ketemu om duda

*****ZC*****

Gue kembali ke bus, mengambil beberapa benda yang tertinggal. Setelah itu gue kembali ke lokasi cam. Dan di saat perjalanan, gue melihat ada salah satu sosok manusia yang sepertinya gue kenal. Tapi apa memang iya?

Gue melangkah semakin cepat, dan memastikan siapa orang itu. Dan saat gue berlari, gue malah tersandung Tunggul.

Bruk!

"Astaga!" Teriak gue

Gue mencoba buat bangun, membersihkan baju gue yang terkena bunga-bunga rumput. Sekilas gue melupakan sosok itu dan memilih untuk memungut barang-barang gue ini.

"Sial banget dah."

Gue mengambil satu persatu barang itu. Memasukkannya kembali ke dalam kotak. Mencoba untuk mengangkat kotak itu. Dan saat gue balik badan, alangkah kagetnya gue saat itu juga.

"Astaga!" Gue teriak dan hampir melompat karena kaget

"Kamu, oke?" Ucapnya 

"Oh, iya. Gak apa-apa, Om." Sahut gue nyengir

Gue tersenyum sejenak, dan ingin menanyakan sesuatu. Namun, dia malah pergi gitu aja. Setelah nanya keadaan gue, dia langsung pergi tanpa bertanya hal lain.

"Yaelah, gitu doang. Rugi amat deh kayaknya kalau ngobrol sama gue bentaran aja."

Gue ngedumel sepanjang jalan, walau pun ada perasaan suka. Sebab apa? Om duda nanyain kondisi gue paska terjatuh. Walau pun hanya itu doang, hanya dua kata. Tapi hati gue meleleh. Hemm astaga!

Gue mendekati teman-teman gue yang lain. Meletakkan barang itu dan mencoba mencari sosok duda tampan yang membuat gue terkesima. Dan ternyata, itu km duda ada di barisan anak kuliahan.

Gue langsung berpikir, apa itu om duda seorang mahasiswa? Tapi dia kan duda, dan udah cukup dewasa juga. Yang gue tahu aja usia dia itu tiga puluhan. Itu pun tebakan dari ayah gue sendiri. Dan mungkin aja bisa lebih gak sih? Ya kali masih kuliah.

"Ada apaan, Ziv." Ucap Scarlett yang ternyata mulai kepo sama kelakuan gue ini

"Om duda, Let. Di bagian mahasiswa itu." Jelas gue dengan sumringah

"Wah, kok bisa?" Tanyanya seraya mencari keberadaan om duda itu

Karena gue sibuk, gue pun kembali menjalankan tugas gue. Dan melupakan sejenak tentang om duda itu dan siapa dia sebenarnya.

"Zivanna, bagi tim khusus untuk mencarikan tema. Nanti malam kita ada kegiatan tanya jawab bersama anak kuliahan. Jangan buang kesempatan bagus ini, sebentar lagi kalian juga bakal kuliah." Jelas pak anton

"Oke, pak" sahut gue dengan semangat

Gue memilih siapa yang akan menjadi tim gue buat nanti malam. Sepertinya camping kami saat ini khusus untuk menambah ilmu pengetahuan. Bukan soal campingnya aja. Tapi akan banyak pelajaran yang kami dapat setelah kegiatan rutin tahunan ini.

"Gue dong." Ucap Scarlett

"Oke, elo, satu. Siapa lagi yang mau?" Tanya gue kepada mereka semua

"Kak, aku mau dong." Ucap salah satu adik kelas gue yang cewek

Gue pun memilih adik kelas gue itu, dan memilih satu lagi. Kami berlima nantinya akan menyusun kalimat pertanyaan untuk anak kuliahan itu. Mudah-mudahan aja mereka bisa jawab.

"Ayo, kita makan malam dulu. Nanti kita lanjut diskusi lagi ya." Ucap gue 

Kami pun makan malam bersama di depan api unggun yang tidak terlalu besar itu. Menikmati makan dengan kesederhanaan. Selesai makan malam, barulah kami kembali diskusi tentang segala pertanyaan yang akan kami tanyakan nantinya.

Dan baru gue sadari, ternyata tim SD ke tim SMP. Dan kami yang SMA bersama anak kuliahan. Terlihat, seru sih.

"Ayo, kumpul semua. Yang tertib kalian, jangan buat malu sekolah." Tegas gue

Kami semua berkumpul mengelilingi api unggun, di hadapan kamu sudah ada anak kuliahan yang mempersiapkan diri mereka juga. Ada tawa canda yang tercipta di susana ini.

Pandangan gue terus mencari om duda. Namu, om duda berada di barisan para dosen. Apakah dia juga seorang dosen? Bisa saja begitu kan.

