Bab 18. Berlatih dengan boneka perang bagian 8.
"Baiklah, sudah selesai ceritanya. Saatnya untuk memberikanmu ujian, kita tidak punya banyak waktu, aku bisa merasakan kalau jiwaku tidak akan bisa bertahan lebih lama lagi".Ucap Abraham berdiri sambil menatap Revan dengan tatapan penuh arti.
Sementara Revan hanya mengangguk saja, tidak peduli apa, mau orang terpilih atau bukan jika ada hal yang bisa membuatnya menjadi lebih kuat, maka dia akan menjalaninya tanpa keluhan.
Dia tidak ingin takdirnya di kendalikan, dia tidak ingin merasakan bagaimana rasanya tidak berdaya di bawah tekanan orang lain. Cukup beberapa saat lalu saja dia merasa tidak berdaya oleh tekanan Abraham.
"Baiklah nak, jika kau bisa menahan tekanan dari 25% kekuatanku selama 30 menit maka aku anggap kau lulus, dan kau bisa menguasai 4 ketrampilan sekaligus.
Yaitu keterampilan pedang, keterampilan formasi, keterampilan membuat elixir, dan keterampilan membuat senjata.
"Sebelumnya aku memperingatkanmu, jika kau tidak ingin mati maka kerahkanlah semua yang kau miliki. Karena walaupun itu hanya 25% dari kekuatanku, dengan fondasimu yang sekarang aku masih ragu.Mari kita bertaruh semoga kau beruntung".
"Ya, apapun itu aku akan bertahan" jawab Revan mantap. Seberat apapun sesulit apapun itu Revan tidak akan pernah mundur. Dia butuh kekuatan yang begitu besar.
Tadinya dia sudah merasa sedikit lebih kuat, tapi saat pertama kali Abraham menekannya hanya dengan 5% kekuatannya, dia akhirnya sadar jika dirinya masihlah lemah. Dia bagaikan semut yang tak berdaya.
"Aku akan mulai nak, bersiaplah dari sekarang". Ucap Abraham.
Mendengar itu Revan hanya mengangguk dan mulai mengeluarkan semua kekuatan yang ada dalam tubuhnya, pertahanan dari tulang gajah dia keluarkan sampai batas maksimal, zirah naga juga mulai terbentuk membalut tubuhnya.
Dalam hati dia mengaktifkan domainnya hingga batas dan di fokuskan pada pertahanan untuk melindunginya.
Tidak lupa dia mengaktifkan kemampuan "Tubuh Dewa Penguasa untuk menyerap energi mana di sekitarnya sebanyak mungkin untuk menyuplai kekuatannya. Batu saja Revan merasa persiapan cukup, tiba tiba.
"BOM"
Tekanan yang luar biasa mengerikan menimpa dirinya.
WUSH ! SRET !
Saat kepalanya menunduk dengan keras yang membuatnya nyaris tersungkur, dia berhasil menghentikan gerakan tubuhnya pada sudut 90 derajat dengan kedua tangannya memegangi lututnya.
Revan menggeretakkan giginya dengan keras, dan berusaha untuk mengangkut kepalanya, namun dia sama sekali tidak bisa bergerak. Seluruh tubuhnya menjerit kesakitan, seluruh tulangnya bergemeretak tak karuan.
Bahkan seluruh syaraf dan otot otot menegang, dia merasa yg tubuhnya seperti dia cabik cabik secara perlahan.
Seluruh pembuluh darahnya menonjol keluar seolah olah ingin memberontak. Darahnya mendidih, wajahnya memerah menahan tekanan yang luar biasa seolah ada gunung yang besar di hantamkan ke arahnya.
Dalam hati dia terus menerus meraung dan berteriak
"Aku tidak kalah, aku tidak akan kalah !"
Seolah menjawab keinginan dari sang pemilik tubuh.
Keunggulan dari "Tubuh Dewa Penguasa" akhirnya menyeruak keluar.
Zirah naga yang berwarna emas itu kini di balut oleh warna biru gelap. Elemen api biru dalam tubuh Revan berkobar dengan dahsyat membungkus tubuhnya dan melawan balik tekanan yang dia rasakan. Membuatnya kembali bisa bertahan.
Namun tidak lama kemudian
"BOM"
Tekanan itu masih membombardir tubuhnya tanpa henti, Revan mengeraskan rahangnya dan meraung ke arah langit dengan sangat kencang. Matanya berubah berwarna kuning, semburat garis merah melingkar di pupil matanya yang hitam, tanpa sadar tubuhnya sedikit sedikit mulai terangkat ke atas.
Beberapa detik kemudian hal yang mengejutkan terjadi, terdengar suara yang sangat keras dari dalam tubuhnya.
KRAK ! KRAK ! KRAK !
Suara gemeretak tulang terdengar sangat keras, seolah sedang melakukan sesuatu hal di luar nalar. Di luar tampak bagian bagian tubuh Revan naik turun seolah sesuatu dari dalam tubuhnya sedang di susun ulang.
Di sisi lain Abraham tidak bisa menahan rasa terkejutnya,dengan senyuman lebar dia berkata
"Hahaha, anak yang sangat menarik !"
Dia bahkan tidak tersungkur di bawah tekanan 25% dari kekuatanku, sungguh bocah yang luar biasa.
