...~Happy Reading~...
“Hay Bat!” sapa seorang gadis cantik yang langsung melambaikan tangan saat melihat kedatangan lawan main nya.
“Oh hay Shel, udah dari tadi?” Batara mendudukkan dirinya di samping gadis bernama Sheila dan menerima uluran berkas yang di berikan untuknya.
“Pertanyaan kamu Bat, bukan udah dari tadi. Tapi harusnya kamu nanya, udah pulang belum!” Sheila menghela napas nya dengan berat. Memang sejak kemarin, dirinya belum bisa pulang ke rumah, lantaran jadwal yang begitu padat.
“Oh iya, lo lembur kan,” Batara terkekeh sesaat, “Eh tapi kan lo minggu depan ambil cuti. Ya wajar aja lo lembur sampai gak pulang!” imbuh nya seketika langsung berdecak dan membuat gadis itu terkekeh.
“Kemana aja lo, jam segini baru dateng!” seorang laki laki yang baru saja menyelesaikan pekerjaan nya langsung menghampiri Batara dan Sheila.
“Tadi abis meeting sebentar.” Jawab Batara yang langsung di balas anggukkan kepala.
Batara pun mulai membaca script yang akan ia mainkan nanti. Ia mengabaikan Sheila dan yang lain nya mengobrol sendiri karena sebentar lagi giliran dirinya yang akan take.
“Shel!” Batara menajamkan script di tangan nya, sambil memanggil gadis di sebelah nya.
“Ada apa Bat?” Shela mendekat dan meletakkan dagu nya tepat di bahu Batara untu ikut membaca script ditangan Batara.
“Kok ada adegan ini sih? Bukannya dari awal bilang gak akan ada adegan adegan beginian?” Batara hendak menoleh ke arah Sheila, tapi dirinya tidak sadar bahwa gadis itu berada begitu dekat darinya, sehingga membuat wajah keduanya terasa begitu dekat sampai keduanya mampu merasakan hembusan nafas dari masing masing.
Adegan yang di maksud oleh Batara, adalah adegan kiss yang menurut nya sangat vulgar. Jika hanya sebatas kissing pipi, atau kening atau tangan itu sangat mudah. Tapi di akhir film yang ia mainkan, kini ada script yang mengatakan bahwa ia akan mencium Sheila. Yang mana tentu saja membuat nya keberatan.
“Kok di aku tadi gak ada ya?” Sheila ikut mengerutkan dahi nya, lalu ia mengecek milik nya, dan ternyata memang benar ada, “Ah aku gak engeh!”
“Pak Yono dimana? Harus komplain nih. Kesepakatan awal gak sesuai!” Batara bangkit dari temat duduk nya, namun dengan cepat Sheila menahan dan menyuruh laki laki itu untuk duduk kembali.
“Udah sih Bat, Cuma kecupan singkat doang! Lagian biar dapet feel film nya. Aku gapapa kok,” kata Sheila tersenyum seramah dan semanis mungkin, membuat Batara langsung memutar bola matanya dengan malas.
Bukan Sheila yang kenapa kenapa, tapi dirinya. Tentu saja, Batara tidak akan mau. Apalagi Sheila adalah kekasih dari teman dekat nya di dunia entertainment. Apa jadinya nanti kalau dirinya harus melakukan adegan kissing dengan mereka. Terlebih, minggu depan Sheila akan melangsungkan pertunangan nya.
“Gak Shel! Gue gak mungkin, pokoknya nanti gue bakal konsul sama pak Yono. Dan gue pastiin kalau—“
Drrtt ... Drrttt ...
Suara getaran ponsel di dalam saku jaket Batara seketika langsung menghentikan ucapan nya di tengah jalan. Tidak seperti biasanya, dulu setiap ada panggilan telfon di saat dirinya bekerja, maka Batara akan memilih cuek dan mengabaikan nya.
Bahkan, dulu setiap kali ia bekerja, maka ia akan menitipkan ponsel nya kepada Ben. Agar laki laki itu bisa menjawab semua panggilan yang masuk tanpa harus mengganggu dirinya. Akan tetapi, sejak satu bulanan terakhir ini, entah mengapa Batara tidak mau menitipkan ponsel nya lagi kepada Ben.
Bukan karena dia tidak percaya dengan manager sekaligus sahabat nya sendiri. Namun, ia tidak mau ada panggilan dari seseorang yang di respon oleh Ben.
'Astaga!' Batara langsung memijit pelipisnya saat mendengar suara dari seberang sana.
...~To be continue ......
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 66 Episodes
Comments
Aidah Djafar
jngn bilang c Shela ulet keket 🤣🤣🤣 emang mauny adegan kiss🤦😏
yg nelpon c zev kah😏
2024-09-07
0
martina melati
kykny ogah nyium deh...
2024-01-05
2
💥💚 Sany ❤💕
Cieee... ada yg gak rela ne pembantu dadakannya dekat ma orang laen. Dah punya rasa ne
2023-11-19
1