Kali ini Alexa bekerja dengan hati yang senang karena bisa membayar kontrakan nya.
Alexa bekerja tidak sendiri melainkan ada dua pegawai lain yang sama kerja bagian sip malam bersamanya.
Pengunjung minimarket datang dan dia membeli banyak belanjaan yang berisi cemilan dan sebuah pengaman yang membuat Alexa yang melihat itu menggelengkan kepalanya.
"Total semuanya 150 ribu ya Pak" kata Alexa sambil melirik si pembeli.
Pria berbadan buncit itu langsung memberikan dua lembar uang berwarna merah kepada Alexa dan langsung diterima oleh Alexa.
Setelah itu Alexa pun memberikan uang kembalian nya dan pria berbadan buncit itu pun akhirnya pergi dengan membawa belanjaannya
"Dasar pria tua tidak tahu malu, pasti mau jajan di luar" gumam Alexa sambil menggelengkan kepalanya.
Selesai itu Alexa pun membantu teman-temannya untuk beres-beres toko karena malam semakin larut, dan pengunjung toko pun sudah semakin sepi pengunjung.
Seperti biasa di saat sedang menunggu pembeli datang Alexa dan kedua temannya pun akhirnya memilih makan malam.
Alexa membuka kotak bekal makanannya meski nasinya sudah dingin dan mie goreng beserta telur ceplok sudah tidak terlihat menarik lagi tapi Alexa nampak semangat makan, apalagi makanan ini di masak dengan penuh sayang oleh sang ayah.
"Lexa kamu mau ikut ke acara besar nggak" ucap teman Alexa tiba-tiba.
"Acara apa?" tanya Alexa bingung.
"Kata teman ku di hotel x besok malam akan ada acara resepsi pernikahan gitu, kamu paham lah" teman Alexa tersenyum.
Alexa yang mendengar itu tersenyum dan mengangguk.
"Orang kaya bukan?" tanya Alexa.
"Kaya banget, bahkan sanggat kaya apalagi tamu undangan nya kebanyakan pengusaha kaya dan artis terkenal loh" sahut teman Alexa yang bernama Ara.
"Tapi aku nggak punya dress bagus" Alexa nampak berpikir.
"Gampang lah kalau masalah itu aku bisa pinjamkan, lumayan lah sambil cari pacar orang kaya kita juga bisa cari makan enak gratisan" lanjut Ara memberitahu.
"Ya sudah aku mau kalau begitu" balas Alexa cepat.
Mereka pun lanjut mengobrol lagi, hingga akhirnya ada pengunjung datang dan mereka bertiga kembali ke rutinitas nya menjadi penjaga toko.
Alexa selesai jam 5 pagi dan dia di jemput oleh ojek langganan nya.
Sesampainya di rumah Alexa pun mengetuk pintu, dan belum sampai Alexa masuk tiba-tiba dari belakang punggung nya terdengar suara seseorang yang Alexa kenal.
"Bagus, akhirnya keluar juga" ucap Ibu kontrakan yang berdiri di belakang Alexa.
Hehe..
"Ibu cantik, pagi-pagi banget bu kesini nya" Alexa nyengir.
"Iya pagi soalnya kalau siangan pasti banyak alasan, ngumpet lah ini lah" balas ibu kontrakan dengan wajah malasnya.
Lalu matanya menatap tajam pada Alexa.
"Bayar kontrakan nya, saya sudah kasih kalian keringanan ya jadi jangan buat kesabaran saya habis bisa kan?" tanya ibu kontrakan dengan senyum yang di paksakan.
Alexa menghembuskan nafasnya panjang, lalu dia mengambil uang 1 juta yang di berikan oleh Boy kemarin sore.
"Baru ada satu juta, sisa nya aku bayar nanti ya habis gajihan" ucap Alexa sambil memberikan uang 1 juta di tangan nya.
"Nah gini kan enak, tapi awas ya sisanya harus nyusul nggak pake drama-drama ngumpet lagi" kata Ibu kontrakan tegas.
"Iya bu" Alexa mengangguk.
Ibu kontrakan mengangguk lalu menyimpan uang dari Alexa ke dalam tas nya dan pergi dengan wajah tanpa dosanya.
Alexa melihat itu menghela nafasnya panjang, lalu kembali mengetuk pintu lagi.
Tok..tok.
"Ayah" panggil Alexa.
Karena tak kunjung di bukakan pintunya Alexa pun akhirnya memilih mengintip ke dalam rumah dan alangkah kagetnya dia melihat sang ayah yang terbaring di lantai.
"Ayah!" teriak Alexa kaget.
Alexa berusaha membuka pintunya tapi dia tidak bisa karena pintunya di kunci dari dalam.
Lalu Alexa pun meminta bantuan beberapa orang yang melewati rumah nya untuk membantu nya hingga akhirnya sang ayah bisa di bawa ke rumah sakit.
Masih dengan memakai baju kerjanya Alexa mendorong brankar pasien yang di tiduri sang ayah dengan wajah sedih nya.
"Ayah bertahanlah, aku mohon" ucap Alexa nampak sedih.
Saat sampai di ruangan UGD Alexa di berhentikan oleh suster yang memintanya mengurus masalah administrasi dulu.
