Bab. 5. Pria menyebalkan

Malam nya Alexa benar-benar pergi ke acara resepsi pernikahan orang yang tidak dia kenal, dan saat ini Alexa nampak sedang mencoba untuk mengelabuhi orang yang berjaga di depan gedung hotel.

Alexa yang sudah mendapatkan ide nampak tersenyum karena ada beberapa wanita yang berjalan ke arah nya.

Dengan santainya dan percaya diri penuh Alexa ikut berjalan bersamaan dengan wanita-wanita itu, dan ya mereka di mintai surat undangan sesuai dengan syarat masuk ke gedung hotel.

"Maaf nona anda harus memperlihatkan surat undangan anda" ucap salah satu petugas keamanan.

"Apakah wajah saya terlihat seperti orang jahat?" tanya Alexa dengan wajah tak sukanya.

"Bukan begitu nona, saya hanya melakukan tugas saya untuk memastikan jika setiap tamu yang masuk adalah tamu undangan dari kedua mempelai" jelas petugas keamanan itu lagi.

Alexa menghembuskan nafasnya kasar.

"Saya lupa membawa nya, apa ada masalah?" tanya Alexa lagi.

Dan tiba-tiba seorang pria datang, Alexa melihat pria itu yang ternyata adalah Boy.

Boy tentu masih mengenali Alexa, dan dia menggandeng tangan Alexa dengan santainya.

"Dia pendamping ku, jika kalian berani mempersulit nya aku akan pastikan kalian dalam masalah besar" kata Boy tegas.

Dan membuat petugas keamanan itu seketika menciut takut.

"Maafkan kami tuan, silahkan masuk nona dan tuan" ucap petugas keamanan mempersilahkan.

Boy masih menggandeng tangan Alexa dan mereka berjalan bersama masuk ke dalam gedung yang dimana resepsi pernikahan saat ini sedang di gelar.

Alexa nampak tertegun melihat kemewahan yang ada di sekeliling nya, betapa senang nya para orang kaya menikmati hidup bahkan menikah pun di lakukan dengan sangat mewah.

"Hey" panggil Boy.

"Bisa lepaskan tangan ku?" Alexa baru tersadar.

"Kamu tamu undangan juga?" tanya Boy.

"Menurutmu untuk apa aku ada di sini kalau bukan karena di undang" balas Alexa ketus.

Boy tersenyum melihat sikap Alexa yang sangat jutek.

Alexa berniat pergi karena dia harus mencari target yang menurutnya memiliki banyak uang.

"Mau kemana? di sini dulu kamu belum memberitahu nama mu, cantik" ucap Boy sambil memegang tangan Alexa lagi.

Dan Alexa langsung menepis tangan Boy yang menurutnya tak sopan.

"Apa penting nya sebuah nama?" Alexa bertanya.

"Tentu saja penting karena tanpa nama aku tak bisa mengenal mu" balas Boy cepat.

Alexa menaikan sebelah alisnya ke atas.

"Oke, nama ku Alexa kamu bisa memanggil ku dengan nama Lexa. sudah ya aku sibuk!" ucap Alexa sambil berjalan berlalu meninggalkan Boy.

Dan Boy yang mendengar nama Alexa nampak terdiam.

Nama Alexa begitu sangat melekat di dalam hidup nya, itu adalah nama keponakan nya yang hilang selama belasan tahun.

"Lexa? nama itu mungkin banyak tapi kenapa rasanya sangat beda" gumam Boy nampak heran.

Boy yang diam seketika sadar dengan keberadaan Alexa yang menghilang, dia nampak mencari-cari Alexa Boy malah tidak melihat Alexa karena tamu undangan nya yang banyak.

Hufh..

"Sial, aku harus cari tahu siapa dia sebenarnya" gumam Boy sambil berjalan lagi berharap bisa bertemu dengan Alexa kembali.

Sedangkan Alexa dia nampak sedang mengambil makanana, Alexa yang sedang mengambil makan nampak begitu senang karena dia jarang menemukan makanan yang mewah seperti ini.

Tentunya Alexa tak akan menyia-nyiakan waktu bagus ini, terlepas dari kesedihan nya karena sang ayah terbaring sakit di rumah sakit tapi Alexa tidak bisa mengabaikan semua makanan enak dan mewah di depan nya itu.

