rencana camping

*****ZC*****

"Hari ini sudah selesai." Sahutnya dengan suara datar. Dan udah pasti tanpa melihat gue, apa lagi ada senyuman. Itu semua tidak ada

"Syukur deh." Ucap gue lagi

Selama di dalam perjalanan ke sekolah gue, kami hanya jangkrik. Tahu sendiri lah, om duda satu ini irit banget kalau soal berbicara. Dan gue yang niatnya mau ikutan diam, eh ... Malah nyerocos aja terus. Gak tahu deh ini gue kenapa bisa hobynya ngomong panjang di kali lebar.

"Om, kerjanya dimana sih?" Tanya gue 

Dan bukannya menjawab, dia malah menghentikan laju mobilnya di depan gerbang sekolah gue. "Nanti ada orang yang ngantar motor ayah, kamu. Maaf sebelumnya ya." Ucapnya

Dan gue hanya mengangguk dan turun dari mobilnya. Kali ini gue bisa buka pintu sendiri, ya kali kagak ingat terus. Kan Mali gue nanti jadinya.

"Bye, om. Makasih tumpangannya." Gue melambaikan tangan seolah-olah gue dan dia Uda begitu akrabnya. Yang padahal sih ya, namanya aja sampai detik ini gue belum tahu siapa.

"Heran, kok ada manusia seperti dia. Syukur cakep, kalau kagak ogah gue ngajak ngobrol walau pun kagak di tanggapi juga."

Gue cuman ngomel-ngomel kagak jelas sendirian. Melangkah mendekati kelas gue. Memerhatikan beberapa orang di sekolah ini.

Sebenarnya, gue termasuk siswi terfavorit di sekolah ini. Karena gue yang terlalu aktif mengikuti segala kegiatan yang ada di sekolah. Tapi, gak tahu kenapa gue kok gak tertarik sama yang namanya pacaran.

Padahal sih, ada aja tuh temen gue yang demen sama gue. Malah dulunya, Abang kelas gue juga gitu. Tapi gue aja yang sedikit aneh. Kagak tertarik sama orang, walau pun mereka itu keren, Coll, cakep dan lainnya. Tapi kalau sama om duda, kok perasaan gue aneh banget. Beres kagak ini hati gue?

"Ziziv." Teriak Scarlett yang tiba-tiba nongol dan merangkul gue

"Kenapa, Lo?" Sahut gue

"Ada acara baru di sekolah. Ikutan yuk, kayak ya seru sih." Jelasnya

"Acara apaan?" Tanya gue lagi

Scarlett bercerita panjang di kali lebar, menjelaskan kegiatan apa yang akan di adakan di sekolah kami ini. Dan ternyata adalah, camping? Apakah memang benar begitu?

"Camping besar-besaran, besti. Seru banget deh kayaknya, ada anak sekolah lain juga. Malah ni ya, anak kuliahan juga ikut." Jelasnya lagi

"Oke-oke, kayaknya sih kagak mungkin kalau gue kagak ikut. Pasti di rekomendasikan oleh pihak sekolah." Jelas gue pula

"Bisa jadi sih." Ucapnya seraya manggut-manggut tidak jelas

Kita berdua masuk ke kelas dan belajar seperti biasanya. Setelah itu, benar apa yang gue pikirkan tadinya. Guru kami meminta gue buat ikutan, dan menjadi salah satu anggota terpenting.

Jelas terpenting, lah gue yang akan ngatur anak-anak lainnya nanti. Dan gue hanya bisa menerima itu semua, walau pun nanti gue yakin bakal berubah menjadi nenek lampir, Wewe Gombel, dan yang lainnya lah. Itu sih sudah biasa, apa lagi ngatur beberapa anak yang kadang kagak ngerti arahan.

"Zivanna, kamu bisa urus semua kan?" Tanya seorang guru itu lagi

Gue mengangguk. "Oke, pak. Nanti saya yang akan mendata mereka." Jelas gue dengan luas hati Hem.

Setelah itu, gue pun terpaksa keliling sekolah. Mendata beberapa anak yang akan menjadi salah satu peserta. Mendatangi merek satu persatu. Sesuai dengan data rekomendasi dari pihak sekolah.

"Gimana, mau ikut?" Tanya gue 

"Gue kagak mau ah, ganti aja rekomendasi nya." Sahut cewe itu

Dan gue mencari peserta pengganti, karena yang di rekomendasikan tidak ingin ikut. Begitulah terus yang terjadi, gue dan beberapa teman gue mendata mereka semua.

Lumayan melelahkan sih, tapi gue terbiasa dengan ini semua. Mungkin karena gue yang aktif dan keseringan ikut serta dalam kegiatan sekolah. Jadi guru support banget sama gue, maunya apa-apa ada gue. Hem, sedikit sebel karena itu melelahkan. Ada yang sama kayak gue?

