Bab 12.Masuk STM/SMK Teknik part 06

Semua cerita ini hanya fiksi dan imajinasi.

Hallo semuanya....

Happy Reading...

Big love buat para pembaca 💜💜

💜💜💜💜💜💜💜💜

"Anak itu...? kelas 1-4" suara hati Adriano yang melihat salah seorang murid di bully.

"Dasar..." teriak Homin. saat ini Ridho terjatuh duduk di depan Homin.

"Anak-anak jurusan mesin apa memang seperti itu?" protes Homin.

Bukh.....

satu tendangan dari Homin melayang ke perut Ridho.

Uhuk... Ridho pun batuk kesakitan dan sedikit terpental.

Tap... tap.....

Homin berjalan mendekati Ridho yang tersungkur jatuh di lantai.

"Kau belum pernah kena pukul pipa besi, kan?" ucapnya kepada Ridho.

"Coba saja kau rasakan betapa sakitnya di pukul dengan besi asli dan pipa besi." celoteh Homin yang berniat memukul Ridho.

"Aku harus menghentikan-nya." "Kalian...!" seru Adriano.

Tapi..... tekatnya yang kuat beda dengan tubuh Adriano yang masih trauma mengingat kejadian dimana Dia di pukul anak-anak kemaren.

Getar... getar...

Brukg...

Deg... deg... deg...

Tubuhnya bergetar dan melemas seketika sampai terjatuh di lantai jantung yang berdetak kencang seperti sedang ketakutan.

"Oh...? Kenapa...?"

Deg... deg... deg...

suara hati Adriano yang masih tak percaya dengan apa yang di alami-nya saat ini.

Grep...

Yovandra memegang tangan Adriano.

"Lantainya kotor." ucapnya sambil menarik Adriano berdiri.

Adriano terbengong kaget dan reflek ikut berdiri.

"Yovandra... " lirih Adriano pelan.

"Tidak usah khawatir, Ridho itu... Anak langka yang memiliki tatapan lulus STM dengan sukses." tegas Yovandra santai.

****

Kembali ke Homin yang mulai bertingkah lagi dan memojokkan Ridho.

"Lihat dia, tingkahnya berubah?kenapa? melawan seperti tadi dong?" ejek Homin melihat Ridho bersujud memohon ampun.

"Ma-maaf aku tidak akan begitu lagi? beneran, Kak... hiks... hiks... " ucap ridho yang berusaha memohon ampun kepada Homin si kakak kelas.

***"

"Tunggu kau mau apa? Yovandra?" teriak Adriano melihat Yovandra berjalan menuju ruangan pengeboran minyak di mana ada Ridho di dalam sana yang sedang di pukul oleh Homin si kakak kelas jurusan teknik automotif.

Jalan... jalan...

"Aku harus menyelamatkan-nya dia adalah calon teman belajarku, untuk lulus STM dengan baik dan sukses." tukas Yovandra.

"Teman belajar apa?" teriak Adriano.

*Flashback*

Yovandra nggak pintar dalam belajar. sejak SMP Yovandra hanya suka olahraga.

Nilainya selalu buruk, banyak teman kelas-nya yang mengejeknya di sekolah, padahal Yovandra selalu belajar mati-matian di rumah denganku, dan juga di tempat les. Tapi hasilnya tetap sama, pada akhirnya alasannya cuma satu 'karena Yovandra tidak bisa belajar'

sampai pada titik Yovandra ingin menyerah dan berhenti belajar.

****

"Sudahlah aku berhenti saja!" kata Yovandra yang menangis ketika di dalam kamarnya, Yovandra 14 tahun saat SMP.

Lalu Sonya mamanya datang menemuinya yang sendirian di kamar.

"Yovan, kakakmu akan jadi tutormu, mama sudah mengatakannya pada kakakmu, untuk membantu kesulitanmu dalam belajar." kata Sonya mama Yovandra di pintu kamarnya.

"Hiks... hiks..." suara Yovandra menangis.

"Aduh! Kau menangis?!" keluh Sonya melihat anak tampanya menangis dan berjalan masuk menghampiri Yovandra.

"Ada apa di sekolah? atau karena kau salah semua? kok tiba-tiba..." tanya Sonya.

".... Bukan, entah kenapa... aku cuma... merasa kesal..." jawab Yovandra.

*Flashback selesai*

*****

"Kalau di larang malah semakin ingin, untuk aku yang ingin bisa belajar, dan lulus sekolah STM/SMK teknik mesin dengan sukses, sudah menjadi seperti sebuah impian." isi pikiran Yovandra.

Grrrtt... tak...

Adriano menarik tangan Yovandra.

"Kakak?" ucap Yovandra yang kaget melihat kakaknya menarik tangan-nya.

"Kau, mau bertengkar seperti mereka, kan! tidak boleh... walaupun di sini berkelahi sudah menjadi hal biasa... tetap saja di sini adalah sekolah untuk belajar, dengan alasan apa pun kekerasan itu tidak bisa di benarkan, kemarin aku diam saja karena kaget, tapi hari ini tidak boleh!" tegas Adriano menasehati Yovandra adiknya.