"Eh, tunggu bunyi apa itu !"
"Eh, hah !"
"Apa ! Tulangnya !"
"Tulangnya akan berevolusi !"
"Gila, bagaimana mungkin !".Ucapnya tercengang.
Ya, yang di katakan Abraham tidak salah, di bawah tekanan yang luar biasa dari seseorang di peringkat Demi God, membuat kualitas tulangnya berevolusi dan naik tingkat menjadi
"TULANG NAGA."
Tapi kerena itu adalah awal evolusi sebut saja tulang naga muda.
Karena di liputi oleh tekad yang membara, akhirnya naluri binatang buas pun menguasai tubuhnya. Ajaibnya kesadarannya masih utuh.
Setelah transformasi berhasil kekuatan yang mengerikan meledak dari dalam tubuh Revan. Hingga saat ini tubuhnya benar benar berdiri meskipun kepalanya masih sedikit menunduk.
Tidak sampai di situ, kejutan lainnya muncul, tubuhnya mulai di tumbuhi sisik berwarna biru mulai dari kaki naik ke perut lalu naik ke dada hingga kedua lengannya juga di tumbuhi sisik berwarna biru.
Lengan itu secara perlahan juga berubah menyerupai lengan Naga. Kukunya juga mulai memanjang seperti kuku binatang buas.
Rambut yang tadinya hitam legam kini memanjang sampai ke punggung, warnanya juga ne6rubah menjadi warna biru terang. Dua tanduk berwarna hitam sepanjang 10 cm tumbuh di arah kanan dan kiri dahinya. Telinganya meruncing menyerupai telinga para Elf, dan dua taring kecil muncul di kedua sudut mulutnya.
"I ini !"
Melihat perubahan wujud dari manusia menjadi manusia setengah nanga sungguh mencengangkan, Abraham tidak menyangka jika dia akan memiliki kesempatan untuk menyaksikan kejadian yang sangat langka ini.
Akan tetapi
"BOM"
Untuk kesekian kalinya tubuh Revan kembali di tekan ke bawah, bahkan semakin lama entah kenapa tekanan itu semakin kuat. Perlahan lahan tubuh Revan kembali membungkuk sedikit demi sedikit.
Walaupun tubuhnya kini telah berubah menjadi manusia setengah naga, akan tetapi tekanan 25% dari kekuatan seorang Demi God bukanlah sesuatu yang bisa dia tanggung dengan mudah.
"Sialan, ini tidak cukup, aku butuh kekuatan yang lebih besar, aku butuh kekuatan, aku butuh kekuatan." Raungnya dalam hati"
Tiba tiba sebuah ide gila yang nekat muncul di fikirannya.
Tidak ada cara lain, aku harus menggunakan cara itu !"
Sementara disisi lain Silvia menatap pemuda yang wujudnya sudah berubah menjadi manusia setengah naga itu dengan berbagai macam ekspresi, ada ekspresi gelisah, ada ekspresi khawatir dan juga ekspresi berharap di matanya..dalam hati dia bergumam.
"Sudah lima belas menit tuan, bertahanlah tuan bertahanlah". Gumamnya pelan dengan penuh harap.
*****
Sementara itu disisi lain Revan sedang menarik nafasnya dalam-dalam, setelah itu dia dengan mengerahkan seluruh kekuatannya, membuat jantungnya berpacu lebih kencang, bekerja lebih keras untuk memompa aliran darah ke seluruh tubuhnya.
Sontak saja aliran darah dari 10.100 jalur Vena yang ada dalam tubuh mengalir dengan deras ke seluruh bagian tubuhnya hingga jalur jalur energi yang ada dalam tubuhnya membesar dan melebar.
Aliran mana yang ada di dalam "Mana Corenya juga dia alirkan seluruh tubuh. Tanpa di sadari berbagai jalur energi kecil yang tadinya tertutup langsung terbuka dengan lancar.
Ini di sebabkan oleh aliran energi mana dari dalam tubuhnya Revan juga aliran mana dari luar yang memasuki tubuhnya seperti air bah.
Di tambah dengan tekanan yang kuat dari Abraham, sehingga memaksa tubuhnya bekerja extra menjadi lebih keras.
Akibatnya mana yang ada di dalam tubuhnya mengalir lebih kuat dan secara paksa membangkitkan potensi tubuhnya untuk membuka setiap jalur energi yang tertutup. Hal itu terjadi dengan sangat cepat sehingga menghimpun kekuatan yang luar biasa dari dalam tubuhnya.
"BOOM ! DUAR !"
Sebuah ledakan energi yang luar biasa dahsyat meletus dari tubuhnya hingga kini kekuatannya setara dengan Demi God bintang 2.
"Hahaha, inilah kekuatan yang aku butuhkan." Ucap Revan tertawa. Namun dia tetap berhati hati.
"Aku harap sisa waktu untuk ujian ini lebih sedikit dari pada waktu yang aku gunakan untuk mempertahankan kekuatan ini."Gumamnya bertaruh.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 184 Episodes
Comments
Ana Dasuki
top
2024-05-03
1
Edi Sudrajat
terus berjuang dan semangat uraaaa uraaaa
2024-02-08
0