Bab 13. Berlatih dengan boneka perang bagian 3.
Hari demi hari berlalu, Revan masih terus larut dalam latihannya. Setelah dia mengetahui bahwa banyak sosok yang lebih kuat, yang bahkan bisa mengendalikan hidup dan mati seseorang bagikan debu yang tak berharga, Dia semakin menyadari betapa pentingnya kekuatan itu, di atas langit masih ada langit. Begitulah istilahnya.
Keberhasilannya melawan boneka tingkat 1 membuatnya mendapatkan dua keterampilan. Keterampilan pertama adalah serangan pedang kilat. Dan keterampilan kedua adalah langkah kilat.
Yaitu sebuah keterampilan langkah kaki yang mengacu pada kecepatan yang sangat tinggi, jika di kembangkan dengan sempurna bisa berevolusi menjadi langkah teleportasi.
Keesokan harinya Revan bertarung melawan boneka perang tingkat 2. Sama seperti sebelumnya dia sangat kesulitan karena boneka perang level dua ini memiliki keterampilan langkah bayangan. Langkah ini bisa menciptakan ilusi bayangan ganda.
Jadi seolah olah Revan sedang menghadapi 2 buah boneka perang secara bersamaan. Lalu jurus pedang yang di gunakan oleh boneka perang level dua kali ini adalah pedang bayangan terbang.
Di sinilah letak kesulitannya, saat di lempar pedang itu akan langsung menghilang dan tiba tiba muncul setelah meter di depan Revan. Hal ini sempat sangat menyulitkannya. Setelah 4 hari bertarung berturut turut akhirnya Revan berhasil menemukan celah untuk melawan langkah bayangan ganda.
Revan akhirnya mengalirkan energi mana ke kedua matanya dengan ekstrim. Di bantu dengan persepsi jiwa yang sangat di sekitarnya, dia bahkan melebarkan auranya seluas 10 meter untuk mengantisipasi pergerakan lawan.
Dengan gerakan langkah kilat dan matanya yang tajam akhirnya samar samar dia bisa melihat pergerakan boneka perang itu. Hanya beberapa detik saja dia bisa melihat pergerakannya berhenti sejenak sebelum dia melangkah.
Begitu juga dengan jurus pedang bayangan terbang, berkat persepsinya yang meluas, dia bisa merasakan gerakan pedang itu melalui gelombang suara yang bertabrakan dengan kekuatan auranya. Sehingga dia bisa melangkah tepat waktu untuk menghindar dan menangkis.
Satu jam kemudian Revan berhasil mengimbangi dan mulai mendesak mundur boneka perang itu. Dia juga mengaktifkan salah satu kemampuan Tubuh Dewa Penguasa yaitu menyerap mana di sekitarnya terus menerus untuk menyuplai kekuatannya agar tidak sampai habis. Setelah setengah jam berjuang keras akhirnya Revan bisa menyerang dan menghancurkan inti energi boneka perang.
Partikel partikel cahaya dari pecahan inti energi itu langsung di serap masuk ke dalam "Mana core" miliknya. Akan tetapi itu bagaikan laut tak berdasar. Inti energi lenyap bagaikan tak pernah ada. Setelah menerobos "Mana core"nya kini berubah sebesar tong kecil yang setara dengan dua bola basket yang susun.
Berkat mengalahkan boneka perang kedua akhirnya Revan berhasil mendapatkan kedua terampilan lagi.
Lalu Revan mengkombinasikan langkah bayangan dengan langkah kilat, dia terus melatihnya tanpa henti hingga di hari 5 akhirnya dia berhasil menguasai keterampilan dari perpaduan dua keterampilan itu.
Revan memberinya nama "Langkah cahaya".
Dan untuk keterampilan pedangnya juga dia kombinasikan.
Hasilnya sungguh di luar dugaan kekuatan dan kecepatan dan juga serangan bayangan yang terlihat bagai hantu lalu muncul dalam sekejap mata, Jika sebelumnya hanya muncul setengah meter. Kali ini dengan kombinasi pedang kilat. Jarak itu benar benar di tutup. Dia memberikan nama jurus pedang itu dengan nama "Tebasan kematian."
Di hari berikutnya Revan melawan boneka perang tingkat 3. Kali ini boneka itu tak trlihat seperti boneka lainnya. Boneka itu sangat besar dengan tingg 3 meter dan dengan tongkat kayu besar yang di panggulnya.
