Bab 16 - Ara Sakit

"Lepas !!" teriak Kayla berusaha melepaskan cekalan tangan sang suami padanya.

"Kasar banget sih Mas ke aku !"

"Aku?" ucap Langit dengan nada bermaksud menyindir Kayla dengan menunjuk jarinya ke wajahnya sendiri.

"Apa enggak salah, Kay?"

"Aku atau kamu yang arogan !!" bentak Langit.

"Aku tadi kan sudah bilang ke Mas. Ara itu bandel. Aku enggak mau punya anak yang nantinya manja dan susah diatur. Makanya Ara tadi aku hukum. Biar ke depan dia enggak ngulangi kesalahannya," ucap Kayla penuh penekanan pada Langit guna memperkuat alibinya.

"Kesalahan Ara apa coba?"

"Aku tanya sama kamu sekarang,"

"JAWAB !!" pekik Langit yang tak sabar menunggu jawaban dari sang istri.

Kayla seakan tengah berada di ruang interogasi kepolisian. Langit memandang dirinya dengan tatapan yang tak biasa dan menghunus tajam.

"Sial !!" batin Kayla menggerutu sebal.

"Kenapa kamu diem?"

"Ara salah apa Kay?" tanya Langit sekali lagi pada Kayla dengan nada yang masih tinggi. Namun Kayla tetap bungkam. Ia justru membalas tatapan tajam suaminya dengan keangkuhan yang memang melekat padanya.

"Ara itu anak kita, Kay !"

"Dia itu punya nyawa dan punya perasaan. Dia itu manusia bukan benda mati. Ngerti kamu !!"

"Mendisiplinkan anak bukan dengan cara seperti itu. Bukan dengan cara kasar apalagi ala-ala preman. Kamu seorang ibu, Kay. Dia darah dagingmu sendiri. Saat kita tua nanti, siapa yang merawat kita jika sakit?"

"Tetangga atau orang tua kita kah?"

"Pastinya anak kita sendiri, Kay. Kalau kita sebagai orang tua saat mereka kecil dan bertumbuh kembang sudah bersikap kasar seperti ini, mau jadi apa nanti anak kita kelak saat besar. Aku harap ini terakhir kalinya kamu mendidik Ara seperti tadi. Kamu tidak lupa kan kalau Ara divonis autisme ringan karena kesalahan kita berdua sebagai orang tua yang tak becus di masa lalu. Aku ingin memperbaiki semuanya. Jangan sampai kamu mengecewakanku. Pakailah hati dan cintamu layaknya seorang ibu kandung yang benar,"

"Seperti Ara anak orang lain saja kamu perlakukan seperti itu. Huft !!" keluh Langit seraya mengusap kasar wajahnya sendiri yang tengah lelah. Bukan hanya fisiknya tapi batinnya juga lelah.

Seketika Langit berjalan dan masuk ke kamar mandi pribadi yang ada di dalam kamar mereka berdua. Lalu ia menutup pintu secara kasar karena emosi masih menaungi dirinya.

BRAKK !!"

Pintu kamar mandi pun akhirnya tertutup dengan sempurna. Menyisakan Kayla yang bersungut-sungut tak terima.

"Dia kira aku enggak punya perasaan apa ?"

"Sudah impo*ten tapi lupa ngaca ke diri sendiri !!"

"Memangnya istri cuma bahagia sama duit doang! Percuma banyak duit kalau senjatanya loyo kayak kerupuk kesiram air. Langsung mlempem,"

"Bener-bener sial hidupku !!" batin Kayla terus menggerutu.

☘️☘️

Agenda Kayla hari ini yang ingin berkunjung ke rumah orang tuanya pun terpaksa batal. Namun jika harus berdiam diri di rumah dalam kondisi tak menyenangkan seperti ini, bukan lah style seorang Kayla Andini Sastro.

Alhasil ia pun mengutak-atik ponsel mewah miliknya yang bergambar buah apel kena gigit. Ia tengah sibuk membaca WAG teman-teman arisannya dengan seksama. Tentunya teman-teman Kayla yang memiliki style sosialita high class seperti dirinya.

