Bab 3

malam hari di saat makan malam semua keluarga Rusli Tengah berkumpul di meja makan untuk makan malam bersama ,Rusli sengaja mengajak anak dan istrinya makan malam bersama untuk membicarakan masalah perjodohan

Makan malam pun berjalan dengan nikmat dan hikmat ,Setelah semuanya menyelesaikan makan malam Rusli ingin langsung menyampaikan tentang perjodohan yang sudah ia atur dengan bosnya

Ara yang ingin membereskan meja makan seperti biasa dihentikan oleh Rusli

"duduklah dulu Ara yang ingin Papa bicarakan padamu"perintah Rusli

Ara pun mengurungkan niatnya untuk membalas kemeja makan ,ia duduk kembali ke tempat duduknya dengan menatap sang ayah heran ,karena sikap ayahnya Tidak seperti biasanya

"Ada yang ingin Papa bicarakan pada kalian semua terutama padamu Ara"ucap Rusli sambil menatap ke ara

"Papa mau bahas masalah apa sih? " tanya selin dengan wajah penasaran

Rusli menatap wajah Ara , wajah yang sangat ia benci, karena wajah ara mirip sekali dengan mendiang ibunya, Rusli sangat membenci mendiang Ibu Ara karena kehadiran Ibunya lah yang membuat Rusli berpisah dengan kekasihnya yang sangat ia cintai

Dulu Rusli sedang menjalani hubungan dengan Winda istrinya saat ini ,Ia dan Winda sudah berencana untuk menikah namun semuanya gagal karena kehadiran Ibu Ara ,Rusli dijodohkan oleh orang tuanya dengan ibunda Ara yang bernama Sri Sukma .

Awalnya Rusli menolak keras perjodohannya dengan Sri Sukma, namun ia mendapat ancaman dari keluarganya dan keluarga sri suka, mereka semua akan membunuh Winda jika Rusli tak mau menerima perjodohan itu dengan terpaksa Rusli menerima Perjodohan itu untuk melindungi wanita yang ia cintai

Setelah menikah dengan Sri Sukma ,Rusli tak pernah menganggap Sri Sukma sebagai istrinya ,Iya tetap menjalani hubungan dengan Winda kekasihnya ,namun suatu hari Rusli Ketangkap basah oleh keluarganya sedang berhubungan intim dengan Winda ,sehingga membuat keluarga Rusli murka dan mengasingkan Winda jauh dari Rusli

Hal itu membuat Rusli sangat depresi dan sangat membenci sri suka ,Rusli menghilangkan depresi nya dengan minuman alkohol setiap hari ,Sri Sukma selalu sabar menghadapi suaminya , ia mencoba mengerti keadaan suaminya , hingga tiga tahun lamanya Rusli selalu mengabaikan Sri Sukma

Namun suatu hari ada seorang teman Rusli yang menjebak Rusli dengan memasukkan obat perangsang di minuman Rusli , sehingga mengakibatkan Rusli meniduri Istrinya sri Sukma dan hadirlah Salwa arabella

Namun kehadiran ara masih tetap tidak merubah sikap Rusli kepada Sri Sukma ,sampai akhirnya Sri Sukma menderita penyakit kanker yang sangat parah

Saat Sri Sukma sedang berjuang dengan rasa sakit yang ia Derita , Rusli bertemu dengan kekasihnya Winda ,dan ternyata Winda dulu sempat mengandung benih nya . selin , ya selin lah anak dari rusli dan Winda, Rusli sangat bahagia dapat bertemu dengan Winda kembali apa lagi dengan kehadiran buah hatinya

setelah bertemu dengan Winda, Rusli semakin tak mengiraukan sri Sukma dan ara, ia hanya asik dengan Winda dan anak nya, setelah sri Sukma meninggal dunia, Rusli langung menikahi Winda, ia sengaja memalsukan status Winda dengan janda beranak satu, padahal selama ini Winda belum pernah menikah, namun untuk menjaga nama baik dirinya dan nama baik keluarga, ia sampai rela melakukan semuanya agar bisa bersama dengan wanita pujaan nya

" ara papa sudah menjodohkan kamu dengan anak bos papa, jadi papa harap kamu mau menerima perjodohan ini" ucap Rusli

" di jodohkan? " tanya ara yang terkejut, ia tak menyangka kalau papa nya telah menjodohkan dirinya dengan anak bos nya

