Bab 13 - Tokcer Banget Euyy

"Istri Langit pamer test pack kalau positif hamil. Tokcer banget euyy kecebong si Langit. Haha..." ujar Yumna seraya tertawa.

"Baru juga nikah sebulan eh langsung hamil istrinya. Malahan acara empat bulanannya saja dulu meriah banget pas mereka rayakan di Bandung. Dirayakan di rumah orang tuanya si Kayla. Saat itu kamu belum tinggal di kota ini, Nan. Kan tadi kamu sempat cerita kalau sebelumnya kamu tinggal di tanah kelahiranmu. Masih LDR an sama suami bulemu itu. Terus beberapa hari yang lalu aku juga diundang ke acara tujuh bulanannya istrinya Langit, cuma enggak bisa hadir. Soalnya aku ada acara lain juga jadi bentrokan deh. Tapi acara tujuh bulanan si Kayla gantian dirayakan di Jogja di rumah mereka sendiri. Kan si Langit double job. Ya jadi dokter forensik juga dosen di UGM. Kayak kejar setoran saja dia. Mungkin bininya minta dibelikan pulau pribadi sampai dia kerja rodi terus 69 jam non stop. Haha..." kelakar Yumna seraya tertawa di ujung kalimatnya.

Seketika Nanda mendadak merasakan perih tak kasat mata di hatinya saat mendengar tentang rumah tangga Langit dan Kayla dari Yumna. Yang tentunya sangat bahagia di benaknya. Dua orang yang sama-sama sederajat dan berasal dari keluarga terpandang lalu bersatu dalam sebuah mahligai pernikahan dengan restu dari kedua orang tua.

Tak lama dari pernikahan itu langsung dikaruniai kehamilan. Di mana tak lama lagi keduanya baik Langit dan istrinya pasti berbahagia menyambut kehadiran keturunan keluarga mereka.

Sedangkan dirinya hamil dalam kondisi seperti ini. Sungguh berbanding terbalik. Namun ia tak dapat melawan kehendak takdir. Nanda hanya pasrah dan mengikuti jalan takdir hidupnya.

"Sabar ya sayang. Bunda janji akan selalu menjaga dan mencintaimu seumur hidup Bunda. Jika harus mengorbankan nyawa pun Bunda rela demi kamu, Nak." Nanda hanya bisa membatin seraya mengelus perutnya yang sudah sangat besar saat Yumna bercerita panjang lebar tentang kehidupan Langit dan istrinya.

Dari cerita Yumna, ia tahu jika Langit dan Kayla tinggal di Jogja usai menikah. Keluarga Kayla tetap berada di Bandung dan keluarga Langit tetap tinggal di Malang. Yumna tak tahu sama sekali jika Nanda mencintai Langit secara diam-diam sejak dahulu. Yang ia tahu bahwa Binar, Langit dan Nanda bersahabat sejak lama di UGM. Walaupun ketiganya berbeda jurusan. Hanya Binar Mentari Mahendra yang mengetahui bahwa Nanda mencintai Langit sejak lama.

Karena aktif berorganisasi di kampus, mereka bertiga yakni Langit, Binar dan Nanda pun akhirnya bersahabat dekat. Sedangkan Yumna dekat dengan Nanda selain satu kampus, mereka berdua tinggal di satu kos yang sama saat kuliah dahulu.

Yumna pun pamit pada Nanda. Karena hari sudah menjelang sore.

"Aku pamit pulang dulu. Besok pagi aku harus balik lagi ke Jogja. Cutiku sudah habis. Jadi waktunya kerja lagi cari cuan yang banyak. Hehe..." ucap Yumna seraya berpamitan pada Nanda.

"Jangan kerja terus !!"

"Cari calon suami segera sana," ujar Nanda.

"Kalau ada bule satu yang nganggur tapi gantengnya kayak suamimu, boleh juga. Kenalin dong ke aku. Hehe..." jawab Yumna tanpa tedheng aling-aling.

"Dasar mendadak silau sama bule. Kasihan dong nanti cowok pribumi kamu anggurin," ledek Nanda.

