Hari Pertama Pindah Sekolah ( Revisi )

Malam kian larut namun, mata Shanum belum bisa terpejam sama sekali.Dia tidur dengan gelisah.

Dia melihat bagian ranjang di samping nya masih kosong.Namun, beberapa detik kemudian pintu kamar itu terbuka.

Ceklek..

Terlihat Kanfa masuk dengan wajah lelahnya.Kanfa langsung melangkah ke dalam kamar mandi untuk membersihkan diri.Tak butuh waktu lama dia pun keluar kamar mandi.

Kanfa mengernyitkan dahinya melihat Shanum yang masih terjaga.Sedangkan sekarang sudah menunjukkan pukul dua dini hari.

"Lo belum tidur?" tanya Kanfa berjalan dengan santai ke arah ranjang.

"Belum bisa."jawab Shanum

Kanfa naik ke atas tempat tidur.Dia memposisikan diri nya membelakangi Shanum."Tidurlah, besok lo mulai masuk sekolah.Nggak mungkin kan,murid baru di hari pertama sudah telat."ucap Kanfa mulai memejamkan mata.

"Aku nggak bisa tidur karena aku mau tanya sesuatu ke kamu." ucap Shanum dengan ragu.

Mendengar penuturan Shanum tiba-tiba Kanfa membalikkan tubuhnya menghadap ke arah Shanum. Hal uy membuat Shanum terkejut.

"Astaghfirullah..kak,ngagetin aja." pekik Shanum saat Kanfa tiba-tiba saja membalikkan tubuhnya.

"Kenapa kaget,lo mau tanya apa? Buruan,gue mau istirahat."ucap Kanfa dengan sedikit meninggalkan suaranya.

"I_iya,aku cuma mau nanya kamu tahu soal aku punya cowok di sekolah lama dari mana?" tanya Shanum dengan sedikit takut dan sampai memejamkan matanya sejenak karena takut Kanfa akan marah soal pertanyaan nya.

"Owhhh..itu,kenapa memang? Penting banget lo tahu gue bisa tahu dari mana soal itu? Yang perlu lo tahu Kanfa akan mencari tahu tentang orang terdekatnya apalagi lo orang baru di hidup gue.Keluarga gue sangat menjaga nama baiknya. Jadi asal lo tahu,saat ini lo ada di dalam keluarga yang penuh dengan bahaya.Jadi, gue hanya meminimalisir adanya penyusup. Lagian lo sama dia hanya cinta sendiri kan?"

Pertanyaan Kanfa sontak membuat Shanum terkejut.Kanfa juga tahu kalau dia menjalani hubungan yang di bilang cinta bertepuk sebelah tangan.

"Kamu tahu itu juga?" tanya Shanum makin penasaran dengan sosok suaminya.

Kanfa yang awalnya ingin cepat tidur akhirnya dia urungkan dan mendudukkan tubuhnya dan bersandar di kepala ranjang.

"Tahu lah, cinta boleh tapi jangan jadi orang yang bod*h. Di jadikan kac*ng sama cowok sendiri,apa itu normal? Gue minta lo nggak menunda buat mutusin pacar lo itu." ucap Kanfa memperingatkan Shanum.

"Terus kak Kanfa ada hubungan apa sama kak Cyra?" tanya Shanum akhirnya terlontar pertanyaan itu dari mulutnya.

Shanum menutup mulutnya karena sudah berani menanyakan soal itu pada Kanfa.

"Gue sama Cyra sahabat dari kecil dan juga pastinya dia cewek yang paling dekat sama gue.Gue sama sekali tidak punya temen cewek selain dirinya.Makanya gue selalu ingin melindungi dia.Hanya sebatas itu.Lagian, gue tembak berkali-kali dia nolak gue. Sudahlah ,nggak perlu di bahas. Cyra hanya sahabat gue. Dia anak dari sahabat bokap sama nyokap." jelas Kanfa lalu membaringkan kembali tubuh nya

"Iya."jawab singkat Shanum.

Keduanya pun akhirnya terlelap dalam tidur dan masih saling berjauhan seperti Korea Selatan dan Korea Selatan.