Akan tetapi perlu digarisbawahi bahwa gaya atau style yang sama bukan berarti mencerminkan orang tersebut akan memiliki kepribadian atau inner beauty sama.

☘️WAG CINTA RUPIAH☘️

Silvia : Bestie, nanti malam meet up ke tempat biasa yuk. Lagi suntuk nih.😵

Debora : Suntuk kenapa, Beb?🤔

Silvia : Biasa, mertua nagih anak terus. Lah kalau sama Tuhan belum juga dikasih anak, terus gimana coba? 😭

Debora : Mas Edo tiap malam rajin nebar benih ke sawahmu kan, Beb?

Silvia : Iya nebar dong, walau enggak tiap malam juga keles. Mas Edo bisnisnya lagi naik daun jadi sibuk deh. Aku sering ditinggal pergi sama doi. Huft nyebelin !!😌

Debora : Nyebelin tapi cinta kan...🤣

Silvia : Banget kalau itu. Jangan ditanya. Hehe...😍 Walaupun aku sama Mas Edo dijodohin, tapi aku cinta banget sama doi. Terima doi apa adanya sebelum dia sesukses sekarang ini.

Debora : Eh, Beb. Tapi hati-hati juga. Soalnya kalau laki banyak duit terus gak kuat iman apalagi kalian berdua nikahnya dari perjodohan takutnya Mas Edo punya ban serep di luar rumah.

Silvia : Ih bestie !!

Jangan bahas p3lakor dong! Ngeri tahu.🤮

Debora : Oke-oke. Sorry dorry stroberi, Beb.✌️ Aku yakin Mas Edo setia sama kamu kok, Beb. Semoga kalian selalu harmonis dan segera dapat momongan.

Silvia : Aminn... 🤲 Makasih doanya ya, Beb.

Semoga bulan depan tamu bulananku enggak datang. Jadilah Edo junior. Biar mertuaku enggak koar-koar soal anak lagi. Delapan tahun menikah kalau ketemu yang dibahas cuma anak-anak terus sampai aku bosan. 😩

Debora : Sabar, Buk. Coba kamu belikan Ibu mertuamu tas mewah merek Kremes seri Hamaloyo terbaru. Pasti langsung seneng banget. Kalau enggak salah itu seri baru yang termahal. Konon katanya bahannya terbuat dari kulit buaya penghuni sungai terpanjang di dunia. Amazing kan, Beb😍

Silvia : Eh Kay. Kok cuma dibaca doang sih ! Komen lah. Kangen nih. Ikut gabung enggak sama kita nanti malam?

Debora : Iya nih. Nongol dong Kay! 😤

Jangan jadi Ratu Ngintip alias CCTV doang!👀👀

Kayla : Oke. Nanti malam kita ketemu di tempat biasa.

Silvia : Yeayyyy...🥳

Debora : Idem yeayy...🤣🎉

Kayla hanya memutar bola matanya jengah saat membaca balasan chat dari Silvia dan Debora di WAG Cinta Rupiah.

☘️☘️

Malam pun tiba. Kayla yang tengah mogok bicara dengan suaminya, langsung bergegas pergi dari rumahnya tanpa meminta izin atau pamit pada Langit. Dirinya langsung tancap gas mengendarai mobil sedan mewahnya warna putih yakni kado ulang tahun dari Langit untuknya setahun yang lalu.

Tentu saja Kayla pergi untuk bertemu Silvia dan Debora ke sebuah cafe and lounge langganan mereka yang ada di dalam sebuah hotel berbintang di kota Bandung. Sedangkan di rumah, Bik Sari yang tengah menemani Ara, mulai dilanda cemas. Saat ia merasakan indikasi demam terjadi pada tubuh bocah cantik berbulu mata lentik tersebut.

Bik Sari pun pergi menuju ke kamar tamu yang ada di lantai satu dan mengetuk pintu kamar tersebut. Sebab ia tahu suami majikannya tadi seusai bertengkar hebat, keduanya pisah kamar. Langit masuk ke kamar lainnya yang ada di lantai satu. Sedangkan Kayla berada di kamar utama.