"Kapan lagi aku bisa makan ini, umm bau nya aja enak" gumam Alexa sambil mencari tempat duduk.

Dan setelah mencari tempat duduk Alexa akhirnya duduk, dia mulai makan dan mengabaikan sekeliling nya.

Hingga akhirnya Alexa selesai makan dan dia yang baru selesai makan nampak berdiri dan melihat kesemua arah.

Bingung rasanya dia harus mencari pria seperti apa, ada beberapa pria yang menurutnya sesuatu tipe nya tapi Alexa juga tidak percaya diri apalagi banyak wanita cantik di acara ini.

"Tidak, bagaimana kalau pria itu hanya mau tidur dan membayar ku 1 juta seperti teman Ara" gumam Alexa menggeleng.

Alexa melihat ke arah lain dan melihat beberapa pria tua yang berpakaian rapih.

Sempat terpikir untuk melakukan hal gila tapi Alexa yang merasa jijik sebelum melakukan nya seketika menggeleng kembali.

"Nggak akan! ih nggak kebayang harus di peluk dan cium sama aki-aki, nggak mau aku nggak sudi" gumam Alexa merinding duluan sebelum melakukan aksi gilanya itu.

Hufh..

Alexa menghembuskan nafasnya kasar, jika begini bagaimana dia bisa mendapatkan uang banyak dalam satu malam.

Saat di landa kebingungan Alexa akhirnya mengambil segelas minum, Alexa meminum nya sedikit lalu Alexa berbalik berniat mencari mangsa lain yang menurutnya pas.

Tapi belum Alexa berjalan tiba-tiba seorang pria menubruk nya yang membuat minuman di tangan Alexa mengenai jas pria yang menubruk Alexa.

Pria itu nampak melotot saat jas nya kotor oleh minuman Alexa, sedangkan Alexa sendiri dia nampak langsung menyimpan gelas itu dan mengambil minuman lain.

"Hey! kau" panggil pria itu.

Alexa yang tidak tau pria itu memanggil nya dia masih santai minum, Alexa juga tidak minta maaf karena Alexa rasa itu bukan salahnya.

"Hey!" pria itu memegang tangan Alexa membuat Alexa reflek menampar pria itu.

Plakk!

Dengan kejadian begitu cepat Alexa benar-benar telah menampar seorang pria.

"Jangan kurang ajar ya! kamu mau aku laporin hah" ucap Alexa menatap tajam pria di depan nya.

Elvano memegang pipinya yang di tampar Alexa, matanya mengeluarkan sorot mata penuh kekeselan pada Alexa.

"Beraninya kau menampar ku!" Elvano nampak marah.

"Kenapa? mau marah? hah! dasar pria mesum kamu pikir kamu siapa bisa pegang-pegang di umum!" Alexa nalas menatap marah pada Elvano.

"Kau__" ucap Elvano terpotong.

Pria itu tiba-tiba mendapatkan sebuah telpon yang membuat nya akhirnya memilih pergi.

Tapi sebelum pergi Elvano melihat tajam ke arah Alexa yang malah balik menatapnya sinis.

"Urusan kita belum selesai!" ucap Elvano pelan.

"Dasar pria mesum!" gumam Alexa kesal dan masih memberikan tatapan tajamnya pada Elvano yang sudah menjauh.

Setelah itu Alexa akhirnya kembali berjalan berkeliling dengan wajah bingung karena dia masih ragu untuk melakukan nya.

Hingga malam semakin larut dan acara nya hampir selesai, Alexa yang masih belum berani mengambil keputusan untuk melakukan usul Ara itu akhirnya memilih menyerah.

"Aku nggak bisa, aku sudah janji pada Ayah untuk menjaga harga diriku, aku nggak akan mau menjual tubuh hanya untuk uang" gumam Alexa akhirnya memutuskan untuk pulang.

Saat baru keluar kembali Alexa melihat Boy yang terlihat sedang bersandar di mobil mewahnya.

Bukan nya berniat mendekati Boy Alexa malah merasa enggan berurusan dengan Boy yang menurutnya seorang pemain wanita.

"Jangan sampai pria nggak jelas itu melihat ku" gumam Alexa yang berjalan terburu-buru.

Dan kali ini Alexa malah kembali menubruk seseorang pria, dan pria itu adalah pria yang sama yang tadi menubruk nya.

