Bab 20

 Sepulang nya dari rumah sakit , mereka langsung menuju ke aparteman, sesampainya di apartemen, mereka langsung masuk ke unit yang paling atas dari gedung apartemen itu, di unit yang paling atas adalah tempat yang peling indah dan yang paling di incar banyak orang, namun dewa yang punya gedung apartemen itu tak mau menyerahkan nya kepada orang lain

" apa kode nya?" tanya ara yang saat ini sudah di depan pintu aparteman dewa

" tanggal pernikahan kita" jawab dewa

 ara sebenar nya rada terkejut saat mengerahui kode aparteman milik dewa , namun ia berusaha untuk menutupi nya , ara memencet kode nya dan seketika pintu langsung terbuka , ara langsung mendorong dewa masuk ke dalam aparteman untuk mereka tinggali

" wah , bagus banget , ini benaran apartemen?' tanya ara dengan kagum melihat aparteman yang sangt megah dan mewah

" hem" jawab dewa yang langsung menuju ke lift yang ada di aparteman nya

" ini seperti bukan apartemen saja , ini seperti rumah mewah di atas gedung " ucap ara dengan polos nya

" sudah nanti saja kagum nya, ayo aku tunjukan kamar utama nya" ajak dewa yang kini sudah berada di depan lift

 ara pun langsung berlari kecil mendekat ke arah dewa lalu ia mendorong korsi roda nya untuk memasuki lift

" di sini ada tiga lantai , laintai tiga itu kamar kita dan ruang kerja ku di sana juga ada dapur nya juga , pokok nya tempat privasi kita, jadi jangan biarkan orang lain masuk ke lantai tiga , kecuali oma dan papa, lantai dua tempat olahraga dan kolam renang , di sana jiga ada bioskop mini, dan di lantai bawah ada kamar tamu, ruang keluaga, dan dapur " ucap dewa menjelaskan bagian bagian yang ada di aparteman nya

"apa kita akan tinggal berdua saja mas di tempat seluas ini?" tanya ara

" tidak , di sini ada dua pembantu yang akan membersihkan apartemen ini dan masak untuk kita, tapi saat ini merek sengaja ku liburkan " jawab dewa

 " masuk lah ini kamar kita " ucap dewa yang telah membuka pintu kamar mereka

 terlihat kamar bercat putih yang sangat luas , kamar itu di lengkapi kamar mandi, sofa panjang , tv ,lemari yang sangat panjang , ada juga rak buku buku yang sangat rapi, tempat tidur yang kuran besar dan di kamar itu juga ada dapur mini nya , tak lupa dinding kamar nya adalah kaca tebal di bagian arah dinding pinggir gedung nya, sehingga bisa melihat pemandangan dari atas gedung

" wah kamar yang sangat komplit" puji ara yang sangat mengagumi kamar mereka , tak terpenah terbayangkan bagi ara bisa memiliki kamar sebagus dan seluas ini, jika di bandingkan dulu yang hanya tinggal di kamar kecil dan hanya tidur di kasur lantai yang sangat keras dan baju baju nya di susun di dalam kardus , sangat berbeda terbalik saat ini , tanpa tersa air mata nya mulai menetes

" loh kenapa kamu menangis, apa kamu tidak suka dengan kamar nya, kalau tidak suka nanti biar aku suruh orang untuk merombak nya sesuai dengan keinginan mu" ucap dewa panjang lebar baru kali ini dewa berucap panjang leber seperti ini kepada orang lain , selain kepada asisten nya, papa dan oma nya

ara langsung berjongkok dan memeluk suami nya dengan erat sambil menangis haru , dewa yang menapatkan pelukan dari istri nya pun terkejut, namun ia langsung membelas pelukan nya

" terimkasih , terimakasih telah memberikan semuanya pada ku, terimakasih telah memberikan apa yang tidak aku punya " ucap ara sambil menangis

 dewa langsung tersenyum saat mendengatkan ucapan terimakasih dari istri nya, ie mengelus kepala sang istri dengan sayang

