Bab 09.Masuk STM/SMK Teknik part 03

Ada kata-kata kasar.

Harap bijak dalam membaca.

Terima kasih.👍🙏🌟❤️🤲

🌟🌟🌟🌟

Masih dikeadaan yang sama.

"Ayo maju haha!" suruh si rambut coklat kepada teman kelasnya yang menjadi lawannya berkelahi.

"Kalau ga maju, aku yang maju!" si anak rambut coklat siap melayangkan tinjunya, lalu ...

"Stop!!" teriak guru killer.

"Hei! Kalian, cecunguk siwalan!! setiap ada kesempatan, berantem melulu para cecunguk siwalan!" teriak seorang pria paruh baya yang berbadan kekar, berlari menghampiri murid yang bersiap untuk berkelahi.

"Aduh mampus! Guru killer muncul, bubar!"

Tap... Tap ... Tap ...

Pria paruh baya berbadan kekar itu berlari sangat cepat, berusaha segera menghentikan para siswa yang berkelahi.

"Aduh, brengsek!"

Hah ... Hah ... Hah ...

"Mungkin, aku juga harus berhenti melakukan ini," suara hati pria paruh baya itu, dia biasa disebut sebagai guru killer.

"Pak Adrian. Anda hanya melihat dan diam saja?!" tanya guru killer sambil menoleh ke arah Adriano yang berdiri mematung di seberang sana.

Adriano pun tersentak kaget, "Bukan begitu!"

"Memang, semua guru sementara itu tidak ada tanggung jawabnya, ya," protesnya.

"Ah... Ya."

"Sudahlah! Bersihkan saja kaca-kaca ini," perintahnya dan berlalu pergi begitu saja meninggalkan Adriano yang masih berdiri di tempat.

Lalu...

Sruk Sruk Sruk

Adriano sedang menyapu kaca jendela yang pecah, akibat ulah anak-anak yang berkelahi tadi.

"Aduh!"

Srrrrh ..." jari Adriano berdarah terkena pecahan kaca.

"Hah ..."

Adriano terdiam melihat jarinya yang terluka akibat pecahan kaca lalu...

Set...

Ada tangan yang menyodorkan hansaplas di samping bahunya.

".... terima kasih," lirihnya pelan dan tersenyum namun tidak ada jawaban dari sang pemberi.

"......"

Saat Adriano menoleh melihat siapa pemilik tangan itu? Ternyata ...

"Kamu, Yovandra?!"

Tempat pembuangan sampah non organik dan organik Adriano sedang berada dikawasan pembuangan sampah.

"Aku kaget sekali," ucap Adriano.

"Aku tidak sangka akan ... bertemu adikku," suara hati Adriano, "Kamu di sini Yovandra."

"Mungkin seharusnya aku tidak berhenti jadi guru tutor untuk menyiapkan ujian sertifikasi guru. Aku merasa bersalah ..." keluhnya kepada sang adik Yovandra.

"Yah, itu kan, sudah pilihan kakak yang sudah direncanakan ... tapi, kakak bakal terus mengajar di sekolah ini, yang tadi itu baru permulaan, kalau sudah parah, bahkan sampai membuat wali kelas sebelumnya berhenti dalam satu bulan," jawab Yovandra menenangkan dan memberi sedikit informasi.

"...... Masak! langsung menyerah, aku bahkan belum melakukan apa-apa, kalau menghadapi dan membantu mereka dengan benar, anak-anak itupun bisa ke jalan yang benar..... aku percaya itu,"

ucapnya sambil tersenyum semangat.

Mereka berdua duduk berjongkok di dekat tong sampah.

"Kak, kakak hindari saja."

"Apa?" Adriano tak mengerti maksud Yovan.

Berisik...

Berisik...

Berisik...

Beberapa anak yang berantem tadi sedang berjalan ke arah mereka.

"Mau bilang apa pada Homin?"

"Ah... nggak tahu mampus aja ... "

"Geng vino itu... adalah berandalan paling kejam di kelas kita, sejak awal dia bukan bajingan yang bisa diajak bicara," ucapnya sedang memberi informasi pada Adriano kakaknya, namun saat Yovandra menoleh ke samping, kakaknya malah sudah tidak ada di sampingnya.

"Eh... kakak kemana?"

"Hei! Kalian, ayo matikan rokoknya!"

ujarnya kepada beberapa anak berandalan yang lewat dan merokok.

"Apaan??" ucap vino mendadak menghentikan langkahnya.

"Celaka," gumam Yovandra.

"Baru datang sih ya, jadi nggak tahu, di sini nggak ada yang namanya nilai penalti atau apalah karena merokok, semua sudah menyerah sampai ada yang bertugas membersihkan-nya. makanya selagi aku bicara baik-baik ..."

Tap... Tap...

Vino melangkah mendekati Adriano.

"Bukan karena penalti, nilai bisa dipulihkan tapi... kesehatan kalian tidak bisa kembali... bukankah lebih baik kalian berhenti."

"Bapak akan membantumu, ayo pelan-pelan berhenti," ajak Adriano sambil tersenyum berusaha menenangkan.

"Memangnya bisa berhasil," gumam Yovandra yang melihat dari balik tembok tempat pembuangan sampah.

"Nah..." Vino menjatuhkan puntung rokok di lantai didekat kaki Adriano.

"Ah, udah kan? ngotot sekali sih. Bapak benar akan membantu kami berhenti merokok," ucapnya sambil menggaruk belakang kepalanya yang tidak gatal.

Beberapa temanya hanya diam mengamati

".... Iya, tentu saja," jawab Adriano semangat.

"Kalau begitu... " Vino menyodorkan tangannya lalu....

Plak!!

"Shhh ... " desah Adriano pun jatuh ke lantai akibat tamparan Vino.

"Kenapa? baru pertama melihat murid memukul guru? guru juga banyak yang memukul murid jadi impas, kan!"

"Sini pipi satu lagi," bisik Vino pelan kepada Adriano.

"Hahaha.... woi! Pak Guru sangking kagetnya sampe jatuh loh~~."

"Nanti dia melapor dan keluar berita lagi loh! muncul artikel sampah, 'runtuhnya otoritas guru haha..." sorak teman-teman vino cengengesan mengejek guru.

Senyum sinis terlihat di bibir Vino "Membantu? Kau, padahal cuma guru sementara."

Adriano hanya terdiam mendengar cacian para murid-nya ini, lalu...

"Jika kalian... pikiran seperti itu tidak benar, guru sementara juga ..."

belum selesai Adriano bicara mereka sudah menyela duluan.

"Wah~~ lihat dia masih jago mengoceh disituasi seperti ini."

"Ini baru guru sesungguhnya ya haha..."

"Belum cukup dipukul dia," sahut Vino kesal

"Bapak tahu kan kata-kata...

'harus dihajar baru sadar' biar kami sadarkan!" teriak Vino kesal.

Satu tangan vino maju namun terhenti....

****

Terima kasih sudah membaca.

Support kalian adalah semangat ku.

🌟🤲❤️🙏👍

Terpopuler

Comments

sani yuliyani

sani yuliyani

ada ya sekolah anak murid ny kaya alien kelakuan nya/Facepalm/

2024-03-28

1

Azizah SULAEMAN

Azizah SULAEMAN

itu guru sm murid sama aja..

2024-03-25

0

Pie Yana

Pie Yana

memang ada ya murid sampai mukuli guru gitu?

2024-03-16

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!