Bab 3. Mulai berlatih bagian 2.
Revan saat berada di bumi sangat mengagumi seni beladiri, makanya dia membeli banyak buku seni beladiri dan belajar banyak tentangnya, karena itulah dia juga dari mengerti bahwa seorang seniman beladiri perlu membuka meridian dan titik akupuntur pada tubuh mereka.
Saat ini dia telah terlahir kembali di dunia lain,bukan di tempat orang yang penuh dengan seniman beladiri akan tetapi di penuhi orang yang bisa menggunakan sihir dengan sebuah energi alam yang di sebut mana.
"Saat berada di bumi dulu, yang aku pelajari adalah aku perlu membuka titik meridian dalam tubuh atau juga titik jalur energi agar energi mana yang ada di alam sekitar bisa masuk dengan lancar ke dalam tubuh. Sementara titik akupuntur adalah penyeimbang jalur energi yang ada dalam tubuh manusia."
"Yang aku baca di buku dulu ada 12 titik jalur energi yang harus di buka. Jika bisa membuka 12 jalur energi ini maka aku bisa tumbuh dengan lebih cepat dan lebih kuat. Menempa tubuh menjadi sekeras baja bukan lagi angan angan."
Karena ini adalah jalur energi dalam tubuh manusia aku yakin jika di pelajari dengan seksama maka jalur energi jumlahnya pasti ribuan. Tapi agar lebih mudah, untuk saat ini aku akan fokus pada 12 titik jalur energi saja." Gumam Revan.
Hal ini adalah apa yang di fikirkan sejak 1 hari berada di dalam dunia cincin.
Sekarang setelah 20 hari dengan usaha yang keras dan hati hati dia berhasil membuka 4 jalur energi yang ada dalam tubuhnya. Saat jalur energi itu di buka secara otomatis titik akupuntur yang ada dalam tubuhnya terbuka.
Titik akupuntur adalah jalur yang menyeimbangkan antara 2 energi dalam tubuh manusia yaitu energi panas dan energi dingin. Jika salah satunya tidak berimbang maka seseorang akan mati entah karena energinya terlalu panas atau dingin.
Jalur energi pertama memiliki 9 Titik akupuntur. Jalur energi kedua memiliki 11 titik akupuntur. Jalur energi ketiga memiliki 45 titik akupuntur. Dan jalur energi ke empat memiliki 27 titik akupuntur. Saat ini itu saja yang berhasil di buka oleh Revan.
Dia masih harus membuka sisa jalur energi yang tersisa, yaitu jalur energi kelima yang memiliki 20 titik akupuntur. Jalur energi ke enam memiliki 19 titik akupuntur. Jalur energi ke tujut memiliki 14 titik akupuntur, jalur energi yang ke delapan memiliki 67 titik akupuntur, jalur energi ke sembilan memiliki 44 titik akupuntur, jalur energi ke sepuluh 21 titik akupuntur, jalur ke sebelas memiliki 9 titik akupuntur, dan jalur energi ke dua belas memiliki 23 titik akupuntur.
"Hahaha meskipun aku baru membuka 4 jalur energi tapi aku bisa merasakan ledakan kekuatan yang begitu dahsyat dari tubuhku.
Yah, yang di katakan Revan memang tidak salah, energi mana itu telah masuk ke dalam jaringan sel sel yang ada di di setiap inci tubuhnya, termasuk daging dan ototnya, bahkan energi itu juga menembus tulang dan melapisinya, membuat tulang itu lebih kokoh kuat,dan sangat keras seperti baja.
Revan mengangguk puas, akan tetapi dia merasa ada yang berbeda kali ini saat dia mengamati tubuhnya lebih lanjut
"I ini ? Dia benar benar tidak bisa berkata kata.
Energi mana itu ternyata uga menyelimuti dan melindungi jantungnya, Vena yang ada dalam tubuhnya bahkan mulai berevolusi dan bercabang, ada sekitar tambahan 25 Vena di dalam tubuhnya. Sungguh sangat mengejutkan.
Hahaha, aku tidak menyangka kalau Vena yang ada di dalam tubuhku akan berevolusi dan juga bercabang. Dengan ini kinerja jantungku bisa lebih maksimal dan aku juga bisa memasok energi lebih besar ke seluruh tubuhku, luar biasa, hahaha". Ucapnya tertawa lebar.
Ini adalah hari ke 20 Revan di dunia cincin, kini kekuatannya bahkan setara dengan Kesatria pedang atau kesatria besi bintang 1 level 10. Sungguh kekuatan yang sangat mencengangkan. Ledakan kekuatannya kini adalah 1000kg.
Lain cerita jika dia memaksimalkannya dengan mengerahkan seluruh kemampuannya hingga titik terakhir maka kinerja Jantung akan lebih maksimal lagi, dan karena Vena yang ada dalam tubuhnya telah berevolusi kini jika dia mengerahkan seluruh kemampuan tubuhnya dia bisa meningkatkan ledakan kekuatannya hingga 10.000 kg. Itu berarti dia bisa bertarung imbang dengan kesatria pedang bintang 2 level 5.