"Kamu lagi!" Elvano nampak menatap Alexa dengan wajah malasnya.

"Ck, kamu lagi" Alexa membalas dengan wajah malasnya.

"Setelah tadi mengotori jas ku sekarang kau menubruk ku, oh shiiiitt kau benar-benar wanita tidak jelas!" ucap Elvano sambil menatap Alexa dari atas sampai bawah dengan wajah dingin nya.

Alexa memperlihatkan ekspresi wajah yang sama jutek nya dengan Elvano.

"Semoga di lain waktu aku nggak bertemu dengan kamu, dasar pria menyebalkan! pria mesum!" kata Alexa dengan wajah sinis nya.

Lalu tanpa meminta maaf lagi Alexa malah langsung meleos pergi begitu saja karena dia harus Cepat-cepat ke rumah sakit.

Elvano sekali lagi menghembuskan nafasnya kasar, dua kali berhadapan dengan Alexa yang menyebalkan membuat emosinya meledak-ledak.

"Lihat saja satu kali lagi bertemu aku akan membuat dia mendapatkan balasan dari kelakukan menyebalkan nya" gumam Elvano sambil membuka pintu mobilnya dan masuk ke dalam mobilnya.

Sedangkan Boy dia masih menunggu hingga akhirnya dia melihat mobil yang dia kenal nampak keluar dari area hotel.

"Hufh, Alexa sepertinya sudah pergi. padahal aku mau mencari tahu siapa dia sebenarnya dan dimana rumah nya" Boy nampak kecewa.

Dan pada akhirnya Boy pun memutuskan untuk pulang karena tak mungkin dia menunggu terus sampai pagi mengingat acaranya sudah hampir selesai.

Terpopuler

Comments

Kamiem sag

Kamiem sag

🤔

2024-05-15

1

Cicih Sophiana

Cicih Sophiana

tuh Boy... Lexa udah jalan... kejar aja

2024-05-01

1

🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦🥑⃟🇩ᵉʷᶦbunga🌀🖌

🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦🥑⃟🇩ᵉʷᶦbunga🌀🖌

emang keponakan mu boy

2024-03-31

1

lihat semua
Episodes
1 Bab. 1. Di rendahkan.
2 Bab. 2. Rejeki.
3 Bab. 3. Rumah Sakit.
4 Bab. 4. Kembali ke rumah sakit.
5 Bab. 5. Pria menyebalkan
6 Bab. 6. Uang Satu Miliyar.
7 Bab. 7. Secepatnya menikah
8 Bab. 8. Bertemu di restoran.
9 Bab. 9. Menyukai uang.
10 Bab. 10. Pernikahan.
11 Bab. 11. Tamu
12 Bab. 12. Satu ranjang.
13 Bab. 13. Ke rumah Elvano.
14 Bab. 14. Cambukkkan.
15 Bab. 15. Makan malam.
16 Bab. 16. Sogokan
17 Bab. 17. Rasa hangat.
18 Bab. 18. Seperti keponakan Boy
19 Bab. 19. Sudah tahu yang sebenarnya
20 Bab. 20. Obsesi.
21 Bab. 21. Dendam.
22 Bab. 22. Panggilan kakak
23 Bab. 23. Malam panjang. #1
24 Bab. 24. Malam panjang (2)
25 Bab. 25. Pagi harinya.
26 Bab. 26. Terbuka semuanya.
27 Bab. 27. Bukan anak Brandon.
28 Bab. 28. Pesan dari nomor tak di kenal.
29 Bab. 29. Alexa hilang?
30 Bab. 30. Pulang.
31 Bab. 31. Terharu.
32 Bab. 32. Elvano kehilangan Alexa.
33 Bab. 33. Sikap Tegas Haidar.
34 Bab. 34. Cemburu.
35 Bab. 35. Berlian.
36 Bab. 36. Masalah ciuman.
37 Bab . 37. Di tabrak
38 Bab. 38. Siapa dalang nya?
39 Bab. 39. Ambar!
40 Bab. 40. Harapan.
41 Bab. 41. Alexa sadar.
42 Bab. 42. Melupakan suami.
43 Bab. 43. Merahasiakan
44 Bab. 44. Menunda kehamilan.
45 Bab. 45. Latihan mengantar anak.
46 "Bab. 46. Di pecat.
47 Bab. 47. belanja untuk kado.
48 Bab. 48. Jiwa miskin menjerit
49 Bab. 49. Mual
50 Bab. 50. Nenek Desi
51 Bab. 51. Pernikahan kakek.
52 Bab. 52. Ikut pulang
53 Bab. 53. Di periksa dokter.
54 Bab. 54. Siap
55 Bab. 55. Ngidam.
56 Bab. 56. Kedatangan Wilda
57 Bab. 57. Masak buat Mama mertua.
58 Bab. 58. Wilda egois.
59 Bab. 59. Wilda dan Radit.
60 Bab. 60.Pandangan Elvano pada ibunya.
61 Bab. 61. Dari keluarga miliarder.
62 Bab. 62. Perasaan seorang ibu.
63 Bab. 63. Makanan kesukaan Elvano.
64 Bab. 64. Mami Papi pulang
65 Bab. 65. Pulang.
66 Bab. 66. Raka.
67 Bab. 68. Di antarkan.
68 Bab. 69. Rencana Alexa.
Episodes