Episodes
1 Om Duda
2 pemandangan indah
3 tabrakan cinta
4 bertanggung jawab
5 emak khawatir
6 anak manja
7 Ingin jalan-jalan
8 Draft
9 rencana camping
10 camping
11 ketemu om duda
12 pimpinan camping
13 Vian nembak
14 belajar bareng om duda
15 di rumah om duda
16 lulus
17 Vian love Zivanna
18 kuliah
19 Ternyata namanya Shefftyan
20 Dramatis!
21 Di pecat!
22 Hari menyebalkan
23 Dilema
24 jambret
25 kerja keras
26 berhenti kerja
27 mabok
28 usaha lagi
29 Jalan-jalan
30 hampir menjadi bubur
31 jahatnya Vian
32 godain duda
33 ngarep jadi istri
34 ngajak nikah
35 Menikah
36 niat lain di pernikahan
37 Vian salah faham
38 hamil?
39 ketahuan Abang
40 irit banget ngomongnya
41 hampir aja
42 suami usil
43 ternyata sepupu
44 modus
45 romantis atau?
46 apakah dia cinta
47 Ehem terbuai
48 di culik abang
49 melepas rindu di kampus
50 Abang jahat
51 terluka karena cinta
52 Bersama kembali
53 di paksa untuk berpisah
54 selalu saja Vian
55 cerai
56 ketemu lagi
57 dilamar Vian
58 menikah
59 janji seorang Vian
60 Vian selalu mengerti
61 curiga
62 masih merindukannya
63 terpuruk
64 hamil
65 misteriusnya Vian
66 masalah baru
67 Vian berdusta
68 gugur
69 perlahan sakit itu hilang
70 perlahan mulai bahagia
71 selalu bertemu
72 tetap aja bocil
73 janji bahagia
74 Mulai hari baru
75 special moments
76 suami random
77 di tinggal camping
78 flashback Shefftyan
79 frustasinya Shefftyan
80 ketahuan emak
81 random
82 flashback Vian
83 menyukai wanita yang sama
84 sisi jahat Vian
85 pernikahan Vian
86 kejadian mengerikan
87 liciknya papi mertua
88 pasutri absurd
89 wisuda
90 perkara nyeri perut
91 siapa yg jahat?
92 bertentangan
93 honeymoon
94 promil
95 Nichol
96 sebuah pertanyaan untuk Shefftyan
97 PMS
98 hamil
99 wanita jadi-jadian
100 wanita misterius
101 Malika
102 melawan
103 pernikahan Papi
104 percobaan p3mbunuh4n
105 Shefftyan dan Nichol
106 Gak pernah akur
107 Shefftyan absurd
108 kembali berdamai
109 lahiran
110 Al Hafizh
Episodes

Updated 110 Episodes

1
Om Duda
2
pemandangan indah
3
tabrakan cinta
4
bertanggung jawab
5
emak khawatir
6
anak manja
7
Ingin jalan-jalan
8
Draft
9
rencana camping
10
camping
11
ketemu om duda
12
pimpinan camping
13
Vian nembak
14
belajar bareng om duda
15
di rumah om duda
16
lulus
17
Vian love Zivanna
18
kuliah
19
Ternyata namanya Shefftyan
20
Dramatis!
21
Di pecat!
22
Hari menyebalkan
23
Dilema
24
jambret
25
kerja keras
26
berhenti kerja
27
mabok
28
usaha lagi
29
Jalan-jalan
30
hampir menjadi bubur
31
jahatnya Vian
32
godain duda
33
ngarep jadi istri
34
ngajak nikah
35
Menikah
36
niat lain di pernikahan
37
Vian salah faham
38
hamil?
39
ketahuan Abang
40
irit banget ngomongnya
41
hampir aja
42
suami usil
43
ternyata sepupu
44
modus
45
romantis atau?
46
apakah dia cinta
47
Ehem terbuai
48
di culik abang
49
melepas rindu di kampus
50
Abang jahat
51
terluka karena cinta
52
Bersama kembali
53
di paksa untuk berpisah
54
selalu saja Vian
55
cerai
56
ketemu lagi
57
dilamar Vian
58
menikah
59
janji seorang Vian
60
Vian selalu mengerti
61
curiga
62
masih merindukannya
63
terpuruk
64
hamil
65
misteriusnya Vian
66
masalah baru
67
Vian berdusta
68
gugur
69
perlahan sakit itu hilang
70
perlahan mulai bahagia
71
selalu bertemu
72
tetap aja bocil
73
janji bahagia
74
Mulai hari baru
75
special moments
76
suami random
77
di tinggal camping
78
flashback Shefftyan
79
frustasinya Shefftyan
80
ketahuan emak
81
random
82
flashback Vian
83
menyukai wanita yang sama
84
sisi jahat Vian
85
pernikahan Vian
86
kejadian mengerikan
87
liciknya papi mertua
88
pasutri absurd
89
wisuda
90
perkara nyeri perut
91
siapa yg jahat?
92
bertentangan
93
honeymoon
94
promil
95
Nichol
96
sebuah pertanyaan untuk Shefftyan
97
PMS
98
hamil
99
wanita jadi-jadian
100
wanita misterius
101
Malika
102
melawan
103
pernikahan Papi
104
percobaan p3mbunuh4n
105
Shefftyan dan Nichol
106
Gak pernah akur
107
Shefftyan absurd
108
kembali berdamai
109
lahiran
110
Al Hafizh

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!