bab 19

Sepanjang perjalanan alleta hanya diam, perasaan nya campur aduk sebenar nya ia sama sekali tak merasa sakit hati hanya kecewe saja, di sudah Berusaha untuk menerima arka dalam hidup nya tapi ini yang ia dapat kan.

Alleta merasa percintaan nya sangat miris karna sudah 2 kali ia mengalami gagal dalam percintaan.

"Ta kamu gak papa?? " Tanya raka yang melihat alleta hanya diem dari tadi.

"Aku gak papa kok ka" Jawab alleta.

"Kamu yang sabar ya ta, sebenar nya yang nyari bukti ini semua nya Alvaro tapi dia ragu untuk ngasih tau nya ke kamu karna dia takut kalau kamu gak bakal percaya Dan malah nuduh dia mau ngerusak hubungan kalaian" Jelsa raka.

Alleta diam memikir kan perkataan raka, mungkin ini maksud Alvaro kemarin menemui nya.

"Trus sekarang bagai mana ta, pernikahann kami besok bagai mana??? " Tanya Iran dari Kurdish belakang.

"Apa orang tua kamu bakal mengerti, aku takut nya keluarga mu merasa malu karna pernikahan nya di batal kan?? " Tanya nya lagi.

"Aku lebih baik nanggung malu dari pada harus nikah dengan nya" Jawab alleta yakin.

"Terus acara besok bagai mana?? " Tanya raka, alleta hanya menggeleng.

Mereka pun sudah sampai di depan rumah alleta, raka meminta alleta untuk jangan memikir kan acara besok.

"Ta mendingan sekarang kamu masuk dan istirahat untuk acara besok lankutin aja seperti bisa sisanya nanti kita yang urus" Ucap raka.

"Kamu yakin ka" Tanya alleta.

"Ya, udah sekarang masuk dan bersikap seolah olah gak terjadi apa apa" Jawab Raka, alleta pun mengaguk dan melangkah ke masuk ke dalam rumah nya.

Raka pun kembali melanukan mobil nya.

"Rencana apa yang mau loe buat besok buat alleta ka" Tanya irfan Pena Saran.

"Kalian liat aja besok" Jawab nya dengan senyuman semirik.

Alleta masuk ke dalam rumah nya dengan lesu "nak kamu habis dari mana" Tanya sang ibu yang baru melihat anak nya.

"Gak ka mana mana but, cuma keluar sebentar kok cari angin" Jawab alleta asal.

"Besok tu acara pernihana kamu sebaik nya kanubjangan kemana mana pamali" Ucap ibu alleta memperingati.

"Iya bu, ya udah alleta ke kamar dulu ya" Pamit nya.

"Iya nak"

Ibu alleta pun melihay lepergian ank nya dengan raut bingun seperti nya alleta sedang Ada ma salah tapi apa??? Pikir nya.

"Udah lah mungkin alleta merasa gugup saja karna besok dia akan menikah" Gumam nya.

Sedang kan alt masuk ke dalam kamar dan menghempas kan tubuh nya dengan kasar ke atas tempat tidur.

Ia benar banar merasa kecewa dengan dengan arka padahal alleta sudah berusaha membuka hati untuk laki laki yang selama 2 tahun ini men jadi pacar nya, tenyata sifat baik arka yang via tunjukan selama ini hanya lah kedok.

Alleta pun men jadi bingung apa yang akan terjadi besok karna Ia sangat yakin bahwa arka pasti tidak akan datang ke acara besok.

Karna lelah memikir kan semua itu itubtak terasa alleta pun ter tidur di kamar nya.

***

Di rumah arka semua sedang berkumpul di ruang keluarga mrminta penjelasan dari arka.

"Arka coba jelas kan sama papa apa maksud semua ini?? " Tanya nya dengan emosi.

"Apa di video itu beneran kamu arka?? " Tanya mama arka.

"Arka minta maaf pa, ma" Jawab arka, hanya itu yang bisa Ia kata kan.

"Jadi benar yang tadi semua alleta bilang?? " Arka hanya mengaguk.

"Mama benar beneran kecewa sama kamu arka, ternyata anak mama benar banar laki laki berengsek" Ucap mama arka.

"Arka minta maaf ma, arka khilaf"

"Semua nya sudah terlambat alleta sudah membatal kan pernikahan kalian, padahal mama sangat me nya yangi alleta" Ucap nya sedih.