" pa, kok ara sih yang di jodohkan dengan anak bos papa, kenapa gak selin aja sih, selin yakin pasti bos papa itu sangat kaya raya dan hidup selin pasti akan bahagia" ucap selin yang menawarkan dirinya dan membayangkan akan menjadi nyonya orang kaya

" emang nya kamu mu menikah sama orang cacat dan merawat orang cacat, bos papa ini mencarikan jodoh untuk anak nya agar ada yang merawat anak nya yang cacat itu" ucap Rusli kepada anaknya

"Dih ogah , kalau menikah cuman jadi perawat orang cacat " tolak selin tak mau

"ya maka dari itu Papa meminta Ara yang dijodohkan dengan anak bos papa " ucap Rusli dengan entengnya

Ara langsung terkejut Iya tak menyangka kalau Ayahnya akan melakukan hal seperti itu padanya

"Pah Ara tidak mau menikah dengan anak bos Papa ,arah hanya ingin menikah satu kali dalam seumur hidup dan itu dengan pria yang ara cintai "tolak Ara

"mau tidak mau kamu harus mau arah "Desak Winda agar Ara mau menerima Perjodohan itu

"tapi Ma Ara tidak mengenal pria itu ,dan juga tidak mencintai pria itu " Ara masih tetap menolak

"Papa tidak menerima penolakan darimu ,pokoknya kamu harus mau kalau kamu tidak mau maka makam ibumu akan Papa hancurkan "ancam Rusli agar Ara menyetujui Perjodohan yang ia buat

Ara langsung terdiam tak bisa lagi menolak permintaan sang papa ,Iya tidak mau kalau makam sang Ibu harus dihancurkan , tapi ia juga tidak mau menikah dengan pria yang tidak ia kenal

"udah lah ra jalanin aja , toh kamu juga cuman jadi perawat suami kamu yang cacat itu " ucap selin dengan tatapan mengejek

"Pak Kenapa tidak kak Selin aja yang menerima Perjodohan itu , toh umur kak selin juga lebih tua dariku "celetuk ara

"hai kamu jangan kurang ajar ya ,yang mau dijodohin itu kamu bukan anak saya " ucap Winda yang tak terima dengan ucapan Ara

"Iya bener tuh ,kamu kan Upik Abu jadi cocok lah sama pri yang cacat , sedangkan aku kan Cinderella yang seharusnya berjodoh dengan pangeran yang tampan dan gagah ,bukan dengan pria cacat "ucap seling mengejek

"sudah sudah , jangan berdebat lagi ,Ara pokoknya kamu harus mau menerima Perjodohan itu ,kalau kamu berani menolaknya makam ibumu akan Papa hancurkan saat itu juga"ucap Rusli mengancam Ara

Setelah mengucapkan itu Rusli , Winda dan selin langsung meninggalkan meja makan begitu saja ,meninggalkan ara seorang diri di meja makan

Sungguh sakit hati Ara saat ini ,ayah yang seharusnya menjadi cinta pertama bagi putrinya ,kini seolah-olah ingin menghancurkan hidup putrinya sendiri ,Iya tak habis pikirkan kenap Ayahnya bersikap seperti itu padanya ,Terkadang ia bertanya-tanya Apakah salah dirinya sehingga ayahnya selalu mengabaikannya ,dan tak pernah menganggap dirinya ada

Arah langsung menghapus air matanya yang telah keluar tanpa permisi ,ia mencoba berfikir positif mungkin ada baiknya ia keluar dari rumah ini ,mungkin dengan keluar dari rumah ini ia akan mendapatkan kebahagiaan di luar sana

Ia akan berusaha menerima takdir yang di tetapkan untuk dirinya ,mungkin dengan ia menerima takdir yang telah Tuhan tetapkan untuknya Hidupnya akan jauh lebih baik dari saat ini ,itulah harapan ara saat ini

Jangan lupa like ,komen dan vote nya ya terimakasih 🥰🥰🥰🥰

Terpopuler

Comments

Nurwana

Nurwana

terima saja ara toh kamu diperlakukan dengan sewenang-wenang. lagian apa yang kamu harapkan dari keluargamu... tidak ada kan. jadi terima saja.

2025-02-20

0

Febby Fadila

Febby Fadila

aku nggak percaya klw selin itu anaknya rusli pasti itu akal2lan winda saja...

2024-11-02

0

ira

ira

sabar ya Ara kebahagiaan sedang menantimu

2024-10-30

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!