Give Me Tough Love (Beri Aku Cinta Yang Kuat)

Give Me Tough Love (Beri Aku Cinta Yang Kuat)

Rashaka Abumi Shankara

Namanya Rashaka Abumi Shankara, Of course dia putra tunggal kaya raya dari keluarga konglomerat yang memiliki banyak anak cabang perusahaan di beberapa negara yang bergerak di berbagai sektor, kini ia menjabat sebagai Chief Executif Officer. Orang-orang sih bilangnya CEO tapi ga tau artinya apa, taunya CEO itu keren, udah gitu aja. Tapi emang itu kenyataan sih. Okey next to introduced him. Sekarang ia menjabat di induk perusahaan yang berfokus pada bidang properti.

Dan yap, usianya 27 tahun, usia di saat ganteng-gantengnya. Cukup terbilang sangat sukses bukan? Jangan salah sangka lohh, Rashaka bisa sesukses itu karena pencapaiannya, bukan hanya karena dia pewaris. Rashaka itu gambaran sempurna dari ambisi yang terwujud menjadi nyata. Sebelumnya, dia telah mengukir namanya di panggung global sebagai diplomat muda yang disegani.

Tidak mudah baginya untuk menduduki kursi empuk yang telah didudukinya saat ini, Rashaka berjuang mati-matian untuk bisa mendapatkannya. Pahit, asam, asinnya hidup sudah dirasakan, bahkan masa mudanya pun dihabiskan untuk belajar dan bertekad untuk bisa menjadi pemimpin perusahaan. Tidak ada yang menuntutnya untuk melakukan itu semua, bahkan jika Rashaka tidak berusaha sekalipun, perusahaan itu akan jatuh pada kepemilikannya. Karena sistem perusahaan yang dipakai oleh keluarganya sama seperti sistem kerajaan. Siapa yang pertama lahir, dia yang akan mendapatkannya. Rashaka cucu pertama, jadi ia yang akan mendapatkannya. Namun, Rashaka ingin membuktikan kepada mereka bahwa ia layak untuk mendapatkan posisi tersebut dengan hasil kerja kerasnya, bukan hasil warisan.

Karena Rashaka tidak ingin menyia-nyiakan usaha kerja kerasnya selama bertahun-tahun, ia tidak akan membiarkan posisinya tergantikan dengan mudah, benar. Raka memiliki saingan, sepupu perempuannya. Ya, Rashaka mempunyai satu saudara sepupu perempuan, dia adalah satu-satunya sepupu yang dimiliki Rashaka.

Rashaka menyayanginya seperti adiknya sendiri, umur mereka terpaut cukup jauh. Meskipun begitu, Rashaka tetap menganggapnya sebagai saingan karena bisa dengan kapan saja dapat merebut posisinya. Untuk mempertahankan posisinya Rashaka akan mengabdikan sepenuh dirinya kepada perusahaan.

Sama seperti yang ia lakukan saat ini, sudah dua jam berlalu saat ia menatap layar laptop dengan kacamata yang dipakainya. Padahal, saat ini katanya sedang berlibur pulang ke rumah orangtuanya, Rashaka malah sibuk mengerjakan pekerjaan yang bukan miliknya karena ia tidak ingin ada kesalahan dalam bisnisnya. Apakah saat ini Rashaka pantas dikatakan sebagai orang yang sedang berlibur? Jarang sekali Rashaka pulang kerumah, tahun ini pun kepulangannya bisa dihitung dengan jari, dan itu pun hanya beberapa hari.

"SHAKA, MAMA MASUK" suara lengkingan tersebut tidak lain dan tidak bukan dari Silvia, satu-satunya wanita yang menjadi alasan keberadaan dirinya di sini. Penampilannya bak ibu-ibu sosialita, dengan pakaian glamor, dan lengkap dengan perhiasan yang menyilaukan mata. Shaka adalah panggilan khas dari sang ibu.

Sontak Rashaka membalikkan badannya dengan kursi yang sedang ia duduki.

"SHAKA!" Ucap Silvia dengan kedua tangannya di pinggang.

"iya mah" sahutnya

"KAMU TAU APA?!"

"Shaka tidak tau dan tidak mau tau"

"Ini informasi penting dan kamu harus tau Shaka!"

"Emangnya apa yang harus shaka ketahui?"

"Kamu ingat anak Bu Maya?"

Rashaka mengekpresikan wajahnya terkejut "Ohhh, ga tau"

"Tau apa kamu selain pekerjaan"

Rashaka tertawa kecil "memangnya kenapa, ma?"

Silvia duduk di tepi ranjang yang dekat dengan Raka. "Mamah dapet undangan" ucapnya pilu.

"Memangnya kenapa?"

"Mamah mau, Shaka."

"Mamah mau nikah lagi?"

Silvia melotot pada anak semata wayangnya itu, "kamu ini! Bukan mau nikah lagi, tapi Mamah pengen nikahin kamu. Teman-teman mamah udah pada nikahin anaknya, sedangkan mamah cuman dapet undangan. Kali-kali mamah kek yang ngundang mereka"

Raka menatap malas pada Silvia.

"Kapan kamu mau ngenalin pacar kamu ke mamah?"

