Bab 17. Berlatih dengan boneka perang bagian 7.
Satu bulan telah terlewati begitu saja. Selama itu pula Revan belajar banyak hal, dan berlatih dengan giat menguasai berbagai tehnik yang telah dia kuasai sejauh ini.
Jika di jabarkan kemampuan yang sekarang adalah:
Death slash.( Tebasan kematian.)
2.Teleport step.( Langkah teleportasi.)
Special eyes.( Mata spesial yang memiliki kemampuan menghentikan waktu selama 3 detik.)
Steel fortress domain.( Domain benteng baja.)
5.Ice element.( Elemen es.)
6.Illusory mist steps( langkah kabut ilusi).
Poison element(elemen racun).
Selama sebulan penuh Revan bekerja keras untuk menguasai semua keterampilan itu, terutama untuk bagian tehnik pedang yang di beri nama death slash atau tebasan kematian, dia penasaran akan jadi seperti apa tehnik pedang ini jika dia tingkatan lagi.
Lalu yang kedua adalah langkah teleportasi, jika saat ini dia hanya bisa menguasai langkah teleportasi jarak dekat maka kedepannya dia akan berusaha untuk mengembangkannya menjadi langkah teleportasi jarak jauh.
Dia belum berani membayangkan, entah kapan dia akan menguasai langkah teleportasi ruang dan waktu. Revan sangatlah menyadari jika langkah teleportasi ruang dan waktu itu memiliki konsep yang luar biasa rumit.
Hanya dengan menguasai teleportasi jarak jauh saja itu sangat membantunya untuk saat ini. Dengan begitu dia bisa bepergian dari satu tempat ke tempat lainnya dengan sangat singkat.
Itu bisa menghemat banyak waktu. Terutama saat melarikan diri dari kejaran musuh yang lebih kuat.
Yang ketiga adalah Special eyes. Kemampuan ini sangatlah membantu dalam pertempuran, jika dia bisa meningkatkan durasi waktu yang di hentikan, maka itu akan sangat membantu perkembangannya.
Yang keempat adalah "Steel fortress domain", atau di sebut domain benteng baja. Domain ya memiliki beberapa kelebihan salah satunya adalah saat Revan menggunakan domain ini maka dalam jarak maksimal 1 km musuh tidak akan bisa mendekat. Kecuali jika Revan selaku pemilik domain itu sendiri yang mengijinkan.
Kegunaan lainnya adalah domainnya secara otomatis akan akan langsung mengeluarkan tekanan gravitasi yang sangat tinggi saat ada bahaya yang mengancam. Jika itu seseorang makan tingkatan kekuatannya akan di tekan sebanyak 2 tingkatan.
Yang keempat adalah langkah kabut ilusi, berbeda dengan langkah teleportasi, setelah mempelajarinya lebih jauh Revan menyadari jika langkah kabut ilusi ini bukanlah tehnik yang sesederhana namanya.
Tehnik ini bisa menciptakan ilusi yang membingungkan lawan,memberikan ilusi dengan masuk ke dalam fikiran dan memberikan pandangann visual atas pengalaman yang paling berharga dalam hidup.
Entah itu pengalaman hidup yang menyenangkan ,menyedihkan atau bahkan hal hal yang paling di takutkan. Pandangan visual ini memberikan efek serangan jiwa.
Jika jiwa lawan lemah maka dia pasti akan menjadi gila karena terjebak dalam dunia yang ada di dalam fikirannya. Paling parah adalah dia akan mati dalam keadaan jiwanya hancur.
Yang paling mengerikan tentu saja tehnik ini mampu membuat tubuh pengguna lenyap dan menyatu dengan kabut.
Kali ini yang Revan lawan adalah boneka perang dengan level 7. Dia benar benar sudah siap dalam kondisi fisik maupun mental. Meskipun tidak akan menang dengan mudah, setidaknya dia tidak akan kalah dengan memalukan. Itulah yang ada di fikirannya saat ini.
Setelah menarik nafas dalam dalam dan menghembuskannya secara perlahan dia berjalan menuju arena di mana tempat biasanya dia bertarung.
Revan tidak tahu lawannya memiliki kemampuan seperti apa saat ini.
"Huh, apapun yang terjadi, hadapi saja." Gumamnya dalam hati.
*****
Arena pertarungan.
Revan saat ini sedang berdiri di depan boneka perang level 7, setidaknya itulah yang dia fahami.
Boneka itu hanya diam dan tidak menyerang, hal ini membuat Revan bingung. Tidak seperti lawan lawan yang sebelumnya, boneka perang ini sangatlah tenang. Begitu sangat tenang hingga membuat Revan menjadi gelisah.
Sedetik kemudian tubuh boneka perang itu bersinar terang dengan warna biru. Sontak saja Revan terkejut dan meningkatkan kewaspadaannya. Lalu boneka kayu itu tiba tiba mengeluarkan sosok jiwa dari dalam tubuhnya.
Jiwa itu adalah jiwa seorang pria yang kisaran usianya sekitar 45 tahunan. Dia terlihat sangat gagah dan pertubuh tegap. Dia juga memakai zirah kerajaan yang terlihat sangat pas di tubuhnya. Di punggungnya ada sebuah pedang besar dengan panjang hampir 2,5 meter.