Yovandra menoleh dan mendengarkan Adriano berbicara.

"Sebagai guru aku tidak bisa...

membiarkan cara seperti itu..."

Getar... getar....

tangan Adriano yang memegang tangan Yovandra bergetar.

"Pak guru..."

Yovandra lalu tersenyum "Benar kata Kakak." jawabnya pelan.

"..... Adriano terperanjat diam mendengar jawaban Yovandra.

"Pokoknya asal tidak berkelahi kan? aku juga sebenarnya paling nggak suka berurusan dengan preman." celetuk Yovandra lalu pergi mengambil sesuatu.

Kembali ke Homin dan Ridho.

Homin tiba-tiba menghentikan aksinya yang hendak meninju Ridho.

Srat...

"Mmph..."

"Apa ini?"

Homin berbicara sambil menutup mulut dan hidungnya.

Sedangkan Ridho masih terperanjat namun tetap diam sambil sedikit melirik dan melongo seketika, dengan pipinya yang sudah bengkak begitu juga matanya.

"Bukanya ini hidran! (pemadam api).

gila! baji*gan sint*ng mana yang ..." umpat Homin kesal.

Pssssshh?!!

Sedangkan Yovandra sibuk menyemprotkan pemadam api, ke dalam ruangan tersebut ruang teknik automotif.

"Hei! siapa? yang suruh kalian bubar begitu?!" teriak Homin melihat anak-anak yang lainya bangun dari tengkurepnya.

Ohok!.... Ohok!....

Mereka batuk-batuk semua dan berusaha berdiri

Homin masih dengan posisinya mencengkeram kerah baju Ridho, dan tangan satunya mengepal siap meninju Ridho, sedangkan Ridho berdiri setengah badan dengan lututnya dan sedikit lemas.

"Hah, berani mengganggu jam pengajaranku, bang*at! baji*gan mana berani-beraninya!" teriak Homin sangat marah.

Klang..... suara pemadam api terlempar ke lantai.

Tak... tak... tak...

Tak... tak... tak....

suara kaki Yovandra yang berlari kencang membuat Homin terperanjat melongo, dan Ridho pun meringis kesakitan akibat cengkeraman tangan Homin di kerah bajunya.

Tap!!!

Yovandra berhasil merebut Ridho dari cengkeraman tangan Homin. dan Homin pun tersentak kaget lalu....

Brakh.....

"Ukh..." desah Homin yang terpental jatuh ke lantai.

Syut...

Homin menoleh ke arah Yovandra dan Ridho yang berlari namun tak terlihat kalau yang menerobos dirinya adalah Yovandra.

"Anj*Ng apa itu tadi." suara hati Homin.

"Sepertinya mereka berdua keluar lewat pintu belakang..." gumam Homin.

Karena ruangan penuh dengan asap, pemadam kebakaran membuat pandangan Homin jadi terhambat dan tidak jelas.

***

Kembali ke posisi Adriano yang melihat jelas apa yang dilakukan oleh Yovandra adiknya.

".... Memang bagus sih kau tidak bertengkar....." ucap Adriano dengan wajah terkejutnya.

"Tapi apa tidak terlalu mencolok" suara hati Adriano melihat.....

Wuuuush..... Wuuuussh.....

Asap berhembusan keluar dari ruangan teknik automotif.

"Yovandra..." lirih Adriano pelan.

***

Kembali ke Yovandra dan Ridho.

"Hah, Yovandra ternyata kau, jadi kau mengejarku sampai ke sini?" tanya Ridho kaget dengan tindakan Yovandra.

"Hahaha..... ya begitulah, kalau kau merasa berterima kasih, ayo belajar bareng dengan..." jawab Yovandra canggung.

"Bagaimana kalau kau ketahuan melakukan hal seperti ini...? kau kan tahu dia siapa!" protes Ridho dengan berteriak kepada Yovandra dengan wajah paniknya yang berdiri di depan Yovandra.

"..... siapa memangnya?" jawab Yovandra santai dan tenang,sambil berjongkok di lantai.

"Kau nggak tahu...? serius?" jawab Ridho heran dan bingung.

"Ah, memangnya kau pikir kenapa STM teknik di sebut sebagai 'tempat para berandalan' itu karena ada anak-anak geng eksekutif berandalan di STM teknik ini, yang terkenal dengan kekejaman-nya. mereka sejak kecil tumbuh besar di dalam goa para preman" Ridho menjelaskan kepada Yovandra.

***

Jangan lupa dukungannya ya.

Like, komentar, dan kritikan dari kalian adalah penyemangatku.

Kasih gift juga boleh banget.

Big love 💜💜💜💜

Terpopuler

Comments

VhatmaR

VhatmaR

something banget deh karyamu,,,keren keren

2024-03-02

1

Erlangga😈👻

Erlangga😈👻

Real kisahku.....

2024-02-27

0

™•°Aliya

™•°Aliya

pas SMP masih nangis ya,gegara belajar....
pas STM pemalu tapi Gila,....

2024-02-25

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!