Bik Sari juga tadi sempat mendengar deru mobil Kayla keluar dari rumah. Saat itu, Langit tengah tertidur pulas. Sebelum tidur, Langit sempat melihat putrinya yang sudah terlelap di lantai dua.

Namun saat itu tanda-tanda Ara demam, belum ada. Sehingga Langit memutuskan untuk mengistirahatkan raganya yang tengah letih.

Tok...tok...tok...

Suara ketukan pintu yang cukup kencang seketika menggangu tidurnya. Langit pun mulai membuka mata lalu terbangun. Ia menguap lantas mengucek matanya dan melihat jam yang ada di kamarnya. Saat ini menunjukkan pukul sepuluh malam.

"Hoam..."

Langit pun bangun dari ranjangnya dan berjalan perlahan ke arah pintu kamarnya.

Ceklek...

Derit pintu terbuka menampilkan Bik Sari yang terlihat sangat cemas.

"Pak," ucap Bik Sari.

"Ada apa, Bik? Kok kelihatan cemas begitu,"

"Anu, Pak. Ehm..." ucap Bik Sari yang mendadak kebingungan dan cemas bercampur jadi satu seraya menautkan jari-jemarinya tanda bahwa ia sedang gugup.

"Anu apa? Coba bicara yang jelas, Bik."

"Non Ara, Pak."

"Ara kenapa?" tanya Langit yang langsung terfokus pada putrinya. Rasa kantuknya yang sebelumnya masih hinggap pada dirinya, seketika lenyap begitu saja.

"Non Ara demam, Pak." Bik Sari pun menjawab apa adanya.

"APA !!"

Seketika langkah kaki Langit bergegas naik ke lantai dua, tepatnya menuju ke kamar putrinya.

Bersambung...

🍁🍁🍁

Terpopuler

Comments

Sulis Tyawati

Sulis Tyawati

kenapa kamar ara sendirian d lantai atas,, sementara ortunya d bawah.

2025-01-19

1

Wahyu Kasep

Wahyu Kasep

gwa yakin dan semaki yakin bahwa Sanya Kayla punya berondong jagung manis

buat apa banyak duit fulus Mony hepeng artos cicis ceceh kalau burung suami gak hidup
ayo Kayla jangan sampai kamu minta atau di cerei sama langit yang penting duit 😎 soal urusan ranjang gampang banget itu ? berondong jagung manis gogilo ngantri

