Hari ini Alexa pergi ke rumah Elvano karena dia mendapatkan undangan makan siang dari kakek Wijaya.
Alexa yang sudah berpenampilan cantik itu berjalan masuk setelah di persilahkan masuk oleh bibi pembantu.
"Dimana kakek?" tanya Alexa.
"Tuan sedang menunggu anda di taman belakang, nona" balas Bibi pembantu memberitahu.
"Oh begitu, tolong tunjukkan jalan nya aku takut kesasar" ucap Alexa meminta tolong.
Dan di angguki oleh bibi pembantu yang langsung mengantarkan Alexa ke taman belakang.
Alexa nampak Specles melihat rumah mewah yang saat ini dia pijak, bagaiman tidak rumah ini benar-benar sangat besar dan juga luas.
Saat sampai Alexa cukup terkejut dengan apa yang dia lihat karena yang menunggu nya di taman belakang saat ini adalah seorang wanita.
"Akhirnya kau datang juga" Ambar menyambut Alexa.
"Ehk, iya. kamu siapa dan dimana kakek?" tanya Alexa sambil berjalan mendekat.
"Kakek? dia bukan kakek mu" ucap Ambar dingin.
"Panggil dia tuan karena kau tak pantas memanggilnya dengan panggilan kakek" lanjut Ambar lagi.
Alexa yang mendengar itu diam, dia merasa tahu satu hal.
"Kamu sendiri kenapa manggil kakek? dia bukan kakek mu kan?" Alexa membalikkan pertanyaan.
Ambar mendengar petanyaan itu tentu saja langsung tersenyum sinis.
"Aku sudah mengenal mereka sejak lama, dan kau tahu jauh dari kau mengenal Elvano aku sudah jauh lebih dulu mengenal nya. asal kau tahu saja kami sudah di jodoh kan sejak kecil!" tegas Ambar dengan wajah sombong nya.
"Lalu? aku harus bilang wow gitu?" tanya Alexa datar.
Ambar mendengar jawaban menyebalkan dari Alexa mengepalkan tangan nya kesal.
"Sialan, kau pengganggu seharusnya kau sadar diri jika kau dan Elvano tak pernah akan serasi, kalian berbeda bodoh!" ucap Ambar memperlihatkan sikap aslinya.
Alexa cukup terkejut karena di balik penampilan anggun Ambar dan di balik semua yang di miliki wanita cantik di depan nya tersimpan sikap yang buruk.
Miris sekali!
"Ambil uang ini, dan segera enyah dari kehidupan Elvano. ingat satu hal Elvano hanya ingin bermain dengan wanita seperti mu, dia akan mencampakkan mu setelah dia bosan" lanjut Ambar sambil memberikan sebuah cek yang nominal nya besar.
Alexa melihat nominal uang itu, dia tersenyum karena uang itu sama seperti nominal uang yang akan di janjikan Elvano.
Tapi tenth saja hal itu tak membuat Alexa memilih setuju, dan memilih menolak secara terang-terangan.
"Aku mencintai Elvano jadi jangan harap aku akan meninggalkan nya" kata Alexa tegas.
"Sial! jalaaaang ini, bukan nya Terima saja uang nya malah ingin membuat aku semakin kesal" batin Ambar marah.
Alexa bisa melihat kemarahan di wajah Ambar, sedangkan Ambar dia nampak mengepalkan tangan nya ingin rasanya dia menampar wajah Alexa.
"Apa yang kamu harapkan, Elvano itu pria yang tak cukup satu wanita, asal kamu tahu saja dia mudah bosan dan setelah dia muak dengan mu kamu akan di campakkan begitu saja seperti sampah" Ambar masih mencoba menakut-nakuti Alexa.
"Benarkah?" tanya Alexa pura-pura kaget.
"Iya, Lexa. lebih baik kamu mundur sebelum kamu di sakiti" kata Ambar lagi.
Alexa diam matanya menatap Ambar yang nampak terlihat puas karena berpikir jika Alexa mudah terpengaruhi.
Tapi tentu saja Alexa tak sebodoh itu, meski dia tak tahu seperti apa Elvano tapi Alexa akan tetap menikah dengan Elvano karena Alexa punya hutang budi pada Elvano yang telah membantunya keluar dari masalah saat sang ayah di rumah sakit beberapa saat lalu.