"Biar keturunanku ikut kinclong. Kamu enak kulitmu bersinar kuning langsat. Lah aku sawo kematengen begini. Kena pancaran sinar matahari terus-menerus malah makin gosyong terus jliteng berujung awan gelap pekat alias butek. Kalau suamiku bule kan minimal nanti memperbaiki keturunanku gitu loh, Nan. Hehe..." ucap Yumna.

"Huh, dasar !!" balas Nanda.

Saat Yumna akan beranjak pergi, mendadak ekor matanya menatap perut Nanda yang tampak sangat buncit. Bahkan tangannya tiba-tiba terulur mengelus perut temannya itu.

"Eh, kok perut kamu besar banget sih Nan. Apa kamu hamil kembar?" tanya Yumna tiba-tiba.

"Mulai deh Yumna menghalu," ledek Nanda seraya tertawa kecil. Sebab Yumna terkenal orangnya ceplas-ceplos dan suka melucu. Sehingga dirinya menganggap omongan Yumna barusan sekedar candaan.

"Eh, beneran tahu. Aku enggak lagi bercanda atau halu. Gede banget, Nan. Kamu sudah USG belum? Jenis ke*laminnya apa?" cecar Yumna.

"Belum USG lagi sih dan memang gak pengin tahu bayiku ini laki-laki atau perempuan. Biar jadi kejutan nantinya pas lahiran. Pokoknya sedikasihnya saja sama Gusti Allah. Yang penting sehat dan tak kurang satu apa pun," jawab Nanda.

Ya, faktanya Nanda memang tak melakukan USG kembali. Hanya sekali dilakukan saat usia kehamilannya lima minggu ketika dirinya pingsan dan dibawa oleh Charlie ke sebuah klinik di Bali. Setelah itu selama di desa tentunya ia tak melakukan USG karena peralatan yang sangat terbatas di sana.

Setibanya tinggal di Bandung, dirinya dan Charlie juga belum memeriksakan kembali baik ke dokter maupun rumah sakit. Selain kesibukan pekerjaan Charlie yang sedang padat, karena keduanya juga baru saja pindah ke Bandung. Bebenah rumah dan mengisi barang-barang kebutuhan rumah tangga juga masih belum selesai dilakukan keduanya.

Charlie dan Nanda tinggal di sebuah rumah yang disediakan oleh kantor tempat Charlie bekerja. Namun rumah tersebut hanya sebuah rumah dinas saja. Bukan milik Charlie pribadi. Nanda tak pernah mempermasalahkan dirinya tinggal di rumah seperti apa. Baginya seperti ini saja, dirinya sudah sangat bersyukur dipertemukan dengan pria baik hati seperti Charlie.

"Ya sudah aku balik dulu. Kabari aku kalau keponakanku lahir ya. Mau aku bawakan kado spesial buat bayimu nanti kalau sudah lahiran," ucap Yumna.

"Siap," jawab Nanda.

Akhirnya dua kawan lama itu pun berpisah. Sepeninggal Yumna pergi, Nanda kembali mengelus perutnya.

"Masak sih dedeknya kembar?" batin Nanda.

"Ah, pasti Yumna kebanyakan halu. Jadi aneh-aneh pikirannya. Dulu pas di Bali, USGnya juga cuma satu bukan kembar."

Bersambung...

🍁🍁🍁

Terpopuler

Comments

Sulis Tyawati

Sulis Tyawati

kalo Nanda hamil kembar apa ara kembarannya Elang y

2025-01-19

2

Marsia Sahara

Marsia Sahara

aku yakin nanda hamil kembar. ara ada lah anak dari nanda.