...----------------...

Malam berganti pagi dan kini Shanum sibuk dengan membuat sarapan alakadarnya untuk dirinya dan Kanfa.

Beruntungnya dia masih punya stok sereal di dalam tasnya dan juga ada susu yang ada di dalam kulkas milik Kanfa yang belum terbuka.Dia pun menuangkan nya setelah melihat tanggal kadaluwarsa nya masih jauh.

Kanfa yang selesai mandi dan memakai kaos oblong polos warna putih pun langsung keluar dari kamarnya.Dia mencari keberadaan Shanum.Mendengar kegaduhan di dapur akhirnya Kanfa melangkah ke dapur dan benar saja melihat Shanum yang sedang menata sarapannya.

"Lo lagi ngapain?" tanya Kanfa dan berhasil mengagetkan Shanum.

"Astaghfirullah,kamu bikin kaget saja. Aku siapin sarapan alakadarnya hanya sereal dan susu.Nanti pulang sekolah aku mampir ke supermarket buat beli bahan makanan untuk stok semingguan."ucap Shanum.

Kanfa menghela nafas panjang dan duduk di kursi meja makan yang terletak di dapur.

"Aku siap-siap dulu ,kamu sarapan saja dulu."ucap Shanum bergegas masuk ke dalam kamar dan segera bersiap untuk pertama kalinya dia masuk di Mahardika High School.

Tak lama dia sudah rapi dengan seragam barunya dan keluar dari kamar bergabung dengan Kanfa di meja makan.Terlihat Kanfa sudah menyelesaikan sarapan alakadarnya pagi ini.

Kanfa beranjak dari duduknya dan menuju ke kamar .Sekitar sepuluh menit dia sudah kembali ke meja makan.

Dia meletakkan sebuah kartu black card di dekat Shanum."Ini apa?" tanya Shanum bingung dengan sikap suaminya.

"Itu kartu."jawab Kanfa singkat.

Shanum mendengus mendengar jawaban Kanfa."Iya aku tahu ini kartu kredit.Yang aku pertanyakan kenapa kamu kasih ke aku ?" tanya Shanum dengan wajah kesal.

"Karena lo bini gue.Pake itu buat keperluan lo sama keperluan kita.Ini uang jajan Lo sama buat naik taxi."ucap Kanfa dengan memberikan lagi uang lembaran seratus ribu an pada Shanum.

Shanum melotot tak percaya apa yang di lakukan Kanfa.Tapi, bagi Shanum itu berlebihan.

"Ini banyak banget kak, segini sudah cukup."ucap Shanum mengambil satu lembar uang ratusan.

Kanfa terkekeh melihat tingkah istrinya.

"Emang lo kira harga makanan di kantin kayak beli cilok.Ambil semua,kalau kurang lo bisa minta gue lagi.Gue berangkat duluan."ucap Kanfa tanpa menunggu jawaban Shanum.

Shanum yang sadar pun melihat ke pergelangan nya,menatap jam tangan yang melingkar di sana.

"Astaghfirullah,sudah hampir telat." gumam Shanum.

Shanum dengan cepat meninggalkan apartemen dan dia pun sudah memesan ojol.Sampai di halte depan apartemen Shanum pun merasa lega karena si Ojol pesanannya sudah datang.

Jarak Apartemen Kanfa ke sekolah nya tak terlalu jauh, hanya lima belas menit jika tidak terlalu macet dan paling lama sampai tiga puluh menit.

"Sudah sampai non." ucap si tukang ojek.

"Ah iya pak, ini pak ongkos nya." ucap Shanum menyerahkan uang lima puluh ribuan.

"Wah non, nggak ada kembaliannya,bapak baru keluar. Ada cuma dua puluh ribu non." ucap tukang ojek itu.

"Nggak papa pak, kembaliannya buat jajan anak bapak." ucap Shanum pada sang tukang ojek.

Tukang ojek itu pun di buat melongo.

"Beneran non,tapi..banyak banget ini.." ucap nya dengan menyodorkan kembali ke Shanum.

