tak butuh waktu lama kini ara dan oma Ratno telah samai di sebuah butik ternama di negeri ini , ara sampai tercengang melihat bangunan yang sangat mewah , di depan nya berbanding kaca bening sehingga bisa melihat gaun pengantin berjejer rapi dan cantik
mobil telah terparkir sempurna di tempat parkir butik itu, setelah mobil berhenti dengan cepat asisten oma retno langsung turun terlebih dahulu dan langsung membuka kan pintu mobil untuk oma Retno dan ara
" silahka nyonya dan nona" ucap lusi asisten oma retno
" ayo kita masuk" ajak oma Ratno yang membuyarkan kekagumam ara
ara hanya menggunakan kepalanya, ia tak bisa berkata apa apa saat melihat gaun pengantin yang sangat cantik berjejer rapi di balik kaca dalam butik itu
mereka pun keluar dari dalam mobil di ikuti oleh asisten pribadi oma Ratno, saat mereka masuk semua karyawan butik itu sudah berbaris rapi menyambut kedatangan mereka
" selamat pagi nyonya dan nona " ucap semua karyawan butik menyambut ara dan oma Ratno saat mereka masuk ke dalam butik
" pagi, dimana dinda ?" tanya oma retno, dinda adalah pemilik butik
belum sempat asisten dinda menjawan , dinda sudah berjalan menghampiri oma retno
" Selamat darang nyonya Retno, salam hormat kami, suatu kehormatan bagi kami karena nyonya Retno sudah mau singgah ke butik kami " kata dinda sambil mengulurkan tangan nya ke arah oma terno
" ah ,sudah lah , tidak usah basa basi lagi , cepat keluarkan koleksi baju pengantin mu yang paling bagus sekarang" ucap oma Retno yang menyambut tangan dinda
" siap nyonya , hay kalian cepat keluarkan koleksi terbaru dan koleksi teerbaik di butik kita" kata dinda dengan semangat empat lima , ya bagai mana tak semangat karena ia kedatangan tamu agung dari keluarga Alaska yang terkenal dengan kekayaan yang melimpah dan perusahaan di mana mana , hotel bertebaran di mana mana dan mall yang ada di setiap penjuru kota dan berbagai negara tetangga, bisa kalian bayangkan bagai mana kayanya keluarga Alaska
" silahkan duduk nyonya " ucap dinda yang mempersilahkan duduk oma Retno
" hem , ayo ara sini duduk dekat oma " kara oma Retno yang menarik tangan ara agar duduk di samping nya
" terimasih oma" ucap ara sambil tersenyum , lalu duduk di samping oma Retno
dinda yang sedari tadi tak menyadari kehadiran ara pun sedikit heran ,apa lagi melihat penampilan ara yang menurut nya sangat kumel tapi sangat di perlakukan dengan sangat baik oleh nyonya Retno hal itu mambuat nya sangat penasaran
" hem , maaf nyonya siapa yang ada di samping anda ini?" tanya dinda yang sangat penasaran
" dia adalah calon cucu menantu ku" jawab oma Retno santai
Mata dinda langsung terbelalak , cucu menantu itu berarti perempuan kampung dan kumel menurutnya itu yang akan di nikahkan dengan pewaris keluarga Alaska pikir dinda yang merasa tekejut
" ya ada masalah?" tanya oma Retno sambil menatap tajam ke arah dinda , ia merasa tidak suka saat dinda melihat ara dengan tatapan merendahkan
" ah tidak nyonya , saya hanya terkejut saja kalau pewaris kelaurga Alaska akan menikah " ucap dinda kikuk , ia takut membuat oma Retno marah
" permis, silahkan di pilih ini koleksi terbaru dan ini koleksi terbagus di butik kami' ucap asisten dinda sambil memebawa beberapa gaun pengantin di bantu oleh rekan rekan nya
" silahkan di pilih nyonya dan nona , yang ini adalah keluaran terbaru dari butik kami, dan yang di sebelah sana adalah koleksi terbaik di butik kami" kata dinda menimpali ucapan asisten nya sambil berjalan ke arah gaun kleuaran terbaru an gaun koleksi butik nya
