Jadi Pacar di Masa Lalu (Revisi)

"Fa..!" panggil Cyra mendekati Kanfa yah sudah ada di atas motornya.

Kanfa menoleh ke arah Cyra yang kini berjalan mendekati dirinya.Kanfa bisa menebak jika Cyra akan naik ke motor miliknya.

"Ra, sorry gue ada urusan penting jadi nggak bisa anter Lo,Khal..anterin Cyra pulang !!'

seruan Kanfa membuat Cyra bengong.Karena baru kali ini Kanfa berbuat seperti itu.Khalif pun sama terkejut nya seperti Cyra tapi,dia langsung merespon dengan mengacungkan jempolnya.

Tanpa basa-basi lagi Kanfa pun melajukan motornya ke arah gerbang.Terlihat Kanfa berhenti di samping Shanum yang sedang berdiri.

Puk

Tepukan di bahu Cyra menyadarkan dia dari rasa keterkejutan nya.Dia pun menoleh pada Khalif yang tadi menepuk bahu nya.

"Sudahlah, lo sendiri yang sudah mutusin buat nolak Kanfa berkali-kali. Kalau pun sekarang Kanfa lebih perhatian sama Shanum itu wajar kan,dia lebih berhak atas diri Kanfa dari pada kita sahabat nya.Sudahlah ,ayo gue anterin lo ."ucap Khalif naik ke atas motornya.

Cyra mendengus kesal menatap sahabatnya Khalif.

"Tapi kenapa harus ngasih alasan sibuk? Klise."ucap Cyra.

"Dia memang sibuk. Shanum sudah jadi tanggung jawab nya. Dia harus pastikan bininya selamat sampe rumah. Terus, Lo kan tahu setiap hari kamis sampai sabtu Kanfa bakal ke kantor.Itulah yang namakan sibuk non. Sudahlah ayo naik ! ucap Khalif membuat Cyra mencebikkan bibirnya.

Sementara Kanfa mendekati istrinya yang sedang berdiri di pinggir jalan depan sekolah mereka.

"Naik !" ucap Kanfa setelah berada di dekat Shanum.

Shanum yang mendengar suara yang tak asing di telinganya pun menoleh.

"Bukannya kakak mau pergi? Kenapa...

"Nggak usah banyak tanya,jangan bikin gue kesel Sha,cepetan naik !!"potong Kanfa dan membuat Shanum langsung saja naik ke atas motor dan setelah memastikan Shanum sudah naik diatas jok belakang Kanfa langsung menancap gas motor nya.

Shanum yang sudah pernah di bonceng Kanfa pun langsung melingkarkan tangannya di pinggang suaminya itu.Shanum tahu pastinya Kanfa akan membawa dia seperti terbang.

Kanfa dengan luwes menyalip kendaraan yang ada di depannya .Sampai lima belas menit mereka sampai di area apartemen milik Kanfa.

"Naiklah, gue pulang kemungkinan habis magrib.Gue udah pesen makan buat lo.Ke supermarket nya setelah gue balik.Gue berangkat,lo ati-ati di rumah."ucap Kanfa pada Shanum.

"Iya kak ,kakak hati-hati juga." ucap Shanum.

"Hemm.." jawab singkat Kanfa dan langsung menancap gas kembali menuju kantor Mahardika Group.

...----------------...

Khalif sudah sampai di depan rumah Cyra dan Cyra pun sudah turun dari motor Khalif.

"Thanks Lif, Lo nggak mampir dulu?" tanya Cyra menawarkan Khalif untuk masuk kedalam kediamannya dulu.

"Nggak deh Ra, gue langsung cabut.Gue janjian sama anak-anak di markas." jawab Khalif memberi alasan.

"Kenapa sih,nggak lo nggak Kanfa kayaknya menjauh dari gue? emang gue punya salah apa sama kalian?" tanya Cyra dengan wajah sedihnya.

Khalif mendengar pertanyaan dari Cyra pun menarik nafas dalam.

"Bukan gitu Ra,emang benar gue ada janji sama anak-anak di markas. Kanfa kan lo tahu sendiri dia kekantor. Sudahlah jangan baper gitu,gue cabut ya..bye !" pamit Khalif pada Cyra.

Khalif pun langsung menancapkan gas motor nya dan meninggalkan rumah Cyra.

