Malam hari pun tiba, ini adalah malam pertama bagi mereka di rumah ini dan itu membuat Viana sedikit merasa canggung. Apalagi saat dia selesai sholat isya, Raja masuk ke dalam kamar mereka dan langsung naik ke atas tempat tidur yang membuat Viana yang lebih dulu di sana merasa canggung. Dia takut jika Raja meminta haknya. Tapi bagaimana jika dia bukan tipe wanita yang Raja inginkan?
"Tidurlah, aku akan tidur d kamar sebelah."
Deg!
Ternyata apa yang Viana pikirkan saat ini benar-benar terjadi bahwa dia bukanlah wanita yang diinginkan Raja. Jangankan menginginkannya, bahkan pria itu pun tidak ingin satu kamar dengan.
"Kenapa? bukankah kita sudah suami istri, kenapa harus pisah kamar?" tanya Viana pada suaminya. Jujur saja, walau dia sudah mengetahui apa yang terjadi dalam pernikahan mereka ini tapi tetap saja rasanya tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata bahwa pria yang menikahinya itu bahkan tidak ingin berada di dalam satu kamar yang sama dengan dirinya.
"Kita menikah sudah menikah dan bahkan pernikahan kita sah di mata agama dan juga negara. Tapi tetap saja aku tidak bisa. Aku belum bisa menerima semua ini dan mungkin ini yang terbaik untuk kita." jawab Raja karena memang itulah yang dia rasakan saat ini.
Dia belum bisa menerima kejujuran Diana dalam hidupnya, apalagi ada Giselle dalam hidupnya, jadi dia tidak mungkin dengan begitu mudah menerima kehadiran Viana. Dia mencintai Giselle, dan dia tidak mungkin mencintai Diana dan rasanya itu tidak akan pernah terjadi.
"Tapi bukankah semua itu harus dipelajari. Dalam hidup kita akan terus belajar sampai kita benar-benar mendapatkan apa yang kita inginkan. Jadi bisakah kita memulai semua dari awal?" Viana terus ada berusaha berbicara dengan Raja karena dia ingin tahu bagaimana kelanjutan hubungan mereka.
"Kita memang harus belajar tapi tidak sekarang. Sudahlah Viana, aku lelah dan besok pagi aku harus kembali bekerja jadi biarkan aku istirahat dengan tenang. Kau bisa melakukan apapun yang kau inginkan dan begitu juga dengan yang akan kulakukan. Kita memang sepasang suami istri tapi bukan berarti kita bisa ikut campur dalam urusan pribadi satu sama lain. Aku dan kamu hanya menikah karena sebuah permintaan terakhir dari ayahku. Aku tidak mencintaimu dan begitu juga dengan kamu. Tidak ada cinta di antara kita berbeda jadi aku rasa ini jauh lebih baik." ucap Raja langsung keluar dari kamar Viana setelah mengatakan apa yang ingin dia katakan.
Setelah kepergian Raja, Viana hanya bisa pasrah saja dengan semua ini. Lagi pula memang benar apa yang Raja katakan bahwa mereka menikah hanya Karena permintaan terakhir ayahnya saja, dan tidak ada cinta sama sekali di dalam pernikahan ini jadi untuk apa Viana mengatakan hal seperti itu?
"Sudahlah, mungkin memang ini yang harus kami jalani. Berat memang, tapi seperti itu lah kenyataannya." ucap Viana sebelum memutuskan untuk tidur karena memang hati sudah malam.
Sedangkan Raja sendiri juga langsung merebahkan tubuhnya dia tas tempat tidur karena merasa lelah. Dia kembali memikirkan apa yang telah dia katakan pada Viana. Apakah ini pantau atau tidak untuk wanita itu.
"Aku harap ini yang terbaik!" ucap Raja sebelum dia memejamkan kedua matanya malam ini.
Sepasang suami istri itu sama-sama terpejam dengan segala pemikiran mereka
***
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 44 Episodes
Comments
Erna Fadhilah
mending viana cerai aja biar raja seenaknya sendiri biar dia kebingungan dama wasiat ayahnya
2023-12-28
2
Rabiatul Addawiyah
Egois banget jd cowo si Raja
2023-12-23
0
Yunia Afida
tak catet ya raja, tar kek jilat ludah sendiri diapain hayo
2023-12-21
0