" ara , silahkan , kamu mau pilih yang mana ?" tanya oma retno
" a-aku yang memilih oma?" tanya ara yang terkejut sambil menunjuk dirinya sendiri, ia sangat bingung melihat beberapa gaun yang sangat indan dan mewah , ini pasti harga nya sangat mahal sekali pikir ara yang melihat gaun gaun pengantin itu
" ya , pilih lah mana yang kamu suka , kamu hanya perlu memilih, jangan meikirkan masalah harga " ucap oma Retno yang tau kalau ara akan memikirkan masalah harga gaun pengantin nya
" maaf oma , aku kurang mengerti memilih gaun yang bagus , bisa oma aja yang memilihkan nya untuk ku" pinta ara
" baik lah , tapi kamu mau model yang seperti apa?" tanya oma Retno yang mengerti dengan kebingungan ara
" em , ku mau yang sedikit tertutup oma " ucap ara dengan lirih , namun masih bisa di dengar oleh oma Ratna , karena ia merasa tidak enak dengna dinda, karena gaun yang di tunjukkan kepada mereka adalah gaun tanpa lengan dan sedikit terbuka untuk bagian atas nya
" baik lah , dinda , saya mau gaun yang sedikit tertutup , jangan gaun terbuka seperti ini" kata oma Retno m
" nyonya tenang saja , gaun yang ada di hadapan anda saat ini , ada dalaman nya kalau tidak mau terbuka " jawab dinda
" em baik lah , saya pilih gaun keluaran terbaru mu itu , kirimkan ke kediaman ku" ucap oma Retno
" baik nyonya , apa nyonya ingin melihat sepetu dan pehiasan yang cocok untuk gaun nya?" tawar dinda
oma Retno pun setuju untuk melihat sepetu dan perhiasan yang cocok dengan gaun pengantin untuk ara ' setelah mendapatkan semuanya , oma Retno mengajak ara untuk perawatan sebelum pernikahan besok
Setelah perawatan ini , dan itu , akhir nya mereka pun selesai semua , oma segera mengantarkan ara pulang ke rumah nya , karena hari sudah menjalang malam
" ara , oma langsung pulang aja ya , maaf oma tidak bisa mampir " ucap oma Retno
" ya oma , tidak apa apa , terimakasih semuanya ya oma " ucap ara sambil tersenyum bahagia
" sama sama ara, kamu langsung istirahat ya , persiapkan diri kamu untuk besok hari pernikahan kamu sama dewa" kata oma retno sambil mengelus ramput ara
" ya oma , oma juga langsung istirahat kalau sudah sampek rumah , oma pasti sangat lelah seharian ini menemani ku" ucap ara
" ya pasti, sudah sana masuk , biar cepat istirahat"
" bik lah oma , oma hati hati di jalan ya " ucap ara yang mengulurkan tangan ke arah oma Retno
" ya " jawan oma Retno sambil tersenyum dan mengambut uluran tangan ara
ara langsung menciun punggung tangan oma Retno , setelah itu ara langsung keluar dari dalam mobil oma Retno
setelah ara keluar , mobil oma Retno langsung melaju meninggalkan kediaman keluara Rusli, ara melambaikan tangan nya saat mobil oma Retno mulai meninggalkan pekarangan rumah nya , rasnya ara sangat bahagia saat ini, mendapat perlakuan yang sangat baik dari oma Retno dan mendapat kan perawatan yang belum pernah ia rasakan seumur hidup nya selama ini
Setelah mobil oma Retno tak terlihat lagi, ara langsung masuk kedalam rumah nya , saat membuka pintu rumah yang tidak terkunci , ara langsung masuk dan tak lupa ia mengucapkan salam sebelum masuk ke dalam rumah
"aaaa sakit"
janga lupa like komen dan vote nya ya terimakasih 🥰🥰🥰🥰
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 84 Episodes
Comments
Febby Fadila
ya allah 😭😭😭 lasihan nasibmu ara
2024-11-02
0
ira
pasti ara disiksa lagi 😤😤
2024-10-30
1
Marianty Poerba
pasti di siksa lagi
2024-10-19
0