Tapi setelah mengetahui fakta itu dia tidak bahagia sedikit pun, dia punya firasat jika terlalu memaksakan diri maka efek sampingnya adalah tubuh Revan akan mengalami kelelahan extrim yang bahkan bisa membahayakan nyawanya, atau ada juga kemungkinan jantungnya akan meledak jika di pacu terlalu keras.
10 hari kembali terlewati di dunia cincin, dan saat ini Revan sudah berhasil menginjakkan kakinya di langkah ke tiga puluh. Tekanan yang di berikan memang luar biasa mengerikan, namun kekuatan tekad Revan juga tidak kalah mengerikannya hingga akhirnya dia bisa berjalan dengan tenang di langkah ke 21-30. Hanya berjalan saja, Revan masih belum mampu untuk berlari karena tekanannya masih membebani tubuhnya.
Ayunan pedangnya kini ada peningkatan, dia bisa mengayunkan 35 kali ayunan dengan stabil. Kenapa dia bisa merasakan begitu berat ? padahal ledakan kekuatannya sudah mencapai 1000 kg, sedangkan pedang batu hanya 500 kg ?
Tidak lain tidak bukan semua karena tekanan gravitasi yang begitu besar sehingga berat 500 kg itu menjadi 1000 kg dengan posisi dia berada di langkah ke 11 Samapi 20.
Jika di langkah 1-10 tekanannya sama masih 500 kg saja. Dan jika Revan membawa pedang batunya di langkah 21-30 maka kekuatannya akan meningkat menjadi 1500 kg.
Kekuatannya kini masih berada di Kesatria pedang bintang 1 level 10. Tidak mudah untuk menembus ke bintang 2. Karena dia harus memasok energi mana yang lebih besar ke dalam mana core nya, mengisinya sampai benar benar penuh hingga akhirnya berhasil menembus penghalang.
Semakin besar energi mana yang ada dalam diri seseorang berarti kemampuan meningkatkan fisiknya juga akan meningkat. Karena sejatinya keduanya memang harus berimbang dan merata. Untuk mencapai titik dimana seseorang bisa meratakan dua kekuatan hingga maksimal inilah yang sulit.
Secara umum hanya salah satu saja yang paling menonjol,entah itu di bagian kekuatan fisik/ kekuatan sihir. Ini terjadi karena ketahan setiap orang tidak sama. Sangat erat kaitannya dengan berkah bakat dan berkah mana.
Dengan berkah bakat seseorang mampu meningkatkan kemampuan fisiknya pada batas tertentu. Begitu juga dengan berkah mana, seseorang dalam meningkatkan kemampuan sihirnya pada tertentu juga. Kedua berkah ini sebenarnya juga cukup langka, tapi juga tidak terlalu langka.
Kondisi Revan adalah kondisi yang benar benar sangat langka bahkan hanya ada dalam legenda selama ini, dimana Sang dewa yang mengirimnya ke dunia ini sebenarnya telah memberikan hadiah yang sangat murah hati yaitu "Tubuh Dewa Penguasa."
*****
Revan perlahan membuka kedua matanya, kini dia berada di dunia nyata bukan dunia di dalam cincin lagi. 30 hari sudah di berada di dunia di dalam cincin, tapi di luar itu baru saja satu jam berlangsung.
Tiba tiba bau yang busuk dan sangat tajam menyengat dan masuk ke dalam indera penciumannya, betapa terkejutnya Revan saat melihat kondisi tubuhnya sendiri. Tubuhnya di penuhi dengan lendir hitam yang sangat banyak. Merasa akan mual, Revan segera bangkit dari kasurnya dan berlari ke kamarandy untuk membersihkan diri.
Satu jam kemudian Revan keluar dari kamar mandi, kini tubuhnya sudah terasa segar dengan bau harum yang menenangkan, tidak berbau busuk seperti sebelumnya. Urusan kamarnya yang kotor dia tidak khawatir karena ada pelayan yang mengurusnya, Revan tidak lepas tangan begitu saja karena dia merasa kasihan dia membuyarkan bau tak sedap itu dengan manipulasi energi mana ke bentuk elemen angin.
Sebelumnya saat dia berada di dunia cincin dia telah menguji elemen apa saja yang ada pada dirinya dan betapa terkejutnya dia saat dia bisa menguasai semua elemen. Elemen yang di kuasainya adalah api, air, kayu, tanah, angin, petir, cahaya dan kegelapan.
8 elemen. Dia benar-benar menguasai 8 elemen.
Dan seprainya yang penuh dengan lendir hitam itu di bersihkan menggunakan elemen air dan angin secara bersamaan, jadi bau tak sedap itu benar benar lenyap sekarang. Setelah merasa cukup dia mendengar ketukan dari luar pintu kamarnya.