Shanum menggelengkan kepalanya menolak uang itu.

"Iya nggak masalah, sehat-sehat pak.." ucap Shanum dengan membuang nafasnya dengan kasar .

Shanum sempat mendengar jika tadi si bapak tukang ojek tiba-tiba di telpon istrinya yang bilang jika anaknya ingin membawa bekal dengan ayam goreng. Dia sudah bosen makan tempe terus katanya.

Dia teringat sang ayah yang sudah tiada.Betapa ayahnya yang bekerja keras memenuhi kebutuhan nya sedangkan Shanum pun ikut membantu biaya sekolah nya pun masih saja kurang.

Shanum melangkah perlahan masuk ke dalam area Mahardika school .Dia menatap sekeliling dan melihat Kanfa dengan beberapa murid lain sedang duduk diatas motor mereka dengan menghisap nikotin di tangannya.

Kanfa yang merasa diperhatikan pun menoleh ke arah dimana Shanum sedang menatapnya.Merasa Kanfa memergoki dirinya sedang memperhatikan nya Shanum langsung memutuskan pandangan nya dan langsung melangkah menuju kantor kepala sekolah.

Bersambung

Terpopuler

Comments

Dulmi Satri

Dulmi Satri

maaf kk thor....panggilan shanum nya tolong konsisten d kakak aja dong ke kanfa nya

2024-10-31

1

Untuk Unduh

Untuk Unduh

Thor tolong diperbaiki dong. Masa di area sekolah siswa bebas merokok. Di luar sekolah selama pakai seragam sekolah aja ke sanksi klu ketahuan merokok. Jgnkan siswa mahasiswa ajapun g ada yg merokok di area kampus.

2024-10-04

2

ayli

ayli

Korea Selatan dan Korea Selatan? ini sengaja apa salah ketik

2024-08-15

2

lihat semua
Episodes
1 Cinta Di Tolak (Revisi)
2 Kecelakaan (Revisi)
3 Permintaan Terakhir ( Revisi )
4 Mendadak Nikah ( Revisi )
5 Duka Cita ( Revisi )
6 Pindah Rumah ( Revisi )
7 Melanjutkan Pernikahan ( Revisi )
8 Rencana Pindah ( Revisi )
9 Mulai Sekolah ( Revisi)
10 Rencana Makan siang Bersama (Revisi)
11 Makan Siang Bersama (Revisi)
12 Lo Milik Gue ( Revisi )
13 Hari Pertama Pindah Sekolah ( Revisi )
14 Curi-curi Pandang (Revisi )
15 Murid Baru ( Revisi )
16 Jadi Pacar di Masa Lalu (Revisi)
17 Karena Lo Istri Gue ( Revisi )
18 Terpaku ( Revisi )
19 Putus? ( Revisi )
20 Lord Scorpions ( Revisi )
21 Malam Bikin Frustasi
22 Kekesalan Cyra
23 Merencanakan Sesuatu
24 Perubahan Dian
25 Pesta
26 Pengumuman
27 Nggak Pake Helm
28 Mendapatkan Bukti.
29 Pelaku
30 Kepingan Masalalu
31 Setelah Malam Itu...
32 Setelah Malam Syahdu
33 Berusaha Dekat
34 Menjadi Teman
35 Penguntit
36 Biang Kerok Sebenarnya
37 Teman Baru
38 Shanum Yang Berbeda
39 Sisi Lain ShaFa
40 Bahaya Mengintai
41 Penyerangan
42 Setan Bucin
43 Membalas Kejahatan Mereka
44 Piglet It's Back
45 Mahardika vs Kusuma
46 Trio Lemes
47 Berita Heboh
48 Tantangan
49 Scorpions
50 Kenalan Dengan Satria dan Madonna
51 Balapan
52 Shanum vs Aryo
53 Kedatangan Orangtua Aryo
54 Melawan Orang Yang Salah.
55 Malapetaka
56 Kilasan Keluarga Sabrina.
57 Rahasia Terbongkar
58 Memberikan Dukungan
59 Menjenguk
60 Rencana Menurunkan Aryo
61 Ke Bali
62 Menghadiri Pesta
63 Ikut Lelang
64 Takeshi
65 Yuna??
66 Cyra Kecelakaan
67 Pertemuan tak Terduga
68 Penasarannya Takeshi
69 Keresahan Kiran
70 Trauma??
71 Di Culik
72 Jangan Jadi Pengecut
73 Menolong Shanum
74 Kenyataan..
75 Koma
76 Meninggal?
77 Pertemuan Ryosuke dan Shanum
78 Rasa Penasaran Ryosuke
79 Kenangan
80 Kepulangan Shanum
81 Rencana ke London
82 Kanfa dan London
83 Ozi
84 Mulai Hari Baru
85 Kedatangan Orang Terkasih
86 LDR
87 Melepas Rindu
88 Ingin Jadi Papa Muda
89 Kedatangan Ryosuke
90 Pengakuan Alma
91 Twins
Episodes