" tak perlu berterimakasih , ini sumua sudah menjadi kewajiban ku sebagai suami memberikan apa yang di butuhkan istri nya " jawab dewa sambil tersenyum

 ara langsung mengurai pelukan nya dari dewa, ia menatap dewa dengan dalam

" mas , apa aku boleh tanya sesuatu ?" tanya ara

" boleh , tapi sebaik nya kita duduk di sofa itu ya , biar kita nyaman untuk cerita " jawab dewa

 ara pun hany menuruti apa kata suami nya , ia kembali mendorng korsi roda mendekat ke sofa panjang yang ada di kamar mereka

" sekarang tanyakan semua yang ingin kamu tanyakan " ucap dewa yang sudah siap menjawab setiap pertanyaan yang di ajukan dari istri nya, ia tak ingin ada rahasia di antara nya dengan ara , ia juga ingin memberitahu tentang rahasia tentang dirinya kepada ara

" kenapa saat pertama kali kita ketemu mas cuek banget dan seolah olah tak menginginkan pernikahan ini, dan beda banget dengan sekarang" tanya ara yang sangat penasaran

 dewa tersenyum saat mendapatkan pertanyaan seperti itu

" jujur ya, sebenar nya aku gak mau menikah sama kamu, aku di paksa sama oma dan papa, dan sebenar nya juga aku tidak ada keinginan untuk menikah , namun sebuah keadaan yang mengharuskan aku untuk menikah , maaf ya sebelum nya , kamu jangan tersinggung dulu aku sebenar nya mau menikahi kamu karena aku gak mau prusahaan dan kekayaan kaluarga Alaska jatuh kepada sean anak tiri dari tante ku" ucap dewa menjeda ceritanya

Ara sangat terkejut dengan apa yang dewa ceritakan , namun ia berusaha untuk diam karena ia masih sangat penasaran dengan ceritanya

" bukan nya kami gak mau kalau prusahaan dan kekayaan keluarga Alaska , tapi sean itu jahat ia dan papa nya yang merupakan suami tante ku berencana untuk mengambil aih semua kekayaan keluarga kami setelah itu mau menyingkirkan kami semua , sean juga adalah ketua mafia yang sangat kejam dan serakah , maka dari itu lah oma membuat persyaratan siapa yang menikah terlebih dahulu dari kami dia yang akan memimpin perusahaan dan kekayaan keuarga Alaska , maka dari itu aku menyetujui saat papa mau menjodohkan mu dengan ku" ucap dewa yang menjawab lagi ucapan nya

ara masih diam dan menyimak dengan baik

"aku sempat berpikir kalau perempuan yang mau menikah dengan ku hanya menginginkan harta ku saja apa lagi melihat ku yang seperti ini"

"apa karn itu mas bersikap dining dan acuh kepada ku? " tanya ara

" hehehe maaf aku dulu belum tau tentang mu, namun setelah aku tau semua tentang mu akan memutuskan untuk mencoba menjalani pernikahan ini dengan mu" jawab jujur dewa

" terus dimana tante, suami tante mu dan juga saudara tiri mu, kenapa aku tak melihat keberadaan mereka saat di pernikahan kita kemarin? " tanya ara penasaran

" saat ini mereka sedang berlibur ke negara kangguru sehingga mereka tak bisa hadir, dan mereka juga belum tau kalau aku sudah menikah dengan mu" jawab dewa

jangan lupa like, komen dan vote nya ya Terimakasih 🥰🥰🥰

Terpopuler

Comments

Febby Fadila

Febby Fadila

waaa lawan yg seimbang ya sean

2024-11-02

0

ira

ira

baguslah kalau dewa sudah mulai terbuka kepada ara, sean dan keluarganya sudah tahu kalau kamu menikah dewa

2024-10-30

0

ira

ira

ternyata Sean itu seorang mafia juga lawan yang cukup berat untuk dewa, berarti tantenya dewa ini menikahi duda anak satu dong kok mau ya punya anak kandung sendiri

2024-10-30

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!