"Keterlaluan emang kalian." gumam Cyra menghentakkan kakinya dan langsung masuk ke dalam rumah nya.

Cyra masih saja menekuk mukanya sampai masuk ke dalam rumah nya.

"Loh,kamu sudah pulang nak,kok nggak bunda nggak dengar?" tanya Dian saat dia melihat putrinya yang sudah masuk ke dalam rumah.

"Barusan kok mi, Cyra langsung masuk ke kamar dulu ya mi." ucap Cyra.

"Iya sana,ganti baju jangan lupa makan siang sayang." ucap Dian dengan sedikit berteriak

Dian memperhatikan tingkah anaknya yang biasa nya ceria dan cerewet pun sedikit berubah.Dia pun buat bertanya-tanya ada apa sebenarnya dengan anaknya itu.

Kanfa sampai di perusahaan Mahardika Group dan langsung naik ke atas dimana dia dan Ayaz bekerja.

"Mba Kiki,bang Ayaz ada?" tanya Kanfa saat sampai di depan meja sekertaris Ayaz.

"Eh..tuan muda, tuan Ayaz ada di dalam.Silahkan langsung masuk saja,tuan Ayaz sudah nunggu tuan muda dari tadi." ucap Kiki.

"Oke.." jawab singkat Kanfa dan langsung mengetuk pintu ruangan kerja milik Ayaz sang kakak ipar.

Tok tok tok

"Masuk.." terdengar suara Ayaz menyuruh Kanfa untuk masuk.

"Assalamualaikum bang, sorry telat. Tadi Afa anter Shanum dulu bang."jelas Kanfa pada sang kakak ipar.

"Wa'alaikumsalam..duduk Fa,nggak masalah Fa,tenanglah. Makan dulu baru kamu kerja."ucap Ayaz menyodorkan sebuah totak dan juga air mineral pada Kanfa.

"Hehehe..tahu aja Abang nih,kalau adek ipar nya belum makan.Kalau gitu Afa makan dulu sebentar ya bang.." ucap Kanfa meminta persetujuan dari Abang iparnya itu.

"Iya, makanlah.." ucap Ayaz dengan menggeleng geleng kan kepalanya melihat tingkah adik iparnya.

...****************...

Kanfa bekerja dengan serius jika urusannya dengan perusahaan keluarga Mahardika. Di bantu oleh Ayaz, tentu saja dia merasa bersyukur kakak iparnya mau dengan sabar membimbingnya dalam bidang bisnis. Walaupun memang,Abi tidak akan lepas tangan sebelum Kanfa benar-benar mendapatkan pengakuan secara akademik yang mendukung nya, untuk tidak di perlakukan semena-mena oleh para pembisnis lain.

Walaupun Abi sudah yakin jika anak bungsunya itu akan bisa dengan mudah untuk belajar namun,pastinya akan lebih baik jika dia sudah memiliki sertifikasi yang mendukungnya.Tujuannya agar dia tidak bisa direndahkan para pesaing nya.

"Buat hari ini kita cukup sampai sini Fa, kita pulang."ucap Ayaz pada Kanfa.

"Iya bang, lelah juga bang."ucap Kanfa menyandarkan punggungnya di kursinya

"Hahaha.. baru juga beberapa jam Fa, kamu belum terjun langsung buat ikut abang meeting.Kamu besok bisa kan,ikut abang buat meeting jam dua siang." ujar Ayaz

"Ok bang, Afa bisa kok."jawab Kanfa

"Alhamdulillah..kita pulang Fa, kasihan Shanum sendirian di apartemen kamu.Dia kan baru di lingkungan baru Fa,jangan kebanyakan di tinggal-tinggal.Kalaupun kamu mau pergi lama,lebih baik ada yang bisa nemenin dia.Kalau nggak kamu antar kerumah papa." ujar Ayaz menasehati adik iparnya itu.

"Iya bang, aku duluan ya bang.."ucap Kanfa karena mereka akan berpisah.

"Iya, kamu hati-hati."ucap Ayaz dan Kanfa pun mengacungkan jempol nya.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

"Kamu mikirin apa yang?" tanya laki-laki yang tak lain yaitu Dewa sahabat Abi.