"Kalau Elvano benar-benar pria buruk, aku rasa aku akan tetap mempertahankan nya. menurut ku lebih baik kamu yang cari pria lain yang tidak mudah bosan seperti Elvano, kasihan kamu nantinya akan makan ati kalau sampai menikah dengan Elvano, aku baikkan" ucap Alexa dengan memasang wajah polosnya.
Ambar tak bisa berkata-kata dia semakin marah karena Alexa benar-benar telah menguji kesabaran nya.
Tak jauh dari tempat mereka berdiri nampak kakek Wijaya yang mengintip.
"Benar-benar wanita aneh, lihat saja aku tak akan membuat dia bisa bersama cucu ku. tidak akan!" gumam kakek Wijaya sambil berjalan masuk ke dalam rumah nya.
****
Tanpa terasa waktu yang di nantikan tiba, Alexa dan Elvano akhirnya akan menikah hari ini.
Kakek Wijaya yang tak merestui tentu saja dia enggan menghadiri acara itu, bahkan acara ini tertutup dan hanya di hadiri oleh teman dekat Elvano saja.
Sah!
Ambar mengepalkan tangan nya saat mendengar kata Sah.
Dia tak bisa berbuat banyak karena enggan membuat Elvano ilfil kepadanya.
"Awas kamu Alexa, aku akan mengambil Vano dari mu, dia hanya milik ku!" batin Ambar sambil mengepalkan tangan nya menahan amarah nya.
Karena sudah sangat kesal akhirnya Ambar memilih pergi begitu saja tanpa memberikan ucapan selamat kepada pengantin baru.
Elvano melirik Alexa yang sudah Sah menjadi istri nya saat ini.
"Kita akan pindah ke rumah ku" ucap Elvano membuka suaranya.
"Hem, tapi malam ini kita menginap di rumah ku" balas Alexa santai.
"Tidak, kau ikut dengan ku ke rumah ku" bisik Elvano tegas dan tak mau di bantah.
Membuat Alexa melirik Elvano dengan wajah tak sukanya.
"Dimana-mana malam pertama di rumah wanita, kalau mau pulang ke rumah ya pulang saja sendirian" ucap Alexa masih dengan berbisik.
Raka mendengar bisik-bisik itu terkik geli, mencoba menahan tawa nya.
"Baru menjadi pengantin saja sudah seheboh ini, apalagi kalau sudah malam pertama" batin Raka yang merasa hidup bos nya akan berwarna setelah kedatangan Alexa.
Sedangkan Elvano nampak tak suka dengan Alexa yang menurutnya keras kepala.
Tiba-tiba Brandon datang dan dia langsung memeluk Alexa.
"Ayah harap kamu bahagia nak, ayah minta maaf karena selama ini selalu merepotkan kamu" ucap Brandon menatap sendu sang putri.
"Ayah ngomong apasih, aku yang minta maaf karena setelah menikah aku nggak akan bisa menemani ayah setiap waktu lagi, tapi aku janji akan rajin jengukin ayah ke rumah" balas Alexa yang juga menangis.
Brandon mengusap air mata sang putri, lalu dia melirik Elvano di samping nya.
"Saya titip Lexa, jangan sakiti dia dan jika kamu tidak bisa membahagiakan nya tolong antarkan kembali Alexa ke rumah saya" ucap Brandon pada Elvano.
Elvano mendengar itu hanya mengangguk saja, bingung harus mengatakan apa.
Saat sedang mengobrol Brandon yang akan bersuara kembali tiba-tiba melihat seseorang yang dia kenal.
Hal itu membuat Brandon langsung berjalan terburu-buru yang mana hal itu membuat Alexa bingung.
"Ayah" pangil Alexa.
Tapi Brandon tak menjawab dan Alexa semakin bingung karena tadi dia sempat melihat wajah ketakutan di wajah sang ayah.
"Sebenarnya apa yang ayah sembunyikan, apa ayah punya masalah?" batin Alexa bertanya-tanya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 68 Episodes
Comments
Kamiem sag
selamat ya Vano-Lexa
dan moga Brandon segera tertangkap🤫
2024-05-15
2
Cicih Sophiana
bahagia yah Lexa dan Vano... semoga Vano berubah sikap jd baik... seperti nya yg datang keluarga asli Alexa
2024-05-01
1
Uthie
itu nikahnya Brandon kah yg menikahkan nya?? kalau iya, Gak sah dongg... apalagi Kalau sampai berhubungan 😁
2024-04-05
1