"Mama kecewa sama kamu arka" Ucap nya lagi lalu pergi meninggak kan sang anak.

"Papa juga kecewa arka sama kamu, kamu itu lelaki yang bodoh" Ucap papa arka kemudian pergi menyusul istri nya.

"Ahhh sialan, kenapa semua nya jadi seperti ini" Kesel arka sambil mengepal kan tanggan nya.

"Gua akan cari tau siapa yang memberi kan video itu oada alleta dan gue pasti akan membalas nya" Geram arka.

"Siapa pun loe tunggu aja pembalsn gue" Ucap nya lagi sambil Bangkit dari duduk nya.

***

Di kediaman Alvaro mereka sedang menikmati makann malam bersma.

"Al kenapa makan nya gak di makan hanya di aduk aduk saja" Tegur sang mama.

"Gak papa ma, al lagi ku rang nafsu makan aja" Jawab Alvaro.

"Kamu sakit" Alvaro menggeleng kan kepalanya.

"Iya ma dia emang sakit" Jawab elvano.

"Serius al" Tanya sang mama memastikan.

"Gak kok ma kak El bohong" Elak Alvaro.

"Emang benar kan loe lagi sakit... Sakit hati tepat nya karna di tinggal nikah sama mantan" Jawab elvano sambil Ketawa.

"Apaan sih, gak jelas" Jawan Alvaro.

"Udah El jangan gitu kamu ini kaya anak Kecil" Tegur sang mama.

"Oh iya besok kan acara nikahan nya alleta ya, kita tadang kesana bersama" Ucap sang papa.

"Al gal janji pa" Jawab nya.

"Kenapa??? "

"Mana sanggup lah oa Al melihat wanita yang di cintai nya menikah dengan orang lain" Jawan elvano masih saja mengejek adik nya.

"Mama gak mau tau gal Ada alasan buat besok kamu gak datang, poko nya kita semua akan ke sana bareng bareng titik" Pitus sang mama.

***

Selesai makan Alvaro pangsung pergi menuju kamar nya.

Alvaro menghempas kan tubuh nya di atas kasur empuk, sejujur nya Ia benar banar tak mau menghadiri pernikahan alleta karna Ia pasti tak akan senggup melihat wanita yang sangat Ia cintai menikah dengan laki laki lain.

"Mulai besok kamu akan resmi men jadi milik nya ta, apa aku sanggup melihat itu" Ucap Alvaro lirih.

Alvaro terus bergulang guling kesana kemari karna tak dapat memejam kan mata bahkan tak terasa malam sudah larut tpi Ia masih saja tak bisa memejam kan mats nya.

***

Pagi hari di kediaman alleta, alleta saat ini sedang di rias oleh MUA ia terlihat sangat cantik dengan balutan kebaya putih.

"Aku gak tau apa yang akan terjadi setelah ini" Guman alleta dalam hati.

Semua sudah berkumpul para tamu pun sudah berdatangan dan alleta juga sudah selesai di rias.

Di depan pak penghulu sudah menunggu cukup lama calon pengantin peria nya tapi tak kunjung datang.

"Apa masih lama pak calon pengantin peria nya" Tanya pak penghulu pada ayah alleta.

"Mungkin sebentar lagi pak, kita tunggu saja ya" Jawab nya, pak penghulu pin mengagguk.

Sedang kan alleta yang berada di dalam kamar merasa gelisah karna Ia tau kalau arka tidak akan datang.

"Maaf kan alleta yah, bu yang akan buat kalian malu setelah ini" Ucap nya sambil menangis.

"Loh mbak kenapa menangis nanti makeup nya jelek" Ucap MUA.

"Maaf mbak" Jawab alleta.

Di luar pak penghulu masih menunggu Ia tak bisa lagi menunggu karna Ia juga mempunyai janji dengan yang lain.

"Maaf pak ini udah terlalu lama, saya tak bisa lagi menunggub karna harus ke tempat lain" Ucap pak penghulu, kemudian Ia pun Bangkit dari duduk nya.

"Tapi pak tunggu sebentar lagi saya mohon" Ucap ayah alleta memeohon.

"Maaf tidak bisa pak"

"Tunggu, saya calon pengantin pria nya" Ucap seseorang dari ujung pintu, membuat penghulu tak jadi melangkah kan kaki nya.

Terpopuler

Comments

Fitri Nikmah

Fitri Nikmah

kalau nulis pelan² aja thor.. biar gk banyak tulisan yg salah..

2023-09-10

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!