"TOK TOK TOK !
"Masuklah." Ucap Revan dengan santai saat dia masih mengenakan handuk dan bertelanjang dada.
Kemudian dari luar kamar masuklah tiga wanita cantik dengan umur yang hampir sebaya dengan Revan. Dia sedikit tercengang dengan tiga wanita cantik yang ada di depannya.
Sementara ketiga wanita yang jadi pelayan itu juga sama terkejutnya ketika melihat tubuh pangeran ke sembilan terpampang jelas di depan mereka. Sontak wajah mereka merah merona seperti kepiting rebus.
Pasalnya pangeran kesembilan adalah pangeran paling tampan jika di bandingkan dengan para pangeran yang lainnya.tubuh yang tegap, dada yang bidang dengan otot yang terata rapi, juga jangan lupa dengan pahatan 8 roti sobek yang ada di perutnya. Semakin membuatnya begitu mempesona.
Dengan wajah sedikit gugup dia berkata silahkan lakukan tugas kalian.
"Baik Pangeran." Ucap ketiganya bersamaan.
Lalu ada satu pelayan yang tiba tiba maju dan mendekati Revan. Dengan nada lembut dan malu malu dia berkata
" Ijinkan saya membantu Pangeran mengenakan pakaian."
Mendengar itu Revan mengangkat sedikit alisnya dan mengangguk saja. Mungkin adat di dunia ini memang begini. Berfikir sejenak dia berucap "Tapi tidak perlu secara total, bantu sekedarnya. Siapkan saja bajuku, aku akan memakainya sendiri nanti, jika memang butuh bantuan aku akan memanggilmu."
Setengah jam kemudian Revan sudah berpakaian rapi, di bantu dengan para pelayannya yang antusias, bukan hanya satu tapi 3 sekaligus, kedua pelayan itu buru menyelesaikan tugasnya karena mereka ingin menawarkan diri untuk membantu dan mencoba mencari kesempatan untuk menyentuh tubuhnya seminimal mungkin. Ada yang menyisir rambut, membantu mengancingkan baju dan ada juga mengambil parfum, setelah selesai membantu memakain sepatu.
Revan yang mengetahui itu hanya bisa tersenyum kecut dalam hati, lalu timbullah niat jahil dalam dirinya
"Kalian bertiga sangat cantik, bagaimana jika kalian bertiga melayaniku." Ucapnya sambil menyeringai.
Seketika tubuh ketiganya menegang, wajah mereka sangat merah dan gerakan tangan mereka berhenti seketika. Melihat pemandangan itu sontak Revan tertawa terbahak bahak..lalu tanpa sadar tangannya mengacak acak rambut seorang pelayan yang ada di depannya lebih tepatnya pelayan yang baru saja selesai mengancingkan bajunya.
"Hahaha, aku hanya bercanda." Ucapnya sambil tertawa.
Setelah puas menggoda ketiga pelayan itu akhirnya Revan keluar dari kamarnya. Di ikuti ketiganya yang masih memerah dan tampak malu.
Seperempat jam kemudian Revan tiba di ruang makan, dia segera berjalan menuju kursinya dan mulai makan bersama dengan Raja, para Selir dan juga para Pangeran yang lainnya.
Saat mereka semua menatapnya entah kenapa saat ini ada yang berubah dalam diri Revan. Tubuhnya seperti memancarkan aura agung dari seorang Pangeran Mahkota yang membuat seseorang segan dan tanpa sadar menundukkan kepalanya.
"Selamat pagi semuanya". Ucapnya ramah. Tidak ada yang menanggapi ucapannya selain Ratu Elizabeth dan Raja Julian yang tersenyum penuh arti ke arahnya sambil mengangguk sedikit.
"Iya sayang, selamat pagi putraku."Jawab ratu Elizabeth sangat lembut dan penuh senyuman hangat.
Revan pun hanya mengangguk,dan seperti biasa dia akan mengambilkan nasi dan lauk untuk sang Ibu.
"Revan, bisakah kau juga menyiapkannya untukku ?" Ucap Raja Julian tiba tiba dan mengejutkan semua orang.
Hahaha, tentu saja Yang Mulia, dengan senang hati." Ucapnya berjalan mendekati Yang Mulia Raja dan mulai mengambilkan nasi dan juga lauk, sama seperti Ibunya Revan juga memotong kecil kecil daging Rusa yang ada di depannya agar sang raja/ ayanya lebih mudah memakannnya.
Kali ini bukan daging ayam seperti sebelumnya melainkan daging rusa.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 184 Episodes
Comments
Ikram Dicky
👍👍👍👍
2024-12-30
0
Nf@. Conan 😎
knapa nggak ada ruang dan waktu
2024-08-08
1
🪷🍾⃝ʙᴀʙͩʏᷞ ɢᷰᴇᷠᴍᷧᴏʏ𝓐𝓷𝓷𝓪࿐
enak tuh daging rusa 😋😋
2024-06-15
1