"Hari ini aku akan pulang terlambat tapi aku akan tetap pulang. Jangan memasak makan malam untuk ku." ucap Raja pada Viana saat sebelum dia pergi ke kantor.
Viana yang mendengarkan itu hanya menganggukkan kepalanya saja sambil memberikan bekal makan siang untuk suaminya.
"Iya, mas." jawab Viana pada Raja. Setelah itu, Raja langsung masuk ke dalam mobilnya saat Viana selesai mencium tangannya.
Saat Raja masuk ke dalam mobil, ponselnya langsung berdering dan itu panggilan masuk dari Giselle yang meminta di temani belanja karena dia ingin belanja. Katanya sudah lama dia sudah tidak berbelanja lagi.
"Tidak bisakah membiarkan ku tenang Giselle? Aku baru saja keluar dari rumahku, tapi kamu sudah menghubungiku dan meminta ku untuk menemani mu belanja. Aku juga harus bekerja." jawab Raja pada Giselle. Dia baru saja masuk ke dalam mobil tapi wanita itu sudah menghubunginya sepagi ini hanya untuk berbelanja saja.
"Tapi aku ingin ditemani kamu. Aku dan anak kita Raja." ucap Giselle lagi hingga membuat Raja hanya bisa menarik nafasnya dalam-dalam sebelum mengiyakan apa yang Giselle inginkan.
"Aku akan menemani mu nanti setelah jam makan siang. Itu pun jika aku bisa!" jawab Raja sebelum memutuskan segalanya.
Setelah itu dia langsung memutuskan panggilan teleponnya begitu saja, karena tidak ingin terus berbicara dengan Giselle.
Melihat Raja yang terlihat sangat tertekan membuat supirnya memberanikan diri untuk bicara dengan Raja. Bagaimana pun Raja adalah anak dari mantan bosnya, yang sudah meninggal. Jadi dia berusaha memberikan nasihat agar Raja tidak semakin terjerumus nantinya.
"Kamu salah Raja. Seharusnya tidak melibatkan siapa pun dalam masalah kamu. Baik itu Suster Viana, atau pun kekasih kamu. Mereka berdua tidak pantas mendapatkan perlakukan seperti ini dari mu. Mereka tidak seharusnya terlibat dengan kamu Raja. Suster Viana, dia orang yang sangat baik dan tidak pernah mengeluh dengan hidupnya walau kedua orang tuanya sendiri tidak menganggapnya lagi setelah mereka berpisah. Jangan pernah menyakitinya, karena sekali pun dia tidak pernah menyakiti siapa pun dalam hidupnya." ucap supirnya hingga membuat Raja hanya bisa mendesah pasrah dengan semua ini.
Jujur saja, dia tidak pernah bermaksud untuk menyakiti hati siapapun di sini. Hanya saja dia memang sudah salah jalan karena telah menikahi Tiana dan juga menghamili Giselle.
"Aku juga tidak tau jika jadinya seperti ini pak. Jika aku tau Giselle hamil lebih dulu, maka aku tidak akan pernah menikahi Viana, atas dasar surat wasiat ayah." jawab Raja karena memang dia tidak pernah menyangka jika semuanya seperti ini jadinya.
"Saya tidak perlu menjelaskannya lagi dan saya yakin bahwa kamu sendiri juga merasakannya. Viana dan Giselle itu berbeda sekali. Keduanya bagaikan langit dan bumi, tidak ada yang sama di antara mereka dan itu sebabnya bapak tidak ingin bekerja dengan Giselle, karena wanita itu tidak pernah menghargai orang lain. Tapi berbeda dengan Viana, yang bahkan kami semua selalu makan di meja makan yang sama dengannya jika kamu tidak ada Raja. Setiap hari istri kamu akan memasak dan kami semua makan bersamanya. Jadi bapak harap ini semua sudah cukup untuk menjelaskan segalanya." jelas pak Imron supir mendiang ayahnya.
"Tapi Raja mencintai Giselle pak."
"Cinta, coba tanyakan lagi apakah yang kamu rasakan pada Giselle itu cinta atau bukan. Istri kamu selalu sholat 5 waktu, jadi coba ikuti apa yang dia lakukan dan kamu akan menemukan jawabannya." Raja terdiam dengan apa yang pak Imron jelaskan padanya bahwa Viana dan Giselle itu sangat berbeda sekali.
***
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 44 Episodes
Comments
Yunerty Blessa
benar apa yang dikatakan oleh pak Imron
2024-02-28
0
Yunia Afida
betul itu coba lakukan raja
2024-01-01
0
Chen Aya
tuh pak supir aja tau raja mana yang baik dan yang tidak buat kamu
2024-01-01
0