" kenapa?" tanya dewa dengan tatapan herannya
" em, aku mau keluar dulu" jawab ara yang berjalan melewati dewa
Dewa tak lagi bertanya kenapa ara mau keluar meski ia sangat penasaran , ia tak terlalu memikirkan hal itu, ia masih sibuk dengan mengatur detak jantung nya yang tak menentu saat melihat ara
' kenapa jantung ini tak bisa berdetak normal saat melihat nya' batinya sambil memegangi dadanya yang berdetak lebih cepat dari biasanya
'Apa aku mengalami jatuh cinta padanya, ah tidak mungkin , aku kan beru beberapa kali melihat nya , dan aku juga tidak menganal dia' gumam nya lagi menepis pikiran kalau dirinya telah jatuh cinta kepada istri nya
Tak lama ara sudah kembali dengan menggunakan bagu lain, baju pengantin yang melekat di tubuh nya tadi sudah berganti dengan baju kaos yang terlihat kumel dan warna nya juga sudah pudar , dewa menatap haran , namun dia hanya diam
Ara langsung masuk kekamar mandi tanpa berketa apa apa kepada dewa, ia tadi kembali ke kamar tempat ia di rias tadi, beruntung ketua mua tadi masih ada di kamar itu sedang memberaskan barang barang nya , dan ara pun mmeminta bantuan kepadanya untuk membantu melepas gaun pengantin yang melekat di tubuh nya, dan ia juga mengenakan baju nya tadi pagi yang masih ada di kamar itu
Dewa menatap pintu kamar mandi yang tertutup rapat , ada rasa penasaran tentang kehidupan ara, ia menangkap seperti nya ada yang tidak beres dengan kehiduan ara jalani sebelum ia menikahinya
dewa langsung mengambil ponsel nya terus menghubungi asisten nya
" hallo tuan , ada yang bisa saya bantu?" tanya asisten dewa di seberang telfon
" cari informasi tentang istri ku , aku minta satu jam dari sekarang" ucap dewa yang lansung memutuskan sambungan telfon nya tanpa menunggu jawaban dari asisten nya
Dewa langsung beranjak dari kursi rodanya dan langsung naik ke atas ranjang milik nya , ada rasa lelah kerena duduk seharian di korsi roda
" ah , pinggang ku serasa mau patah " gumam nya sambil memijit mijit pinggang nya yang terasa sangat pegel
sedangkan ara di dalam kamar mandi , baru selesai dengan ritual mandinya , tapi dia tampak bingung karena ia lupa membawa pakaian ganti nya
" duh bagai mana ini? , aku lupa membawa baju ganti, tidak mungkin kan aku menggunakan handuk saja keluar dari kamar mandi ini, ya meski dia suami ku tapi aku malu dan juga aku harus menutupi pinggungku" gumam nya merasa bingung
ara terus berpikir bagai mana caranya agar dia bisa keluar , ara memberanikan diri untuk membuka sedikit pintu kamar mandi untuk melihat apakah suaminya itu ada di dalam kamar atau di luar
' dia ada di tempat tidur tarus bagai mana aku bisa keluar ' batin nya yang kembali menutup pintu kamar mandi dengan pelan
ara kebali berpikir , dan sambil mencari cari apa saja yang bisa ia gunakan untuk menutupi punggung nya , ia melihat ada handuk dewa yang tergantung , ara terus menemukan ide untuk meminjam handuk dewa untuk menutupi punggung nya
tanpa pikir panjang lagi ara langsung mengambil handuk milik dewa , setelah itu ia menutupi punggung nya , jadi saat ini ara mengunakan dua handuk di tubuh nya , satu handuk untuk menutupi tubuh nya, dan satu lagi handuk dewa untuk menutupi bagian atas nya sehingga bisa menutupi punggung nya