Alexa yang tidak memegang uang sama sekali karena baru saja uang nya habis di bayarkan kontrakan nampak bingung harus melakukan apa.
"Saya mohon Sus, tangani ayah saya dulu nanti saya akan urus administrasi nya" ucap Alexa memohon.
"Tidak bisa mbak, itu sudah kebijakan rumah sakit dan saya hanya menjalankan tugas saya saja" jelas suster.
Alexa semakin bingung, dia mengigit bibir bawahnya lalu kembali memohon kebaikan suster.
Tapi nihil Alexa yang memohon pun tak mendapatkan tanggapan bagus, sang ayah belum mendapatkan tindakan dan hal itu membuat Alexa semakin marah karena tidak ada keringanan sedikitpun.
"Jika ayah saya kenapa-kenapa kalian akan saya tuntut!" teriak Alexa marah.
Terjadi keributan yang di lakukan Alexa karena terus berteriak meminta sang ayah di periksa, dan hal itu mengundang sejumlah orang untuk melihat tetapi mereka hanya diam dan acuh dengan apa yang terjadi dengan Alexa.
Hingga tiba-tiba ada dokter magang dan dia mendekati Alexa yang sedang marah-marah.
"Sus, segera tangani ayah wanita itu dan untuk administrasi nya biarkan itu menjadi urusan saya" ucap seorang dokter muda yang masih magang.
Alexa melirik ke sumber suara, dan dia melihat dokter muda itu nampak juga melihat ke arah nya.
"Makasih, dok" ucap Alexa lega.
"Sama-sama, jangan berteriak di sini. ini rumah sakit" balas dokter muda itu membalas.
"Jangan berteriak? dokter pikir tadi saya teriak karena apa? coba bayangkan dokter di posisi saya nggak punya uang dan tiba-tiba ayah saya nggak bisa di tangani oleh dokter hanya karena perkara nggak bayar administrasi, apa dokter bisa bayangkan betapa marahnya saya?" Alexa malah marah-marah pada dokter muda itu.
Dokter muda bernama Albian itu menggeleng pelan.
"Ya sudah terserah kamu, tapi jangan buat keributan" ucap dokter Albian mengingatkan.
Dan setelah itu dokter muda itu pun pergi karena dia masih banyak pasien yang harus di tangani.
Alexa melihat ke arah dokter muda itu dengan wajah kesal nya.
"Untung baik, hufh.. semoga saja ayah baik-baik saja" gumam Alexa sambil berjalan ke kursi tunggu dan memilih menunggui sang ayah sambil duduk.
Tak lama kemudian dokter keluar dari ruangan UGD, Alexa langsung bangkit dan mendekati dokter.
"Bagaimana kondisi ayah saya dok?" tanya Alexa pada dokter.
Dokter nampak terdiam sebentar lalu menjelaskan.
"Andai saja telat sebentar mungkin pasien tidak akan tertolong, apakah pasien tidak minum obat?" tanya dokter.
Alexa menggeleng.
"Ayah minum obat, tapi obatnya sekarang sudah habis" jelas Alexa.
"Pantas saja, untuk kondisinya saat ini memang sudah membaik tapi saya sarankan pasien harus minum obat tepat waktu" jelas dokter memberitahu.
Alexa mengangguk, dia lupa membelikan obat dan sekarang uang nya ada di dalam lemari kamar nya.
Setelah itu Alexa masuk ke dalam ruangan UGD dan dia melihat Brandon yang sudah duduk dan terlihat akan pergi.
"Ayah mau kemana? ayah harus di sini" kata Alexa menahan sang ayah.
"Ayah sudah sehat, ayo pulang kita masak kamu sudah lapar kan?" balas Brandon cepat.
Alexa menggeleng dia tidak lapar karena yang ada dalam pikiran nya saat ini adalah sang kesehatan sang ayah.
"Ayah di sini ya, aku mohon" lanjut Alexa.
Membuat Brandon langsung memberikan tatapan tajam nya pada Alexa.
"Sudah ayah bilang ayah baik-baik saja, ayo pulang kamu mau ayah marah! hah" bentak Brandon lagi.
Dan membuat Alexa menangis karena tak biasanya Brandon membentak nya.
Melihat Alexa menangis tentu saja Brandon merasa bersalah, tapi dia tak bisa berlama-lama di rumah sakit karena itu sangat berbahaya untuk nya, Brandon langsung menarik tangan Alexa untuk ikut pulang bersamanya.
"Maafkan ayah Lexa, ayah nggak bukan nggak mau sembuh tapi ayah ingin selalu bersama kamu setidaknya sampai ayah tiada, maafkan ayah yang egois ini" batin Brandon dalam hatinya yang nampak ketakutan saat berada di rumah sakit.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 68 Episodes
Comments
Kamiem sag
pusibg thor
katanya ada uang utk belu obat saat ngumpet ditagih uang kontrakan? kok gak beli? kalo gak bisa nebus resep penuh kan bisa beli setengah? cerdas dikit dong
2024-05-15
2
yumna
takut d tangkep brandon
2024-05-12
2
Cicih Sophiana
pak Brandon takut ketauan menculik Alexa kan... makanya dia gak mau di rawat
2024-04-30
1