Tongkat itu sangat besar dengan panjang 4 meter, tapi jangan salah meskipun begitu pergerakannya cukup cepat. Revan masih bisa menghindari setiap gerakannya dengan mudah, tapi yang menjadi masalah adalah kekuatan boneka itu sangat besar dan tubuhnya juga sangat kuat.
Melawan boneka perang level 3 kali ini, Revan seperti menghadapi benteng berjalan. Bahkan tebasan kematian belum mampu menembus pertahanannya hanya menggores tubuhnya sedikit.
"Ho, jadi hanya sedikit goresan. Baiklah bagaimana jika aku menyerang menggunakan langkah cahaya dan tebasan kematian ratusan hingga ribuan kali pada titik yang sama, apakah itu akan tetap kuat dan kokoh. Mari kita coba lakukan". Gumamnya dengan seringai ganas di wajahnya.
Kini seluruh metode telah dia gunakan seperti sebelumnya. Matanya di aliri mana hingga ektrim, tanpa dia sadari dia mendapatkan kemampuan baru yaitu "Vision of the future" kemampuan yang menampilkan penglihatan ke masa depan selama 1 detik.
Tetapi setelah membiasakan diri beberapa hari akhirnya dia mulai terbiasa dan nyaman memakai kemampuan matanya itu.
Lalu dia melebarkan auranya dalam jarak 10 meter dengan gila gilaan di liputi dengan kekuatan jiwanya yang mempertajam persepsinya untuk melindungi diri.
Kali ini dia menyadarinya bahwa kebiasaan yang lakukan telah membuatnya mampu menciptakan sebuah domain. Domain yang khusus di kuasai oleh dirinya sebagai perlindungan. Dia memberi nama domain ini dengan sebutan "Iron fort domain" atau di sebut domain benteng besi.
Semua persiapan telah cukup untuk di lakukan. Dengan semangat yang membara akhirnya dia maju ke depan dan menyerang berkali kali, melangkah mundur lalu maju menyerang, mundur beberapa langkah lalu kembali menyerang dengan cepat. Hal itu dia lakukan terus menerus.
Puluhan kali, ratusan kali, ribuan kali, ratusan ribu kali serangan maju dan mundur menghindar pun di lakukan. Hingga saat serangan itu hampir mencapai 1 juta kali barulah boneka level 3 itu tumbang dengan inti energi yang berhasil di hancurkan.
Partikel partikel inti energi langsung memasuki tubuhnya, Dia mendapatkan kemampuan pertahanan yang sangat luar biasa kali ini.
Dengan menggabungkan keterampilan itu dengan domainnya sendiri akhirnya terciptalah domain perlindungan yang sangat kuat yaitu "Steel fortress domain" atau di sebut dengan "Domain benteng baja."
6 hari kemudian setelah berlatih dan menguasai semua keterampilan barunya dengan lancar. Walaupun belum sempurna tapi Revan bisa menggunakannya dengan mudah.
Kali ini dia akan melawan boneka perang level 4. Boneka perang level 4 kali ini memiliki senjata rantai, rantai yang terbuat dari kayu, akan tetapi memiliki kekerasan yang luar biasa. Bahkan rantai itu ujungnya bisa berubah menjadi pisau tajam yang siap merobek robek lawannya.
Bahkan ujung rantai itu bisa di ubah menjadi bentuk pedang atau bahkan kapak untuk menyerang. Kecepatan boneka perang level 4 kali jauh dari imajinasi Revan sebelumnya. Kecepatan dan kekuatannya luar biasa mengerikan. Bahkan kempuan "Vision of the future" yang dia miliki sama sekali tidak berguna.
Boneka kayu kali ini menggunakan sihir elemen kayu untuk bertarung. Entah kenapa ini berbeda dari yang sebelumnya. Revan tidak tahu dan juga tidak peduli, yang dia tahu dia harus segera mengalahkan boneka perang ini atau dia sendiri yang akan kalah.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 184 Episodes
Comments
Azhar 878
Ini sampek keluar dri latihan berati parah ...masa latihan ratusan tahun kalah sama yg puluhan tahun
2024-03-16
3
Laura Aqila
Lanjuttt, semangat Revan /Good//Good//Good/
2024-03-06
0
Lanjut latihan biar tambah kuat
2024-03-01
0