"Mau mengenalkannya bagaimana? Pacar aja Shaka tidak punya"

"Ya makanya cari! Kamu pikir perempuan yang akan mendatangi kamu?"

"Kenyataannya memang gitu kan?" elaknya. Rashaka berkata jujur, bahwa memang kenyataannya sudah banyak wanita yang mengantri untuk bisa mendapatkan hatinya. Namun Rashaka tidak pernah sekalipun berkutik.

"Tapi ga ada tuh dari sekian banyaknya perempuan yang datengin kamu ada yang kamu pilih"

"Ya berarti memang bukan tipe Shaka aja, makanya Shaka nolak"

"Tipe kamu itu kayak gimana sih Shaka?! Masa dari banyaknya perempuan ga ada satupun yang mendekati tipe kamu?"

"Bukan masalah tipenya, memang bukan orangnya aja"

Silvia tersadar dengan ucapan Rashaka.

"Jadi maksud kamu, kamu udah punya perempuan yang kamu incar?"

Rashaka mengangguk. Dengan senyum sumringah, Silvia mendekat padanya.

"Yang benar Shaka?! Sejak kapan? Kenapa kamu tidak memberi tahu mamah? Cepat kenalkan dia pada mamah"

"Mah, Shaka sudah lama mengincarnya sejak kecil. Shaka ga tau sekarang dia ada di mana"

"Kamu ini aneh, bagaimana jika perempuan yang kamu maksud itu sekarang sudah menikah?"

Tidak, itu tidak mungkin. Karena perempuan yang Rashaka maksud umurnya terpaut 9 tahun lebih muda darinya, jadi tidak mungkin jika perempuan incarannya itu telah menikah. Jika dihitung mungkin usianya kini 18 tahun, dan masih duduk di sekolah menengah atas.

"Tidak, dia belum menikah"

"Dari mana kamu tau dia belum menikah?"

"Karena jodohnya ada di sini" ucap Rashaka sambil menunjuk dirinya.

"Kamu ini selalu berbicara omong kosong. Mamah khawatir sama kamu Shaka"

"Khawatir apa mah? Shaka udah gede gini masih aja dikhawatirin"

"Mamah khawatir kalau kamu gay"

"Astaga mamah, kenapa ngomongnya kayak gitu?"

"Pikir aja sama kamu, selama ini kamu ga pernah dirumorkan dekat sama perempuan manapun. Temen-temen mamah sempat bilang ke mamah kalau mamah harus perhatiin kamu, takutnya kamu gay"

"Mamah, lain kali ga usah temenan sama mereka ya"

"Kalo kamu mau mamah ga temenan lagi sama mereka, kasih mamah menantu biar mainnya sama istri kamu, bonusnya cucu"

"Mamah ini, mikirnya terlalu kejauhan."

"Pikiran kamu yang dangkal"

Rashaka berdiri dari tempat duduknya, kemudian merangkul bahu Silvia.

"Mah, jika memang udah waktunya. Shaka juga pasti akan menikah dengan wanita pilihan Shaka" Jelasnya.

"Mamah takut kamu kesepian, Shaka. Keseharian kamu cuman bekerja, kamu juga butuh seseorang buat dampingi kamu, yang selalu ada di samping kamu."

Rashaka melepaskan rangkulannya lalu menatap wajah sang mamah "Selagi ada mamah, Shaka ga pernah ngerasa kesepian"

Senyum simpul terukir di bibir Silvia.

"Tapi shaka, mamah teringat. Bukankah kamu memiliki teman perempuan? Kenapa kamu tidak mencoba berkencan dengannya?"

"Mamah, dia hanya teman biasa. Dari awal pertama kita bertemu, Shaka sudah tidak suka padanya"

"Bukannya kamu berteman baik?"

"Tidak. Shaka hanya menganggap nya sebagai kenalan biasa, tidak lebih"

"Shaka, jika kamu belum menentukan pilihan mu, biar mama saja yang menentukannya"

"Mamah berniat mendaftarkan ku ke aplikasi kencan buta sama seperti waktu itu lagi?"

"Tidak Shaka, ini berbeda. Yang waktu itu mamah hanya main-main, lagian waktu itu juga kamu malah ngirim seseorang buat ngegantiin kamu, untuk kali ini mamah serius."

"Mahhh" keluh Raka.

"Shakaa, ini yang terakhir kali. Jika kamu tidak menginginkannya kamu bisa menolaknya"

"Mah, Shaka tidak mau." Bantahnya dengan halus.

"Jangan keras kepala!"

"Silahkan saja, dalam waktu dekat ini Shaka akan pergi ke luar negeri."

"Jangan macam-macam kamu shaka" ucap silvia sambil menunjuk ke arah wajah Rashaka.

Silvia kemudian keluar dari kamar. Rashaka hanya menghela nafas ringan, ia tidak tahu jalan pikir mamahnya itu yang selalu membuat keputusan secara sepihak.

BERSAMBUNG

*visual Rashaka Abumi Shankara

Terpopuler

Comments

Nining Maryani

Nining Maryani

ada ya ibu ibu pikirannya kayak gitu/Facepalm/

2024-03-18

0

Dyaululfa

Dyaululfa

😍

2024-03-17

0

Alizeee

Alizeee

hi kak, makasih karna dah mampir kemaren/Smile/

2024-03-14

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!