Setelah itu ia keluar dari kamar mandi dengan gugup , dewa yang tadi nya sedang melihat ponsel nya langsung mengalihkan pandangan nya saat pintu kamar mandi terbuka , ia mengakat satu alis nya saat melihat ara yang mengunakan dua handuk sekali gus, yang satu handuk yang nampak seperti pengelap dan dewa bisa menebak kalau handuk itu milik ara dan satu handuk berawna pitih polos yang ada di punggung nya , dan dewa jiga bisa menebak nya kalau handuk itu adalah handuk milik nya
" itu handuk ku?" tanya dewa dengan tatapan tajamnya , sejujur nya dewa tak pernah mengizinkan barang barang milik nya di sentuh atau di pakai orang lain ,namun saat ini ara dengan lancang nya telah memakai handuk milik nya
Ara langsung mengehentikan langkah nya , ia merasa sangat gugup dan takut, takut dewa memarahinya karena ia telah lancang memakai handuk nya
" a-aku hanya meminjam nya, a-aku lupa membawa baju ganti" jawab ara dengan gemetar ketakutan
Dewa yang melihat kalau ara yang gemetaran sambil ketakutan seketika emosi yang meledak ledak tadi langsung sirnah begitu saja saat melihat ara yang ketakutan begitu
" ya sudah , lain kali jangan lagi mengunakan barang milik ku, aku tidak suka barang milik ku di sentuh atau di pakai orang lain" ucap dewa yang lengsung mengalihkan pandangan nya ke ponsel nya , dengan mengerutuki dirinya sendiri , kanapa dia tak bisa melihat ara ketakutan seperti itu ada apa dengan dirinya pikir dewa merasa haran
Ara yang mendengar ucapan dewa yang tidak marah pun merasa laga
" terimakasih, setelah ini aku akan mencuci handuk mu" ucap ara sambil tersenyum ke arah dewa , meski dewa tak melihat ke arah nya
dewa tak menjawab , ia melihat ke ponsel nya, seolah olah ia sedang sibuk , namun tanpa ara sadari , sebenar nya dewa tadi melirik ke arah ara dan dapat melihat senyum manis ara , dan lagi lagi jantung dewa berdetak cepat lagi
' lama lama aku bisa mati muda, kalau jantungku selalu berdetak seperti ini' gumam nya dalam hati
setelah beberapa saat ara sudah memakai pakaian nya yang nampak tak layak pakai karena ,baju yang ara gunakan sudah seperti pengelap saja dan juga ada bolong di bagian ketiak nya
" mas" panggil ara berjalan mendekat ka arah dewa
Deg deg
lagi lagi jantung dewa berdetak lebih cepat saat mendangar ara memanggil nya dengan sebutan mas, dewa langsung melihat ke arah ara tanpa menjawab panggilan ara
" apa mas , gak mandi?" tanya ara berdiri tak jauh dari dewa
" nanti , aku masih ada pekerjaan" jawab nya singkat padat dan jelas
"apa kau tidak mempunyai baju yang layak pakai, kenapa baju mu seperti gembel saja ?" tanya dewa yang sudah merasa sakit matanya menatap setiap baju yang ara kenakan
ara langsung melihat baju nya sendiri , apa ada yang salah dengan bajunya, tapi ia merasa tidak ada yang salah dengan baju yang ia kenakan meski ada bolong di bagian ketiak nya, tapi apa suaminya bisa melihat nya pikir nya
" bongkar tas mu itu, dan cari baju yang layak pakai " peritah dewa
Ara tak menjawab dan ia hanya menuruti apa kata suami nya itu
jangan lupa like , komen dan vote nya ya terimakasihh 🥰
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 84 Episodes
Comments
Febby Fadila
gimana mau punya baju bagus klw nggak pernah keluar rmah
2024-11-02
0
ira
gimana Ara mau punya baju bagus orang dia cuma dikasih baju bekas doang nggak pernah dibelikan yang baru kasihan banget kan Ara 😭😭😭 jadi dewa dirimu sebagai suaminya Ara berikanlah ara baju yang bagus-bagus
2024-10-30
1
ira
kasihan banget Ara pakai baju bolong 🥺
2024-10-30
0