"Mas, sarapan paginya sudah siap," memanggil Raja yang belum juga keluar dari kamarnya.
Tadi, setelah dia menyiapkan dan mengantarkan pakaian kerja pria itu, hingga saat ini panjang belum juga keluar dari dalam kamarnya dan Viana terpaksa memanggil Raja di dalam kamarnya lagi.
"Masuk!" terdengar suara suaminya aja dari dalam dan Viana memberanikan diri untuk masuk ke dalam kamarnya Raja.
Ketika dia masuk ke dalam kamarnya, Viana melihat Raja yang sedang duduk di sofa dekat jendela kamarnya. Entah apa yang di lakukan pria itu, yang jelas dia belum siap dengan penampilannya.
"Ada apa mas?" tanya Viana ketika melihat suaminya belum bersiap.
"Hari ini aku akan bertemu dengan investor penting tapi aku tidak bisa memakai dasi. Aku tidak terbiasa dengan dasi tapi hari ini aku harus memakainya. Aku mau kau investor asing itu demi kelancaran perusahaan." ucap Raja pada Viana. Dia tidak tahu harus bagaimana lagi berusaha dengan dasi yang akan dipakainya itu.
Viana sendiri memberanikan diri untuk mendekat pada Raja dan mengambil dasi yang ada di tangan pria itu. Dengan cekatan dia memasang dasi untuk Raja.
"Seharusnya mas bilang jika tidak bisa memakai dasinya. Aku bisa memasangkannya walau tidak sempurna. Setidaknya aku tau bagaimana caranya." jawab Viana yang berusaha untuk merapikan dasinya Raja.
Melihat Viana yang kesusahan dengan tinggi badannya membuat Raja sedikit tubuhnya hingga membuat kedua hidung mereka hampir saja bertabrakan jika Viana tidak memundurkan wajahnya lebih dulu.
"Maaf, Mas. Aku refleks." jawab Viana karena dia takut jika Raja merasa tersinggung dengan apa yang dia lakukan.
"Tidak masalah!" kata Raja setelah Viana selesai memasangkan dasi untuknya. Penampilannya sudah benar-benar sempurna pagi ini dan beruntung ada Viana yang bisa membantunya.
"Terima kasih," ucap Raja pada Viana dan mereka langsung turun ke meja makan untuk sarapan pagi
Tak lupa juga Viana sudah menyiapkan bekal makan siang untuk suaminya hari ini.
"Jam berapa kau bangun bisa memasak makanan sebanyak ini? Bahkan menu makan siang ku saja berbeda dengan yang kita makan." ujar Raja ketika melihat meja makan mereka pagi ini.
"Sebelum subuh, dan setelahnya aku baru memasak." jawab Viana karena memang seperti itulah kegiatannya.
"Oh!" jawab Raja seadanya.
Dia bergegas menghabiskan sarapannya lalu pergi bekerja. Begitu juga dengan Viana, dia keluar dari rumahnya untuk mengantarkan Raja sampai ke mobilnya di sana karena sudah ada supir yang menunggunya.
"Hati-hati di jalan Mas," ucap Viana setelah dia mencium punggung tangan suaminya dengan takzim.
Raja terkesima dengan setiap hal yang Viana lakukan. Dari mulai memasak dan melayaninya, bahkan tidak ada cacatnya sedikitpun wanita yang ada di hadapannya saat ini. Tapi tetap saja dia tidak bisa mencintainya karena bagaimanapun hatinya sudah tertaut pada Giselle yang sudah dikencaninya selama 3 tahun.
Entahlah, setidaknya untuk saat ini dia bisa berpikir bahwa semua ini dilakukannya karena bertanggung jawab atas permintaan terakhir sang ayah. Soal hubungannya dengan Giselle dia akan menjelaskannya nanti jika memang itu harus dijelaskan.
"Oke, aku pergi." ucap Raja yang hendak masuk ke dalam mobilnya tapi kembali di tahan oleh Viana yang membuatnya kembali berpikir apa yang tertinggal.
"Assalamu'alaikum mas,"
Deg!
Lagi dan lagi Raja seperti tertampar dengan kenyataan bahwa dia belum terbiasa dengan semua ini. Viana jauh lebih mengerti adab dan sopan santun sedangkan dia sendiri lalu dalam hal itu.
Melihat Viana yang terus tersenyum membuat Raja merasa malu sendiri tapi dia juga menyempatkan diri untuk menjawabnya sebelum pergi bekerja.
"Waalaikumsalam," balas Raja mengakhiri pembicaraan mereka pagi ini.
***
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 44 Episodes
Comments
Nur Ain
belum tau laki nye ada cewek t7h nanti sudah tahu BG nasi kosong jalah
2024-02-12
0
Mimik Pribadi
Sabar Viana,,,,luluhkan dlu suamimu dngn hal2 yng menyentuh hatinya,bikin dia senyaman mngkn,sblm kamu benar2 mendptkan cintanya,,,,
2024-02-03
1
Anindyanadhif
Viana istri yang sempurna dia mengurus suaminya dari pakaian makanan sampai berangkat kerja masih di antar,,, masak kamu belum bisa menilai mana yang tulus dan tidak,,,
2024-01-23
0