2024-12-17

2

Suci Dava

Suci Dava

mantu idaman mama Ayu luar biasa

2024-12-17

1

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 - Perundungan
2 Bab 2 - Bunda Jangan Nangis
3 Bab 3 - Daftar Sekolah
4 Bab 4 - Hinaan
5 Bab 5 - Membacakan Dongeng
6 Bab 6 - Penyesalan
7 Bab 7 - Bertemu Pria Baik Hati
8 Bab 8 - Mulutmu Harimaumu
9 Bab 9 - Hari Pertama Sekolah
10 Bab 10 - Ara vs Elang
11 Bab 11 - Kemiripan
12 Bab 12 - Kawan Lama
13 Bab 13 - Tokcer Banget Euyy
14 Bab 14 - Ara Si Anak Spesial Yang Malang
15 Bab 15 - Emosi
16 Bab 16 - Ara Sakit
17 Bab 17 - Saling Berpelukan
18 Bab 18 - Mantan Kekasih
19 Bab 19 - Sakit Dan Rindu
20 Bab 20 - Tetangga Julid
21 Bab 21 - Tamparan
22 Bab 22 - Benih Cinta Kita
23 Bab 23 - Berbagi Bekal
24 Bab 24 - Siapa Nama Papamu ?
25 Bab 25 - Bermain Bersama
26 Bab 26 - Cinta Terlarang
27 Bab 27 - Who Is She?
28 Bab 28 - Kehilangan Jejak
29 Bab 29 - Rencana Kayla
30 Bab 30 - Bertemu Bu Merry
31 Bab 31 - Musibah Membawa Berkah
32 Bab 32 - Pertemuan Perdana Edo dan Ara
33 Bab 33 - Syok
34 Bab 34 - Pertengkaran
35 Bab 35 - Keluarga Sastro
36 Bab 36 - Menghabisi Atau Dihabisi ?
37 Bab 37 - Elang Rindu Ara
38 Bab 38 - Jogjakarta
39 Bab 39 - Sahabat Rasa Saudara
40 Bab 40 - Kampus Penuh Kenangan
41 Bab 41 - Pertemuan Perdana Setelah Sekian Lama
42 Bab 42 - Cemburu Tak Kasat Mata
43 Bab 43 - Alden Oh, Alden
44 Bab 44 - Porak Poranda
45 Bab 45 - Hampir Tenggelam
46 Bab 46 - Hamil Lagi ?
47 Bab 47 - Sidang Ala Binar
48 Bab 48 - File
49 Bab 49 - Nasehat Binar
50 Bab 50 - Jejak Digital
51 Bab 51 - Drama Megalodon
52 Bab 52 - Map Usang
53 Bab 53 - Kenyataan Pahit
54 Bab 54 - Mertua vs Menantu Kesayangan
55 Bab 55 - Egois
56 Bab 56 - Ara Menghilang
57 Bab 57 - Mencari Ara
58 Bab 58 - Pertemuan Tak Terduga
59 Bab 59 - Momen Terakhir Bersama Charlie
60 Bab 60 - Wasiat
61 Bab 61 - Masih Sebatas Dugaan
62 Bab 62 - Skakmatt !!
63 Bab 63 - Perubahan Elang
64 Bab 64 - Semakin Kacau
65 Bab 65 - Masuk IGD
66 Bab 66 - Janda Tajir
67 Bab 67 - Langit vs Alea
68 Bab 68 - Rekaman CCTV
69 Bab 69 - Maafkan Papa
