Bab.12 Berlatih dengan boneka perang bagian 2.
Pertarungan sengit masih terus berlangsung antara Revan dan boneka perang tingkat 1. Pertarungan itu benar benar menghancurkan segala hal yang ada di sekitarnya, banyak kawah kawah kecil yang tercipta dari ledakan ledakan serangan dari pedang keduanya.
Akhirnya di hari ke 3 Revan berhasil mengalahkan boneka perang yang berada dalam mode berserk itu. Itu bukanlah kemenangan yang mudah, itu kemenangan yang sangat sulit..dia harus putar otak dan berkali kali terjatuh
Sebelumnya dia sempat hampir kalah, Lalu saat dia benar benar telah terpojok dengan kondisi tubuh yang kelelahannya mencapai batas, tiba tiba dia bergumam dalam hati.
"Andai saja tubuhku bisa menyerap energi mana tanpa perlu bermeditasi, itu akan sangat membantu." Ucapnya.
Dia hanya bergumam asal sambil terus menerus bertahan dari gempuran boneka perang yang seakan akan menggila dan tidak punya rasa lelah.
Kemudian secara tiba tiba tubuh Revan mengeluarkan sinar emas yang begitu terang, sinar itu hanya menyala beberapa detik dan setelahnya energi mana bagaikan banjir bandang masuk ke dalam tubuhnya, itu bagaikan gelombang dahsyat yang menghantam tubuhnya dalam sekejap, karena saat itu energi mananya yang sebesar bola basket itu benar benar hampir habis.
Begitu energi mana yang berasal dari sekitanya masuk dan membombardir tubuhnya, seketika itu juga kekuatan yang luar biasa meletus dari dalam tubuhnya. Kekuatan fisik tulang gajahnya juga semakin kokoh.
Dia bisa merasakan ledakan energi dari kepalan tangannya. Rasa lelah dan juga sakit yang ada dalam tubuhnya sembuh dalam sekejap mata.
Dia benar benar penuh dengan vitalitas sekarang, matanya yang tajam dan cerah menunjukkan ekstasi yang tak terkira. Kini dia berada dalam kondisi puncaknya.
Ya, dia yakin ini adalah kekuatan dari puncak kesatria pedang bintang 8 level 10. Ledakan kekuatan itu juga langsung menghempaskan boneka perang yang hanya sepersekian detik hampir saja mengenai dirinya.
Di sisi lain Silvia yang melihat itu mengirimkan transimisi suara ke fikiran Revan.
"Selamat tuan, anda berhasil membangkitkan salah satu keunikan dari "Tubuh Dewa Penguasa."
Mendengar itu Revan pun terkejut, dalam hati dia membatin.
"Tubuh Dewa Penguasa?! Apa itu ?! Gumamnya.
Ah sudahlah, nanti saja aku tanyakan pada Silvia.
Dengan semangat yang menggebu-gebu kekuatan jiwa yang luar biasa besar menyeruak dari dalam tubuhnya, persepsinya langsung di aktifkan ke tingkat paling tinggi. Dengan semangat yang terpancar di matanya Revan menyerang boneka perang itu dengan serangan bertubi-tubi.
Kali ini dia akan bertarung dengan brutal, bukan hanya dengan pedangnya tapi juga akan menggabungkan bela diri yang dia kuasai saat ada di bumi, dia akan menggabungkan Muay Thai dan ilmu pedang secara bersamaan. Kemudian Revan mematahkan pedang itu menjadi dua.
Dengan kekuatan elemen kayu dia membentuk patahan pedang tadi menjadi dua bilah pedang pendek agar lebih mudah di genggam. Dia memposisikan pedang pendek ya seperti seorang assassin.
Dan terjadilah bentrokan kekuatan dahsyat sekali lagi di antara keduanya.
WUSH ! WUSH ! TRANG ! TRANG !
