Bab 02. Menikah part 02

Hallo semuanya.....

Selamat membaca karya ku ....

Jangan lupa tinggalkan jejak kalian 🌟💜👍😁

🌟🌟🌟🌟🌟

"Sedang apa kalian bertiga di situ?" tanya Pak Ustadz kepada mereka bertiga.

"Pak Dhe!" ucap Hyuga yang mendengar perkataan Pak Dhe-nya yang tiba-tiba datang menghampiri mereka bertiga.

"Bu Dhe."

"Hiks ... Hiks ... " isak Yona berjalan mendekat dan memeluk Bu Dhe-nya.

"Apa yang terjadi Yona?" tanya Bu dhe kepada Yona yang memeluknya.

"Yona bilang, ingin segera menikah dengan Hyuga Ma ... " sela Alreno bohong.

''Apakah yang di katakan Kakakmu itu benar Yona?" tanya Pak Dhe Herman.

"Iya, Paman, Yona merengek ingin Aku segera menikahinya," tambah Hyuga bohong.

"Hyuga, jaga hati dan ucapanmu," sahut pak Dhe Hyuga.

"Biarkan Yona yang menjawabnya sendiri, apakah yang kalian katakan ini benar?" Pak Ustadz memberikan kesempatan Kepada Yona untuk bicara.

"Yona, jujur sama Bu dhe, apa yang sedang terjadi? Tidak usah takut."

Mendengar ucapan Bu dhe-nya Yona melepaskan pelukannya lalu ....

"A-aku masih belum ... "

"Ingin segera menikah dengan Hyuga, itu yang mau di katakan Yona Ma" sela Alreno lagi sambil memicingkan kedua matanya kepada Yona.

****

Di balik pintu kamar yona, ada manusia bernama Yovandra sedang mendengar semuanya.

"CK, stt, para manusia pemaksa dan pembohong itu, mencari kesenangan-nya sendiri, sialan! aku bener-bener gak tahan dengernya," dumel Yovandra di balik pintu lalu ....

Ceklek!

Mendadak Yovandra keluar dari pintu, dimana itu adalah tempat tidur dan tinggal Yona setiap harinya.

Dengan tenang dan santainya Yovandara bersuara sambil berjalan mendekat.

"Mereka berdua berbohong!" ucapnya sambil menunjuk Hyuga dan Alreno.

"Mereka berdua memaksa dan mengancam dia!" menunjuk ke arah Yona berada.

Deg....

Jantung Yona berdetak kaget. "Dia, gila ya. Keluar dari kamarku dengan tenang dan santainya, di depan banyak orang begini, apa jadinya ini ... dasar bocah gila!!" suara hati Yona.

"Duh, sial bener Aku hari ini," bisik Yona.

"Siapa kamu? Tiba-tiba keluar dari kamar Yona?" tanya Alreno penasaran sambil mendorong dada Yovandara kasar.

"Eits ... "

Yovan menghindar kalem dan berkata, "Santai dulu lah, main dorong aja."

Pak Dhe dan Bu Dhe Yona terdiam mematung melihat Yovandra yang tiba-tiba keluar dari kamar Yona keponakanya itu.

Tak bisa berkata-kata lagi masih berusaha mencerna dengan baik keadaan yang sedang terjadi, semuanya butuh penjelasan dari Yona dan Yovandra namun belum sempat Pak Dhe Hyuga bertanya, Hyuga lebih dulu bicara.

"Kalian berdua habis berbuat 'mesum' di dalam kamar itu?" tuduh Hyuga geram tak terima ada laki-laki lain yang lebih dulu bermalam dengan Yona.

"Apa pun yang terjadi Aku akan tetap menerimamu, Yona," bisiknya pelan kepada Yona.

"Jujur Kau Anak berandalan?!" gertak Hyuga.

"Brengsek!!" ucap Alreno siap melayangkan bogem kepada Yovan.

Tapi dengan sigap Yovan menangkap tangan Alreno dan memegangnya kuat, "Ku bilang santai dulu. bisa!" tegas Yovandra.