Updated 91 Episodes

1
Cinta Di Tolak (Revisi)
2
Kecelakaan (Revisi)
3
Permintaan Terakhir ( Revisi )
4
Mendadak Nikah ( Revisi )
5
Duka Cita ( Revisi )
6
Pindah Rumah ( Revisi )
7
Melanjutkan Pernikahan ( Revisi )
8
Rencana Pindah ( Revisi )
9
Mulai Sekolah ( Revisi)
10
Rencana Makan siang Bersama (Revisi)
11
Makan Siang Bersama (Revisi)
12
Lo Milik Gue ( Revisi )
13
Hari Pertama Pindah Sekolah ( Revisi )
14
Curi-curi Pandang (Revisi )
15
Murid Baru ( Revisi )
16
Jadi Pacar di Masa Lalu (Revisi)
17
Karena Lo Istri Gue ( Revisi )
18
Terpaku ( Revisi )
19
Putus? ( Revisi )
20
Lord Scorpions ( Revisi )
21
Malam Bikin Frustasi
22
Kekesalan Cyra
23
Merencanakan Sesuatu
24
Perubahan Dian
25
Pesta
26
Pengumuman
27
Nggak Pake Helm
28
Mendapatkan Bukti.
29
Pelaku
30
Kepingan Masalalu
31
Setelah Malam Itu...
32
Setelah Malam Syahdu
33
Berusaha Dekat
34
Menjadi Teman
35
Penguntit
36
Biang Kerok Sebenarnya
37
Teman Baru
38
Shanum Yang Berbeda
39
Sisi Lain ShaFa
40
Bahaya Mengintai
41
Penyerangan
42
Setan Bucin
43
Membalas Kejahatan Mereka
44
Piglet It's Back
45
Mahardika vs Kusuma
46
Trio Lemes
47
Berita Heboh
48
Tantangan
49
Scorpions
50
Kenalan Dengan Satria dan Madonna
51
Balapan
52
Shanum vs Aryo
53
Kedatangan Orangtua Aryo
54
Melawan Orang Yang Salah.
55
Malapetaka
56
Kilasan Keluarga Sabrina.
57
Rahasia Terbongkar
58
Memberikan Dukungan
59
Menjenguk
60
Rencana Menurunkan Aryo
61
Ke Bali
62
Menghadiri Pesta
63
Ikut Lelang
64
Takeshi
65
Yuna??
66
Cyra Kecelakaan
67
Pertemuan tak Terduga
68
Penasarannya Takeshi
69
Keresahan Kiran
70
Trauma??
71
Di Culik
72
Jangan Jadi Pengecut
73
Menolong Shanum
74
Kenyataan..
75
Koma
76
Meninggal?
77
Pertemuan Ryosuke dan Shanum
78
Rasa Penasaran Ryosuke
79
Kenangan
80
Kepulangan Shanum
81
Rencana ke London
82
Kanfa dan London
83
Ozi
84
Mulai Hari Baru
85
Kedatangan Orang Terkasih
86
LDR
87
Melepas Rindu
88
Ingin Jadi Papa Muda
89
Kedatangan Ryosuke
90
Pengakuan Alma
91
Twins

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!