BUGH ! BUGH ! DUAK ! DUAK !.
pertempuran brutal itu terjadi dengan kecepatan yang sangat cepat. Benturan pedang,pukulan tendangan..keduanya saling bersaing satu sama lain. Dan ini sangat mengejutkan Revan. Tidak di sangka boneka pedang itu juga bisa mengimbangi pertarungan tangan kosongnya. Tapi tidak ada lagi waktu untuk banyak berfikir. Boneka perang itu harus segera dia taklukkan.
Akhirnya setelah bertarung dengan sengit pukulan dengan telak menghantam dada boneka itu hingga inti energi yang di tanam dalam boneka itu terlihat. melihat itu Revan tersenyum menyeringai. Sekarang dia tahu bagaimana cara merobohkan boneka perang tersebut. Yaitu dengan menghancurkan inti energinya.
Pertarungan sengit pun kembali terjadi, yang membuat Revan heran adalah tubuhnya terus menerus menyerap energi mana yang ada di sekitarnya sehingga kondisinya benar benar dalam kondisi puncaknya. Perasaan ini sangat luar biasa.
2 jam kemudian, akhirnya Revan berhasil menumbangkan boneka perang itu. Dia berhasil menusuk dan menghancu kan inti energi yang tersimpan di dalam dada boneka perang itu. Inti energi itu tidak besar, hanya sebesar kepalan tangan.
Dan hal yang ajaib pun terjadi, inti energi yang dia hancurkan berubah menjadi partikel partikel cahaya yang masuk ke dalam" Mana core" miliknya. Seketika Revan merasakan terobosan pada tingkatan kekuatannya dan ini membuatnya sangat senang.
Revan segera duduk bersila dan bersiap siap untuk melakukan terobosan. Fondasi tubuhnya benar benar kokoh dan energi mana yang ada dalam tubuhnya juga melimpah, maka tidak alasan lagi untuk menahan terobosan.
Revan segera duduk bersila dan bermeditasi.aura dalam tubuhnya semakin menguat dan terdengar suara retakan dalamdi dalam "Mana core" miliknya.
KRAK! KRAK ! PYAR !
Akhirnya mana core yang retak itu hancur, dan butiran butiran inti mana itu langsung menyebar ke seluruh tubuhnya. Memperkuat setiap sel sel yang ada di dalam tubuh, memperkuat tulang daging dan otot ototnya. Sebagian di kirim ke dalam jantung.
Aliran mana itu terus menerus di serap ke dalam jantung hingga muncullah 100 jalur Vena baru di sekitar jantungnya.
Sisa energi mana yang benar benar melapisi setiap inci organ dalamnya, memperkuatnya dan melindungi dari serangan luar. Akhirnya setelah menerobos tingkatannya kini kokoh di Kesatria pedang bintang 9 level 1, hanya di level 1.
Itu karena energi mananya di bagi ke berbagai tempat, terutama ke dalam dunia kecilnya,itu sangat rakus akan energi mana. Sedangkan yang lain tentu saja untuk memperkuat tingkatan tulangnya.
Saat ini kekuatan tulang itu juga masih sama, masih terhenti di tingkatan tulang gajah. Belum ada tanda tanda terobosan, tapi Revan bisa merasaka jika tingkat kekerasan tulang gajahnya bertambah dan lebih kuat lagi.
Melihat tidak ada perubahan yang signifikan pada perkembangan tingkatan tulangnya, dia hanya bisa tersenyum kecut tak berdaya.
Lalu tiba tiba dia mengingat sesuatu.
"Ah, iya benar, aku ingin mengetahui apa itu "Tubuh Dewa Penguasa," lebih baik aku segera mencari Silvia sekarang.
Beberapa saat kemudian Revan akhirnya menemukan Silvia sedang duduk di samping sebuah danau yang jernih, terlihat beberapa ikan koi berlarian kesana kemari dengan riangnya.
"Silvia aku ingin menanyakan sesuatu padamu." Ucap Revan sambil duduk tidak jauh darinya.
