waktu istirahat adalah waktu yang di tunggu oleh semua karyawan. Semua berbondong- bondong menuju Aula perusahaan.
Yuna dan kedua sahabatnya pun bergegas menuju Aula.
Arini memulai percakapan
"Menurut kalian CEO nya cakep ga yah?"
"Mana gue tahu emang gue ponakannya, Hhhha." Rina menimpali.
Yuna hanya tersenyum
Tiba- tiba Aris datang.
"Hallo tiga serangkai, bertiga ajah kaya ban beca."
Arini tak terima di bilang ban Beca pun
mengerucut kan bibirnya seraya berkata.
"Lo kira kita apa? di samain ban Becak, kita cantik gini juga! Lo tuh muka loh kaya Beca, hhhhaaaa."
"Aisshhshh, mulut Lo Arini kaya bebek monyong monyong gitu, hhhaaah."
"Lo tuh ya Aris jadi cowo lemes banget sih!
Bilang gue bebek lagi, Lo tuh muka comberan," geram Arin yang kesal sambil menjulurkan lidah nya.
"Heey kalian berisik! jangan bertengkar napa, pusing guedengernya!" sentak Rina yang sudah gereget dengan tingkah mereka.
Aris dan Arini saling membuang muka
Yuna yang melihat itu terkekeh dan menggelengkan kepala.
"Hay Yuna, bareng gue yu ke kantinnya kita makan bareng atau mau makan d luar gue traktir deh," Aris mengajak dengan muka so ganteng nya.
"Aris sekarang kan ada perkenalan CEO sebelum makan siang, kita kan di suruh kumpul di Aula," seru Yuna.
Arini langsung menimpali
"Emang pikun tuh si Aris Yuna!" Haaaaha. Arini tertawa puas
"Diam Lo Arin!" Aris mulai kesal.
"Sudah-sudah ayo ke Aula barengan,"
Rina menengahi.
Sesampai nya di Aula semua di suruh untuk duduk. Rina Arini dan Yuna duduk d paling belakang. Tentu saja, mereka sengaja agar setelah acara selesai mereka bisa langsung kabur. Begitulah mereka jika jam istirahat makan dan tidur. Tapi tidak bagi yuna karena jam istirahat pun dia harus tetap bekerja.
Yuna sudah gelisah karena jam istirahat
nya terpotong, harus mengerjakan tugas dari Bu Tina.
"Lama bener sih ini udah laper banget kan! Gue dapat tugas dari Bu Tina, kalau tidak di kerjakan tambah murka dia," cicit Yuna.
"Lo itu yah Yuna yang di otak Lo makan dan kerja sajah," hhhhaaa.
"Selagi hidup nikmati makanan," Ucap Yuna dengan senyum nya.
Dari arah podium.
test
test
"Mohon perhatiannya, acara sudah di mulai.
Seperti yang kalian ketahui hari ini kita akan kedatangan CEO baru kita. Untuk mempersingkat waktu, Saya persilahkan kepada Bapak Ricki Ariando untuk menyampaikan sepatah dua patah kata untuk kita," ucap moderator.
"Baik semua nya, perkenalkan saya Ricki Ariando. Saya yang akan memimpin perusahaan ini. Mohon kerjasamanya dan saya akan memilih sekertaris saya di antara kalian. Terimakasih atas waktu nya."
**
"Gile tuh CEO ganteng banget," karyawan A berbisik."
Rina dan Arini melongo tanpa berkata- kata.
Arini membuka percakapan
"Rin Lo tahu kan siapa CEO itu?"
"Ho'oh..." jawabnya dengan muka melongo dan bibir yang terbuka.
Yuna hanya terkekeh melihat ekspresi teman nya yang terus melongo seperti Bango.
"Kalian kenapa sih? cumi tahu g Lo, cucah mingkem gitu," hhahhhaaa.
Rina menjawab.
"Gue tahu dan gue ingat siapa dia!" timpalnya.
" Hehhh Yuna berhenti Lo! senyum- senyum gitu, lo tahu ga dia siapa?"
Yuna menjawab.
" kalian bege apa tuli sih? Lo tadi tidak dengar itu CEO. Parah loh karena ganteng Lo jadi gak nyimak," Haaaaha.
huhhh rina membuang nafas kasar
"Dengerin kita Yuna, CEO itu adalah orang yang Lo tabrak di Mall Lo inget?" tanya Rina gereget.
"Apppaaaaa!"
Yuna sontak kaget. Tapi, ternyata cuma ekspresi buatan.
hhahhhaaa
Yuna dengan santai nya berkata
"kenapa? cuma gue tabrak toh sekarang dia masih baik baik ajah?"
Yuna..!!
"Ampun, gue! sama kelakuan Lo!" geram Arini.
...Bersambung...
tolong tinggalkan jejak kkak🤩🤩🤩
like comen kalian berarti buat author😍😍
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 135 Episodes
Comments
🔵¢ᖱ'D⃤𝐀⃝🥀 iman Arsyad ⏤͟͟͞R
wkwwkwkwkwk.. yuna itu polos sekali
2021-04-14
0
Nur Fany
Kocak emang nie 3 serangkaian konyol lgi 😂😂😂
2021-03-20
0
R⃟ Silu ✰͜͡w⃠🦃🍆(OFF)
makin seruuuu
2021-02-06
0