"Aku lagi mikirin soal Cyra sama Kanfa mas, rasanya semenjak tahu Kanfa menikah sama gadis asing itu Cyra berubah murung.Aku sering lihat dia kesel sendiri,terus banyak melamun,aku jadi kasihan sama dia mas." ucap Dian pada suaminya.

Hahh...

Dewa membuang nafas nya dengan kasar dan menatap sang istri dengan sekilas.

"Kita memang sahabat mereka. Tapi, jodoh Allah yang menentukan.Sudah lama Kanfa bilang suka sama Cyra tapi, Cyra menolak karena memang kita sahabat ayah Kanfa dan rasanya nggak enak juga kalau mereka pacaran.Ya kalau sampai nikah, kalau nggak, mereka akan tidak nyaman, semua juga ada contohnya kan.." ucap Dewa menyindir sang istri.

Dian pun melirik suaminya dengan sinis.

"Tapi aku sudah nggak suka Abi juga kali, itu masa lalu." ucap Dian dengan mencebikkan bibirnya.

"Iya memang masalalu.Tapi, Kiran juga tahu kalau kamu dulu selingkuhan Abi, beruntungnya kamu bisa move on sama aku.Kalau nggak,kalian pastinya akan jadi musuh."ucap Dewa mengingat masalalu mereka.

"Sudahlah jangan di bahas soal yang nggak penting ini mas,lagian kalau aku inget jadi kesel sendiri.Kenapa aku bod*h banget bisa kecantol muka triplek Abi dulu." ucap Dian

"Hahaha..itulah kamu dulu, gadis yang rela jadi pacar Abi tapi, tak bisa merasakan cintanya." ucap Dewa mengingat kebod*han istrinya dulu.

Sementara mereka berdua tidak menyadari ada seseorang yang sedang mendengarkan obrolan mereka dan sangat terkejut dengan fakta bahwa ternyata sang ibu dulu pernah berpacaran dengan ayah Kanfa.

Bersambung

Terpopuler

Comments

Al Fatih

Al Fatih

apa cyra mau ngikut jejak mamanya dulu

2024-10-11

1

Moh Yasin

Moh Yasin

lanjut

2024-07-09

1

Ulfatun Ningsih

Ulfatun Ningsih

lha wingi koe pengen kanfa ngadoh, mbasan wes ngadoh malah nesu,, karepmu pir Ra ..???

2024-06-13

0

lihat semua
Episodes
1 Cinta Di Tolak (Revisi)
2 Kecelakaan (Revisi)
3 Permintaan Terakhir ( Revisi )
4 Mendadak Nikah ( Revisi )
5 Duka Cita ( Revisi )
6 Pindah Rumah ( Revisi )
7 Melanjutkan Pernikahan ( Revisi )
8 Rencana Pindah ( Revisi )
9 Mulai Sekolah ( Revisi)
10 Rencana Makan siang Bersama (Revisi)
11 Makan Siang Bersama (Revisi)
12 Lo Milik Gue ( Revisi )
13 Hari Pertama Pindah Sekolah ( Revisi )
14 Curi-curi Pandang (Revisi )
15 Murid Baru ( Revisi )
16 Jadi Pacar di Masa Lalu (Revisi)
17 Karena Lo Istri Gue ( Revisi )
18 Terpaku ( Revisi )
19 Putus? ( Revisi )
20 Lord Scorpions ( Revisi )
21 Malam Bikin Frustasi
22 Kekesalan Cyra
23 Merencanakan Sesuatu
24 Perubahan Dian
25 Pesta
26 Pengumuman
27 Nggak Pake Helm
28 Mendapatkan Bukti.
29 Pelaku
30 Kepingan Masalalu
31 Setelah Malam Itu...
32 Setelah Malam Syahdu
33 Berusaha Dekat
34 Menjadi Teman
35 Penguntit
36 Biang Kerok Sebenarnya
37 Teman Baru
38 Shanum Yang Berbeda
39 Sisi Lain ShaFa
40 Bahaya Mengintai
41 Penyerangan
42 Setan Bucin
43 Membalas Kejahatan Mereka
44 Piglet It's Back
45 Mahardika vs Kusuma
46 Trio Lemes
47 Berita Heboh
48 Tantangan
49 Scorpions
50 Kenalan Dengan Satria dan Madonna
51 Balapan
52 Shanum vs Aryo
53 Kedatangan Orangtua Aryo
54 Melawan Orang Yang Salah.
55 Malapetaka
56 Kilasan Keluarga Sabrina.
57 Rahasia Terbongkar
58 Memberikan Dukungan
59 Menjenguk
60 Rencana Menurunkan Aryo
61 Ke Bali
62 Menghadiri Pesta
63 Ikut Lelang
64 Takeshi
65 Yuna??
66 Cyra Kecelakaan
67 Pertemuan tak Terduga
68 Penasarannya Takeshi
69 Keresahan Kiran
70 Trauma??
71 Di Culik
72 Jangan Jadi Pengecut
73 Menolong Shanum
74 Kenyataan..
75 Koma
76 Meninggal?
77 Pertemuan Ryosuke dan Shanum
78 Rasa Penasaran Ryosuke
79 Kenangan
80 Kepulangan Shanum
81 Rencana ke London
82 Kanfa dan London
83 Ozi
84 Mulai Hari Baru
85 Kedatangan Orang Terkasih
86 LDR
87 Melepas Rindu
88 Ingin Jadi Papa Muda
89 Kedatangan Ryosuke
90 Pengakuan Alma
91 Twins
Episodes

