Kediaman Ricki Ariando
terletak di kawasan elite kota jakarta dengan rumah dua lantai luas dan di depan nampak pepohonan yang rindang.
Jalan setapak dengan kolam ikan yang di tutup kaca untuk pijakan di hiasi bunga- bunga yang bermekaran memenuhi taman, sangat indah dan terawat. Rumah dengan cat putih dan warna gold sangat mewah dan menyejukkan karena Ricki menyukai kenyamanan dan ketenangan.
"Lelah sekali hari ini, baru balik semalam sudah langsung menghadiri acara." Gumamnya. Ricki langsung memasuki rumah dan disambut oleh BI Ami.
"Selamat malam tuan muda," sapanya dengan membungkukkan badannya.
"Hemmm." Jawaban yang singkat dari tuan mudanya
"Siapkan makan malam dan antar ke kamar saya," titahnya.
"Baik, tuan muda."
Yah, dia Bi Ami seorang asisten Rumah tangga yang mengurus rumah ricki di kota ini.
kadang bi Ami pulang ke rumahnya. Karena, dekat dengan rumah ricki. Dia biasa hidup sendiri di negri orang. Jadi asisten rumah tangganya bisa pulang asalkan semua pekerjaan rapi tepat waktu.
Sesampainya di kamar dia menghempaskan tubuhnya di tempat tidur king sizenya dan memikirkan kejadian yang barusan terjadi.
Sambil tersenyum dia memikirkan gadis yang menabraknya.
"Hem, dia manis dan cantik. Tapi kenapa dia secuek itu, apa saya tidak tampan?
Rasanya semua wanita selalu terpesona padaku, kenapa wanita itu bahkan tak melihat ku." Gumamnya.
Lalu dia mengambil ponselnya dan menelpon orang yang sudah mencarikan informasi tentang wanita itu.
"Halo, tolong kau bawa berkas yang tadi aku minta!"
" Baik Tuan, saya antar malam ini." Ucap seseorang di sebrang sana. Yang tak lain adalah asisten pribadi Ricki. Selang beberapa waktu, Andre datang dengan membawa berkas di tangannya.
tok
tok
tok
"Masuk!"
Andre masuk ke ruang kerja Ricki dan menyerahkan sebuah map coklat pada Ricki.
Ricki membuka satu persatu berkas yang di berikan Andre. Sedang pria dingin itu, masih setia berdiri dengan tegap menemani sang Bos memeriksa hasil pekerjaannya.
"Jadi dia bekerja di salah satu perusahaan saya? sebagai karyawan biasa? Urus semua nya!" titahnya.
"Apa saya harus pecat dia, pak?"
Ck, Ricki Berdecak.
"Kau tak mengerti rupanya, tentu saja tidak. Saya akan katakan besok, apa yang harus kau lakukan."
"Baik, tuan."
"Sekarang pulang lah, besok saya akan datang ke perusahaan itu pada jam makan siang!"
Dia tersenyum membaca berkas di tangannya.
"Oh, kau bernama Yuna.
"Apaaa!"
Ricki terbelalak melihat statusnya seorang single parents beranak satu di usianya yang masih 23 tahun.
"Umur berapa dia menikah?" Dia menggaruk garuk tengkuknya yang tidak gatal. "Saya saja sudah berumur 29 tahun belum menikah. Rupanya, dia bekerja menjadi seorang staf produksi. Bahkan dia tinggal jauh dari tempat ia bekerja. Lihat saja besok, kamu akan tahu siapa saya dan apa kamu masih bisa bersikap dingin dan tidak menghiraukan ku?!" Ricki melempar berkas dengan senyum menyeringai.
lalu ia pergi ke kamar untuk membersihkan diri sambil tersenyum di tempat tidurnya memikirkan Yuna.
"Kau membuat ku penasaran."
...Bersambung.......
ketika cinta mulai berbisik
maka tak ada yang bisa menolaknya
ketika cinta mulai memanggilmu
maka kau tak bisa berlari darinya
Bukalah tanganmu dan rasakan semilir angin yang menusuk jiwamu rasakan belaiannya
kau akan rasakan cinta itu merasuk ke tubuh
dan membelai jiwamu.
Rasakan lah ...
Maka kau akan menikmati belaian cinta yang hangat.
...---------------...
Jangan lupa, jejakin🤗🤗
like
coment
rate
tips boleh banget💃💃💃
Bantu share sangat di perbolehkan 😍
salam sayang dan cintah dari othor 😍😍
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 135 Episodes
Comments
Author Emas
dikit banget thor lima detik bacanya 🙈
2022-09-06
1
Amel
favorit aja dulu nanti dilanjutin lagi 👍
2021-06-07
0
🔵¢ᖱ'D⃤𝐀⃝🥀 iman Arsyad ⏤͟͟͞R
ceritanya asyik.. aku suka
2021-04-14
1