70 Iklan Sejenak
71 Bab 70 - Tamu di Rumah Komandan
72 Bab 71 - Kondisi Ara
73 Bab 72 - Kecurigaan ?
74 Bab 73 - Golongan Darah
75 Bab 74 - Perselingkuhan
76 Bab 75 - Bersiap Pergi
77 Bab 76 - Menjenguk Ara
78 Bab 77 - Siapa Namanya ?
79 Bab 78 - Permintaan Maaf Elang
80 Bab 79 - Saksi Bisu Malam Itu
81 Bab 80 - Sudah Pindah
82 Bab 81 - Sepucuk Surat
83 Bab 82 - Saran Komandan
84 Bab 83 - Hasil Tes DNA
85 Bab 84 - Mendesak Kayla Berbicara
86 Bab 85 - Talak
87 Bab 86 - Syok
88 Bab 87 - Tahi Lalat
89 Bab 88 - Edo dan Kayla (1)
90 Bab 89 - Edo dan Kayla (2)
91 Bab 90 - Darah
92 Bab 91 - Bed Rest
93 Bab 92 - Menemui Binar
94 Bab 93 - Senyumlah Syukuri Hidupmu
95 Bab 94 - Dilarikan ke Rumah Sakit
96 Bab 95 - Minta Sun
97 Bab 96 - Menceritakan Semuanya
98 Bab 97 - Butuh Kesabaran
99 Bab 98 - Maafkan Bunda, Sayang.
100 Bab 99 - Masih Dalam Kebekuan
101 Bab 100 - Adik Kandung Abang (Saudara Kembar)
102 Bab 101 - Butuh Waktu
103 Bab 102 - Ayah
104 Bab 103 - Berita Viral
105 Bab 104 - Tak Ingin Hancur Sendirian
106 Bab 105 - Resmi Bercerai
107 Bab 106 - Di Ujung Tanduk (Pernikahan Edo dan Silvia)
108 Bab 107 - Bersimbah Darah
109 Bab 108 - Semakin Frustasi (Edo)
110 Bab 109 - Mendadak Drop
111 Bab 110 - Janji Suci Pernikahan
112 Bab 111 - Mega Skandal (Aib Masa Lalu)
113 Bab 112 - Klarifikasi
114 Bab 113 - Operasi
115 Bab 114 - Setelah Operasi
116 Bab 115 - Maaf dan Air Mata Penyesalan
117 Bab 116 - Acara Syukuran
118 Bab 117 - Kebebasan Rahmat
119 Bab 118 - Bias Ara di Masa Lalu
120 Bab 119 - Tabur Tuai
121 Bab 120 - Kebahagiaan Sejati (LADA with ERA)
122 INFO & GA
123 Extra Chapter 1 - Persiapan ke Bali
124 Extra Chapter 2 - The Island of Paradise
125 Extra Chapter 3 - Buah Dari Kesabaran
126 Extra Chapter 4 - Paris Van Java
127 Extra Chapter 5 - Acara Lamaran Yumna dan Alden
128 Extra Chapter 6 - Hamil
129 Last Bonus Chapter - Permata Hatiku
130 Spoiler Next Novel Othor Tidak Solehot
131 Launching Novel Baru
132 Promo Novel Baru
133 PROMO KARYA BARU
134 PROMO KARYA BARU
135 PROMO KARYA BARU
136 PROMO NOVEL BARU
Episodes