Updated 91 Episodes

1
Cinta Di Tolak (Revisi)
2
Kecelakaan (Revisi)
3
Permintaan Terakhir ( Revisi )
4
Mendadak Nikah ( Revisi )
5
Duka Cita ( Revisi )
6
Pindah Rumah ( Revisi )
7
Melanjutkan Pernikahan ( Revisi )
8
Rencana Pindah ( Revisi )
9
Mulai Sekolah ( Revisi)
10
Rencana Makan siang Bersama (Revisi)
11
Makan Siang Bersama (Revisi)
12
Lo Milik Gue ( Revisi )
13
Hari Pertama Pindah Sekolah ( Revisi )
14
Curi-curi Pandang (Revisi )
15
Murid Baru ( Revisi )
16
Jadi Pacar di Masa Lalu (Revisi)
17
Karena Lo Istri Gue ( Revisi )
18
Terpaku ( Revisi )
19
Putus? ( Revisi )
20
Lord Scorpions ( Revisi )
21
Malam Bikin Frustasi
22
Kekesalan Cyra
23
Merencanakan Sesuatu
24
Perubahan Dian
25
Pesta
26
Pengumuman
27
Nggak Pake Helm
28
Mendapatkan Bukti.
29
Pelaku
30
Kepingan Masalalu
31
Setelah Malam Itu...
32
Setelah Malam Syahdu
33
Berusaha Dekat
34
Menjadi Teman
35
Penguntit
36
Biang Kerok Sebenarnya
37
Teman Baru
38
Shanum Yang Berbeda
39
Sisi Lain ShaFa
40
Bahaya Mengintai
41
Penyerangan
42
Setan Bucin
43
Membalas Kejahatan Mereka
44
Piglet It's Back
45
Mahardika vs Kusuma
46
Trio Lemes
47
Berita Heboh
48
Tantangan
49
Scorpions
50
Kenalan Dengan Satria dan Madonna
51
Balapan
52
Shanum vs Aryo
53
Kedatangan Orangtua Aryo
54
Melawan Orang Yang Salah.
55
Malapetaka
56
Kilasan Keluarga Sabrina.
57
Rahasia Terbongkar
58
Memberikan Dukungan
59
Menjenguk
60
Rencana Menurunkan Aryo
61
Ke Bali
62
Menghadiri Pesta
63
Ikut Lelang
64
Takeshi
65
Yuna??
66
Cyra Kecelakaan
67
Pertemuan tak Terduga
68
Penasarannya Takeshi
69
Keresahan Kiran
70
Trauma??
71
Di Culik
72
Jangan Jadi Pengecut
73
Menolong Shanum
74
Kenyataan..
75
Koma
76
Meninggal?
77
Pertemuan Ryosuke dan Shanum
78
Rasa Penasaran Ryosuke
79
Kenangan
80
Kepulangan Shanum
81
Rencana ke London
82
Kanfa dan London
83
Ozi
84
Mulai Hari Baru
85
Kedatangan Orang Terkasih
86
LDR
87
Melepas Rindu
88
Ingin Jadi Papa Muda
89
Kedatangan Ryosuke
90
Pengakuan Alma
91
Twins

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!