2025-01-09

1

Neulis Saja

Neulis Saja

next

2024-10-30

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 - Perundungan
2 Bab 2 - Bunda Jangan Nangis
3 Bab 3 - Daftar Sekolah
4 Bab 4 - Hinaan
5 Bab 5 - Membacakan Dongeng
6 Bab 6 - Penyesalan
7 Bab 7 - Bertemu Pria Baik Hati
8 Bab 8 - Mulutmu Harimaumu
9 Bab 9 - Hari Pertama Sekolah
10 Bab 10 - Ara vs Elang
11 Bab 11 - Kemiripan
12 Bab 12 - Kawan Lama
13 Bab 13 - Tokcer Banget Euyy
14 Bab 14 - Ara Si Anak Spesial Yang Malang
15 Bab 15 - Emosi
16 Bab 16 - Ara Sakit
17 Bab 17 - Saling Berpelukan
18 Bab 18 - Mantan Kekasih
19 Bab 19 - Sakit Dan Rindu
20 Bab 20 - Tetangga Julid
21 Bab 21 - Tamparan
22 Bab 22 - Benih Cinta Kita
23 Bab 23 - Berbagi Bekal
24 Bab 24 - Siapa Nama Papamu ?
25 Bab 25 - Bermain Bersama
26 Bab 26 - Cinta Terlarang
27 Bab 27 - Who Is She?
28 Bab 28 - Kehilangan Jejak
29 Bab 29 - Rencana Kayla
30 Bab 30 - Bertemu Bu Merry
31 Bab 31 - Musibah Membawa Berkah
32 Bab 32 - Pertemuan Perdana Edo dan Ara
33 Bab 33 - Syok
34 Bab 34 - Pertengkaran
35 Bab 35 - Keluarga Sastro
36 Bab 36 - Menghabisi Atau Dihabisi ?
37 Bab 37 - Elang Rindu Ara
38 Bab 38 - Jogjakarta
39 Bab 39 - Sahabat Rasa Saudara
40 Bab 40 - Kampus Penuh Kenangan
41 Bab 41 - Pertemuan Perdana Setelah Sekian Lama
42 Bab 42 - Cemburu Tak Kasat Mata
43 Bab 43 - Alden Oh, Alden
44 Bab 44 - Porak Poranda
45 Bab 45 - Hampir Tenggelam
46 Bab 46 - Hamil Lagi ?
47 Bab 47 - Sidang Ala Binar
48 Bab 48 - File
49 Bab 49 - Nasehat Binar
50 Bab 50 - Jejak Digital
51 Bab 51 - Drama Megalodon
52 Bab 52 - Map Usang
53 Bab 53 - Kenyataan Pahit
54 Bab 54 - Mertua vs Menantu Kesayangan
55 Bab 55 - Egois
56 Bab 56 - Ara Menghilang
57 Bab 57 - Mencari Ara
58 Bab 58 - Pertemuan Tak Terduga
59 Bab 59 - Momen Terakhir Bersama Charlie
60 Bab 60 - Wasiat
61 Bab 61 - Masih Sebatas Dugaan
62 Bab 62 - Skakmatt !!
63 Bab 63 - Perubahan Elang
64 Bab 64 - Semakin Kacau
65 Bab 65 - Masuk IGD
66 Bab 66 - Janda Tajir
67 Bab 67 - Langit vs Alea
68 Bab 68 - Rekaman CCTV
69 Bab 69 - Maafkan Papa
70 Iklan Sejenak