Mendengar itu Silvia hanya mengangguk dengan tenang. Melihat Silvia mengangguk Revan segera bertanya.
"Apa itu "Tubuh Dewa Penguasa ? Bisakah kau jelaskan padaku."
"Ya Tuan, Tubuh Dewa Penguasa adalah adalah tubuh spesial yang di berikan oleh Dewa yang mengirim anda ke dunia ini.
Tubuh ini sangat spesial karena tubuh ini merupakan perpaduan antara tubuh manusia dan tubuh Naga. Terutama pada bagian tulang naga dan jantung naga.
Mendengar itu Revan sangat tercengang, dengan nada bergetar dia bertanya "A apakah aku memiliki tubuh naga dalam diriku ?
"Ya, anda memiliki tuan ? Jawab Silvia.
"Hah, benaran? lo serius kan gue punya tubuh naga, anjir tubuh naga men,keren banget ! Gue jadi tak terkalahkan dong." Ucapnya yang tanpa sadar menggunakan logatnya saat dia berada di bumi dulu.
Mendengar ucapan aneh tuannya Silvia hanya geleng geleng kepala.
"Tunggu dulu, tapi sejak kapan, kenapa aku tidak merasakan keanehan apapun pada tubuhku. Tanyanya sambil menenangkan diri. Dia kembali menggunakan logat bahasa yang ada di dunia ini. Dia harus membiasakannya sekarang.
Itu terjadi saat tubuh dan jiwa tuan di pindahkan ke dunia jiwa. Saat itu Sang Dewa menyiapkan tubuh baru yang kondisinya baru meninggal seperti anda. Dan ketemulah tubuh yang saat ini anda tempati.
Sebelum jiwa anda di masukkan ke dalam tubuh, sang Dewa menggabungkan tubuh tuan dengan tubuh naga yang dulu berhasil dikalahkan oleh sang Dewa. Dia memurnikan tubuhnya dan menggabungkannya dengan tubuh anda.
Sementara tulang anda tulang naga itu di lebur menjadi bubuk dan di campurkan, kemudian di tata ulang. Sementara jantungnya, juga di murnikan dan esensinya di serap dengan baik oleh jantung tuan.
Maka setelah itu terjadilah tranformasi tubuh spesial yang di sebut "Tubuh Dewa Penguasa." Tubuh istimewa yang bisa menyerap mana tanpa bermeditasi, tubuh kuat yang kebal terhadap racun.
Tubuh yang bisa membuat penggunanya mempelajari berbagai macam akar elemen sihir. Tubuh yang bisa menampung energi mana sebesar apapun dan tubuh yang bisa berkembang tanpa batas. Intinya selam anda bekerja keras anda pasti bisa menjadi sangat kuat tuan."
Mendengar penjelasan panjang lebar dari Silvia Revan menghirup nafas dingin. Dia tidak menyangka jika Dewa yang dia anggap sangat sombong itu ternyata memberikan banyak keuntungan padanya.
Dengan cepat Revan langsung berdiri dan berteriak menghadap langit.
"Woy wahai Dewa ! Terima kasih ya , aku berjanji akan bertahan hidup dan menjadi orang yang sangat kuat, aku bersumpah. Aku tidak akan membuatmu malu di hadapan teman temanmu yang lain." Ucapnya keras.
Mendengar ucapan yang benar benar liat dari tuannya Silvia benar benar terdiam sampai tidak bisa berkata kata.
Sementara itu jauh di atas langit yang luas, ada sosok agung yang menepuk jidatnya sendiri. Dengan menggelengkan kepalanya dia bergumam.
"Haist, mengapa calon pewarisku adalah bocah gila sepertinya." Ucap sosok itu sambil memperhatikan setiap gerak gerik Revan.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 184 Episodes
Comments
OI
hahahah bahasa ahli mana gaul juga wkwkwk serasa di era skr
2024-10-06
0
Laura Aqila
Terus lanjuttt
2024-03-06
3
Lanjutkan
2024-03-01
0