Updated 68 Episodes

1
Bab. 1. Di rendahkan.
2
Bab. 2. Rejeki.
3
Bab. 3. Rumah Sakit.
4
Bab. 4. Kembali ke rumah sakit.
5
Bab. 5. Pria menyebalkan
6
Bab. 6. Uang Satu Miliyar.
7
Bab. 7. Secepatnya menikah
8
Bab. 8. Bertemu di restoran.
9
Bab. 9. Menyukai uang.
10
Bab. 10. Pernikahan.
11
Bab. 11. Tamu
12
Bab. 12. Satu ranjang.
13
Bab. 13. Ke rumah Elvano.
14
Bab. 14. Cambukkkan.
15
Bab. 15. Makan malam.
16
Bab. 16. Sogokan
17
Bab. 17. Rasa hangat.
18
Bab. 18. Seperti keponakan Boy
19
Bab. 19. Sudah tahu yang sebenarnya
20
Bab. 20. Obsesi.
21
Bab. 21. Dendam.
22
Bab. 22. Panggilan kakak
23
Bab. 23. Malam panjang. #1
24
Bab. 24. Malam panjang (2)
25
Bab. 25. Pagi harinya.
26
Bab. 26. Terbuka semuanya.
27
Bab. 27. Bukan anak Brandon.
28
Bab. 28. Pesan dari nomor tak di kenal.
29
Bab. 29. Alexa hilang?
30
Bab. 30. Pulang.
31
Bab. 31. Terharu.
32
Bab. 32. Elvano kehilangan Alexa.
33
Bab. 33. Sikap Tegas Haidar.
34
Bab. 34. Cemburu.
35
Bab. 35. Berlian.
36
Bab. 36. Masalah ciuman.
37
Bab . 37. Di tabrak
38
Bab. 38. Siapa dalang nya?
39
Bab. 39. Ambar!
40
Bab. 40. Harapan.
41
Bab. 41. Alexa sadar.
42
Bab. 42. Melupakan suami.
43
Bab. 43. Merahasiakan
44
Bab. 44. Menunda kehamilan.
45
Bab. 45. Latihan mengantar anak.
46
"Bab. 46. Di pecat.
47
Bab. 47. belanja untuk kado.
48
Bab. 48. Jiwa miskin menjerit
49
Bab. 49. Mual
50
Bab. 50. Nenek Desi
51
Bab. 51. Pernikahan kakek.
52
Bab. 52. Ikut pulang
53
Bab. 53. Di periksa dokter.
54
Bab. 54. Siap
55
Bab. 55. Ngidam.
56
Bab. 56. Kedatangan Wilda
57
Bab. 57. Masak buat Mama mertua.
58
Bab. 58. Wilda egois.
59
Bab. 59. Wilda dan Radit.
60
Bab. 60.Pandangan Elvano pada ibunya.
61
Bab. 61. Dari keluarga miliarder.
62
Bab. 62. Perasaan seorang ibu.
63
Bab. 63. Makanan kesukaan Elvano.
64
Bab. 64. Mami Papi pulang
65
Bab. 65. Pulang.
66
Bab. 66. Raka.
67
Bab. 68. Di antarkan.
68
Bab. 69. Rencana Alexa.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!