71 Bab 70 - Tamu di Rumah Komandan
72 Bab 71 - Kondisi Ara
73 Bab 72 - Kecurigaan ?
74 Bab 73 - Golongan Darah
75 Bab 74 - Perselingkuhan
76 Bab 75 - Bersiap Pergi
77 Bab 76 - Menjenguk Ara
78 Bab 77 - Siapa Namanya ?
79 Bab 78 - Permintaan Maaf Elang
80 Bab 79 - Saksi Bisu Malam Itu
81 Bab 80 - Sudah Pindah
82 Bab 81 - Sepucuk Surat
83 Bab 82 - Saran Komandan
84 Bab 83 - Hasil Tes DNA
85 Bab 84 - Mendesak Kayla Berbicara
86 Bab 85 - Talak
87 Bab 86 - Syok
88 Bab 87 - Tahi Lalat
89 Bab 88 - Edo dan Kayla (1)
90 Bab 89 - Edo dan Kayla (2)
91 Bab 90 - Darah
92 Bab 91 - Bed Rest
93 Bab 92 - Menemui Binar
94 Bab 93 - Senyumlah Syukuri Hidupmu
95 Bab 94 - Dilarikan ke Rumah Sakit
96 Bab 95 - Minta Sun
97 Bab 96 - Menceritakan Semuanya
98 Bab 97 - Butuh Kesabaran
99 Bab 98 - Maafkan Bunda, Sayang.
100 Bab 99 - Masih Dalam Kebekuan
101 Bab 100 - Adik Kandung Abang (Saudara Kembar)
102 Bab 101 - Butuh Waktu
103 Bab 102 - Ayah
104 Bab 103 - Berita Viral
105 Bab 104 - Tak Ingin Hancur Sendirian
106 Bab 105 - Resmi Bercerai
107 Bab 106 - Di Ujung Tanduk (Pernikahan Edo dan Silvia)
108 Bab 107 - Bersimbah Darah
109 Bab 108 - Semakin Frustasi (Edo)
110 Bab 109 - Mendadak Drop
111 Bab 110 - Janji Suci Pernikahan
112 Bab 111 - Mega Skandal (Aib Masa Lalu)
113 Bab 112 - Klarifikasi
114 Bab 113 - Operasi
115 Bab 114 - Setelah Operasi
116 Bab 115 - Maaf dan Air Mata Penyesalan
117 Bab 116 - Acara Syukuran
118 Bab 117 - Kebebasan Rahmat
119 Bab 118 - Bias Ara di Masa Lalu
120 Bab 119 - Tabur Tuai
121 Bab 120 - Kebahagiaan Sejati (LADA with ERA)
122 INFO & GA
123 Extra Chapter 1 - Persiapan ke Bali
124 Extra Chapter 2 - The Island of Paradise
125 Extra Chapter 3 - Buah Dari Kesabaran
126 Extra Chapter 4 - Paris Van Java
127 Extra Chapter 5 - Acara Lamaran Yumna dan Alden
128 Extra Chapter 6 - Hamil
129 Last Bonus Chapter - Permata Hatiku
130 Spoiler Next Novel Othor Tidak Solehot
131 Launching Novel Baru
132 Promo Novel Baru
133 PROMO KARYA BARU
134 PROMO KARYA BARU
135 PROMO KARYA BARU
136 PROMO NOVEL BARU
Episodes

