...~Happy Reading~...
Bruk!
"Paakkkk!" Zefanya langsung memekik saat tiba tiba tubuh nya di hempaskan begitu saja oleh Batara di atas sofa.
"Apa bapak bapak!" Batara berkacak pinggang di depan Zefanya.
Tatapan matanya jelas terlihat sangat kesal dan marah. Bayangan dimana Zefanya datang dengan pakaian yang begitu pendek, lalu duduk bersila tepat di depan nya, bahkan sampai mengerlingkan mata kepada dua sahabat nya. Seketika membuat dadanya kembali bergemuruh seolah ingin meluap.
"Bapak kesambet apaan sih! Gak jelas banget marah marah nya! Saya kan juga pengen ikut nongkrong, pengen malem mingguan. Saya bosen di kamar terus!" Seru Zefanya kembali memanyunkan bibir membuat Batara semakin panas dingin di buat nya.
"Lo bisa malam mingguan disini!" ucap Batara yang masih sibuk mengatur nafas nya, "Tuh ada TV, bisa kan nonton TV aja, ngapain keluar keluar segala, apalagi gak pakai celanaa begitu!"
Hah
Zefanya langsung mendongak dan mengerjapkan matanya berulang. menatap lekat pada wajah sang majikan yang masih terlihat begitu kesal padanya.
Kesal? mengapa Batara harus kesal pada nya? Dan apa tadi dia bilang? Zefanya tidak mengenakan celana. Apakah majikan nya itu buta? batin nya berdecak.
"Kenapa diem? Udah habis baterai nya? Jadi kicep dan gak ngoceh lagi!" imbuh Batara kini mendudukkan diri tepat di seberang Zefanya sambil bersedekap tangan di dada.
"Tadi, Bapak bilang saya gak pakai celana? Lalu menurut bapak ini apa?"
Sambil menahan rasa geram, kini Zefanya membuka sedikit ujung kaos nya, sehingga memperlihatkan celana hitam pendek yang ia pakai, yang mana justru hal itu membuat mata Batara semakin membola tak percaya.
"Lo gila!" sentak Batara langsung melemparkan bantal sofa ke arah pembantu nya.
"Bapak yang gila!" balas Zefanya tak kalah seru, "Bisa bisanya ngatain saya gak pakai celanaa. Makanya saya lihatin sekalian, ini apa menurut bapak kalau bukan celana!"
Kini, Batara yang langsung terdiam. Laki laki itu segera memalingkan wajah nya ke samping agar tidak lagi menatap pembantu nya.
Berulang kali, ia menarik napas nya dengan begitu panjang, lalu ia hembuskan kembali secara perlahan. Berharap bisa mengurangi degup jantung yang kini bekerja sangat ekstra.
"Ganti baju lo!" perintah Batara tanpa menatap sang empu nya.
"Gak! Males!"
"Ela!"
"Paakkk!"
"Ganti sekarang juga!"
"Gak mau!" Ella masih menolak dan kini gadis itu justru malah mengangkat kaki nya ke atas sofa dan duduk bersila.
Membuat Batara lagi lagi, bisa melihat kulit putih yang begitu mulus seolah memanggil nya untuk di sentuh.
Tidak! Batara masih waras! Dirinya tidak mungkin tergoda dengan pembantu nya sendiri. Tapi, dirinya juga laki laki normal! Dan lama lama dirinya bisa gila jika terus di hadapkan dengan gadis seperti Zefanya.
Itulah mengapa, ia sangat ingin mengganti pembantu baru, agar dirinya tidak jatuh terlalu dalam ke lubang yang tidak seharusnya.
Tapi, jika di pikir. Sampai sekarang, barang milik Zefanya belum di temukan. Bagaimana gadis itu bisa kembali pulang atau pergi menemui keluarga nya, jika semua barang nya tidak ada.
Bahkan selama ini, Zefanya tidak bisa pergi kemana mana karena tidak memiliki identitas. Jika sudah seperti itu, apakah Batara siap dan tega memecat Zefanya?
"Lo mau malam mingguan kan?" tanya Batara setelah beberapa saat menenangkan diri nya, "Lo ganti baju sekarang! Kita jalan keluar!"
"Bapak serius!" Seketika itu, Zefanya langsung memekik dengan wajah yang berbinar bahagia.
"Hemm, cepatlah!" ucap Batara setelah menarik napas nya berat.
"Dari tadi kek, Bapak bilang mau ngajakin saya pergi. Tahu gini kan saya langsung cepat otw ganti baju! Gak perlu debat debat dan marah marah!"
Sepanjang jalan menuju kamar, Zefanya terus menggerutu membuat Batara yang masih bisa mendengar gerutuan itu hanya bisa menggelengkan kepala sambil mengusap wajah nya.
'Gini amat punya pembantu!'
...~To be continue... ...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 66 Episodes
Comments
Cici Mamatoni
keluarga ella g nyariin gitu? secara g ada kabar berbulan2...
2024-11-16
0
ms. S
pembantu rasa calon pacar
2024-04-17
0
Ida faridah
😂😂😂😂😂😂😂
2024-03-17
0