Ngapain?

...~Happy Reading~...

“Ngapain aja lo seharian hah? Gak keluar kamar, gak makan gak ngerjain apa apa!”

“Percuma gue gaji lo mahal mahal kalau kerjaan lo Cuma pacaran doang!”

“Oh atau emang kaya gini kerjaan lo setiap hari, kalau gue gak ada. LO asik di kamar telfonan atau chatingan sama pacar lo. Atau jangan jangan lo sama pacar lo itu sering—“

“Sering apa Pak?” tanya Zefanya langsung membuka suara kala melihat Batara yang sudah berhenti mengomel. Sejak tadi, gadis itu hanya diam di meja makan sambil memakan makanan yang di bawakan oleh Batara dari luar.

Kini, Batara langsung menatap Zefanya dengan begitu intens, wajah gadis itu sangat polos membuat Batara ragu dengan pikiran nya sendiri. Tapi ia juga kesal setiap kali mengingat apa yang di kerjakan oleh pembantunya sendiri di rumah setiap tidak ada dirinya.

Pikiran negatif yang sellau menghantui pikiran nya, ya memang Zefanya bukan siapa siapa bagi Batara, bahkan dia hanya lah seorang pembantu, tapi entah mengapa Batara sangat mudah kesal.

“Bapak udah kecapean ngomel ngomel ya? Jadinya diem, atau bapak ke sambet?” tanya Zefanya lagi dengan begitu santai.

“Bapak udah makan belum sih? Kalau belum, sini makan sama saya. Imbuh nya sambil melanjutkan kembali acara makan nya dengan begitu lahap, karena memang dirinya begitu lapar setelah seharian hibernasi di dalam kamar bersama drama.

“Lo—“ Lagi lagi Batara menghentikan ucapan nya, ia kembai menatap Zefanya dengan intens, “Lo ngelakuin CS atau VCS sama pacar lo?”

Uhukkk huhkkkk hukkk uhuuukk!

Zefanya yang tengah menikmati makanan nya seketika langsung tersedak saat mendengar pertanyaan dari majikan nya. Dengan cepat, Batara mengambil gelas dan menuangkan air minum untuk pembantu nya. Dimana lagi, ada seorang majikan yang begitu perhatian kepada pembantu nya.

Justru, kini perlakuan Batara kepada Zefanya. Bukan seperti seorang pembantu dan majikan, melainkan seperti seorang laki laki yang sedang mengasuh adik kecil nya yang nakal dan bandel lantaran telat makan. Meskipun sejak tadi Batara terus mengomel tanpa henti kepada Zefanya, tapi tanpa sadar ia melayani Zefanya, dari mengambil piring sendok dan bahkan mengambilkan minum.

Semua itu di lakukan Batara tanpa sadar, lantaran dirinya khawatir lantaran Zefanya yang belum makan seharian. Selain itu, Batara juga ingin melampiaskan rasa kesal nya, saat lagi lagi ia mengingat bahwa pembantu nya asik pacaran di dalam kamar bersama laki laki yang bernama Zafeer. Tanpa ia tahu, bahwa laki laki itu adalah saudara kembar Zefanya.

“Emang Bapak sering ngelakuin gituan?” tanya zefanya setelah minum dan merasa sedikit tenang.

Kini, keadaan seolah berbalik, menjadi Batara yang langsung menatap tajam pada Zefanya. Dan tanpa perasaan laki laki itu langsung menyentil kening Zefanya dengan cukup kencang sampai membuat gadis itu memekik kesakitan.

“Sakit Pak!” pekik nya sambil memegang kening nya.

“Makanya kalau nanya di saring, lo pikir gue ada tampang begitu hah!” seru Batara tak terima.

“Ya terus menurut Bapak, memang nya saya juga ada tampang begitu hah?” kata Zefanya balik bertanya lalu berdecak, “Bapak lihat dong wajah saya, cantik, polos dan lembut begini. Bagaimana mungkin saya melakukan hal seperti itu yang di luar nurul. Ngaco, ckckck!”

Deg!

Jantung Batara langsung berdetak dengan begitu cepat saat Zefanya memajukan wajah nya sambil memejamkan mata. Bermaksud untuk memperlihatkan Batara bahwa dirinya adalah gadis baik baik, yang tidak akan pernah melakukan hal se mesum itu.

Namun, persepsi Batara berbeda. Laki laki itu justru malah membayangkan hal yang sangat kotor di kepala nya saat melihat wajah Zefanya yang berada tepat di depan nya. Membuat nya langsung menampar pelan pipi Zefanya agar segera menghindar.

“Buruan habisin makanan lo, gue mau mandi!” ucap Batara seraya bangkit dari kursi, karena malas berdebat dengan Zefanya terus menerus. Terlebih saat ia memiliki pikiran negatif terhadap gadis tersebut.

“Jangan mainan sabun lagi ya Pak, itu baru saya isi loh. Awas aja kalau nanti cepet habis lagi!” seru Zefanya seketika membuat langkah kaki Batara yang hendak menaiki tangga terhenti.

...~To be continue .......

Terpopuler

Comments

Aidah Djafar

Aidah Djafar

c bapak doyan maen sabun ya zef 🤗🤣🤣🤣

2024-09-07

0

Fifid Dwi Ariyani

Fifid Dwi Ariyani

trusdabar

2024-04-05

0

Ida faridah

Ida faridah

😂😂😂🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️Zefanya

2024-03-17

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!