Updated 136 Episodes

1
Bab 1 - Perundungan
2
Bab 2 - Bunda Jangan Nangis
3
Bab 3 - Daftar Sekolah
4
Bab 4 - Hinaan
5
Bab 5 - Membacakan Dongeng
6
Bab 6 - Penyesalan
7
Bab 7 - Bertemu Pria Baik Hati
8
Bab 8 - Mulutmu Harimaumu
9
Bab 9 - Hari Pertama Sekolah
10
Bab 10 - Ara vs Elang
11
Bab 11 - Kemiripan
12
Bab 12 - Kawan Lama
13
Bab 13 - Tokcer Banget Euyy
14
Bab 14 - Ara Si Anak Spesial Yang Malang
15
Bab 15 - Emosi
16
Bab 16 - Ara Sakit
17
Bab 17 - Saling Berpelukan
18
Bab 18 - Mantan Kekasih
19
Bab 19 - Sakit Dan Rindu
20
Bab 20 - Tetangga Julid
21
Bab 21 - Tamparan
22
Bab 22 - Benih Cinta Kita
23
Bab 23 - Berbagi Bekal
24
Bab 24 - Siapa Nama Papamu ?
25
Bab 25 - Bermain Bersama
26
Bab 26 - Cinta Terlarang
27
Bab 27 - Who Is She?
28
Bab 28 - Kehilangan Jejak
29
Bab 29 - Rencana Kayla
30
Bab 30 - Bertemu Bu Merry
31
Bab 31 - Musibah Membawa Berkah
32
Bab 32 - Pertemuan Perdana Edo dan Ara
33
Bab 33 - Syok
34
Bab 34 - Pertengkaran
35
Bab 35 - Keluarga Sastro
36
Bab 36 - Menghabisi Atau Dihabisi ?
37
Bab 37 - Elang Rindu Ara
38
Bab 38 - Jogjakarta
39
Bab 39 - Sahabat Rasa Saudara
40
Bab 40 - Kampus Penuh Kenangan
41
Bab 41 - Pertemuan Perdana Setelah Sekian Lama
42
Bab 42 - Cemburu Tak Kasat Mata
43
Bab 43 - Alden Oh, Alden
44
Bab 44 - Porak Poranda
45
Bab 45 - Hampir Tenggelam
46
Bab 46 - Hamil Lagi ?
47
Bab 47 - Sidang Ala Binar
48
Bab 48 - File
49
Bab 49 - Nasehat Binar
50
Bab 50 - Jejak Digital
51
Bab 51 - Drama Megalodon
52
Bab 52 - Map Usang
53
Bab 53 - Kenyataan Pahit
54
Bab 54 - Mertua vs Menantu Kesayangan
55
Bab 55 - Egois
56
Bab 56 - Ara Menghilang
57
Bab 57 - Mencari Ara
58
Bab 58 - Pertemuan Tak Terduga
59
Bab 59 - Momen Terakhir Bersama Charlie
60
Bab 60 - Wasiat
61
Bab 61 - Masih Sebatas Dugaan
62
Bab 62 - Skakmatt !!
63
Bab 63 - Perubahan Elang
64
Bab 64 - Semakin Kacau
65
Bab 65 - Masuk IGD
66
Bab 66 - Janda Tajir
67
Bab 67 - Langit vs Alea
68
Bab 68 - Rekaman CCTV
69
Bab 69 - Maafkan Papa
70
Iklan Sejenak
71
Bab 70 - Tamu di Rumah Komandan
72
Bab 71 - Kondisi Ara
73
Bab 72 - Kecurigaan ?
74
Bab 73 - Golongan Darah
75
Bab 74 - Perselingkuhan
76
Bab 75 - Bersiap Pergi
77
Bab 76 - Menjenguk Ara
78
Bab 77 - Siapa Namanya ?
79
Bab 78 - Permintaan Maaf Elang
80
Bab 79 - Saksi Bisu Malam Itu
81
Bab 80 - Sudah Pindah
82
Bab 81 - Sepucuk Surat
83
Bab 82 - Saran Komandan
84
Bab 83 - Hasil Tes DNA
85
Bab 84 - Mendesak Kayla Berbicara
86
Bab 85 - Talak
87
Bab 86 - Syok
88
Bab 87 - Tahi Lalat
89
Bab 88 - Edo dan Kayla (1)
90
Bab 89 - Edo dan Kayla (2)
91
Bab 90 - Darah
92
Bab 91 - Bed Rest
93
Bab 92 - Menemui Binar
94
Bab 93 - Senyumlah Syukuri Hidupmu
95
Bab 94 - Dilarikan ke Rumah Sakit
96
Bab 95 - Minta Sun
97
Bab 96 - Menceritakan Semuanya
98
Bab 97 - Butuh Kesabaran
99
Bab 98 - Maafkan Bunda, Sayang.
100
Bab 99 - Masih Dalam Kebekuan
101
Bab 100 - Adik Kandung Abang (Saudara Kembar)
102
Bab 101 - Butuh Waktu
103
Bab 102 - Ayah
104
Bab 103 - Berita Viral
105
Bab 104 - Tak Ingin Hancur Sendirian
106
Bab 105 - Resmi Bercerai
107
Bab 106 - Di Ujung Tanduk (Pernikahan Edo dan Silvia)
108
Bab 107 - Bersimbah Darah
109
Bab 108 - Semakin Frustasi (Edo)
110
Bab 109 - Mendadak Drop
111
Bab 110 - Janji Suci Pernikahan
112
Bab 111 - Mega Skandal (Aib Masa Lalu)
113
Bab 112 - Klarifikasi
114
Bab 113 - Operasi
115
Bab 114 - Setelah Operasi
116
Bab 115 - Maaf dan Air Mata Penyesalan
117
Bab 116 - Acara Syukuran
118
Bab 117 - Kebebasan Rahmat
119
Bab 118 - Bias Ara di Masa Lalu
120
Bab 119 - Tabur Tuai
121
Bab 120 - Kebahagiaan Sejati (LADA with ERA)
122
INFO & GA
123
Extra Chapter 1 - Persiapan ke Bali
124
Extra Chapter 2 - The Island of Paradise
125
Extra Chapter 3 - Buah Dari Kesabaran
126
Extra Chapter 4 - Paris Van Java
127
Extra Chapter 5 - Acara Lamaran Yumna dan Alden
128
Extra Chapter 6 - Hamil
129
Last Bonus Chapter - Permata Hatiku
130
Spoiler Next Novel Othor Tidak Solehot
131
Launching Novel Baru
132
Promo Novel Baru
133
PROMO KARYA BARU
134
PROMO KARYA BARU
135
PROMO KARYA BARU
136
PROMO NOVEL BARU

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!