Hari ini, Yuna mengenakan seragam seperti biasanya Untuk bekerja. Namun, ia teringat ucapan pak Ricki. Ia mengambil pakaian formalnya dan memasukannya ke dalam tas miliknya. Waktu sudah menunjukan pukul 05.00 dini hari dia sudah memanaskan motornya.
Dia menghela nafas,
"Gara -gara bos songong itu, Gue jadi tidak bisa bermain dengan lexsa, saat pulang dan pergi, anakku masih tidur. Aghhh!" Yuna mendengus kesal.
"Ibuk, pah, Yuna berangkat," ucapnya dengan mencium punggung tangan orang tuanya.
" Iyah, Hati -hati!"
Yuna berangkat dengan motornya.
Sesampai d tempat kerja, Yuna seperti biasa lari kecil untuk menuju mesin pinger. Security yang melihat itu hanya geleng geleng kepala.
"Terus sekarang, gue kemana dulu nih?menemui Bu Lisa kah?" dia berjalan sembari mengaruk tengkuknya yang tidak gatal. "Ahhh, gue ke ruang kerja gue dulu lah, kan belum dapat surat resmi nya untuk pindah," Yuna sibuk dengan pikirannya.
Sesampai nya d ruang kerja.
"Tumben Bu Tina tidak ngomelin gue, yang tidak ikut briefing, apa dia salah makan ya? atau mungkin dia sekarang sudah belajar makan nasi tidak makan paku lagi, jadi tidak galak lagi, Hhhaaahha." Yuna tersenyum sendiri di ruangannya.
Tanpa dia sadari, pak Johan memperhatikan nya, dan tersenyum sambil g
menggelengkan kepalanya.
"Yuna....!" panggil Pak Johan dan membuyarkan pikiran konyol Yuna.
"Eehh ia Pak, kenapa?" tanyanya.
"Kamu kenapa senyum senyum sendiri apa kamu masih waras?" Ia bertanya dengan wajah datarnya dan menempelkan tangannya di jidat Yuna.
"His, Pak Johan. Bpa bisa saja, masih sedikit waras saya pa," ucapnya dengan terkekeh.
"Oh Iyah pak, kenapa yah tumben Bu Tina tidak marah marah lagi ke saya? apa dia sudah bosan, memarahi saya?" tanyanya yang nampak bingung.
karena pasalnya memang setiap hari Bu Tina selalu memarahinya.
"Dia tadi pagi membaca email dari Bu Lisa."
"Ohhh, aappppa!" maksudnya pak?" Yuna terbelalak kaget.
"Ya kamu memang sudah resmi di pindahkan."
"Waduh, hari hidupku akan terasa berat dan tak berdaya Pak," ucapnya dengan wajah yang memelas.
"Ahhhh, sudah lah siap kan dirimu! kamu pasti bisa."
tok
tok
tok
"Permisi..."
"Iyah, Bu Lisa. Selamat pagi, ada yang bisa di bantu Buk,? tanya Yuna ramah.
"Ahhh, kau ini Yuna polos lupa atau gimana sih? ayo cepat ganti pakaianmu! Pak Ricki akan marah kamu kalo blom ganti pakaian,"
"Baik, saya ambil tas dulu Buk, di loker tadi saya membawanya."
"Tidak, tidak usah! Semua sudah dk siapkan pa Ricki." jawabnya.
Yuna kaget
"Apa-apaan dia, bahkan pakaian pun di siapkan. Apa maksud semua ini, menyebalkan! Dia terus mengaturku, kalau aku tidak butuh malas sekali berurusan dengan orang seenaknya, memang aku yang semiskin itu sampe tak punya baju." gerutu Yuna.
"Yuna!" Bu lisa membuyarkan kicauannya dalam hati.
"Iyah, Buk Lisa. Maaf, ayo Buk!"
"Kamu turuti ajah apa kata tuan muda Yuna,
jangan membantah! Dia tidak suka di bantah. Harusnya kamu bersyukur kamu di biayai kuliah. Aku saja, masih jadi sekretarisnya pak Andre. kamu beruntung bisa di pilih langsung jadi sekertarisnya Tuan muda." Aku juga heran dengan keputusan nya. Ahhh, sudah lah Lisa menepis pikiran nya.
"Iyah, Buk. Saya juga bersyukur," ucapnya dengan senyum bohong ya."
"Kalau boleh memilih, saya ebih baik bekerja seperti biasa dari pada bekerja dengan bos songong itu!" gerutunya.
"Yuna kamu bicara apa saya tak dengar?"
"Ahhh, tidak! Aku tidak berbicara apa- apa mungkin ibu salah dengar."
"Apa gerutuan ku sangat nyaring, untung saja dia tak dengar."
"Yuna ..."
"Ahhhh iyah, Buk."
"Bisa tidak panggil saya kakak ajh, kayanya saya tak begitu tua."
"Heem, siap kka!"
"Sekarang kamu ganti dan segera masuk ke ruangan saya, Lisa memberikan paperbag pada Yuna.
"Saya harus kerja ekstra. karena, Tuan selalu menginginkan hal yang sempurna," Lisa membuang nafas kasar nya.
...**...
mohon tinggalkan jejak, biar otor semangat 😍
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 135 Episodes
Comments
☬ஜ🅰RIZUMI༻☬
sukaa sama Yuna..😍😍❤
2021-12-19
0
❀ᴅeᷟwͣiᷜʕ •́؈•̀ ₎
bikin bismillah jatuh cinta yunn
2021-02-18
0
Ero
antara seneng dan bingung
2021-02-07
1