Seketika tubuhnya memancarkan aura yang begitu kuat hingga mampu menekan Revan.
"Tuan, ada perubahan dalam peraturan, karena lawan tuan adalah seorang Demi God, maka batasan kekuatan tidak di halangi lagi." Ucap Silvia menggunakan transmisi suara.
"Hah ! Apa ! Seorang Demi God, apa kau bercanda Silvia !" Ucap Revan dengan nada tertekan. Meskipun begitu dia segera mengeluarkan seluruh kekuatan yang ada dalam tubuhnya. Seketika itu juga aura Kesatria pedang bintang 9 level 1 meledak dari dalam tubuhnya.
Sehingga tubuhnya kini dapat berdiri tegak, meskipun dengan kaki yang gemetar.
Di sisi lain, sosok Demi God itu menaikkan satu alisnya. Lalu dengan pelan dia bergumam.
"Hah, menarik !"
Hanya tingkat Kesatria pedang bintang 9 bisa menahan 5 persen kekuatanku." Ucapnya.
" Si siapa anda ? tanya Revan sedikit terbata bata, bagaimana pun juga seseorang dengan kekuatan di tingkat Demi God bukanlah sesuatu yang bisa dia bayangkan sekarang.
Bagaimana bisa di dalam diri boneka level 7, ada jiwa seorang Demi God, sulit di percaya.
Dan lagi, apa apaan tekanan ini,dalam hati Revan meraung dengan keras..
"Gila !hanya 5% dari kekuatannya saja bisa menekanku sampai tidak berkutik, lemah !"
"Aku terlalu lemah, aku butuh kekuatan, aku butuh lebih banyak kekuatan."
Di sisi lain, sosok itu tersenyum penuh arti lalu dengan tenang dia berkata
"Baiklah, karena kau masih bisa bertahan di bawah tekanan dari 5% kekuatanku, berarti kau memenuhi syarat untuk mengetahui siapa diriku dan mendapatkan kesempatan untuk menerima ujian dari dariku."
Setelah itu sosok itu menarik kembali kekuatannya sehingga Revan bisa bernafas lega. Sebelum aku memulai ujiannya maka aku akan bercerita sedikit.
"Namaku adalah Abraham. Lebih tepatnya Abraham Von Argus. Kesatria pedang Demi God bintang 10 dari Kerajaan Freedom, di Galaxy ke 8. Ratusan ribu tahun yang lalu kami bertempur dengan bangsa Iblis yang memberontak dan mengingkari perjanjian yang di sepakati oleh 9 Kaisar Dewa.
Mereka berbuat semena mena dan membuat kerusakan di berbagai galaxy. Tujuan mereka adalah satu yaitu menguasai semuanya dan menjadi Raja di antara semua galaxy yang ada. Yang tunduk di ampuni yang melawan akan di bantai dengan kejam.
Aku beserta semua rekan rekanku bertarung habis habisan melawan mereka semua salama ratusan tahun, hingga pada akhirnya mereka berhasil di pukul mundur. Menurut kabar terakhir yang ku dengar sisa pasukan mereka berhasil melarikan diri ke galaxy yang lebih rendah.
Kemenangan di pihak manusia adalah kemenangan yang menyedihkan, banyak korban berjatuhan.
Tidak peduli tua atau muda, anak anak kecil bahkan bayi sekalipun semua di bantai dengan sadis. Itu adalah kemenangan yang sangat memilukan. Di antara rekan rekanku hanya akulah yang berhasil selamat.Tubuhku hancur dan hanya menyisakan sedikit dari sisa jiwa yang ada.
Saat aku hendak menutup mata untuk selamanya, datanglah seorang Dewa yang mengaku di beri tugas dari Sang Maha Penguasa Segalanya untuk menyelamatkanku. Dewa itu berkata
"Atas perintah dari Sang Maha Penguasa Segalanya, kau akan aku selamatkan dan jiwamu akan aku bawa ke suatu tempat, suatu saat akan ada orang terpilih yang akan membawa perdamaian bagi 9 galaxy di alam semesta.
Dia membutuhkan bimbinganmu dan semua keterampilan yang telah di pelajari oleh rekan rekanmu, aku tahu mereka menitipkan keterampilan itu padamu.
Sekarang pejamkan saja matamu dan istirahatlah dengan damai. Pada saatnya nanti kau akan merasakan aura dari manusia setengah naga yang berdiri di hadapanmu. Dialah orang terpilih itu". Ucapnya mengakhiri cerita.
"Apa !"
"Manusia setengah naga !"
"Bukankah itu aku !"
Ucap Revan sambil menunjuk dirinya sendiri.
"Ya, sepertinya memang begitu".Jawab Abraham singkat.
Revan sangat tercengang sekarang.
"Woy woy woy, serius kah !".
"Aku, orang terpilih !"
"Lelucon macam apa ini, aku bukanlah orang baik baik, bahkan mulutku sangat lancar saat mengumpat !"
"Apakah Dewa sedang bercanda sekarang !" Batinnya dalam hati.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 184 Episodes
Comments
InmeriAll
woooooiiiii domgok
2024-07-07
1
Durian Anget
coba di kasih tanda" kalau karakter nya ngomong COKKKKKKK
2024-05-06
1