Semuanya terdiam fokus melihat kejadian barusan dan Yona menunduk bingung.

"Sial!" umpat Alreno.

"Bodoh" ejek Hyuga.

"Wahai, Anak muda siapa namamu?" tanya Pak Dhe Hyuga sebagai ustadz dengan tenang menginterogasi.

"Saya?" jawab Yovan.

"Ya"

"Yovan."

"Apa yang kamu lakukan di dalam, sehingga kamu bisa keluar dari pintu itu?"

"Tidur."

"Hah ... dasar gila, bisa-bisanya dia bilang tidur, jangan terlalu jujur, ini bisa jadi bomerang buat dirimu sendiri, dasar bocah gila, meski yang kamu katakan benar," batin Yona.

"Pak Dhe dengar sendiri apa jawabnya tadi, ti-dur! Heh ... Yona. Yona, jadi ini alasanmu menolak ku terus menerus," ucap Hyuga menggelengkan kepala stres dengan kejadian ini.

"Sabar dulu Hyuga, jangan menyimpulkan hal yang belum terbukti kebenaranya," jawab Pak Ustadz sekaligus pakdhe Hyuga.

"Hei, Anak muda. Apa kau meniduri keponakanku?" tanya Pak dhe Yona tegas.

"Tidak," jawab Yovan menggeleng.

"Bohong. Kalian berdua pasti sudah berbuat mesum! jadi, harus di cambuk sebagai Hukuman," lagi Hyuga menyela.

"Diam Hyuga, jaga bicaramu!" bentak Pak dhe-nya kepada Hyuga membuatnya kaget dan terdiam kesal.

"Lalu, apa yang terjadi,Yona?" Bu dhe Pak dhe menatap Yona teduh.

"Tolong, nikahi saya. Yovandra Regar Gumilang," ucap Yona lantang.

"Hah?! Apa tadi kamu bilang?" jawab Yovandra bingung.

''Apa takdir sedang bercanda denganku, ingin menolong malah... " suara hati Yovan.

"Hah ... "

Hyuga berdengus pelan.

"Kalian dengar Yona bahkan tahu nama lengkapnya," lagi Hyuga menyela kesal.

"Lepaskan Aku, bocah sialan!" gertak Alreno yang masih disergap oleh Yovandra tapi Yovandra mengabaikannya.

"Anak muda ini, siapa mu Yona?!" tanya Pak Ustadz.

"Dia, ca-calon suami saya Pak Ustadz, yang baru datang ke sini karena lama tidak bertemu," bohong apa jujur nih, simpulkan sendiri.

"Bisa kalian berdua buktikan, jika kalian tidak melakukan zina! Atau perbuatan yang dilarang lainya sebelum menikah?" interogasi Pak Ustadz kepada Yona dan Yovandra.

"Hei ... Yona, itu namamu, kan?" tanya Yovandra.

"Sebenarnya apa mau Kamu? Aku keluar ingin menolongmu yang di tuduh kedua manusia ini tadi, kenapa Kamu malah ... '' Yovan berhenti berucap saat Yona melirik ke arah matanya dengan tatapan, "Tolong bantu saya. Aku mohon."

"CK, apa-apaan ini," suara hati Yovandra.

Tak ada yang menjawab, tiba-tiba Yovandra melepaskan Alreno.

"Akan Aku buktikan tuduhan itu salah," tegas Yovandra.

*****

Terima kasih sudah membaca

Baca terus kelanjutannya ya.

💜🌟🙏👍😄😉

Terpopuler

Comments

𖤍ᴹᴿ᭄☠BanxJeki Hiatus,GC.2th

𖤍ᴹᴿ᭄☠BanxJeki Hiatus,GC.2th

kocak 😂 tetap semangat Thot 🌹🤗

2024-07-21

0

Azizah SULAEMAN

Azizah SULAEMAN

keren kak ceritanya

2024-03-21

0

Azizah SULAEMAN

Azizah SULAEMAN

oo yang ngajak nikah duluan Yona

2024-03-21

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!