Updated 136 Episodes

1
Bab 1 - Perundungan
2
Bab 2 - Bunda Jangan Nangis
3
Bab 3 - Daftar Sekolah
4
Bab 4 - Hinaan
5
Bab 5 - Membacakan Dongeng
6
Bab 6 - Penyesalan
7
Bab 7 - Bertemu Pria Baik Hati
8
Bab 8 - Mulutmu Harimaumu
9
Bab 9 - Hari Pertama Sekolah
10
Bab 10 - Ara vs Elang
11
Bab 11 - Kemiripan
12
Bab 12 - Kawan Lama
13
Bab 13 - Tokcer Banget Euyy
14
Bab 14 - Ara Si Anak Spesial Yang Malang
15
Bab 15 - Emosi
16
Bab 16 - Ara Sakit
17
Bab 17 - Saling Berpelukan
18
Bab 18 - Mantan Kekasih
19
Bab 19 - Sakit Dan Rindu
20
Bab 20 - Tetangga Julid
21
Bab 21 - Tamparan
22
Bab 22 - Benih Cinta Kita
23
Bab 23 - Berbagi Bekal
24
Bab 24 - Siapa Nama Papamu ?
25
Bab 25 - Bermain Bersama
26
Bab 26 - Cinta Terlarang
27
Bab 27 - Who Is She?
28
Bab 28 - Kehilangan Jejak
29
Bab 29 - Rencana Kayla
30
Bab 30 - Bertemu Bu Merry
31
Bab 31 - Musibah Membawa Berkah
32
Bab 32 - Pertemuan Perdana Edo dan Ara
33
Bab 33 - Syok
34
Bab 34 - Pertengkaran
35
Bab 35 - Keluarga Sastro
36
Bab 36 - Menghabisi Atau Dihabisi ?
37
Bab 37 - Elang Rindu Ara
38
Bab 38 - Jogjakarta
39
Bab 39 - Sahabat Rasa Saudara
40
Bab 40 - Kampus Penuh Kenangan
41
Bab 41 - Pertemuan Perdana Setelah Sekian Lama
42
Bab 42 - Cemburu Tak Kasat Mata
43
Bab 43 - Alden Oh, Alden
44
Bab 44 - Porak Poranda
45
Bab 45 - Hampir Tenggelam
46
Bab 46 - Hamil Lagi ?
47
Bab 47 - Sidang Ala Binar
48
Bab 48 - File
49
Bab 49 - Nasehat Binar
50
Bab 50 - Jejak Digital
51
Bab 51 - Drama Megalodon
52
Bab 52 - Map Usang
53
Bab 53 - Kenyataan Pahit
54
Bab 54 - Mertua vs Menantu Kesayangan
55
Bab 55 - Egois
56
Bab 56 - Ara Menghilang
57
Bab 57 - Mencari Ara
58
Bab 58 - Pertemuan Tak Terduga
59
Bab 59 - Momen Terakhir Bersama Charlie
60
Bab 60 - Wasiat
61
Bab 61 - Masih Sebatas Dugaan
62
Bab 62 - Skakmatt !!
63
Bab 63 - Perubahan Elang
64
Bab 64 - Semakin Kacau
65
Bab 65 - Masuk IGD
66
Bab 66 - Janda Tajir
67
Bab 67 - Langit vs Alea
68
Bab 68 - Rekaman CCTV
69
Bab 69 - Maafkan Papa
70
Iklan Sejenak
71
Bab 70 - Tamu di Rumah Komandan
72
Bab 71 - Kondisi Ara
73
Bab 72 - Kecurigaan ?
74
Bab 73 - Golongan Darah
75
Bab 74 - Perselingkuhan
76
Bab 75 - Bersiap Pergi
77
Bab 76 - Menjenguk Ara
78
Bab 77 - Siapa Namanya ?
79
Bab 78 - Permintaan Maaf Elang
80
Bab 79 - Saksi Bisu Malam Itu
81
Bab 80 - Sudah Pindah
82
Bab 81 - Sepucuk Surat
83
Bab 82 - Saran Komandan
84
Bab 83 - Hasil Tes DNA
85
Bab 84 - Mendesak Kayla Berbicara
86
Bab 85 - Talak
87
Bab 86 - Syok
88
Bab 87 - Tahi Lalat
89
Bab 88 - Edo dan Kayla (1)
90
Bab 89 - Edo dan Kayla (2)
91
Bab 90 - Darah
92
Bab 91 - Bed Rest
93
Bab 92 - Menemui Binar
94
Bab 93 - Senyumlah Syukuri Hidupmu
95
Bab 94 - Dilarikan ke Rumah Sakit
96
Bab 95 - Minta Sun
97
Bab 96 - Menceritakan Semuanya
98
Bab 97 - Butuh Kesabaran
99
Bab 98 - Maafkan Bunda, Sayang.
100
Bab 99 - Masih Dalam Kebekuan
101
Bab 100 - Adik Kandung Abang (Saudara Kembar)
102
Bab 101 - Butuh Waktu
103
Bab 102 - Ayah
104
Bab 103 - Berita Viral
105
Bab 104 - Tak Ingin Hancur Sendirian
106
Bab 105 - Resmi Bercerai
107
Bab 106 - Di Ujung Tanduk (Pernikahan Edo dan Silvia)
108
Bab 107 - Bersimbah Darah
109
Bab 108 - Semakin Frustasi (Edo)
110
Bab 109 - Mendadak Drop
111
Bab 110 - Janji Suci Pernikahan
112
Bab 111 - Mega Skandal (Aib Masa Lalu)
113
Bab 112 - Klarifikasi
114
Bab 113 - Operasi
115
Bab 114 - Setelah Operasi
116
Bab 115 - Maaf dan Air Mata Penyesalan
117
Bab 116 - Acara Syukuran
118
Bab 117 - Kebebasan Rahmat
119
Bab 118 - Bias Ara di Masa Lalu
120
Bab 119 - Tabur Tuai
121
Bab 120 - Kebahagiaan Sejati (LADA with ERA)
122
INFO & GA
123
Extra Chapter 1 - Persiapan ke Bali
124
Extra Chapter 2 - The Island of Paradise
125
Extra Chapter 3 - Buah Dari Kesabaran
126
Extra Chapter 4 - Paris Van Java
127
Extra Chapter 5 - Acara Lamaran Yumna dan Alden
128
Extra Chapter 6 - Hamil
129
Last Bonus Chapter - Permata Hatiku
130
Spoiler Next Novel Othor Tidak Solehot
131
Launching Novel Baru
132
Promo Novel Baru
133
PROMO KARYA BARU
134
PROMO KARYA BARU
135
PROMO KARYA BARU
136
PROMO NOVEL BARU

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!