bab 03

Alvaro berada di parkiran sekolah bersama ke 3 teman nya, lalu sisil mengahampiri mereka.

"Hay al, gue nebeng ya" Ucap sisil

"Iya" Jawab Alvaro.

Sisil tersenyum senang Dan ia pun langsung menaiki motor alvaro, ia berfikir ini saat nya mendekati Alvaro mungkin lama lama Alvaro Akan membuka hati untuk nya.

"Gue duluan" Ucap Alvaro pada ke 3 temannya, mereka pun mengangguk.

Sedangkan dari ke jauhan aletta melihat pemandangan yang menbuat hati nya sakit ketika melihat sisil menaiki motor Alvaro karna biasa nya ia yang Ada di posisi itu.

Aletta mengusap ujung matanya yang Akan mengeluarkan air mata kemudian melanjut kan langkah nya untuk pulang.

"Aletta tunggu" Ucap raka yang masih berada di parkiran bersama, irfan dan yudi.

"Ada apa?? " Ucap aletta .

"Kalian serius udah putus" Tanya raka Dan alina pun mengangguk.

"Kenapa" Tanya ke tiga nya penuh selidik.

"Gak papa, Alvaro hanya salah paham aja" Ucap alina.

"Loe udah jelasin"

Alina menggeleng lemah " Dia gak mau denger penjelasan gue"

"Loe coba lagi dong, kita pasti akan bantu loe kalau emang cuman salah paham ta" Ucap irpan.

"Percuma, Alvaro gak mau dengar, kalau emang dia beneran sayang sama gue dia pasti gak akan nuduh gue seperti ini bahkan kata kata yang udah dia ucapin ke gue udah bikin gue sakit hati" Ucap alina yang merasa kecewa terhadap Alvaro.

Jika sudah seperti itu mereka pun tidak bisa apa apa mungkin Alleta benar.

***

Hari hari terus berlalu Alleta masih saja murung belum bisa move on sedang kan Alvaro terlihat biasa aja bahkan semakin hari ia semakin lengket dengan sisil,

"Al loe udah jadian sama sisil?? " Tanya raka, dan Alvaro pun menggeleng.

"Kita liat semenjak putus dari Alleta loe deket banget sama dia"

"Sengaja biar Alleta cemburu" Ucap Alvaro santai.

"Jahat banget loe al, seharusnya loe dengerin dulu penjelasannya jangan nuduh dia yang gak gak" Ucap raka sedikit kesal.

"Loe gak tau apa apa lebih baik loe diam" Jawab Alvaro.

"Gue yakin Alleta gak bakal berbuat seperti itu" Bela raka.

"Loe itu temen gue apa dia sih" Tanya Alvaro meninggikan suaranya.

"Sorry untuk masalah ini gue lebih milih Alleta dari pada loe" Ucap raka langsung meninggal kan Alvaro.

"Ka tunggu" Teriak Yudi.

Alvaro menatap kedua teman nya dengan tatapan tajam "kalian mau pergi juga, silahkan" Ucap Alvaro sinis.

"Sorry al" Ucap kedua nya lalu pergi meninggal kan Alvaro untuk mengejar raka.

"Arrrggghhh sial, kenapa jadi mereka ninggalin gue" Kesel nya.

***

"Ta udah beberapa hari ini loe murung terus" Ucap Fika yang melihat Alleta terus murung sejak putus dengan Alvaro.

"Ya gimana dong fik gue gak bisa lupain dia gitu aja" Ucap nya sendu.

"Loe harus move on buktiin sama Alvaro kalau loe gak butuh dia, dia aja sekarang udah nempel banget sama si sisil, berangkat bareng pulang bareng seperti nya dia udah gak mikirib loe" Cecar Fika.

"Akan gue coba fik"

"Bukan hanya Alvaro aja yang suka sama loe, masih banyak cowo yang mau sama loe" Ucap Fika "hmmm salah satu nya arka kelas sebelah dia kan suka sama loe, mending loe coba buka hati buat dia lagian dia cukup tampan sama seperti Alvaro" Ucap Fika lagi.

"Gue gak yakin bisa fik dan gue gak mau cuman jadiin arka sebagai pelampiasan aja"

"Coba dulu aja ta" Ucap fika, Alleta pun mengagguk lemah.