Episodes
1 Om Duda
2 pemandangan indah
3 tabrakan cinta
4 bertanggung jawab
5 emak khawatir
6 anak manja
7 Ingin jalan-jalan
8 Draft
9 rencana camping
10 camping
11 ketemu om duda
12 pimpinan camping
13 Vian nembak
14 belajar bareng om duda
15 di rumah om duda
16 lulus
17 Vian love Zivanna
18 kuliah
19 Ternyata namanya Shefftyan
20 Dramatis!
21 Di pecat!
22 Hari menyebalkan
23 Dilema
24 jambret
25 kerja keras
26 berhenti kerja
27 mabok
28 usaha lagi
29 Jalan-jalan
30 hampir menjadi bubur
31 jahatnya Vian
32 godain duda
33 ngarep jadi istri
34 ngajak nikah
35 Menikah
36 niat lain di pernikahan
37 Vian salah faham
38 hamil?
39 ketahuan Abang
40 irit banget ngomongnya
41 hampir aja
42 suami usil
43 ternyata sepupu
44 modus
45 romantis atau?
46 apakah dia cinta
47 Ehem terbuai
48 di culik abang
49 melepas rindu di kampus
50 Abang jahat
51 terluka karena cinta
52 Bersama kembali
53 di paksa untuk berpisah
54 selalu saja Vian
55 cerai
56 ketemu lagi
57 dilamar Vian
58 menikah
59 janji seorang Vian
60 Vian selalu mengerti
61 curiga
62 masih merindukannya
63 terpuruk
64 hamil
65 misteriusnya Vian
66 masalah baru
67 Vian berdusta
68 gugur
69 perlahan sakit itu hilang
70 perlahan mulai bahagia
71 selalu bertemu
72 tetap aja bocil
73 janji bahagia
74 Mulai hari baru
75 special moments
76 suami random
77 di tinggal camping
78 flashback Shefftyan
79 frustasinya Shefftyan
80 ketahuan emak
81 random
82 flashback Vian
83 menyukai wanita yang sama
84 sisi jahat Vian
85 pernikahan Vian
86 kejadian mengerikan
87 liciknya papi mertua
88 pasutri absurd
89 wisuda
90 perkara nyeri perut
91 siapa yg jahat?
92 bertentangan
93 honeymoon
94 promil
95 Nichol
96 sebuah pertanyaan untuk Shefftyan
97 PMS
98 hamil
99 wanita jadi-jadian
100 wanita misterius
101 Malika
102 melawan
103 pernikahan Papi
104 percobaan p3mbunuh4n
105 Shefftyan dan Nichol
106 Gak pernah akur
107 Shefftyan absurd
108 kembali berdamai
109 lahiran
110 Al Hafizh
Episodes

Updated 110 Episodes

1
Om Duda
2
pemandangan indah
3
tabrakan cinta
4
bertanggung jawab
5
emak khawatir
6
anak manja
7
Ingin jalan-jalan
8
Draft
9
rencana camping
10
camping
11
ketemu om duda
12
pimpinan camping
13
Vian nembak
14
belajar bareng om duda
15
di rumah om duda
16
lulus
17
Vian love Zivanna
18
kuliah
19
Ternyata namanya Shefftyan
20
Dramatis!
21
Di pecat!
22
Hari menyebalkan
23
Dilema
24
jambret
25
kerja keras
26
berhenti kerja
27
mabok
28
usaha lagi
29
Jalan-jalan
30
hampir menjadi bubur
31
jahatnya Vian
32
godain duda
33
ngarep jadi istri
34
ngajak nikah
35
Menikah
36
niat lain di pernikahan
37
Vian salah faham
38
hamil?
39
ketahuan Abang
40
irit banget ngomongnya
41
hampir aja
42
suami usil
43
ternyata sepupu
44
modus
45
romantis atau?
46
apakah dia cinta
47
Ehem terbuai
48
di culik abang
49
melepas rindu di kampus
50
Abang jahat
51
terluka karena cinta
52
Bersama kembali
53
di paksa untuk berpisah
54
selalu saja Vian
55
cerai
56
ketemu lagi
57
dilamar Vian
58
menikah
59
janji seorang Vian
60
Vian selalu mengerti
61
curiga
62
masih merindukannya
63
terpuruk
64
hamil
65
misteriusnya Vian
66
masalah baru
67
Vian berdusta
68
gugur
69
perlahan sakit itu hilang
70
perlahan mulai bahagia
71
selalu bertemu
72
tetap aja bocil
73
janji bahagia
74
Mulai hari baru
75
special moments
76
suami random
77
di tinggal camping
78
flashback Shefftyan
79
frustasinya Shefftyan
80
ketahuan emak
81
random
82
flashback Vian
83
menyukai wanita yang sama
84
sisi jahat Vian
85
pernikahan Vian
86
kejadian mengerikan
87
liciknya papi mertua
88
pasutri absurd
89
wisuda
90
perkara nyeri perut
91
siapa yg jahat?
92
bertentangan
93
honeymoon
94
promil
95
Nichol
96
sebuah pertanyaan untuk Shefftyan
97
PMS
98
hamil
99
wanita jadi-jadian
100
wanita misterius
101
Malika
102
melawan
103
pernikahan Papi
104
percobaan p3mbunuh4n
105
Shefftyan dan Nichol
106
Gak pernah akur
107
Shefftyan absurd
108
kembali berdamai
109
lahiran
110
Al Hafizh

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!