilda dan Radit.
60
Bab. 60.Pandangan Elvano pada ibunya.
61
Bab. 61. Dari keluarga miliarder.
62
Bab. 62. Perasaan seorang ibu.
63
Bab. 63. Makanan kesukaan Elvano.
64
Bab. 64. Mami Papi pulang
65
Bab. 65. Pulang.
66
Bab. 66. Raka.
67
Bab. 68. Di antarkan.
68
Bab. 69. Rencana Alexa.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!