Mungkin emang saat nya ia untuk membuka hati untuk orang lain salah satu nya arka.

Arka masih satu angkatan dengan Alleta hanya beda kelas saja, arka memang suka sama Alleta.

Tapi Alleta tak pernah menanggapi nya selain dia sudah punya Alvaro, arka juga terkenal sebagai cowo yang sering gonta ganti cewe.

***

Saat jam istirahat tiba Alleta pergi ke kantin bersama fika dan di ikuti oleh ketiga sahabat Alvaro yang kini satu meja dengan Alleta.

"Loh kalian ngapain di sini" Tanya Alleta.

"Kita lebih baik jadi temen loe ta dari pada sama Alvaro dan malampir itu" Ucap raka sambil melihat ke arah Alvaro dan sisil uang sedang duduk berdua.

"Kalaina gak boleh gitu, itu udah pilihan Alvaro, mungkin sisil lebih baik dari gue"

"Kita gak setuju ta, kita yakin suatu saat nanti Alvaro pasti menyesal" Ucap irfan.

Alleta pun hanya tersenyum menanggapi ucapan para sahabat Alvaro tersebut.

Saat Alleta dan teman teman nya sedang menik mati makanannya tiba tiba arka datang menghampiri mereka.

"Hay ta" Safa arka.

"Hay"

"Gue denger denger loe udah putus ya sama Alvaro?? " Tanya nya, Alleta pun mengangguk kepala.

"Sekarang ada kesempatan dong buat gue deketin loe" Tanya nya.

"Hmm"

"Maksih ta, nanti pulang sekolah bareng gue yuk" Ajak ara.

Ara pun terdiam, ia langsung menatap pada teman temannya dan mereka pungangguk.

"Ok"

"Maksih ta" Ucap nya senang " Yaudah gue balik ke kelas dulu ya" Pamit nyaeninggal kan mereka semua.

Arka menyukai Alleta dari dulu walaupun ia terkenal sering gonta ganti cewe tapi untuk Alleta beda, ia bertekat setelah mendapat kan hati Alleta, arka tak akan melepaskan  nya.

***

Saat pulang sekolah arka bener bener mengajak Alleta untuk pulang bareng dan Alleta pun menerima ajakan arka.

Alvaro melihat Alleta di bonceng oleh arka merasa kesal dan cemburu.

"Al yuk jalan, kok diem aja sih" Ucap sisil yang sudah nangkring di motor Alvaro.

Tanpa menjawab Alvaro pun langsung menjalankan motor nya.

Motor Alvaro berada tepat di belakang motor arka yang di tumpangi Alleta.

Saat menoleh ke belakang Alleta melihat Alvaro, ia pun langsung memalingkan kembali pandangan nya.

Alvaro tersenyum sinis, ia menganggap bahwa Alleta cewe gampangan karna mau di bonceng laki laki lain sedang kan kemarin pacar Alleta bukan arka.

Alvaro terus berperasangka buruk bara Alleta.

"Liat al mantan kamu sekarang udah beda pagi cowo nya dasar cewe murahan" Ucap sisil memanas manasi Alvaro.

Sisil terus memanas manasi Alvaro dan menjelek jelekan Alleta agar Alvaro semakin benci pada Alleta.

Mendengar ocehan sisil membuat Alvaro semakin panas, ia pun langsung melajukannya motor nya menyalip motor arka yang sedang membonceng Alleta.

"Pelan pelan al, kita bisa celaka kalau kamu ngebut gini" Ucap sisil merasa takut.

"Sorry" Ucap Alvaro datar dan langsung mengurangi kecepatan nya.

"Jangan bilang kamu cemburu liat Alleta di bonceng arka" Tuduh sisil pada Alvaro. Alvaro diam tak menjawab tuduhan sisil....

Terpopuler

Comments

Diana

Diana

Penasaran berat

2023-07-14

0

farmy 7

farmy 7

Ceritanya bikin saya ketagihan, gak sabar mau baca kelanjutannya😍

2023-07-14

0

Sun Seto

Sun Seto

Keren parah! Pengen baca lagi dan lagi!

2023-07-14

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!